Home Blog Page 340

New Satelit Building akan Mengubah Pesona Selatan Gontor

0

Darussalam-Pembangunan Gontor terus berlanjut dari proyek satu ke proyek lainnya, dan bahkan sering mengerjakan beberapa proyek bangunan sekaligus. Saat ini setidaknya ada 3 proyek besar yang dikerjakan oleh Bagian Pembangunan PMDG, yaitu: Proyek menara, proyek Rumah Sakit, dan proyek Gedung Satelit. Salah satu proyek yang akan membawa perubahan besar nantinya adalah proyek Gedung Satelit. Gedung ini akan menggantikan kegunaan Gedung Al-Azhar sekarang, sebagai kawasan penerimaan tamu.

Proyek yang dimulai tahun lalu ini sudah 70% rampung. Masih akan ada penambahan beberapa ruang dan proses finishing lainnya. “New Satelit Building” nama sementara yang digunakan sampai nanti mendapat nama baru dari Pimpinan PMDG. Sampai saat ini, para pekerja sedang mempersiapkan pengecoran lantai 4 dengan menaikkan triplek-triplek dan besi cor. disamping itu, gedung satelit lama akan dihancurkan dan diratakan untuk tempat parkir tamu.

Gedung ini dapat menampung lebih dari 200 tamu untuk menginap. Untuk tamu yang hanya berkunjung tanpa menginap bisa sampai 400-an. Di tengah jajaran kamar tamu akan disediakan kantin sehingga para tamu tidak akan sulit mencari makanan, sama seperti konsep di gedung Al-Azhar. Dengan dibangunnya gedung New Satelit ini akan mengubah suasana selatan Gontor, sebelumnya sangat sepi karena hanya digunakan untuk kelas dan pemakaman, sekarang akan menjadi pusat kunjungan. Semoga semua pembangunan di Gontor berjalan lancar dan selesai sesuai harapan. AaRum

Prof. Ocky Kunjungi Pimpinan Gontor

0

Darussalam- Prof. Ocky Karna Radjasa, M.Sc. Ph.D., Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementrian Riset dan Pendidikan Perguruan Tinggi, kunjungi Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Selasa (9/1) pukul 06.30 Prof. Ocky tiba di kantor Pimpinan, disambut langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, K.H. Masyhudi Subari, M.A. (Direktur KMI), dan Al-Ustadz H. Imam Shobari (Ketua Yayasan) lalu berbincang-bincang

Orang Banyumas asli ini hadir di Gontor untuk mengisi Kuliah Umum tentang riset dan pengabdian masyarakat. Beliau mengatakan bahwa penting sekali bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan riset dan pengabdian masyarakat, beliau mendorong agar dua kegiatan ini ditingkatkan lagi secara intens. Kiai Hasan sangat mendukung saran tersebut, karena dengan penelitian-penelitian inilah universitas kita, Universitas Darussalam Gontor, bisa maju.

Saat ini Unida Gontor sedang mempersiapkan 2 guru besar, yaitu Al-Ustadz Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi. M.A.Ed., M.Phil dan Dr. H. Dihyatun Masqon, M.A. namun masih perlu ditambah publikasi lagi, begitu jelas lulusan Aquatic Biosciences Tokyo Daigaku ini.  Kunjungan berakhir pukul 07.30 WIB, dilanjutkan dengan berfoto bersama di depan kantor Pimpinan lalu bertolak ke Kampus Unida Gontor, Siman. AaRum

Konjen Jepang Kunjungi Gontor

0

Gontor – Wakil Direktur Jenderal Biro Kebijakan Luar Negeri Jepang, Mr. Fukumoto Shigenobu, mengadakan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). beliau bersama 3 rekan lainnya yaitu: Staf Kementerian Luar Negeri Jepang Mr. Sugata Sayuhiro dan Mr. Watanabe Yoshifumi, serta Konsulat Jendral Jepang di Surabaya, Mr. Okada Shinya Kamis (11/1), mereka tiba di kampus Gontor pukul 16.00 WIB dan langsung disambut oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan beserta ketua-ketua lembaga pondok. Kemudian mengadakan pertemuan di kantor Pimpinan.

