Home Blog Page 2

Mendidik Kedisiplinan Juga Kebersamaan Santri Melalui MUKER

0

Bertepatan pada Senin (25/05) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Mengadakan MUKER (Musyawarah Kerja). MUKER ini menjadi wadah bagi para santri untuk belajar bermusyawarah dan berorganisasi. Kegiatan ini juga menghadirkan kompetisi yang memadukan kreativitas dengan kemampuan organisasi para santri. Melalui kegiatan tersebut, santri dilatih untuk berdisiplin, serta mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Organisasi memiliki peran penting dalam kehidupan santri, khususnya di rayon. Berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, kebersihan, hingga waktu istirahat, diatur melalui sistem organisasi. Selain itu, aspek pendidikan dan pengajaran juga menjadi tanggung jawab organisasi rayon. Karena itu, suara santri diperlukan dalam menentukan berbagai kebijakan yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan.

MUKER juga menjadi pengalaman baru bagi santri baru. Kegiatan ini memberikan pembelajaran mengenai organisasi, kedisiplinan, dan kerja sama. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa MUKER menjadi pengalaman pertamanya mengenal dunia organisasi sekaligus menambah pemahaman tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan pondok.

Dalam proses persiapan, para santri menghadapi berbagai tantangan. Minimnya pengalaman serta usia yang masih muda menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus rayon yang membimbing jalannya persiapan di setiap rayon. Meski demikian, rasa percaya diri dan keyakinan menjadi kunci utama dalam menjaga semangat selama proses berlangsung. Para pengurus dan anggota rayon terus berupaya memberikan hasil terbaik dalam setiap persiapan yang dilakukan.

Rayon Saudi 1.3 menjadi sorotan setelah berhasil meraih juara umum dalam kegiatan MUKER. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan rayon itu menjadi juara pertama kategori kibar. Prestasi tersebut diraih melalui kerja keras, kekompakan, serta doa seluruh anggota dan pengurus rayon.

Keberhasilan itu menunjukkan berkembangnya pola pikir santri dalam memahami nilai tanggung jawab, kreativitas, dan kebersamaan dalam berorganisasi. MUKER tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi para santri.

Kontributor : Zulfahmi, Atalla, Naufal

Editor : Johansyah, Faza

Presiden Prabowo Salurkan Sapi Kurban untuk PMDG pada Idul Adha 1447 H

0

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Kandang Sapi PMDG pada Senin (25/5).

Bantuan sapi kurban dari Presiden itu diterima langsung oleh panitia kurban PMDG. Momentum tersebut merupakan bentuk perhatian presiden terhadap lembaga pendidikan Islam.

Ketua panitia kurban PMDG, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman, mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Presiden terhadap pesantren dan pendidikan keagamaan seperti PMDG. Menurut dia, bantuan hewan kurban tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi di kedua belah pihak.

“Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan Presiden kepada PMDG” ujar beliau dalam keterangannya saat diwawancarai.

Sementara itu, penanggung jawab sapi kepresidenan, Al-Ustadz Sabar, menjelaskan bahwa sapi bantuan Presiden memiliki bobot mencapai 910 kilogram. Hewan tersebut termasuk jenis limosin yang dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan kualitas unggul.

Sebelum diserahkan, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan layak untuk dikurbankan pada Hari Raya Idul Adha mendatang.

Pihak PMDG menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut dan berharap hubungan baik antara pemerintah dan pesantren dapat terus terjalin. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada santri, masyarakat sekitar, serta pihak-pihak yang membutuhkan di lingkungan pondok.

Kontributor : Faza, Naufal, Atalla

Editor : Johansyah

KMD Gontor Putri 3 : Melahirkan Pembina Yang Tangguh

0

Acara Malam Unggun dalam rangka Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) berlangsung pada Jum’at malam (22/05), dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi penutup seluruh rangkaian pelaksanaan KMD yang telah berlangsung selama 6 hari.

Acara diawali dengan pembacaan administrasi rumah tangga, dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan kelulusan peserta Kursus Mahir Tingkat Dasar. Selanjutnya, sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Dr. Nurul Salis Alamin, M.Pd.I., serta perwakilan dari Waka Bina Kwarcab Ngawi Kak Drs. Abdul Choliq, M.Pd.

