Home Blog Page 541

Ketua IKPM Pusat Turut Hadiri Apel Tahunan di Poso

0
Pengibaran bendera merah putih pada Apel Tahunan PKA Gontor 13 dan Gontor Putri 6, Selasa (3/9) lalu.
Pengibaran bendera merah putih pada Apel Tahunan PKA Gontor 13 dan Gontor Putri 6, Selasa (3/9) lalu.

POSO – K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Pusat sekaligus salah satu anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), pada Selasa (3/9) lalu turut menghadiri Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diselenggarakan di Pondok Modern Gontor 13, Poso Pesisir. Kehadiran beliau pada Apel Tahunan merupakan bagian dari rentetan kegiatan Apel Tahunan dan kegiatan IKPM di beberapa tempat pulau Sulawesi dan Sumatera.

Pelaksanaan Apel Tahunan Gontor 13 yang disatukan dengan Gontor Putri 6 ini begitu semarak. Kesemarakan ini tidak lepas dari penampilan Marching Band Gema Nada Ittihadul Ummah, Persadima, Perbedima, Reog Ponorogo, Ondel-ondel serta beberapa tarian adat nusantara.

Hingga kini, Gontor 13 di bawah asuhan Ustadz H. Cecep Sobar Rohmat, S.Th.I. ini telah memiliki santri berjumlah 114 orang.Binhadjid

Tarian Internasional Turut Semarakkan PKA Gontor 3

0
Penampilan Marching Band Gita Cakra Nada Ma'rifat dalam Apel Tahunan PKA Gontor 3, Rabu (18/9).
Penampilan Marching Band Gita Cakra Nada Ma’rifat dalam Apel Tahunan PKA Gontor 3, Rabu (18/9).

KEDIRI – Tarian-tarian khas mancanegara yang disajikan oleh para santri Konsulat Luar Negeri Pondok Modern Darul Ma’rifat Gontor 3, turut menyemarakkan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) Gontor 3, Rabu (18/9) lalu. Apel Tahunan yang diikuti seluruh santri Gontor 3 serta beberapa perwakilan dari Gontor pusat, Gontor cabang putra dan putri ini, dihadiri pula oleh Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dan K.H. Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed., anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor.

Tarian yang tergabung dalam ‘Carnaval of International Art and Culture’ ini terdiri dari berbagai macam tarian, diantaranya Tari Saman, Tari Piring, Tari Perang, Tari Topeng, dan beberapa tari tradisional lainnya. Adapun kesenian yang berasal dari negara-negara lain, diantaranya Bela Diri Muay Thai, Tinikling Dance, Aborigin Dance serta Kalinka Dance.

Selain tarian-tarian tersebut, Apel Tahunan ini juga disemarakkan dengan penampilan Marching Band Gita Cakra Nada Ma’rifat, Tabloid Olahraga, Persatuan Senam Darul Ma’rifat, Persatuan Bela Diri Darul Ma’rifat serta Reog Ponorogo. Binhadjid

Penasihat Duta Besar Jepang Kunjungi Gontor

0
Tamu Jepang Dr. Shintani
K.H. Hasan Abdullah Sahal menyerahkan kenang-kenangan Gontor kepada Dr. Shintani Naoyuki

Saya menaruh perhatian kepada pondok ini, bukan karena banyaknya murid-muridnya, bukan karena keadaan gedung-gedungnya, bukan karena bahasa Arabnya, tetapi karena pondok ini telah mempunyai filsafat hidup, yang akan menjamin kelangsungan hidupnya.” Demikianlah kata-kata Syeikh Ahmad Hasan Al-Baquri, Menteri Wakaf Mesir 1995, saat berkunjung ke Gontor puluhan tahun silam.

