Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), terus memperkuat pendidikan sains dan teknologi dengan mengoptimalkan Laboratorium KMI sebagai pusat pembelajaran, praktikum, dan penelitian bagi para santri. Selain itu juga diadakan juga acara yang mendukung Laboratorium KMI untuk mendidik para santrinya. Jumat (10/7), LAB KMI mengadakan Laboratory Scine Expo (LSE) yang bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).
LSE ini mengusung konsep integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai keimanan. Melalui berbagai kegiatan praktikum dan riset, santri didorong menjadi generasi yang unggul, kreatif, inovatif, serta memiliki kemampuan berpikir kritis tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.

“Visi kami adalah menjadikan Laboratorium KMI sebagai pusat kegiatan siswa dan guru dalam pembelajaran melalui praktikum dan penelitian, sehingga lahir generasi yang mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi iman dan takwa,” demikian keterangan salah satu staf LAB KMI, Al-Ustadz Latief.
Pada LSE ini ada enam divisi utama, yakni Kimia, Biologi, Fisika dan Falak, Simulasi dan Komputer, Elektrobotik, serta Handicraft dan Kerajinan. Setiap divisi dirancang untuk mengembangkan kompetensi sains sekaligus keterampilan praktis santri sesuai perkembangan teknologi.

LSE ini juga membina Exact Club, sebagai wadah pengembangan minat santri di bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi (Mafikib). Klub ini menjadi ruang pembinaan bagi santri berbakat melalui program pengajaran, eksperimen, dan evaluasi rutin.
Keberadaan Laboratorium KMI menjadi bagian dari komitmen Gontor dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan nilai keislaman yang kuat.

Kontributor : Tim LAB KMI, Tim Humas, Haniya
Editor :Johansyah, Faza