Home Blog Page 320

Ujian Tulis Calon Pelajar Dimulai

0

GONTOR-Tepat hari Ahad pukul 24.00 pendaftaran Gontor tahun ajaran 1439-1440/2018-2019 resmi ditutup. Terdaftar sejumlah 3.241 calon pelajar (capel), dengan jumlah yang sebanyak itu para capel menempati 9 rayon penuh: Alighar lantai 1 dan 2, Darul Hijrah, Wisma Hadi, Syanggit, dan Indonesia 1-4.

Senin pagi (25/6) pukul 06.00 diadakan upacara pembukaan tahun ajaran baru bersamaan dengan pengumuman resmi dimulainya ujian tulis capel. Setelah upacara selesai semua capel diarahkan menuju gedung-gedung tempat ujian yang bertempat di gedung Rabithah, Sudan, Yaqdzoh, Saudi, dan Al-Azhar. Masing-masing kelas diisi oleh 30 orang.

“Ujian merupakan sunnatullah, untuk mengukur kadar masing-masing kita. Para nabi pun diuji dan diuji. Dengan ujian seseorang akan meningkat dan maju.” Pesan K.H. Masyhudi Subari, M.A., Direktur KMI. Beliau juga memberikan peringatan keras agar tidak ada yang melakukan kecurangan dalam bentuk apapun, karena jika ada yang melakukan kecurangan maka dia akan terhina, terhina selamanya. AaRum.

Pentas Seni Dusun Sedran: Kekeluargaan Pangkal Kedamaian

0

Kesyukuran kepada Allah SWT terus tercurahkan kepada-Nya, rentetan acara dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Kampus Putri dapat berjalan dengan lancar. Sebagai acara penghujung, peserta KKN di Dusun Sedran—yang terdiri dari dua posko, 22 dan 23—mengadakan Pentas Seni (Pensi). Pensi—yang dihadiri oleh seluruh masyarakat Dusun Sedran—diadakan pada hari Senin malam pada pukul 20.00 WIB.(04/06)

Pensi berlangsung selama dua jam, yaitu dari pukul 20.00-22.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan dari beberapa pihak, seperti Kepala Dusun, Dosen Pembimbing Lapangan KKN—dihadiri oleh Al-Ustadz Ahmad Fajaruddin, M.A— dan perwakilan peserta KKN UNIDA. Sambutan dari masing-masing pihak berbicara tentang ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas berjalannya seluruh kegiatan KKN, dan ditutup dengan penampilan Flash Mob oleh seluruh peserta KKN. Masyarakat Dusun Sedran berantusias untuk mengikuti acara penutup sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Wajah riang masyarakat menunjukkan hangatnya kekeluargaan dan eratnya silaturahmi yang terjalin antara masyarakat dan peserta KKN. Acara ini bertujuan untuk mengeratkan tali silaturahmi peserta KKN kepada masyarakat dusun, menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf, sekaligus berpamitan kepada keluarga besar dusun. Diharapkan dengan diadakannya acara ini masyarakat mendapatkan banyak pelajaran dan inspirasi untuk memajukan dusun tercinta, umumnya, dan mempererat tali silaturahmi dengan peserta KKN ataupun sebaliknya, khususnya.

 

Kemenkeu RI Sri Mulyani Indrawati Gelar Silaturahim Di Gontor

0

GONTOR–Sri Mulyani Indrawati, S.E, M.S. PhD. Menteri Keuangan Republik Indonesia mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Jum’at malam (25/5). Kedatangan Bu Sri disambut hangat oleh Pimpinan Pondok serta keluarga PMDG.

Kegiatan ini dimulai dengan acara Buka Puasa Bersama dengan para santri kelas 5 dan 6 dan guru PMDG yang bermukim saat Liburan Akhir Tahun, lalu Silaturahim bersama Ketua-Ketua Lembaga PMDG di Kantor Pimpinan, kemudian Shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Jami’ Gontor, dan akhirnya menyampaikan sambutan dan berdialog bersama seluruh audience di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Dalam sambutannya, Sri Mulyani menjelaskan kepada para santri mengenai pentingnya Indonesia meningkatkan ekonomi di tengah perubahan yang sangat cepat, Sri pun menaruh banyak harapan ke lembaga pendidikan seperti pondok pesantren seperti PMDG untuk menghasilkan generasi-generasi baru dan berkualitas yang bisa bersaing di dunia Perekonomian Indonesia.Sri Mulyani (5)

K.H. Hasan Abdullah Sahal sangat berterimakasih kepada Sri Mulyani karena dapat hadir di PMDG dan memaparkan perekonomian RI di hadapan para santrinya. Kiai Hasan berpesan, semoga para santri Gontor mampu mengambil banyak ilmu dari apa yang telah disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Rakafadel

Kiai Hasan: “Pesantren Isinya semua pendidikan”

0

Coper-K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadir dalam Khutbatul Wada PP Mawaddah, Kamis (10/5) Pagi. Acara ini dikhususkan untuk Kiai Hasan sebagai pendiri PP Mawaddah agar membekali calon-calon alumni dengan nasihat-nasihat beliau. Sebelumnya, acara ini dijadwalkan pada hari Sabtu (12/5), namun karena bertabrakan dengan Silatnas alumni Gontor di Istiqlal maka acara dimajukan ke hari Kamis.

