Date:

Share:

Pemilihan Utusan Konsulat dan Gugus Depan-Identitas Demokrasi Ala Pesantren

Related Articles

Pondok Modern Darussalam Gontor mendidik santrinya dengan menerapkan sistem kaderisasi dalam kepemimpinan, sebagaimana yang telah tercantum dalam Panca Jangka yang kedua. Dan untuk mengimplementasikan falsafah Gontor yang berbunyi “Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti”. Maka Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 mengadakan Pemilihan Utusan Konsulat, Utusan Gugus Depan dan Ketua Gugus Depan. (Rabu 16/11) lalu.

Pemilihan yang diadakan di Gontor berbeda dengan pemilihan di luar. Karena Gontor menggunakan sistem demokrasi terpimpin yakni demokrasi yang bersistim pesantren yang mana setiap orang berhak memberikan suaranya dan yang terpilih tetap akan dimusyawarahkan kembali dengan persetujuan dan keputusan Bapak Wakil Pengasuh. Dari sinilah, Gontor mengajarkan kepada santrinya untuk memilih pemimpin yang baik dan menjadi pemimpin yang baik. “Siap memimpin dan siap dipimpin”. Meskipun santriwati, tapi pendidikan kepemimpinan juga merupakan hal yang penting agar kelak dapat memimpin dan membimbing anak serta golongannya.

Suasana pemilihan utusan konsulat

Kegiatan ini diawali dengan pengarahan oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz Moh Alwi Yusron, M.A yang bertempat di Masjid Baitul Abbas Thalib tepat pada pukul 09.00 WIB. Kemudian santriwati berkumpul dengan konsulatnya masing-masing ditempat yang telah ditentukan oleh panitia. Dalam pemilihan tiap-tiap konsulat ini, setiap santriwati memilih 2 calon kandidat dari santriwati kelas 5 kemudian 3 orang peraih suara terbanyaklah yang akan menjadi utusan konsulat.

Sedangkan pemilihan utusan Gugus Depan diadakan pada siang hari, bertempat di zona yang telah ditentukan oleh panitia. Cara pemilihannya pun sama setiap anggota Gugus Depan memilih dua calon sebagai kandidat ketua Koordinator Gerakan Pramuka. Setelah terpilih utusan dari setiap Gugus Depan maka kandidat tersebut akan dipilih kembali hingga tersisa 10 orang yang nantinya akan berdialog yang akan dipilih kembali oleh seluruh santriwati kelas 5, para pembimbing dan juga para asatidz.

Suasana pemilihan utusan Gugus Depan

Tujuan diadakannya pergantian pengurus adalah untuk melanjutkan estafet kepengurusan organisasi dari santriwati kelas 6 kepada santriwati kelas 5.

(Berita: Hasna Nabila, Foto: Nisrina Nadia)

Popular Articles