Suasana semakin khidmat saat pembacaan Dasa Darma Pramuka yang diikuti seluruh peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengembalian tunggul latihan sebagai simbol berakhirnya masa latihan para andika selama mengikuti Kursus Mahir Tingkat Dasar.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan andika terbaik dari masing-masing Satuan, yaitu:

1. Keisha Evelyn 5B – Siaga

2. Rahmaniya Khoirunnisa 5D – Siaga

3. Alifta Aulia Cinanta Setiawan 5F – Siaga

4. Fatimah Sapardiatun 5B – Penggalang

5. Amanda Michael Latifah 5B – Penggalang

6. Syifa Husniah 5B – Penegak

7. Aisha Syakirah Az-zahra 5J – Penegak

8. Atiqah Husna 5K – Penegak 

Dipenghujung penyalaan api unggun menjadikan simbolis puncak kegiatan malam unggun. Dengan terlaksananya acara Malam Unggun ini, maka seluruh rangkaian Kursus Mahir Tingkat Dasar resmi berakhir. Sebanyak 269 andika secara resmi dinyatakan lulus dan telah menyelesaikan kegiatan KMD.

Harapan kedepanya, dengan diadakan kegiatan ini bisa mendidik dan melahirkan pembina-pembina pramuka yang paham terhadap materi dasar pramuka.

Kontributor : Nurul, Ayunda

Editor : Johansyah, Faza

Kunjungan Edukatif Pondok Muhammadi Kelantan ke PMDG Putri Kampus 3

0

Rombongan dari Pondok Muhammadi Perempuan Kelantan melaksanakan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 pada Sabtu (23/05). Kunjungan ini merupakan bagian dari program lawatan yang bertujuan untuk melihat secara langsung penerapan dan penggunaan bahasa Arab di lingkungan pondok.

Dalam kesempatan yang berharga itu, Bapak Wakil Pengasuh turut menyampaikan sejarah berdirinya PMDG beserta nilai-nilai yang menjadi dasar perjuangan pondok. Beliau menjelaskan motto serta Panca Jiwa yang melekat dalam kehidupan PMDG Hal ini merupakan pondasi utama sehingga pondok dapat terus eksis, berkembang, dan istiqomah hingga saat ini.

Selama berada di Gontor Putri Kampus 3, rombongan tamu diajak mengunjungi berbagai sektor dan unit usaha pondok. Beberapa tempat yang dikunjungi di antaranya Markazul Khat, Darussalam Recording Studio, Pabrik Roti dan Minuman, Konveksi Zaada Helwa, hingga kedai kopi Ukh.Brew Ladema. Melalui kunjungan ini, para tamu dapat menyaksikan secara langsung aktivitas pendidikan, keterampilan, serta pengelolaan unit usaha yang berjalan di lingkungan pondok.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut memberikan kesan yang sangat berarti bagi seluruh peserta lawatan. Nuansa ukhuwah Islamiyah begitu terasa meskipun baru saling mengenal, tanpa memandang perbedaan suku maupun kewarganegaraan.

Kontributor : Liza, Qorina

Editor : Johansyah, Faza

Panggung Gembira 6101 Gontor Putri 3, Tampilkan Semangat Peradaban Islam

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 menggelar Panggung Gembira 6101 pada Jumat,(15/5). Agenda ini bertempat di depan auditorium kampus. Kegiatan tahunan tersebut mengusung moto “Pesantren Berjuang Mendidik Umat, Santri Berkarya Menegakkan Tonggak Peradaban.”

Pada penyelenggaraan tahun ini, Gontor Putri 3 mengangkat tema “Pendidikan Kunci Kejayaan Umat.” Tema tersebut diwujudkan melalui beragam penampilan seni dan kreativitas santriwati yang menampilkan sejarah serta perjuangan peradaban Islam.

Sejumlah rayon di lingkungan pondok, seperti Syiria, Andalusia, Ghaza, dan Baghdad, menjadi inspirasi utama dalam pertunjukan. Nama-nama rayon tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas asrama, tetapi juga sarana pembelajaran sejarah dan peradaban Islam bagi para santriwati.