“Pondok ini isinya semua pendidikan, kita punya cara sendiri untuk mensyukuri kelulusan. Kalau murid diberi pilok, corat-coret, baju gak bisa beli, cuci juga dicucikan, setelah lulus tidak berguna lagi, bagaimana jadinya?” Jelas Kiai Hasan, Tasyakuran Siswi Akhir pondok ini dengan Khutbatul Wada’, mendengarkan pesan-pesan dari para guru sebelum menghadapi dunia luar. Ini acara internal sehingga tidak mengundang orang luar.

Nilai santriwati dilihat dari usaha yang dilakukannya, ada istilah dalam Bahasa Arab “Inda Shobahi yahmadul qaumu assura” artinya orang-orang memuji perjalan malam seseorang di pagi hari. Kalau orang itu tidur di kasur mendekur tidak akan punya cerita perjalanan untuk dipuji. Zaman sekarang adalah zaman NOW (Nonton Ora Wareg), tidak puas hanya dengan menonton saja, harus berlomba-lomba tampil.

“Jadilah orang yang bermanfaat, bukan memanfaatkan, apalagi dimanfaatkan” Pesan beliau, “Jadilah anak perempuan yang baik, syukur-syukur cantik, syukur-syukur menarik. Sayang kalau cantik dan menarik tapi tidak baik akan menyesatkan”. Di akhir acara, beliau berdo’a sambil terisak menangis, terharu melihat semangat santriwati-santriwati yang akan berjuang nanti. AaRum

Kiai Hasan duduk bersama Pengasuh PP Al-Mawaddah
Kiai Hasan duduk bersama Pengasuh PP Al-Mawaddah

Kiai Hasan Hadiri Wisuda PP Rafah, Bogor Angkatan ke-14

0

PP Rafah 2Bogor-Ahad (22/4) K.H Hasan Abdullah Sahal Hadir dalam Wisuda Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Rafah. Pondok yang dipimpin oleh salah satu anggota Badan Wakaf PMDG ini, yaitu K.H. Muhammad Nasir Zein, M.A. mewisuda 40 orang santri yang tergabung dalam angkatan ke-16. Dari 40 wisudawan, PP. Rafah menelurkan hafidz 30 juz sebanyak 4 orang, dan sisanya hafalan mereka variatif dari 2-5 Juz.

Wisuda ini juga dihadiri para tokoh setempat, para habaib, alim ulama, dan wali-wali santri yang diwisuda. Setelah prosesi Wisuda, Kiai Hasan memberikan tausiyah. Beliau menerangkan tentang surga dunia ada di pondok pesatren, “di sini ini surga, guru ikhlas, santri juga ikhlas, kiai ikhlas, wali santri juga ikhlas, indah. Dengan demikian pondok maju, kalau ikhlasnya angin-anginan susah majunya.”

“di Pondok pesantren ada amanat, ketika amanat dijalankan maka akan muncul tsiqoh (kepercayaan), lalu datanglah tho’at (kepatuhan). Ini yang menjiwai berjalannya pendidikan di Ponpes. Setelah itu baru datang barokah.” Di Indonesia, lanjut Kiai Hasan, banyak lembaga pendidikan yang kehilangan keteladanan sehingga tidak ada yang bisa dicontoh/ditiru.

“Hormati gurumu, yang mengajarimu, yang mendidikmu agar menjadi orang yang terhormat dan berharga walaupun tidak minta dihormati dan dihargai.” Pesan beliau. Sekarang ini banyak orang yang dihormati tapi tidak terhormat, dihargai tapi tidak berharga, tambah kiai Hasan. Di akhir acara Kiai Hasan bertemu dengan pimpinan-pimpinan pesantren sekitar Bogor yang hadir juga dalam wisuda ini, beramah tamah di kediaman kiai Nasir, lalu kembali ke Jakarta untuk pulang ke Gontor. AaRum

Al-Azhar Mesir Berikan 30 Beasiswa Tambahan bagi Gontor Putri

0

Ngawi– Grand Syaikh Azhar (GSA), Ahmed Muhammad Tayyeb, mengatakan akan memberikan beasiswa tambahan sebanyak 30 bewasiswa bagi Gontor Putri. Dengan ini, Pondok Modern Darussalam Gontor menerima 80 beasiswa khusus bagi Pondok Modern Darussalam Gontor.

