GONTOR—Tahun ini, Pondok
Modern Darussalam Gontor (PMDG) dibanjiri oleh para alumni SD/MI dan SMP/MTs yang ingin
melanjutkan studinya di Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah, PMDG. Hal
ini terlihat dari kenaikan jumlah pendaftar yang cukup banyak dari tahun
sebelumnya, yakni mencapai 731 calon pelajar putra maupun putri. Yang cukup
unik, dari 7.121 pendaftar, ada beberapa yang merupakan lulusan SMA/MA, bahkan
perguruan tinggi. Mereka rela untuk mendaftar kembali di lembaga pendidikan
setara SMA/MA, yang berarti harus mengulang kurang lebih 3-4 tahun.
Tak hanya di kampus yang berada
di pulau Jawa, kampus-kampus yang berlokasi di luar pulau Jawapun ramai oleh pendaftar.
Bahkan di beberapa kampus, terpaksa tidak bisa menerima seluruh pendaftar,
dikarenakan tempat yang belum memadai untuk menampung santri dengan jumlah yang
banyak.
Hal ini mengindikasikan bahwa
kepercayaan masyarakat untuk menitipkan anaknya di Pondok Pesantren amatlah
tinggi. Alasannya bermacam-macam. Ada yang menginginkan anaknya bisa
memperdalam ilmu agama, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris, bahkan ada yang takut
anaknya terpengaruh dengan dunia luar, di tengah pesatnya perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi saat ini. Walaupun memiliki tujuan yang berbeda-beda,
seluruh calon wali santri menginginkan anaknya menjadi generasi yang sholeh dan
dapat bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.
Secara khusus, PMDG memiliki visi
untuk menjadi lembaga pendidikan pencetak para kader pemimpin umat; menjadi
tempat ibadah thalabu-l-‘ilmi; dan menjadi pusat pengetahuan Islam, Bahasa
Al-Qur’an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren.
Semoga dengan bertambahnya jumlah
pendaftar dan santri yang diterima, menjadikan Gontor semakin maju dan
berkualitas, sehingga dapat berperan lebih besar dalam mewujudkan amanat
Undang-Undang Dasar 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.brada