Gontor Olympiad 2026 Antar Kampus Putri resmi dibuka oleh Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3, Ustaz Dr. Nurul Salis Al-Amin, M.Pd.I., Rabu (30/9/2026). Pembukaan digelar di Lapangan Gontor Putri Kampus 3.
Ajang tahunan ini diikuti kontingen dari empat cabang Gontor Putri di Jawa, yakni Gontor Putri 1, Gontor Putri 2, Gontor Putri 3, dan Gontor Putri 4. Mereka bersaing di empat divisi lomba: bahasa, olahraga, kesenian, dan keilmuan.

Sejak pagi, Lapangan Gontor Putri Kampus 3 dipadati santriwati dan ustazah tuan rumah, bersama rombongan kontingen dari tiga cabang lainnya.
Lomba Bukan Sekadar Cari Juara
Dalam amanatnya, Ustaz Nurul Salis meminta peserta memaknai setiap proses lomba sebagai media pendidikan karakter, bukan sekadar perburuan piala.
“Gontor Olympiad Antar Kampus Putri ini hadir bukan hanya untuk mencari siapa yang terbaik di atas kertas, melainkan sebagai wadah melatih mental, kedisiplinan, serta mempererat tali ukhuwah di antara santriwati,” ujarnya.

Menurutnya, proses latihan dan jiwa sportif yang ditunjukkan peserta di lapangan adalah nilai pendidikan yang jauh lebih abadi daripada hasil akhir.
“Proses latihan yang kalian jalani dan jiwa sportif yang kalian tunjukkan di lapangan adalah nilai pendidikan yang jauh lebih abadi daripada sekadar hasil akhir,” tegasnya.

Janji Wasit dan Janji Pemain
Setelah amanat usai, Ustaz Nurul Salis membuka Gontor Olympiad 2026 Antar Kampus Putri secara resmi. Dengan pembukaan itu, kompetisi antarempat kampus Gontor Putri di Jawa resmi dimulai.
Selanjutnya, suasana berubah khidmat saat janji wasit dan janji pemain dibacakan. Isi janji tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga sportivitas dari awal hingga akhir kompetisi.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis. Perwakilan santriwati dari tiap kampus cabang maju mewakili kontingen masing-masing, menandai kesiapan mereka untuk bertanding.
Empat Divisi yang Dilombakan
Tahun ini, empat divisi yang dipertandingkan punya fokus berbeda:
- Bahasa: mengasah kemampuan berorasi, bernalar, dan berbahasa resmi secara komunikatif.
- Olahraga: menjajal ketahanan fisik, kerja sama tim, dan kepemimpinan di lapangan.
- Kesenian: mengembangkan kreativitas dan daya cipta karya seni santriwati.
- Keilmuan: menguji wawasan, kedalaman berpikir, dan pemahaman intelektual.
Panitia berharap kompetisi berjalan tertib dan kompetitif dengan tetap menjunjung nilai-nilai Panca Jiwa Pondok. [Isi: jadwal lomba sampai penutupan, sistem pertandingan, dan pihak yang menilai.

Kontributor : Farah Fayyada, Alifa Nur, Aisyah Hanin, Nisrina Rifa
Editor : Johansyah, Faza