“Saya hanya ingin memberikan hadiah dari pemimpin kami di Mesir untuk seluruh kalian. Saya akan memberikan 30 beasiswa bagi Pondok terkhusus bagi putri,” kata GSA Ahmed Muhammad Tayyeb  saat berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 Mantingan, Ngawi, Rabu (2/5).

“Saya ingin, 30 beasiswa khusus untuk putri saja,” ujar GSA.

Lebih lanjut, GSA juga menjelaskan akan menyambut penerima beasiswa dari Gontor putri dengan baik. Segala fasilitas yang diperoleh juga akan dipenuhi dan dikondisikan untuk mendukung sarana dan pra sarana pembelajaran.

“Insya Allah, kami mempersiapkan bagi kalian, kampus yang baik dan yang terbaik bagi anda,” tambah GSA.

“Biasanya, kami menemukan banyak anak-anak belajar di fakultas dirosah islamiyah, seperti di putri. Tetapi kalau anda mau mengkhususkannya dengan mengambil prodi lain, kami akan sangat senang,” pungkasnya disertai tepuk tangan  dari seluruh santriwati yang memadati auditorium Gontor Putri 1 Mantingan. [Mohamad Deny Irawan]

repost from: https://gontornews.com/2018/05/02/al-azhar-mesir-berikan-30-beasiswa-tambahan-bagi-gontor-putri/

PMDG Adakan Tasyakuran Atas Selesainya Ujian Akhir Tahun

0

GONTOR–Setelah menghadapi Ujian Akhir Semester yang kurang lebih berlangsung 1 bulan lamanya, Kamis, (3/5), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Tasyakuran atas Selesainya Ujian Akhir Tahun di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), diikuti oleh Pimpinan Pondok K.H. Hasan Abdulah Sahal, dan K.H. Syamsul Hadi Abdan, dan juga Direktur Kulliyatu-l-Mu;allimin Al-Islamiyah (KMI), K.H. Masyhudi Subari, M.A., dan seluruh santri Darussalam. Sementara para guru, berkumpul di Aula Rabithah untuk melanjutkan pengoreksian lembar jawaban ujian santri.

Wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas terlaksananya ujian ini dengan lancar dan sesuai harapan. Tentunya ini semua tidak luput dari kegigihan Panitia, para guru dan siswa akhir dalam mengawal, mengawasi, dan membimbing para santri selama ujian.

Nasehat K.H. Hasan Abdullah Sahal
K.H. Hasan Abdullah Sahal

Diawali dengan Mukadimah oleh K.H. Masyhudi Subari, M.A., selaku Direktur KMI, dalam  acara tasyakuran ini beliau menyampaikan beberapa nasihat, dan juga eveluasi selama berlangsungnya ujian syafahi dan tahriri di Gontor. Kemudian dilanjutkan dengan nasihat Pimpinan Pondok, yang disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, “kesyukuran atas segala sesuatu adalah pembuka kebahagiaan”, tutur beliau dalam pidatonya. Dan diakhiri dengan do’a oleh K.H. Syamsul Hadi Abdan.

Siang harinya, seluruh santri diwajibkan tidur di asrama mereka masing-masing untuk mempersiapkan diri guna mengikuti acara Pesan dan Nasihat Menjelang Liburan oleh Bapak Pimpinan pada malam harinya dan Penyampaian Ettiquete di keesokan harinya. Muis

Pesan dan Nasehat Ujian Tulis Akhir Tahun : Interpretasi Pendidikan

0
Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Umar Said Wijaya dalam pidatonya
Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Umar Said Wijaya dalam pidatonya

Gontor berdiri sebagai wadah yang bergerak dalam ranah pendidikan dan pula mendidik para pendidik. Pendidikan yang diajarkan bukan hanya pendidikan formal yang alih-alih disampaikan dalam ruang kelas, namun pendidikan tersebut tersampaikan pula oleh seluruh kegiatan yang berlangsung dalam area Pondok Modern Darussalam Gontor.

Begitulah yang disampaikan oleh Bapak Wakil Direktur Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Muhammad Fauzi, M. Ud.  dalam perkumpulan Pesan dan Nasehat dan Pembagian Tugas Ujian Tulis Akhir Tahun 1438/ 1439 H yang diadakan di Serambi Gedung Damaskus pada Rabu, 2 Sya’ban 1439 H/ 18 April 2018.