Mr. Fukumoto menjelaskan bahwa kehadirannya beserta rombongan bertujuan untuk mengadakan kunjungan kehormatan dan bertukar pendapat dengan Pimpinan PMDG. Meskipun ia menyampaikan pertanyaan dengan Bahasa Jepang, perbincangan berjalan lancar, karena Mr. Sugata Sayuhiro mampu menguasai 2 bahasa sekaligus, ia mampu menterjemahkan semua penjelasan dengan baik.

Dalam perbincangan ini, Mr. Fukumoto menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pihak PMDG, diantaranya pola pendidikan, kurikulum, jumlah santri dan guru, serta kiprah para alumni Gontor di Indonesia. “Saya sangat berterimakasih kepada bapak-bapak sekalian atas semua jawaban yang jelas juga detail, nanti saya akan membawa hasil perbincangan ini ke Tokyo” Ujar Fukumoto.

Seusai pertemuan, diadakan sesi perfotoan bersama di depan Kantor Pimpinan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Solo, mereka berkeliling di sekitar pondok, melihat-lihat asrama dan ruang kelas para santri. Rakafadel

Menanamkan Jiwa Kepemimpinan, Gontor Adakan Seleksi Utusan Konsulat dan Gugus Depan

0

GONTOR–“Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti, siap memimpin dan siap dipimpin”, semboyan yang tidak asing di telinga para penghuni Darussalam. Semua santri dituntut untuk bisa memimpin dan dipimpin, yang memimpin, harus paham bagaimana memimpin, dan yang dipimpin juga harus mengerti bagaimana dipimpin.

Senin (8/1), seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berkumpul di Masjid Jami’ untuk menyimak pengarahan yang disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, selaku pimpinan PMDG. Pengarahan yang disampaikan berkaitan dengan pemilihan utusan dari tiap-tiap konsulat dan Gugus Depan yang di kemudian hari akan menjadi calon pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka.

Pemilihan utusan di setiap Gugus Depan diadakan pada siang hari, bertempat di zona yang sudah ditentukan oleh panitia. Setiap santri berhak memilih dua calon sebagai kandidat ketua Koordinator Gerakan Pramuka, setelah terpilihnya utusan dari setiap Gugus Depan, para kandidat tersebut akan dipilih kembali, hingga tersisa 10 orang saja yang nantinya akan dipilih langusung oleh Pimpinan PMDG sebagai formatir sekaligus Ketua Koordinator Gerakan Pramuka.

Tujuan diadakannya pergantian pengurus adalah untuk melanjutkan estafet kepengurusan organisasi dari siswa kelas 6 kepada siswa kelas 5 Kulliyatu-l Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Selain itu, agenda ini juga membentuk karakter pemimpin masa depan bagi mereka yang akan berkiprah di masyarakat, serta melahirkan para perwira cerdas, tegas, adil, dermawan dan bijaksana seperti Abu bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Umar bin Abdul Aziz, dan seperti pemimpin-pemimpin Islam lainnya. Muis

Rayon Aligarh Lantai 2 Raih Juara Umum Perlombaan Vocal Group Antarrayon 2018

0

KAMPUNG DAMAI – Pada hari Jum’at (5/1) lalu, rayon Aligarh Lantai 2 atau seringkali juga disebut dengan singkatan GBS (Gedung Baru Shigar), berhasil meraih predikat juara umum pada perlombaan Vocal Group antarrayon se-Darussalam tahun 2018, yang kurang lebih sebanyak 21 rayon juga ikut memeriahkan dan berpatisipasi dalam perlombaan kali ini.

Acara yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dipanitiai oleh santri-santri dari kelas 3 Intensif dan kelas 4 yang jumlahnya kurang lebih mencapai 127 orang dengan terbaginya tugas mereka dalam bidang masing-masing.

Perlombaan Vocal Group Antarrayon ini merupakan ajang ataupun sebuah kompetisi yang berguna untuk memacu imajinasi serta kreatifitas para pengurus rayon dan seluruh anggotanya yang sekaligus dapat meningkatkan jalinan ukhuwwah islamiyyah diantara mereka. “Secara tidak langsung acara ini mendidik santri tentang jiwa kekompakan dan kerjasama yang baik, selain itu pengurus rayon pun juga ikut terdidik dalam hal mengatur dan menyiapkan peforma bagi asramanya masing-masing”, ujar salah seorang pengurus rayon disela persiapan pentas rayonnya.

