Home Blog Page 227

Duta Nisaiyyah; Hadirkan Individu Multi Talenta Masa Depan

0

MANTINGAN– Cerminan dari kemajuan suatu negara dapat dilihat dari kualitas wanitanya. Semakin baik kualitas wanitanya maka semakin baik kualitas generasi yang ada pada negara itu. Dalam rangka mewujudkan murabbiyah yang berkualitas, Bagian Keputrian OPPM Gontor Putri Kampus 1 mengadakan sebuah perhelatan yang bergengsi bagi seluruh santriwati Darussalam, yaitu Duta Nisaiyyah.

Para peserta dalam tahap Grand Final

Duta Nisaiyyah merupakan suatu acara yang termasuk dalam ajang Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy. Acara ini sendiri diadakan untuk memunculkan qudwah hasanah yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam hal keputrian. Acara tahunan ini terbuka bagi seluruh santriwati dari kelas 1 sampai dengan kelas 4. Acara ini pun merupakan acara yang menjadi ajang persaingan ketat bagi para pesertanya guna memasuki babak Grand Final.

Untuk tahun ini, Duta Nisaiyyah dimulai pada hari Sabtu, 30 November 2019 sampai dengan babak Grand Final pada hari Jum’at, 6 Desember 2019. Acara ini memiliki 4 babak, yaitu babak pertama merupakan penyisihan peserta antar individual kamar; babak kedua merupakan penyisihan peserta antar utusan kamar; babak ketiga yaitu penyisihan peserta antar rayon; serta babak keempat merupakan Grand Final antar kategori. Babak akhir ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu Aula Auditorium untuk kategori Senior dan Aula Kulliyatu-l-Banat untuk kategori Junior.

Para Pemenang Kategori Junior bersama Dewan Juri

Pada hari Jum’at (6/12), acara ini dibuka secara langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I di Aula Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Dalam sambutannya, beliau berbicara mengenai banyak hal, terutama mengenai pentingnya kecakapan dalam hidup. “Sebagai santri di pondok ini, disiapkan untuk mempunyai multi talenta, mempunyai multi kecakapan. Semakin banyak kecakapan, semakin banyak kamu bisa memberi manfaat dalam kehidupan. Tapi, semakin sedikit kecakapan dan kemampuan, semakin sempit ruang gerakmu,” ucap Ustadz Ahmad Suharto dalam sambutannya.

Para Pemenang Kategori Senior bersama Dewan Juri

Setelah pembukaan oleh Bapak Wakil Pengasuh, acara ini dilanjutkan dengan Grand Opening dan babak Grand Final. Keseluruhan peserta yang mengikuti acara ini adalah orang yang terdiri atas 11 orang kategori Senior dan 13 orang kategori Junior. Dari kategori Senior dijuarai oleh Dhatu Lintang Cendekia kelas 4B. Sedangkan dari kategori Junior dijuarai oleh Hafy Tri Khairani Daulay kelas 3B.

Lomba Gaun antar Rayon

Disamping perlombaan inti, ada perlombaan pembuatan gaun antar rayon. Tema gaun yang dilombakan tahun ini adalah Asia. Seluruh kelas 5 antar rayon berlomba-lomba dalam pembuatan gaun berdasarkan kreatifitas masing-masing. Seluruh gaun ditampilkan pada akhir acara. Perlombaan ini pun dimenangkan oleh rayon New Syangggit Atas. Fayra

UNIDA Gontor Menjadi Tuan Rumah AICIF yang ke-7

0

GONTOR–Tahun ini, Universitas Darussalam (Unida) Gontor  menjadi tuan rumah AICIF (ASEAN Universities International Conference on Islamic Finance) ke-7. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka menyoroti beberapa masalah tentang Ekonomi Islam yang terjadi akhir ini.

Konferensi ini diadakan selama tiga hari, 3-4 Desember 2019 dengan tema “Kebangkitan Keuangan Sosial Islam Untuk Memperkuat Pembangunan Ekonomi Menuju Revolusi Industri Global”.

AICIF mengundang Prof. Dr. Monzer Kahf (Profesor bidang perbankan, keuangan dan ekonomi Islam dari Universitas Istanbul Zaim, Turki) dan Prof. Khalaf Solaman Saleh Alnemari (Profesor Ekonomi Islam dari Universitas Umm Al-Qura) sebagai pembicara utama dalam sesi pleno pembukaan.