Banyaknya tamu yang datang ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), tidak mempengaruhi eksisnya kegiatan Khutbatul ‘Arsy tahun ini. Rentetan kegiatan Khutbatul ‘Arsy  tetap berlangsung seperti; Apel Tahunan Gontor Pusat dan Cabangnya, Latihan Panggung Gembira dan Drama Arena, Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak (LP3 ke-26) dan lain-lainnya. Diantara tamu tersebut,  adalah Dr. Shintani Naoyuki Penasihat Duta Besar Jepang Urusan Politik dan Dr. Ali Munhanif Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Jakarta.

Kunjungan kali ini, berlangsung pada Jum’at (20/9) adalah dalam rangka seleksi calon peserta program Leaders’ Visit to Japan 2013 kerjasama antara PPIM dan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. Acara ini merupakan rutinitas tahunan, pada tahun ini Gontor mengirimkan salah satu kader terbaiknya Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.A. Direktur KMI Pondok Modern Gontor Putri 1 Ngawi untuk ikut serta dalam program tersebut. elfah

Porseni Ramaikan Khutbatu-l-Arsy

0
Atraksi tendangan santri gontor dalam acara pembukaan Porseni
Atraksi tendangan santri gontor dalam acara pembukaan Porseni

DARUSSALAM-Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) menjadi ajang bagi para santri Pondok Modern Darussalam Gontor untuk meramaikan rentetan acara Pekan Perkanalan Khutbatu-l-Arsy (PKA). Acara ini dibuka langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal pada Jum’at (30/8) pagi, diadakan dalam jangka seminggu. Peserta acara ini diikuti oleh seluruh rayon (asrama-red) yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor baik kategori sighor ataupun kibar yang seluruhnya berjumlah 1.764 orang.

Dalam Porseni tahun ini, diadakan beberapa lomba olahraga seperti sepak bola, bola futsal, bola basket, sepak takraw dan lomba bola voli. Perhelatan ini turut diramaikan oleh beberapa lomba lainnya seperti lomba gigit uang, tarik tambang, lari di atas batu, climbing, panco, pukul air, lari estafet, dan juga lomba raffling. Adapun pengumuman dan pemberian hadiah bagi para pemenang dari setiap lomba akan diadakan pada acara Pembagian Hadiah dan Sidasa Band, Senin (30/9) mendatang.

Milad Setengah Abad, ISID Telurkan 281 Wisudawan

1

Wisuda 2013GONTORAllahu akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! Pekikan K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sontak diikuti oleh 281 orang wisudawan dan wisudawati beserta ribuan tamu undangan yang hadir membanjiri Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Pekikan takbir ini merupakan luapan rasa kesyukuran yang amat luar biasa, harapan besar, cerminan cita-cita luhur Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor untuk merealisasikan Universitas Darussalam. Dalam nasihatnya, beliau menegaskan, “Estafet nilai-nilai ini kami wariskan kepada kalian, Universitas Darussalam adalah untuk kalian. Maka, perjuangkanlah!”.

Bagaimana tidak, Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Wisuda Sarjana Angkatan XXIII dan Pascasarjana Angkatan III kali ini beriringan dengan milad Istitut Studi Islam Darussalam (ISID) yang ke-50. Hal ini menyadarkan seluruh elemen pondok bahwasanya ISID belum sampai pada cita-cita dan harapan Trimurti, menjadi Universitas Islam yang bermutu dan berarti dengan tetap berjiwa pondok. Maka, tidak berlebihan rasanya apabila pekikan takbir para wisudawan-wisudawati begitu keras sehingga bergaung memenuhi BPPM Darussalam Gontor.

Acara berlangsung pada Kamis, (12/9) di kampus Gontor Pusat. Hadir dalam acara ini Ketua Badan Wakaf, para Anggota Badan Wakaf,  Pimpinan Pondok, Jajaran Rektorat. Selain itu, hadir pula Prof. Dr. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., Asisten Deputi Kekayaan Intelektual dan Standarisasi Iptek Kementerian Riset dan Teknologi RI. Beliau berkesempatan memberikan orasi ilmiah. Dalam kesempatan ini, Akbar Alfahmy Hasbullah maju sebagai perwakilan wisudawan sarjana strata I memberikan sambutan dan Khasib Amrullah sebagai perwakilan wisudawan strata II.