Melalui berbagai penampilan, santriwati berupaya menghadirkan nilai perjuangan, kejayaan, dan semangat keilmuan Islam yang pernah berkembang di berbagai belahan dunia. Pesan-pesan edukatif tersebut dikemas dalam pertunjukan yang sarat makna dan bernuansa budaya Islam.

Kemegahan acara turut didukung dekorasi panggung yang dibuat secara detail menggunakan bahan utama styrofoam. Berbagai ornamen bernuansa peradaban Islam dari sejumlah negara menghiasi area depan auditorium. Perpaduan warna, pencahayaan, dan bentuk arsitektur khas Timur Tengah membuat panggung tampil megah dan menarik perhatian penonton sejak awal acara.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati lokasi acara. Hadirin terdiri atas santri, wali santri, masyarakat umum, serta tamu undangan dari berbagai daerah dan kalangan usia.

Meski hujan sempat turun di tengah acara, penonton tetap bertahan menyaksikan seluruh rangkaian pertunjukan. Tepuk tangan dan sorak apresiasi terus mengiringi setiap penampilan yang ditampilkan sepanjang malam.

Panggung Gembira 6101 menghadirkan empat unsur utama yang menjadi ciri khas acara, yakni educate, elegance, entertain, dan enjoyable. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai pendidikan dan memperkuat pemahaman santriwati terhadap sejarah serta peradaban Islam.

Kontributor : Liza, Abel, Nisrina, Nurul

Editor : Johansyah, Faza

KMD PMDG Putri 2: Membentuk Jiwa Murabbiyah Bagi Calon Pembina Pramuka

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 2 menggelar kegiatan Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD) pada Selasa (12/5) hingga Sabtu (16/5). Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswi kelas 5 Kuliyatul Mua’limin Al-Islamiyah (KMI) yang terbagi ke dalam tiga unit.

Kegiatan dibuka secara resmi pada Selasa (12/5) di aula kampus. Pembukaan dihadiri Al-Ustadz Moh. Alwi Yusron, M.A. bersama jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi.

Selama pelaksanaan KMD, peserta memperoleh berbagai materi kepramukaan yang bertujuan membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta meningkatkan kemampuan menjadi pembina pramuka. Selain materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti kegiatan cross country pada Jumat pagi (15/5). Kegiatan tersebut dirancang untuk melatih kerja sama, ketahanan fisik, dan keterampilan lapangan para peserta.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Api Unggun Gembira pada Sabtu malam (16/5). Penutupan dihadiri para pelatih dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi serta seluruh peserta KMD.

Melalui kegiatan ini, PMDG Putri Kampus 2 berharap siswi kelas 5 KMI memiliki jiwa pendidik, kemandirian, dan kedisiplinan, sekaligus mampu mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana pengembangan kemampuan, keterampilan, dan pengabdian bagi siswi kelas 5 KMI sebagai calon pembina pramuka di masa mendatang.

Kontributor : Cytha, Shofwa, Sheila

Editor : Johansyah, Faza

PMDG Matangkan Persiapan Idul Adha Lewat Pelatihan Fiqih Penyembelihan Qurban

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) melaksanakan persiapan untuk ibadah qurban pada momen Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada (27/5) mendatang.

Sebagai bentuk persiapan, panitia menyelenggarakan Pelatihan Fiqih Penyembelihan Hewan Qurban pada Minggu (17/05) yang bertempat di Aula Wisma Darussalam. Pelatihan ini diperuntukkan bagi para santri dan guru panitia pelaksana ibadah kurban, serta takmir masjid di sekitar kampus PMDG.

Materi pelatihan diisi oleh Al-Ustadz M. Antok Listianto, S.E., Ketua Juru Sembelih Halal (Juleha) Yogyakarta. Selain di Kampus Pusat, beliau juga rutin mengisi pelatihan penyembelihan hewan kurban di berbagai lembaga, termasuk Universitas Darussalam dan beberapa kampus cabang PMDG.

