Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) meraih predikat Juara Umum dalam Festival Jazirah Arab (FJA) 2026 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (HMPS-BSA) Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Festival berlangsung pada Rabu–Sabtu, 4–7 November 2026, di Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Mengusung tema “Merajut Kesusastraan Imani, Menembus Ufuq Araby” (نَسْجُ الْأَدَبِ الْإِيمَانِيِّ، وَاخْتِرَاقُ الْأُفُقِ الْعَرَبِيِّ), FJA 2026 menjadi wadah pengembangan kompetensi bahasa, sastra, dan budaya Arab. Festival ini juga mempertemukan berbagai lembaga pendidikan dalam kompetisi akademik, pertukaran pengalaman, dan penguatan ukhuwah antarpeserta.

Borong Prestasi Dalam Festival Jazirah Arab
UNIDA Gontor putra dan putri meraih prestasi di dua cabang lomba berikut.
Cabang Qiraatus Syi’ir:
- Juara II: UNIDA Gontor Putri
- Juara III: UNIDA Gontor Putra
Cabang Debat Bahasa Arab:
- Juara I: UNIDA Gontor Putra
- Juara II: UNIDA Gontor Putri
Selain UNIDA Gontor, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat turut mengirim delegasi pada tiga cabang lomba, yakni Ghina Araby, Qiraatus Syi’ir, dan Debat Bahasa Arab. Pada Ghina Araby, PMDG diwakili Abdulloh Salman Alfarisi (kelas 4-G) dan Najieb Akmal Ahmadinejad (kelas 5-I). Pada Qiraatus Syi’ir, delegasi terdiri atas Muhammad Nizam Wicaksono (kelas 3-C) dan Al-Ustadz Kaka Satria Nuradityanto yang mewakili UNIDA Gontor. Adapun Debat Bahasa Arab diikuti Al-Ustadz Fajar Royyan Nugroho, Al-Ustadz Muhammad Miftah Rahmat, dan Al-Ustadz Yos Herlambang sebagai delegasi UNIDA Gontor. PMDG Kampus 4 Banyuwangi juga turut berpartisipasi dalam festival ini.

Keikutsertaan para delegasi sekaligus menjadi bentuk representasi UNIDA Gontor, baik putra maupun putri, dalam kompetisi tingkat mahasiswa, serta kesempatan menunjukkan kualitas dan kontribusi lembaga dalam pengembangan bahasa Arab di lingkungan akademik.
Rangkaian festival dibuka pada Rabu, 4 November 2026. Pada Kamis, 5 November, digelar lomba Ghina Araby, Qiraatus Syi’ir, dan babak penyisihan Debat Bahasa Arab. Keesokan harinya, Jumat, 6 November, panitia menyelenggarakan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Khitobah, dan Insya Araby, serta semifinal dan final Debat Bahasa Arab. Festival ditutup pada Sabtu, 7 November, dengan Seminar Nasional FJA 2026, dilanjutkan penutupan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi santri dan mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai bidang. Bagi Gontor, kompetisi bukan semata soal penghargaan, melainkan juga sarana menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan mempererat ukhuwah antarlembaga.
Kontributor : Raka Qodamu, Tim Media PMDG
Editor : Johansyah, Faza