GONTOR – Festival Film Santri resmi ditutup dengan khidmat pada Jumat malam (26/9) di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Penutupan sekaligus pembagian hadiah ini menjadi puncak rangkaian acara dalam peringatan 100 tahun Gontor.
Ribuan santri dan kontingen dari berbagai pesantren berkumpul untuk menyaksikan pengumuman pemenang. Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., menyampaikan pesan penting tentang kreativitas dakwah melalui media film.
“Banyak orang belum kenal pesantren dengan baik. Maka, kita tarik mereka dengan film. Bukan film biasa, tapi film yang mendidik dan sarat akan nilai agama,” ujarnya.
Turut hadir sineas nasional Archie Hekagery, sutradara Tarung Sarung. Ia mengapresiasi langkah pesantren membuka ruang kreasi perfilman. “Kita butuh banyak sinemator yang peduli pada film bernapaskan Islam, yang sekarang ini sangat langka,” katanya.

Pimpinan PMDG, Drs. KH. Akrim Mariyat Dipl.A.Ed., juga menegaskan potensi film sebagai sarana dakwah. “Film itu bagaikan kawat jemuran, bisa disampiri apa saja. Maka film bisa dimasuki visi dakwah yang bermanfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Momen yang ditunggu akhirnya tiba. Dewan juri mengumumkan para pemenang, hingga kategori yang berhasil dimenangkan oleh para peserta. Sorak santri menggema memenuhi gedung olahraga. Keluar sebagai juara kategori film, sutradara, dan sinematografi terbaik adalah PMDG Kampus Pusat.
Selama festival berlangsung, para santri mengikuti seminar dan lokakarya perfilman Islami bersama narasumber seperti Vino G. Bastian, Yudi Datau, dan Archie Hekagery. Kegiatan ini diharapkan memperkaya wawasan teknis sekaligus idealisme dalam produksi film bermuatan Islami.
Penutupan Festival Film Santri ini menandai babak baru peran pesantren. Bukan hanya sebagai pusat ilmu, tetapi juga bagian dari dunia seni yang menyampaikan pesan dakwah, kedamaian, dan persaudaraan.

| Film Terbaik | PMDG Kampus Pusat |
| Film Terfavorit | PMDG Kampus 5 |
| Pemeran Utama Terbaik | PMDG Kampus 4 |
| Sutradara Terbaik | PMDG Kampus Pusat |
| Sinematografi Terbaik | PMDG Kampus Pusat |
| Naskah Terbaik | PMDG Kampus 5 |
| Penata Artistik Terbaik | PMDG Kampus 3 |
| Penata Musik Latar Belakang | PMDG Kampus 5 |
(Berita : Faza, Izvian, Shofwan, Foto : Abhiraj, Zhafir, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)
Related Articles :
Archie Hekagery Bangga Film Santri: “Keren Banget!”
Yudi Datau: Film Bukan Hanya Hiburan, Tapi Sarana Pendidikan