SIAK – Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 mengadakan kegiatan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas pada Senin, 17 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 8 Desember 2025 di Aula Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau. Kegiatan ini diikuti 167 santri bersama para asatidz, dengan menghadirkan pemateri dari Tim Polres/Polsek serta RSDC Polda Riau.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Muhammad Rifqi Inani, M.Pd., dan Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi, yang turut mendampingi jalannya edukasi sebagai bagian dari kerja sama rutin antara PMDG Kampus 12 dan aparat Kepolisian dalam bidang pembinaan kesadaran hukum dan ketertiban lalu lintas.

Program edukasi keselamatan berlalu lintas ini merupakan implementasi nilai kedisiplinan dalam Panca Jiwa Pondok serta menjadi bagian dari kurikulum kepramukaan, khususnya Saka Bhayangkara. Melalui kegiatan ini, santri dibekali pengetahuan tentang peraturan lalu lintas, etika berkendara, teknik safety riding, serta pemahaman mengenai tanggung jawab sosial dalam menciptakan budaya tertib di jalan raya.
Acara berlangsung penuh antusias. Dalam sambutannya, Al Ustadz H. Suroso Hadi menyampaikan apresiasi kepada tim pemateri yang berkenan hadir memberikan pembinaan bagi para santri. Ia menegaskan pentingnya edukasi keselamatan sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan PMDG.

Salah seorang staf hubungan masyarakat PMDG Kampus 12, Aryyo Widagdho, turut menyampaikan pandangannya tentang pentingnya disiplin di jalan raya.
“Di Gontor, kami dididik bahwa disiplin adalah ruh kehidupan, dan ketaatan pada aturan lalu lintas adalah manifestasi nyata dari kedisiplinan tersebut di ruang publik. Memakai helm atau mematuhi rambu bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bentuk hifzhun nafs (menjaga jiwa) dan penghormatan terhadap hak sesama pengguna jalan. Sebagai santri, tertib di jalan raya adalah dakwah bil hal kami untuk menunjukkan bahwa seorang Muslim yang taat adalah warga negara yang paling patuh pada hukum,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, PMDG Kampus 12 berharap para santri tidak hanya memahami aspek teknis dan hukum berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di masyarakat ketika kembali mengabdi kelak.
(Kontributor: Aryyo, Andinala, Alwi, Farhan, Editor: Winka, Alif)
Related Articles:
Saka Wira Kartika Gontor 12 Latih 42 Santri Jadi Patriot Berkarakter
Super Camp 2025 Resmi Ditutup, Santri Gontor 12 Petik Banyak Pelajaran
Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12