Dalam materinya, pria yang juga seorang wali santriwati di Gontor Putri 4 ini menyebutkan bahwa perkara penyembelihan hewan kurban adalah hal yang sangat krusial bagi umat Muslim karena menyangkut hukum halal-haram daging hasil kurban. Dengan gaya bicara yang enerjik dan humoris, beliau mampu mencairkan suasana pelatihan. Beliau juga sempat meminta salah satu santri maju untuk memperagakan hewan kurban.

Meskipun dibawakan dengan santai, Ustadz Antok menerangkan materi penyembelihan hewan kurban secara menyeluruh dan teliti. Seluruh aspek, mulai dari peralatan menyembelih, pakan hewan kurban, hingga teknik menjatuhkan hewan dijelaskan dengan detail. Beliau menegaskan bahwa dalam menyembelih hewan qurban, keberanian saja tidak cukup. Namun dibutuhkan pengetahuan mendalam tentang teknik dan penanganan hewan kurban agar hewan tidak merasakan sakit saat disembelih.

“Sebelum menyembelih, pastikan pisau antum sudah sangat tajam. Membelek-nya juga harus dalam 1 kali tebasan, mau itu Teknik dorong atau teknik tarik,” urainya.

Setelah mengikuti pelatihan ini, santri diharapkan mampu menguasai teknik menyembelih yang baik dan benar. Sehingga kepanitiaan qurban dapat berjalan dengan baik, serta mampu memimpin proses penyembelihan saat Idul Adha ketika menjadi alumni nanti.

Kontributor : Haniya, Naufal Irsyadul

Editor : Johansyah, Faza

PP IKPM Gontor adakan Pelatihan Fiqh Qurban untuk Takmir Masjid Se-Ponorogo

0

Pelatihan Fiqh Qurban 1447 H berlangsung dengan khidmat pada Ahad (17/5) di Kantor Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Dakwah dan Sosial Budaya PP IKPM Gontor. Tidak hanya sendiri PP IKPM juga bekerja sama dengan Forum Komunikasi Ta’mir Masjid Darussalam (FKTMD) dan PC IKPM Gontor.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai takmir masjid di sejumlah kecamatan yang ada di Ponorogo. Hal ini bertujuan sebagai bentuk penguatan pemahaman syariat qurban sekaligus pelatihan praktik penyembelihan hewan qurban sesuai tuntunan Islam.



Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus Pusat IKPM Gontor, di antaranya Al-Ustadz H. Saepul Anwar, M.Pd., Al-Ustadz Sabar, S.Ag., M.H., dan Al-Ustadz Dr. Riza Azhari, M.Pd.I.,. Hadir pula dari unsur Pengurus FKTMD dan Pengurus PC IKPM Gontor Ponorogo.

Acara diawali dengan sambutan dari Al-Ustadz H. Kuncoro Hadi, M.Pd. selaku Ketua PC IKPM Gontor Ponorogo. Pada kesempatan tersebut beliau menyampaikan pentingnya pelatihan fiqh qurban sebagai sarana pembelajaran. Beliau juga berkata bahwa pelatihan fiqih qurban merupakan agenda yang telah lama dilaksanakan oleh Gontor sebagai bagian dari pengabdian dan kemasyarakatan.



Sesi di isi oleh, Al-Ustadz H. Muhammad Badrun Syahir, M.A., beliau menekankan pentingnya aqidah sebagai fondasi utama dalam menjalankan syariat Islam. Menurut beliau, syariah tidak dapat dipisahkan dari aqidah, sebab seluruh pelaksanaan ibadah harus dibangun di atas keimanan yang benar kepada Allah SWT.

Terdapat pula sesi praktek yang di isi oleh, Al-Ustadz H. Antok Listianto, S.E.,. Pada kesempatan tersebut beliau menjelaskan secara rinci tata cara penyembelihan hewan qurban sesuai syariat. Beliau juga menegaskan bahwa seluruh bagian hewan qurban pada dasarnya diperuntukkan untuk diberikan dan tidak diperjualbelikan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan syiar Islam, pendidikan umat, dan pengabdian sosial yang terus dijaga oleh keluarga besar IKPM Gontor.