Acara ini diikuti oleh beberapa Universitas dan Institusi se-Asia Tenggara, di antaranya International Council of Islamic Finance Educators (ICIFE), International Islamic University of Malaysia (IIUM), University of Darussalam (UNIDA) Gontor Indonesia, Sultan Agung Islamic University Semarang, Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam, State Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta, Mindanao State University Philippines, dan Tazkia University College of Islamic Economics.

Konferensi ini mencakup 20 sesi parallel. Sebanyak 105 makalah berbahasa Inggris dan 6 makalah berbahasa Arab dipresentasikan dan dibahas dalam konferensi ini. Para penulis makalah merupakan akademisi, praktisi dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Turki, Arab Saudi, Nigeria, dan lain sebagainya.

Dalam rangka menyambut peserta, UNIDA Gontor mengadakan makan malam yang diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Sebanyak 200 perwakilan presenter dari berbagai universitas menikmati hidangan dan pertunjukan yang disajikan. Sandiaga Salahuddin Uno menjadi tamu istimewa di acara ini. Beliau menyampaikan sambutannya mengenai kebangkitan Ekonomi Islam dan Keuangan yang bisa diraih melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas.

Pada hari kedua dan terakhir, Assoc. Syed Musa Alhabshi, Dekan Institut Perbankan dan Keuangan Islam IIUM, juga sebagai Presiden ICIFE, Dr. Ascarya, Penasihat Penelitian Institut Bank Indonesia, dan Minombao Ramos-Mayo, PhD, JD, Dekan Sekolah Pascasarjana di Universitas Negeri Mindanao menjadi pembicara yang diundang di sesi pleno terakhir.

Diharapkan, konferensi tersebut bisa mencapai puncaknya dalam upaya memoderasi masalah-masalah yang muncul akhir ini untuk menjawab kebutuhan ekonomi dan sosial masyarakat Muslim kontemporer. Muis

SEMINAR KEBERSIHAN (membudayakan hidup bersih guna terciptanya kedamaian)

0

MantinganAn-nadzhofatu mina-l- iiman itulah semboyan kebersihan yang biasa kita dengar, untuk menciptakan kebersihan pada lingkungan sekitar kita harus memulai segalanya dari diri sendiri terlebih dahulu, maka dari itu gontor mengadakan seminar kebersihan ini guna menumbuhkan rasa kepedulian dan melatih kepekaan santri pada sekitar.

Seminar ini diadakan khusus santri baru yaitu: kelas 1 dan kelas 1 intensif, agar mereka paham dan tau betapa pentingnya kebersihan bagi dirinya.

            Ustadzah Rusmilah Handayani, S.E adalah tutor kita hari ini dalam seminar kebersihan, beliau alumni gontor tahun 2013, beliau tidak hanya memberikan poin poin kebersihan akan tetapi beliau juga memberikan nilai nilai penting pondok modern yang harus diketahui oleh santri baru khususnya sebagai miliu keberkahan dalam hidup berasrama.

            “mengambil 1 sampah 1000 pahala, membuang 1 sampah tidak pada tempatnya 1000 musibah” tutur beliau dalam seminarnya sore ini. Para santri sangat antusias terlihat dari wajah mereka dan kesemangatan mereka. vina

Memantik Semangat Santriwati dalam Menulis Bersama Al-Ustadz Ma’mun Affany, M.Ud

0

“Dengan membaca akan mendapatkan segala macam pengetahuan, dengan membaca manusia akan mendapatkan kemuliaan dan dengan membaca dapat membuka jendela dunia”

Itulah salah satu pepatah tentang pentingnya membaca. Begitupula Gontor mengambil pepatah tersebut sebagai pedoman pondok. Dengan memfasilitasi  perpustakaan yang memiliki ribuan buku, santriwati diharapkan dapat memperluas ilmu dan pengetahuannya. Tak hanya memfasilitasi, Gontor juga  mendatangakan penulis islami yang memotivasi dan menginspirasi kecintaan santriwati dalam berkarya.

2 Desember 2019 Bagian Perpustakaan Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM)  mengundang Al-Ustadz Ma’mun Affany, M.Ud  dalam seminar book literature. Beliau adalah salah satu alumni Gontor yang berdakwah dengan tulisan. Tak cukup dengan puluhan karya yang beliau tulis, terdapat salah satu judul novel “Kehormatan di Balik Kerudung” yang pernah diusung menjadi film. Kepiawaian tulis menulis salah satu dosen UNIDA Gontor ini memang tak bisa diragukan dan patut untuk dibanggakan.

