Date:

Share:

Memasuki Abad Kedua, Gontor Siapkan Visi Strategis Transformasi Peradaban Islam yang Unggul

Related Articles

Dr. Ahmad Suharto, Ketua Reuni Akbar Peringatan 100 Tahun Gontor, menegaskan komitmen Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam menyiapkan langkah taktis dan strategis guna menghadapi babak baru di abad kedua keberadaannya. Langkah ini disiapkan menjelang puncak Peringatan 100 Tahun Gontor.

Dr. Ahmad Suharto menyampaikan bahwa peringatan satu abad ini bukan sekadar ajang tasyakuran seremonial, melainkan pijakan awal untuk merancang arah dan visi masa depan pesantren. Badan Wakaf PMDG telah membentuk tim khusus yang melibatkan para ahli, pakar pendidikan, serta alumni terbaik bergelar doktor hingga profesor untuk menyusun Rencana Strategis Abad Kedua.

“Gontor selama 100 tahun ini telah teruji sebagai syajarah thayyibah—pohon yang baik—dengan akar nilai perjuangan dan pendidikan yang menghunjam kuat, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Menghadapi abad kedua, tugas kita adalah Al-Muhafazhatu ‘alal Qiyam—mempertahankan Gontor sebagai Gontor yang memiliki nilai dasar dan idealisme kuat,” kata Dr. Ahmad Suharto dalam keterangan pers, Senin (14/9/2026).

Namun, beliau menekankan bahwa pembinaan tersebut tidak bersifat kaku. Gontor berkomitmen menjalankan prinsip Wa at-Tathwir ilal Kamal (bertransformasi menuju kesempurnaan) untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks.

“Melalui pendidikan yang holistik serta jejaring lintas sektor, rencana strategis abad kedua ini dirancang agar Gontor tidak hanya bertahan, tetapi bertransformasi menjadi basis dan sumber gerakan peradaban Islam yang unggul, mulia, dan memberikan maslahat seluas-luasnya bagi bangsa dan dunia,” lanjutnya.

Rangkaian acara 100 tahun yang telah berjalan intensif selama beberapa tahun terakhir ini juga menghasilkan berbagai langkah monumental, mulai dari penguatan kesetaraan hukum (mu’adalah), pengembangan universitas, hingga pemetaan potensi jejaring alumni di lebih dari 1.300 pesantren alumni di seluruh Nusantara dan penjuru dunia.

Kontributor : Irfan Amin, Faza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles