Surakarta – Pondok pesantren kembali menunjukkan peran positifnya dalam membangun nilai-nilai pendidikan yang berharga bagi Indonesia. Pada Senin (13/10), para masyayikh dan santri dari berbagai pesantren se-Solo Raya berkumpul dalam acara Closing Ceremony International Islamic Edu Fair (IIEF) 2025 yang diselenggarakan di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Acara penutupan ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal, serta beberapa tokoh pesantren lainnya, di antaranya Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Isy Karima Karanganyar, K.H. Syihabuddin Abdul Muiz, dan da’i asal Jeddah, Sheikh Ghiyas Abdul Baki.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Senin (11–13/10), memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di kawasan Solo Raya. Berbagai unit usaha dari pesantren turut meramaikan acara dengan membuka stan produk unggulan mereka.
Acara ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Masyarakat dari berbagai daerah di Solo Raya datang untuk berpartisipasi dan menyemarakkan kegiatan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Sheikh Ghiyas Abdul Baki menyampaikan rasa bahagianya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menuturkan, “Acara ini sangat menginspirasi dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.”

Sementara itu, Kiai Hasan Abdullah Sahal selaku pembicara utama menegaskan bahwa perkembangan pesantren memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan bangsa Indonesia. Dalam pidatonya beliau menyampaikan, “Pondok pesantren berdiri dan didirikan karena adanya kemauan, keterpanggilan, hati, dan hidayah dari Allah.”
Kiai Hasan juga berinteraksi langsung dengan para pengunjung untuk berdiskusi tentang pandangan mereka terhadap eksistensi pesantren di era modern ini.
Menutup acara, beliau bersama para masyayikh mengunjungi stan-stan unit usaha pesantren se-Solo Raya.
Melalui kegiatan IIEF 2025 ini, diharapkan peran pesantren semakin kuat dalam mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia, sekaligus turut berkontribusi dalam membangun peradaban dunia.
(Penulis: Adha, Fotografer: IKPM Solo, Penyunting: Winka)
Related Articles:
Festival Ulama Muda Meriahkan Darul Qiyam Fair 2025 di Magelang
Kiai Hasan Hadiri Acara Bekasi ‘Islamic Fair’ dan Rapat Dewan Nazir PP. Darunnajah