GONTOR – Ilmu penyutradaraan menjadi materi utama seminar penutup Festival Film Santri di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Jumat (26/9) pagi. Hadir sebagai pembicara, sutradara ternama Indonesia, Archie Hekagery, yang juga dikenal sebagai penulis naskah dan produser.
Karya Archie mencakup serial dan film layar lebar, di antaranya Tetangga Masa Gitu, Tarung Sarung, 172 Days, hingga animasi islami Ibra Berkisah. “Kami sedang mengusahakan film-film religi di Indonesia dengan sajian berbeda untuk menyebarkan kebaikan,” ujarnya.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Archie menuturkan perjalanan kariernya yang dimulai dari sekadar penikmat film hingga akhirnya membuat karya sendiri. Ia menekankan pentingnya bekerja sesuai hobi dan passion. “Kalau mau jadi sutradara itu gampang: ambil kamera, langsung gas shooting. Jangan terlalu banyak teori. Lakukan, jangan cuma dimimpikan,” katanya.

Ia mengaku tidak pernah mengenyam pendidikan formal perfilman. Pengalaman kerja, menurutnya, justru menjadi guru terbaik. Kehadirannya di Gontor membuat para peserta semakin bersemangat untuk berkarya. “Film-filmnya keren banget. Saya sangat bangga dengan santri yang berpartisipasi di acara ini,” ujarnya.
Seminar ini menegaskan bahwa santri pun mampu berkiprah di dunia perfilman, baik nasional maupun internasional. Kuncinya, kata Archie, adalah berani mencoba dan menikmati setiap proses.
(Berita : Daniel, Foto : Zhafir, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)
Related Articles :
Yudi Datau: Film Bukan Hanya Hiburan, Tapi Sarana Pendidikan