Acara ini diadakan di Aula Kulliyatu-l-Banaat pada siang hari dengan tema “Menciptakan Muslimah yang Ideal dan Inovatif Melalui Membaca dan Menulis”. Acara ini bertujuan memotivasi santriwati untuk menjadi muslimah yang ideal dan inovatif melalui membaca dan menulis, dan juga agar kecintaan santriwati terhadap membaca dan menulis bertambah.

Dengan banyaknya pertanyaan dari santriwati, menandakan bahwasanya mereka sangat bersemangat dan antusias dalam acara ini. Begitulah Gontor selalu punya cara dalam meningkatkan dan memperluas ilmu santriwatinya.Andi Ghariza

Mencetak Muslimah yang Sitti-l-Kull melalui Skill Envoy

0

Jum’at (6/12)-Pelataran Rayon Damaskus penuh sesak oleh santriwati Gontor Putri Kampus 2 guna menyaksikan Skill Envoy, merupakan salah satu ajang peningkatkan bakat santriwati dari segala bidang khususnya pada bidang keputrian, serta dapat melahirkan santriwati yang berkarakter muslimah, memiliki bakat yang sitti-l-kull, dan memiliki budi pekerti yang luhur. Skill Envoy atau yang lebih dikenal dengan Duta Nisaiyah ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori shigor dan kibar yang berjumlah 22 finalis. Finalis kibar berjumlah 11 orang yang terdiri dari kelas 1 Intensif, 3 Intensif, dan kelas 4. Sedangkan finalis shigor berjumlah 11 orang yang terdiri dari kelas 1, 2, dan 3.

Alunan musik mengiringi langkah para finalis Duta Nisaiyah menuju panggung kehormatan. Bak putri sehari para finalis yang merupakan perwakilan dari setiap rayon dengan mengenakan kostum yang bertemakan  food gown untuk kategori shigor dan country gown untuk kategori kibar. Dengan penuh keyakinan serta bakat dalam diri, melangkahkan para putri sitti-l-kull menuju kompetensi sesungguhnya di panggung final Duta Nisaiyah, setelah melalui proses seleksi ketat selama dua gelombang di rayon masing-masing.

Skill Envoy kali ini terdiri dari 5 babak, babak pertama merupakan menjawab pertanyaan sesuai amplop yang telah mereka pilih, babak kedua sesi pertanyaan rebutan, babak ketiga menghias kue, babak keempat mempresentasikan hasta karya yang bertemakan mahar yang telah mereka buat sebelumnya, dan babak terakhir adalah showing talent masing-masing.

Setelah perhitungan nilai dan musyawarah para dewan juri, maka Duta Nisaiyah Gontor Putri Kampus 2 untuk kategori kibar di raih oleh Intan Aulia Razaq/4C, di susul oleh Sania Rivka Madina/4B, dan Nur Syai-in Khoiriyah/4B. Dan untuk kategori shigor di raih oleh Qonita Ayu Puspita Sari/3B, di susul oleh Dihan Awalia Ramadhani/1B perwakilan rayon Syanggit Atas dan Tuqo Azkiya Naz/3Bhasnab

Memperbaharui Niat Baru di Tahun Ajaran Baru

0

Gontor Putri Kampus 1- Tepat pada tanggal 16 November 2019 lapangan merah dipenuhi dengan seluruh santriwati dan ratusan guru yang berkumpul dalam rangka upacara pembukaan tahun ajaran semester kedua Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyyah (KMI) tahun 1440-1441. Kegiatan ini merupakan awal dari segala kegiatan rutinitas Gontor setelah perpulangan guna memperbaharui niat serta me-refresh jiwa dan raga untuk beraktivitas kembali di pondok tercinta ini.

Diawali dengan sambutan Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto, M.Pd.I. yang menyampaikan akan pentingnya pembaharuan niat, karena segala sesuatu selalu diawali dengan niat. Seperti hadits Rasululloh S.W.A yang bersabda:

إنّما الأعمال بالنيّات وإنّما لكلّ امرء مانوى

“Perbaruilah niat. Sebagaimana mengawali sholat, harus dengan niat. Selama kalian punya niat yang baik, insyaallah kalian akan melakukan hal-hal yang baik. Tidak ada hal yang mustahil tercapai jika diawali dengan niat,” tutur Al-Ustadz Ahmad Suharto dalam sambutannya pagi itu.