Dalam pidato tersebut, Al-Ustadz Fauzi turut menyinggung penggunaan bahasa yang menjadi kewajiban bagi seluruh santriwati Darussalam, “Bahasa akan membawa kita semua pada kemudahan dalam memahami pelajaran” ujarnya pada sambutan pidato. Di sela-sela penyampaian pidato tersebut, Al-Ustadz Fauzi pun turut menghadirkan beberapa kelas 6 untuk menguji kemampuan nahwu dan shorf mereka dalam membaca tanbih ujian yang ada di depan panggung, “nahwu dan shorf akan membantu kalian untuk memahami maqam dari setiap kata dalam sebuah kalimat”

Hal tersebut dilakukan dengan guna untuk mendapatkan pemahaman yang tepat. Karena adengan pemahaman yang tepat,  seseorang akan dapat mendapatkan kebenaran—mengutip dari apa yang dikatakan oleh Al-Ustadz Umar Said Wijaya, S.Ag. selaku Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, “Carilah kebenaran, maka kau akan mendapatkan orang-orang yang benar. Jangan hanya mencari orang yang benar untuk mendapatkan kebenaran. Karena ketika kau hanya mencari orang yang benar—bagaimana kau bisa yakin kalau mereka benar-benar orang yang benar? Orang-orang yang benar itu bersifat relatif sedang kebenaran itu bersifat hakiki”

Delegasi Kelas 6 maju untuk menjawab soal dari Bapak Wakil Direktur
Delegasi Kelas 6 maju untuk menjawab soal dari Bapak Wakil Direktur

Begitulah Gontor mendidik santri dan santriwatinya. Dengan pendidikan yang diberikan, tak lain adalah kunci-kunci menuju akar, bukan pintu terbuka yang berisi daun dan buah-buahan. Dengan prinsip kompilasi dari catur pendidikan pula—masyarakat, masjid, sekolah, dan keluarga—semakin banyak hal-hal di luar sana yang mencoba menggontorkan citranya.

Dalam pidato Pimpinan Pondok Modern Dassalam Gontor di kelas besar yang diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 1 sehari sebelumnya pun, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyebutkan bahwa Gontor bertahan dengan kuat menjunjung tinggi kegontorani nya, “Kamu punya jati diri, bina diri, harga diri, tahu diri akhirnya jaga diri, tahan diri. Maka selamat dunia akhirat. Kebalikannya, tidak punya jati diri, tidak bina diri, tidak tahu diri, ingin unjuk diri. Maka, tidak laku, akhirnya bunuh diri, gantung diri.” Ujar beliau dalam pidatonya.

Ujian diadakan sebagai tolak ukur pemahaman atas masa belajar yang sudah dilalui sebelumnya. Dan pula, ujian bagi para santriwati pun ujian bagi seluruh warga yang hidup di pondok. Gontor memang berdiri untuk mendidik generasinya, menjadi pendidik dimanapun berada. Karena bagaimanapun, seperti apa yang disebutkan oleh Trimurti, Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap kuajar, yang satu ini sama dengan seribu, kalaupun yang satu ini pun tidak ada, aku akan mengajar dunia degan pena.

 

Noorajavi

Ujian Lisan Akhir Tahun 1439 H

0

KMI Gontor Putri Kampus 3 sedang melaksanakan program semester  yaitu Ujian Lisan Akhir untuk siswi KMI kelas 1-5  yang dimulai dengan pengarahan bagi guru dan siswi akhir KMI pada Hari Selasa (03/04) dan pembagian tugas pada hari Rabu (04/04). Untuk Jumlah penguji dari guru bertotalkan 145 guru dengan perincian penguji Bahasa Arab 57 guru, penguji bahasa Inggris 44 Guru,  dan Al- Qur’an 44 Guru. Jumlah penguji dari siswi akhir KMI sebanyak 112 siswi dengan perincian penguji Bahasa Arab 32 siswi, Bahasa Ingris 32 siswi, dan Al- Qur’an 48 sisiwi yang menguji.

Siswi kelas 1-5 KMI yang mengikuti Ujian Lisan Akhir Tahun 1439 H berjumlahkan 2047 siswi yang bertempatkan digedung Al- Azhar dan Madinah. Untuk siswi yang tidak mendapatkan giliran untuk ujian diwajibkan untuk belajar ditempat-tempat yang telah ditentukan disetiap Angkatannya.

Selama 10 Hari Ujian Lisan ini berjalan dimulai dari hari Sabtu (07/04) hingga hari Selasa (17/04). Dalam waktu 10 hari ini Gontor melatih dan mengasah Mental santri dari ujian lisan. Alhamdulillah ujian lisan berjalan dengan lancar apa adanya, dan seluruh sisiwi dari kelas 1 – 5 bisa mengikuti ujian dengan baik. Tadzkiratul Aulia88