Sesi perfotoan para dewan juri dan perwakilan para pemenang dari masing-masing rayon sesaat setelah perlombaan selesai.
Sesi perfotoan para dewan juri dan perwakilan para pemenang dari masing-masing rayon sesaat setelah perlombaan selesai.

Lomba yang diselenggarakan dua kali dalam setahun ini selalu menjadi event yang paling dinanti-nantikan oleh banyak warga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), suara kekompakan nan-merdu yang terlantun dari setiap peserta lomba, serta sorak-sorai meriah pendukung setiap asrama menjadikan acara ini momentum spesial dan favorit setiap tahunnya.

Untuk kategori rayon santri shigar (setara anak SMP/MTS), selain rayon Aligarh Lt. 2 yang berhasil menjadi Juara I sekaligus meraih posisi Juara Umum, keluar sebagai Juara II dari rayon Wisma Hadi dan Juara III diberikan kepada rayon Syiria Lt. 2. Adapun untuk kategori rayon santri kibar (setara anak SMA/MA), Juara I diraih oleh rayon Palestina, serta rayon Syanggit dan rayon Saudi 3 Lt. 1, yang masing-masing secara berurutan mendapatkan Juara II dan III. biibmufassir

Kiai Hasan: Mari Kita Bangun Kembali Cinta kepada Rosulullah SAW

0

Tangerang-K.H. Hasan Abdullah Sahal hadiri undangan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mushola Annur, Ciledug, Tangerang. Sabtu (6/1) bertempat di kediaman keluarga besar K.H. Suaib Rizal (Alm) dimulai pukul 09.00 WIB. Acara ini dihadiri Kurang lebih oleh 1.000 orang, baik dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, juga anak-anak.

Dengan moto “Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Mari Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Jadikan Baginda Rasulullah SAW Sebagai Penutan Hidup Bermasyarakat”. Kiai Hasan mengisi selama 45 menit. Beliau mengajak jama’ah untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW, menjadikan beliau panutan dalam segala sisi kehidupan kita.

“Mari kita bangun kembali cinta kita kepada Rasulullah SAW, karena sekarang (cinta kita) dirusak oleh orang-orang lain, dibuat agar kita tidak cinta lagi kepada Rasulullah SAW. Curigai diri kita masing-masing, apa kita sudah cinta sama Rasul? Berapa kali kita bersholawat kepadanya sehari semalam?” Ajakan Kiai Hasan. Cinta Allah harus diikuti dengan cinta Rasul, begitulah perintah Allah. Jangankan cinta Rasul zaman sekarang malah ada yang mengajak untuk jauh dari ajaran Rasul, agama tidak usah dipakai dalam kehidupan, ini salah besar, tegas beliau.

Setelah kiai Hasan ada  pembicara lain yang ikut mengisi maulid ini, yaitu K.H. Zuhri Fauzi lalu ditutup dengan do’a oleh K.H. Hidayatullah Daj. Acara selesai pukul 12.15 WIB, dilanjutkan dengan ramah tamah di kediaman tuan rumah. AaRum

Kiai Hasan Hadiri Launching Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I)

0

Jakarta- K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) hadiri launching Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) Ahad (7/1) di Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami . P2I ini adalah organisasi yang didirikan oleh para praktisi pesantren yang terlibat langsung sebagai pengasuh pondok pesantren.

Sejarahnya, dulu dalam perkumpulan beberapa pimpinan/pengasuh pesantren pada 24 Oktober 2015 di PP Nurul Bayan Lombok Utara, mulai bergulir perlunya perhimpunan yang menyatukan para pengasuh pondok pesantren. Ide pembentukan perhimpunan ini muncul dalam diskusi beberapa pimpinan pesantren di Indonesia. Sebagai tindak lanjut ide tersebut pada pertemuan beberapa pengasuh pesantren tanggal 28 November 2015 bertempat di PP Darunnajah Jakarta dan ditindaklanjuti dengan rapat pada tanggal 4 Maret 2016 di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, didirikanlah Organisasi Pengasuh Pesantren Indonesia dengan nama Pengasuh Pesantren Indonesia disingkat P2I.