Kontributor : Daniel Taqy, Tim Media PMDG

Editor : Johansyah, Faza

Khutbatul ‘Arsy UNIDA Gontor: Kawah Candradimuka Peradaban Islami

0

Lapangan utama Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Gontor dipenuhi ribuan mahasiswa dan dosen pada, Ahad (17/5). Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy ini merupakan agenda tahunan yang menandai dimulainya perjalanan akademik dan pengabdian di lingkungan kampus pesantren.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB, yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sekaligus Presiden UNIDA Gontor, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Rektor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, serta para dosen dan seluruh mahasiswa UNIDA Gontor.

Upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang berlangsung tertib dan penuh penghormatan. Setelah prosesi pembukaan, perhatian peserta tertuju pada amanat Presiden UNIDA Gontor yang dibacakan oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan wadah pembinaan kader umat yang dipersiapkan untuk membangun peradaban.

“Pesantren harus melahirkan santri yang tangguh, berjiwa pemimpin, dan mampu menciptakan peradaban yang utuh,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Selain prosesi apel, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya. Tari-tarian Nusantara yang dibawakan mahasiswa menghadirkan nuansa persatuan yang tinggi dalam atmosfer pesantren. Ragam gerak dan busana daerah tampil silih berganti, disambut antusias para peserta apel.

Sorak tepuk tangan beberapa kali terdengar dari peserta apel ketika adegan-adegan penting sejarah pondok dipentaskan. Drama itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengingat atas nilai perjuangan dan cita-cita besar para pendiri Gontor.

Melalui Apel Tahunan Khutbatul ‘Arsy ini, UNIDA Gontor kembali menegaskan posisinya sebagai kampus pesantren yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter, tradisi intelektual, serta visi peradaban Islam yang menyeluruh.

Kontributor : Tim Media PMDG, Til Multimedia PMDG

Editor : Johansyah, Faza

Filosofi Kereta Api di Balik Khidmatnya Apel Tahunan PMDG Kampus 12

0

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 menggelar Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy 1447 H/2026 M di Lapangan Utama pondok, Riau, Kamis (14/5). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya tahun ajaran baru sekaligus momentum penanaman nilai kepada seluruh keluarga pondok.

Apel tahunan berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pimpinan dan tokoh keluarga besar Gontor, di antaranya Wakil Ketua Badan Wakaf Gontor Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., Ketua Dewan Senat Universitas Darussalam Gontor Assoc. Prof. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, Lc., M.A., PP IKPM Gontor H. Suwarno T.M., S.Ag., YPPWPM Gontor Nurhadi, S.H.I., M.H., serta Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 7 Drs. H. Muhammad Ma’ruf Chumaidi beserta rombongan guru senior lainnya.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi menyampaikan amanat mengenai pentingnya menjaga kesinambungan perjuangan pondok dan konsistensi terhadap nilai-nilai pendidikan pesantren.

“Pondok ini harus tetap berjalan, siapa pun pemimpinnya. Ibarat kereta api, siapa pun masinisnya, kereta harus terus melaju di atas rel yang telah ditentukan (nilai-nilai pondok),” ujarnya.

Menurutnya, keberlangsungan pondok tidak bergantung pada figur semata, melainkan pada kuatnya sistem, nilai, dan tradisi pendidikan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengenalkan ruh, falsafah, tradisi, dan arah perjuangan pondok kepada para santri. Tahun ini, kegiatan mengusung moto: “Pesantren Melahirkan Santri yang Tangguh, Menciptakan Peradaban yang Utuh.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi apel tahunan, pengibaran Bendera Merah Putih, inspeksi pasukan, dan amanat inspektur upacara. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya Nusantara yang dibawakan para santri dan asatidz.

Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan disiplin, mencerminkan nilai pendidikan, ukhuwah, kemandirian, serta semangat pengabdian yang menjadi ciri khas pendidikan di PMDG Kampus 12.

Kontributor : Aryyo Widagdho, M. Alwi Farhani, Faiz Mahdi & M. Kayra Nawfal Refansyah

Editor : Johansyah, Faza