Tahun ini, ISID menelurkan 266 orang sarjana strata I dan 15 orang pascasarjana strata II. Dengan perincian sebagai berikut: 52 orang sarjana Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), 44 orang sarjana Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), 59 orang sarjana  Fakultas Ushuluddin Prodi Perbandingan Agama (PA), 36 orang sarjana Fakultas Ushuluddin Prodi Ilmu Aqidah (IA), 20 orang sarjana Fakultas Syariah Prodi Perbandingan Madzhab dan Hukum (PMH), 38 orang sarjana Fakultas Syariah Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah (HES), 17 orang sarjana Fakultas Syariah Prodi Ekonomi Syariah (ES), dan 15 orang pascasarjana yang terdiri dari 14 orang wisudawan dari Program Ilmu Akidah dan satu orang wisudawan dari Program Pendidikan Bahasa Arab dengan total jumlah 281 orang.

Dalam acara ini, sempat disebutkan kategori wisudawan dengan keterangan: tesis terbaik, skripsi terbaik, dan wisudawan terbaik.

Tesis Terbaik: pertama, Asep Setiawan (Ilmu Aqidah) dengan judul “Af’aalulibaad ‘inda Fakhruddin Ar-razi, dirasah tahliliyah naqdiyyah”, kedua, Moh Hamdi (Ilmu Aqidah) dengan judul “Mulla Shadra’s Concept of Wujud”, dan ketiga Muhammad Imdad (Ilmu Aqidah) dengan judul “Mafhuumu at-Tauhid ‘inda al-Asy’ari wa Ibnu Taimiyyah fi dhau’I Ahli Sunnah wal Jama’ah”.

Skripsi Terbaik: pertama, Kharis Budi Cahyono (Tarbiyah/Pendidikan Bahasa Arab) dengan judul “as-Suluk al-Lughawi ‘inda Bhorhus Freedick wa Tanfiidzuhu fi Ta’liimi al-Lughah at-tsaniyah”, kedua, Fahrudin Mukhlis (Ushuluddin/Aqidah Filsafat) dengan judul “an-Nafs ‘inda Fakhruddin ar-Razi”, dan ketiga, Hidayatul Latifah (Syari’ah/Perbandingan Madzhab) dengan judul “Saddu adz-Dzaraa’I wa Tathbiiqatuhu bitarbiyati al-Banaati (Dirasah Haalah bima’hadi Daarissalam Gontor lil-Banaat al-Awwal li-at-Tarbiyyah al-Islamiyyah al-Haditsah) ”.

Wisudawan Terbaik: 1. Ainalmardhiaturrahman (Syariah/Hukum Ekonomi Syariah) (3.59), 2. Maulida Ayu Septa Ningrum (Ushuluddin/Perbandingan Agama) 3.56, 3. Tyas Pradhita Astari (Tarbiyah/Pendidikan Bahasa Arab) (3.55), 4. Yoke Suryadarma (Tarbiyah/Pendidikan Bahasa Arab) (3.54), dan 5. Fitri Setyo Rini (Tarbiyah/Pendidikan Bahasa Arab) (3.53). Adapun wisudawan Pascasarjana terbaik adalah Muhammad Imdad (Ilmu Aqidah) dengan IPK (3.85).elfah

 

Apel Tahunan PKA Gontor Putri 1 Berjalan Meriah dan Tertib

1

Apel Tahunan GP1DARUSSALAM– “Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy kali ini sangat spesial, extraordinary, karena Pondok Modern Darussalam Gontor menuju umur 87, 88, 89, dan 90 tahun. Hal ini perlu untuk kita syukuri.” tegas K.H. Hasan Abdullah Sahal saat menyampaikan pidato pada Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1, Rabu (18/9) pagi.

