Wakil Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Prof. Dr. K.H. Khoirul Umam, M.A., mengumumkan penulisan Mushaf Al-Qur’an Gontor yang dikerjakan langsung oleh santri dan para gurunya telah resmi rampung. Peluncuran mahakarya ini disiapkan sebagai salah satu legasi non-fisik terpenting menjelang puncak peringatan satu abad institusi pendidikan tersebut pada 19 September 2026.
Prof. Khoirul Umam menyampaikan bahwa proyek penulisan mushaf ini merupakan komitmen nyata lembaga dalam merawat nilai-nilai keislaman sekaligus bentuk perbaikan berkelanjutan (Al-Muhafazhatu ’alal Qiyam wa Taghyir ila ma Huwal Akmal).
“Alhamdulillah, salah satu legasi yang akan kita saksikan bersama pada momentum 19 September mendatang adalah Mushaf Al-Qur’an Gontor. Proyek ini betul-betul dimulai sejak tahun 2023 dan berlangsung selama hampir tiga tahun,” kata Prof. Khoirul Umam dalam Konferensi Pers di Menara Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (14/9/2026).
Lebih lanjut, Prof. Khoirul Umam menjelaskan bahwa proses penulisan mushaf tersebut kini telah melewati tahap tashih (verifikasi kelayakan dan keabsahan bacaan) dan sebagian telah berhasil dicetak untuk dihadirkan pada puncak acara.

Ini sejarag penting bagi kita
“Ini sejarah penting bagi kita. Al-Qur’an ini ditulis langsung oleh ustadz dan santri kita sendiri. Gontor selama ini memang menjadikan kaligrafi (khat) sebagai kurikulum resmi di kelas yang terus melahirkan para khatthath (kaligrafer) hebat di Indonesia. Kini, keahlian itu mewujud dalam penulisan Mushaf Al-Qur’an utuh,” tambahnya.
Prof. Khoirul Umam menjadwalkan prosesi peluncuran Mushaf Al-Qur’an Gontor ini menjadi bagian dari agenda utama Resepsi Kesyukuran 100 Tahun PMDG pada Sabtu, 19 September 2026. Acara tersebut rencananya disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto, para Duta Besar negara sahabat, serta ribuan alumni dan tokoh masyarakat.
Selain mushaf Al-Qur’an, Prof. Khoirul Umam merinci berbagai legasi strategis lain yang turut menandai perjalanan satu abad Gontor, seperti pendirian dan raihan Akreditasi Unggul Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, peresmian Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor, perhelatan Global Islamic Holistic Education Summit, hingga World Muslim Scout Jamboree (WMSJ).
“Peluncuran mushaf ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud rasa syukur dan penanda kesiapan kita memasuki abad kedua. Kami berharap Mushaf Al-Qur’an karya santri ini menjadi simbol keagungan Al-Qur’an, wujud prinsip menjaga nilai-nilai luhur (Al-Muhafazhatu ’alal Qiyam), serta menjadi benteng spiritualitas dalam melahirkan generasi pemimpin masa depan,” tegas Prof. Khoirul Umam.

Kontributor : Irfan Amin, Faza