Impervious English Seminar sukses diselenggar selama tiga hari, mulai Rabu (10/6) hingga Jumat (12/6). Kegiatan yang diwajibkan bagi seluruh siswa kelas 6 tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi berbahasa Inggris sekaligus memperkuat peran santri senior sebagai teladan bagi adik-adik kelasnya.
Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan membangun kesadaran para siswa kelas akhir akan pentingnya penguasaan bahasa asing. Sebagai santri tingkat akhir, mereka diharapkan mampu menjadi contoh dalam penggunaan bahasa sehari-hari serta menciptakan lingkungan yang mendukung budaya berbahasa di pesantren.

Selama pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dari sejumlah pemateri yang membahas berbagai aspek pengembangan diri dan kepemimpinan. Pada sesi pertama, Ustadz Eko Nur Cahyo menyampaikan pentingnya bahasa sebagai sarana membangun kepercayaan diri dan kepemimpinan. Menurutnya, generasi emas lahir dari pemuda yang mempersiapkan diri dengan baik sejak dini.
Sesi berikutnya diisi oleh Ustadz Ahmad Saefullah yang mengajak peserta untuk terus mengembangkan diri melalui semangat belajar, kerja keras, manajemen diri yang baik, serta membangun lingkungan pertemanan yang positif. Beliau juga menekankan pentingnya mengiringi setiap usaha dengan tawakal kepada Allah SWT.

Sementara itu, pada sesi terakhir, Ustadz Khoirul Umam menegaskan bahwa bahasa Inggris saat ini bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan. Kemampuan berbahasa Inggris dinilai menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif.
Melalui seminar ini, para santri diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang percaya diri, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Kontributor : Tim Humas PMDG
Editor : Johansyah