Bertepatan pada Senin (25/05) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Mengadakan MUKER (Musyawarah Kerja). MUKER ini menjadi wadah bagi para santri untuk belajar bermusyawarah dan berorganisasi. Kegiatan ini juga menghadirkan kompetisi yang memadukan kreativitas dengan kemampuan organisasi para santri. Melalui kegiatan tersebut, santri dilatih untuk berdisiplin, serta mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Organisasi memiliki peran penting dalam kehidupan santri, khususnya di rayon. Berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari makan, kebersihan, hingga waktu istirahat, diatur melalui sistem organisasi. Selain itu, aspek pendidikan dan pengajaran juga menjadi tanggung jawab organisasi rayon. Karena itu, suara santri diperlukan dalam menentukan berbagai kebijakan yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan.
MUKER juga menjadi pengalaman baru bagi santri baru. Kegiatan ini memberikan pembelajaran mengenai organisasi, kedisiplinan, dan kerja sama. Salah seorang peserta menyampaikan bahwa MUKER menjadi pengalaman pertamanya mengenal dunia organisasi sekaligus menambah pemahaman tentang pentingnya disiplin dalam kehidupan pondok.

Dalam proses persiapan, para santri menghadapi berbagai tantangan. Minimnya pengalaman serta usia yang masih muda menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus rayon yang membimbing jalannya persiapan di setiap rayon. Meski demikian, rasa percaya diri dan keyakinan menjadi kunci utama dalam menjaga semangat selama proses berlangsung. Para pengurus dan anggota rayon terus berupaya memberikan hasil terbaik dalam setiap persiapan yang dilakukan.
Rayon Saudi 1.3 menjadi sorotan setelah berhasil meraih juara umum dalam kegiatan MUKER. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan rayon itu menjadi juara pertama kategori kibar. Prestasi tersebut diraih melalui kerja keras, kekompakan, serta doa seluruh anggota dan pengurus rayon.

Keberhasilan itu menunjukkan berkembangnya pola pikir santri dalam memahami nilai tanggung jawab, kreativitas, dan kebersamaan dalam berorganisasi. MUKER tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi para santri.
Kontributor : Zulfahmi, Atalla, Naufal
Editor : Johansyah, Faza




























