Pagelaran wayang kulit dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Sabtu, (6/6), menghadirkan dalang Ki MPP Bayu Aji dengan lakon Parikesit Dadi Ratu. Lakon tersebut mengisahkan proses Parikesit sebagai pewaris takhta yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin kerajaan.
Dalam cerita, Parikesit menjalani berbagai tahapan pembentukan karakter sebelum menerima amanah sebagai raja. Ia meninggalkan kenyamanan istana, menghadapi berbagai kesulitan hidup, serta menjalani laku spiritual untuk memperoleh Wahyu Cakraningrat. Berbagai ujian yang dihadapi bertujuan membentuk kedewasaan, tanggung jawab, dan kemampuan mengendalikan diri sebagai syarat kepemimpinan.

Salah satu nilai utama yang ditampilkan adalah pengendalian hawa nafsu. Melalui bimbingan Semar, Parikesit memahami bahwa kemampuan memimpin orang lain harus diawali dengan kemampuan memimpin diri sendiri. Setelah berhasil melewati berbagai ujian, Parikesit memperoleh legitimasi sebagai pemimpin dan mempraktikkan kepemimpinan yang tegas sekaligus bijaksana.
Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan sistem pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Proses pembentukan karakter santri dilaksanakan melalui kehidupan yang sederhana, disiplin, dan teratur. Kesederhanaan yang menjadi salah satu unsur Panca Jiwa mengajarkan santri untuk tidak bergantung pada kemewahan dan membiasakan diri menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Selain itu, penerapan peraturan dan disiplin pondok bertujuan melatih pengendalian diri, tanggung jawab, serta kedewasaan dalam bertindak. Sistem kaderisasi yang diterapkan juga memiliki kesamaan dengan proses regenerasi kepemimpinan dalam kisah Parikesit, yaitu pemberian amanah kepada generasi berikutnya setelah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang memadai.
Dengan demikian, lakon Parikesit Dadi Ratu tidak hanya berfungsi sebagai hiburan budaya, tetapi juga mengandung nilai pendidikan yang sejalan dengan tujuan pembentukan karakter dan kepemimpinan santri di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Kontributor : Nawwaf, Tim Media PMDG
Editor : Johansyah, Faza