Pembukaan tahun ajaran ini ditandai dengan suara nyaring lonceng dan diiringi dengan takbir 3 kali yang dipimpin oleh Al-Ustadz K.H Fairuz Subakir Ahmad, M.A selaku Bapak Wakil Direktur KMI. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian ruang kelas dan pengabsenan santriwati. Begitulah Gontor dalam mendidik santriwatinya dengan rentetan kegiatan-kegiatan yang berasas pendidikan.

Sejumlah Anggota Badan Wakaf PMDG Hadiri Resepsi Putra Prof. Din Syamsuddin

0

PASAR MINGGU—Ahad malam (7/12), rombongan anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor menghadiri resepsi pernikahan putra ketiga dari Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, M.A., Fiardhi Farzanggi dengan Maharani Dwi Hapsari, putri kedua Bapak Respati Haryo Saputro. Acara resepsi diselenggarakan di Gedung Kementerian Pertanian RI, Jl. RM Harsono No. 3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Anggota Badan Wakaf yang hadir di antaranya adalah K.H. Hasan Abdullah Sahal, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Dr. K.H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., K.H. Masyhudi Subari, M.A., dan K.H. M. Nasir Zein, M.A. Acara berlangsung pada pukul 19.30-21.00 WIB dan dihadiri oleh keluarga dari pihak mempelai pria dan wanita.

Selain itu, hadir pula para pejabat tinggi negara dan tokoh-tokoh penting dalam acara tersebut, yang di antaranya ikut menyapa Kiai Hasan, mereka adalah Wapres RI ke-7, Drs. H. Jusuf Kalla, Cawapres RI, Sandiaga Salahuddin Uno, Menkopolhukam RI, Mahfud MD, dll.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilajutkan oleh sambutan-sambutan. Dalam kesempatan ini, Kiai Hasan dimohon untuk menyampaikan do’a di penghujung resepsi.

PA Tunjukkan Kepiawaian Santri dalam Berpidato

0

Berpidato merupakan hal yang telah menjadi sarapan rutin para santri sebagai asas dasar mental dan karakter mereka untuk berbicara di depan khalayak umum. Para santri telah dilatih untuk berpidato semenjak menginjak kelas 1 KMI ataupun kelas 1 Intensif dengan menggunakan 3 bahasa; Inggris, Arab, dan Indonesia. Di setiap tahunpun selalu diadakan ajang berpidato antar bahasa yang terbagi menjadi 2 kelompok, yakni: sighor dan kibar. Untuk golongan sighor diikuti oleh santri kelas 1, 2, 1 Intensif, dan 3. Sedangkan untuk golongan kibar diikuti oleh santri kelas 4 dan 3 Intensif.

Ajang berpidato ini lebih dikenal dengan sebutan PA (Pidato Akbar) yang pada tahun ini dilaksanakan dalam kurun waktu 2 hari, yakni; Rabu, 4 Desember 2019 dan Kamis, 5 Desember 2019. Pada hari pertama dikhususkan untuk golongan sighor dan untuk hari selanjutnya dikhususnya untuk golongan kibar. Acara ini tidak hanya menunjukkan kepiawaian santri dalam berpidato, namun juga dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an yang dikenal dengan sebutan HHQ (Haflatu Hifdzil Qur’an) dan HTQ (Haflatu Tilawatil Qur’an).

            Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan grup Asyida yang membawakan 2 lagu sekaligus. Di penghujung acara, juri membacakan para pemenang PA, HHQ, dan HTQ. Berikut merupakan daftar pemenang:

Pidato Akbar Sighor                                        Pidato Akbar Kibar

Bahasa Indonesia:                                           Bahasa Indonesia:

  1. Nayla Azka                 2B                        1. Ananda Putri                      4C
  2. Asa Al-Khansa           1B                       2. Fathiya Azalia                     3 Int D
  3. Devita Arta                 2H                       3. Nur Azizah                          3 Int B

Bahasa Inggris:                                                Bahasa Inggris:

  1. Alya Asmarakandi      2B                     1. Haniina Faihana               4C
  2. Aldila Rizki                 1 Int F               2. Zsa Zsa Balqis                    3 Int E
  3. Latisha Angela            1 Int D              3. Kayla Kevana                     3 Int F