Apel Tahunan yang dihadiri ketiga Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) ini berjalan meriah, tertib, dan terkendali. Selain Pimpinan PMDG, tampak hadir dalam acara ini ketua dan para anggota Badan Wakaf PMDG, para Wakil Pengasuh Pondok Cabang, guru-guru KMI Gontor Pusat dan Pondok Cabang, perwakilan santriwati dan guru-guru KMI Gontor Putri 2, mahasiswi ISID, PLMPM, serta seluruh santri Gontor Putri 1 dari kelas 1 hingga kelas 6.

Usai upacara, Apel Tahunan juga diramaikan dengan penampilan-penampilan hasil kreasi para santriwati, diantaranya Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) yang didatangkan langsung dari Gontor Pusat, Tari Mayoret, Tari India, Tari Daerah, Tari Cina, Tari Arab, dan beberapa tari adat lainnya. elfah

PKA Gontor Pusat: MBGND dan Bhineka Tunggal Ika Pukau Ribuan Peserta Upacara

0
Penampilan hasil kreasi para santri turut meramaikan Apel Tahunan PKA Gontor Pusat, Ahad (15/9) pagi.
Penampilan hasil kreasi para santri turut meramaikan Apel Tahunan PKA Gontor Pusat, Ahad (15/9) pagi.

DARUSSALAM – Penampilan-penampilan hasil kreasi para santri yang dipertunjukkan di hadapan peserta Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) berhasil memukau ribuan hadirin yang turut serta dalam acara tersebut. Usai upacara, penampilan pertama dipersembahkan oleh Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND). Kurang lebih 113 orang santri memainkan drum, terompet hingga colour guard dengan lihai dan semangat, sehingga menambah kesan semarak pada Apel tahun ini.

Dalam penampilan MBGND tahun ini, para santri yang dikoordinir oleh siswa kelas 5 dan 6 ini membawakan 3 lagu. Lagu pertama berjudul Pirates of Carribean, ‘Serasa’ serta ‘Udin Bertanya’ yang dipopulerkan oleh Band Wali.

Usai MBGND, sebanyak kurang lebih 430 orang anak masuk ke lapangan sebagai pertanda grand opening Bhineka Tunggal Ika. Balon, pistol kertas hingga gambar pancasila yang dipotong-potong berbentuk puzzle turut menyemarakkan grand opening tersebut.  Setelah pembukaan, penampilan Bhineka Tunggal Ika diawali oleh Reog Ponorogo, Singa Deprok dan Ondel-ondel yang diramaikan dengan musik marawis.

Selain itu, Bhineka Tunggal Ika ini juga disemarakkan oleh tarian adat nusantara, diantaranya Tari Kalimantan, Tari Bali, Tari Zapin, Tari Tabot, Tari Topeng Ireng, Campur sari, Tari Gandrang Bulo dan Tari Papua. Ditambah dengan kostum lengkap, seluruh tarian tersebut dibawakan para santri dengan semangat, sehingga menambah kesemangatan yang diusung pada acara tersebut. Binhadjid

Apel Tahunan PKA Gontor Pusat Berjalan Khidmat dan Semarak

0
Pelaksanaan Apel Tahunan Khutbatu-l-'Arsy PMDG, Ahad (15/9) pagi, berlangsung semarak namun tetap khidmat.
Pelaksanaan Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy PMDG, Ahad (15/9) pagi, berlangsung semarak namun tetap khidmat.

DARUSSALAM – Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Pusat, Ahad (15/9) pagi, berjalan khidmat dan semarak. Selain Pimpinan PMDG, tampak hadir dalam acara ini ketua dan para anggota badan wakaf PMDG dari dalam maupun luar pondok, Wakil Pengasuh Gontor-Gontor Cabang, guru-guru KMI Gontor Pusat maupun cabang, perwakilan santriwati dan guru-guru KMI Gontor Putri, mahasiswa ISID, PLMPM, serta seluruh santri Gontor Pusat dari kelas 1 hingga kelas 6.