Bahasa Arab:                                                    Bahasa Arab:

  1. Sriwanda Aprilia       1 Int E              1. Erin Rahayu                       4B
  2. Dinda Ghaida             1 Int G              2. Nur Kholisotul                   3E
  3. Naila Zaimatul 1B                     3. Putri Nur Azizah           3 Int B

HTQ                                                                    HHQ

Mujjawad:                                                        1 Juz:

  1. Khalifatul Husna         5E                    1. Sania Rivka                         4B
  2. Aulia Juwita                6E                     2. Pradita Purwi                    3 Int B
  3. Khalisa Abida              5C           3. Afifa Nurulia                   5C

Murottal:                                                          2 Juz:

  1. Kiswa Albiana            1 Int E                1. Yumna Khansa                   1 Int C
  2. Retno Yuni                 3 Int G                2. Meilani Putria                     4B
  3. Hanifatul Fauziah     6D                      3. Ain Briliantika                    3 Int B

3 Juz:

  1. Dede Rifah                      1 Int E
  2. Miftah Hidayatur           5B
  3. Fadhilah Mina                3 Int E

-Balgysh-

Olimpiade Gontor Melatih Karakter Santri Dalam Berkreasi

0

          Pada hari jum’at pagi pukul 06.00 WIB, tanggal 06 Desember 2019. Diselenggarakannya pembukaan agenda yang paling ditunggu tunggu oleh seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor pada bidang olahraga dan seni, yaitu agenda Olimpiade Gotor.  Dalam agenda inilah, seluruh skill atau passion yang dimiliki santri ditunjukkan dan dilombakan dalam ajang olimpiade, seberapa besarkah skill kemampuan/passion yang telah mereka kuasai? Didalam ajang inilah mereka akan berkoar-koar dan memberikan yang terbaik kepada diri sendirinya dengan passionnya masing-masing.

Agenda Olimpiade Gontor ini menyelenggarakan beberapa lomba dengan amat sangat tertib dan teratur. Dalam bidang olahraga, diantaranya: futsal, sepakbola, takraw, renag, volley, basket, badminton, dan fightingpun diselenggarakan dengan ramai. Sedangkan dalam bidang seni, diantaranya: melukis, menggambar, membuat  karikatur, membuat kaligrafi, menulis puisi , dan silat. Seluruh  santri PMDG ikut berkecimpung dalam agenda tersebut, entah dari panitia, penonton, dan Juri.

Dalam Olimpiade ini, Pesantren memberikan pesan terhadap mayoritas orang yang tidak mengerti tentang pondok. Bahwa santri itu tidak hanya pandai dalam mengkaji Al-qur’an dan agama saja, akan tetapi santri pula pandai dalam berkreasi, dan memiliki kemampuan dalam bidang tersendiri. magelang 06/12

 

Serambi Damaskus menjadi saksi berakhirnya acara Gontor Olimpiade

0

Mantingan – Pondok bekerja dengan dinamis berputar pada rotasi mengikuti alur perkembangan dunia (pondok modern), modern dalam arti pendidikan dan pengajarannya, dalam bidang akademis maupun non-akademis. Riuh tepuk tangan serta teriakan dari para santri memenuhi serambi damaskus malam ini (6/12). Panitia mengumumkan pemenang dari beberapa lomba dan beberapa definisi. Dengan kejuaraan umum yang diraih oleh rayon Damaskus B, Gudep 09-142, dan konsulat jawa timur dan angkatan kelas 3 intensif itulah para pemenang Gontor Olimpiade tahun ini.

fashion show penampilan perwakilan dari setiap provinsi

            Acara ini dihadiri oleh seluruh santri, Karena Apa yang kita lihat, dengar dan rasakan adalah pendidikan, itulah yang diajarkan gontor kepada para santrinya.

            Performance malam ini dimulai dengan penampilan pop singer persembahan dari kelas 4, dan dilanjutkan dengan cerita Stories for you persembahan dari kelas 3 intensif, pop singer dari gudep 09-140, coral speaking dari kelas 1intensif, dan persembahan terakhir dari kelas 2 yang menampilkan dance sebagai penutup acara pada malam hari ini. Langit Darussalam malam ini dipenuhi dengan keceriaan gelak tawa serta riuhnya tepuk tangan. vina