“Makna Apel Tahunan atau Khutbatu-l-‘Arsy harus dipahami secara lughotan wa istilahan, Apa? Siapa? Mengapa? Di mana? Dan Bagaimana? Selain itu juga tentang sejarah pesantren dan PMDG, hingga kepada tingkatan status, posisi, orientasi, isi bentuk dan sistemnya, “ tutur K.H. Hasan Abdullah di tengah amanat inspektur upacara seperti yang tertuang pada Pidato Tahunan PKA di hadapan seluruh peserta upacara.

Usai upacara, Apel Tahunan juga diramaikan dengan penampilan-penampilan hasil kreasi para santri, diantaranya Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND), Reog Ponorogo, Singa Deprok, Ondel-ondel, Tari Kalimantan, Tari Bali, Tari Zapin, Tari Tabot, Tari Topeng Ireng, dan beberapa tari adat lainnya. Binhadjid

Badan Wakaf Adakan Sidang Ke-70

0
Suasana Sidang Badan Wakaf ke-70
Suasana Sidang Badan Wakaf ke-70

DARUSSALAM – Agar pondok ini tidak mati ketika para pendirinya wafat, Trimurti (K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fannanie, K.H. Imam Zarkasyi) membentuk Badan Wakaf. Badan Wakaf dibentuk untuk membantu Trimurti dalam perjuangan mereka memajukan pondok dan mendidik para santri. Ketika Trimurti telah tiada, maka cita-cita pejuangan mereka akan diteruskan oleh Badan Wakaf.
Badan Wakaf adalah Badan Tertinggi Pondok Modern Darussalam Gontor, dalam menjalankan amanatnya, Badan Wakaf menunjuk Pimpinan Pondok sebagai mandatarisnya. Pada Jum’at-Sabtu (13-14/9), Badan Wakaf melaksanakan sidang yang ke-70. Bertempat di aula Guest House Wisma Darussalam, sidang ini menentukan arah dan tujuan Pondok Modern Darussalam Gontor selama 6 bulan ke depan.

Sidang Badan Wakaf kali ini dihadiri oleh 13 dari 15 anggotanya. Mereka adalah Drs. K.H. Karfawi Ridwan, M.A., Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A., K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Drs. K.H. Rusydi Bey Fannanie, Drs. K.H. Akrim Mariyat, Dipl. A.Ed., K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc., K.H. Masruh Ahmad, M.B.A., K.H. Abdul Aziz Asyhuri, B.A., K.H. Masyhudi Subari, M.A., Drs. K.H. Muhammad Dawam Saleh, dan Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A. Adapun Prof. Dr. Din Syamsuddin dan Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A. belum bisa menghadiri sidang karena beberapa kesibukan. farouq

PKA Gontor Putri 4: Pelaksanaan Apel Tahunan Berurutan dengan Gontor 7

0
Inspeksi Barisan oleh utusan dari Pondok Modern Darussalam Gontor
Suasana inspeksi barisan pada Apel Tahunan Pekal Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di Gontor Putri 4, Selasa (10/9)

KONDA – Sehari setelah diadakannya Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy di Gontor 7 Riyadhatul Mujahidin, giliran Gontor Putri 4 turut mengadakan acara tersebut pada hari Selasa (10/9).

Rombongan dari Gontorpun juga ikut serta menghadiri acara tersebut. Acara yang dilaksanakan di lapangan utama Kampus Pondok Modern Gontor Putri 4 tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan-penampilan santriwati, seperti tari-tarian, senam massal, hingga penampilan Pramuka.

Para santriwatipun terlihat bersemangat ketika parade barisan. Parade tersebut mengambil rute keliling perkampungan guna memperkenalkan Pondok kepada masyarakat sekitar.

Dalam acara Kuliah Umum yang diadakan usai parade barisan, Ustadz Drs. H. Y. Suyoto Arief, M.S.I menyampaikan, bahwa tujuan diadakannya Khutbatu-l-‘Arsy adalah antara lain memperkenalkan kegiatan Pondok secara internal serta memperkenalkan program-program Pondok selama setahun kedepan. Fei