Kiai Hasan, sapaan akrab beliau, menjadi pembicara setelah pelantikan anggota P2I oleh Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin. Sebagai seorang senior pengasuh pondok, beliau diberi amanat untuk menjelaskan apa dan bagaimana harapan pondok pesantren (Ponpes) ke depannya. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Ponpes dibangun dengan 3 unsur: Keislaman, keilmuan, dan kemasyarakatan.

“Selama kita membina husnu dzon, dunia ini akan terbuka, tapi kalau kita selalu su’u dzon, dunia ini akan tertutup.” Terang Kiai Hasan. Karena Islam adalah Rahmatan Lil ‘Alamin lanjut beliau. Keistimewaan pesantren adalah sakralnya kehidupan dan barokah. Adanya amanatul ilmi (Amanat ilmu) akhirnya timbul ikramul ilmi wal ulama (penghormatan kepada ilmu dan ulama), yang kecil hormat kepada yang besar, yang besar sayang kepada yang kecil, inilah kehidupan barokah di pondok pesantren.

Selain Kiai Hasan, acara ini juga dihadiri oleh Irjen Pol Drs. H. Arkian Lubis, S.H., Jabatan Kakorbinmas Baharkam Polri, Ketua UKP PIP, Dr. Yudi Latif. Acara selesai pukul 12.30 WIB, dilanjutkan dengan ramah tamah. AaRum

Meningkatkan Intelektual Santriwati, Gontor Putri Kampus 5 Adakan Fathu-l-Kutub

0

KANDANGAN– Sabtu (6/1), K.H. Syamsul Hadi Abdan, salah satu Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), membuka secara langsung Fathu-l-Kutub kelas 5 di Gontor Putri (GP) Kampus 5. Bertempat di Aula Pertemuan GP Kampus 5 dan diikuti oleh 242 santriwati. Acara ini akan berlangsung selama lima hari, yakni dari hari Sabtu–Rabu (6–10/1).

Fathu-l-Kutub merupakan program tahunan Kulliyatu-l-Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI) yang diperuntukkan bagi kelas 5 dan kelas 6. Dalam program Fathul Kutub ini santriwati ditantang untuk dapat mempelajari, memahami, dan menguasai kitab kuning. Bagi kelas 5, Ini merupakan langkah awal penguasaan kitab kuning sebelum menghadapi Fathu-l-Kutub yang sesungguhnya di kelas 6.

K.H. Syamsul Hadi Abdan
K.H. Syamsul Hadi Abdan

“Hakikat santri Pondok Pesantren adalah belajar kitab kuning, yang mana di dalamnya terdapat sumber-sumber ilmu yang selama ini kita pelajari secara ringkas di Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah, dan acara Fathu-l-Kutub (kelas 5) ini bertujuan melihat kadar kemampuan santri dalam ilmu bahasa, terutama dalam ilmu Nahwu dan Shorf.” tutur K.H. Syamsul Hadi Abdan dalam sambutan beliau.

Sebelum para santriwati resmi melaksanakan Fathu-l-Kutub, mereka terlebih dahulu diberi pengarahan khusus tentang materi-materi yang akan dibahas dalam Fathu-l-Kutub, meliputi materi Tauhid, Aqidah, dan Fiqh. Selanjutnya, para santriwati akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang kemudian diberikan sebuah permasalahan yang harus didiskusikan untuk memperoleh konklusinya. Muis

Kembangkan Bakat Menulis, UNIDA Gontor Putri Undang Kiai Hasan Sebagai Narasumber

0

MANTINGAN-Dalam rangka mewujudkan universitas yang bermutu dan berarti, UNIDA Gontor Putri Kampus Mantingan mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan bakat serta menambah motivasi para mahasiswi dalam berbagai bidang; seperti seminar, workshop IELTS, kajian-kajian rutin, perlombaan dan lain sebagainnya.

Dan kemarin, baru saja diadakan seminar yang bertemakan “Inspirasi Menulis”. Yang narasumbernya tidak lain adalah Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal. Dari beliaulah berbagai ide dan kutipan inspiratif yang sarat akan nilai dan arti yang dalam. Ide dan kutipan tersebut beliau dapatkan dari kehidupan atau merupakan hasil belajar beliau dari kehidupan, yang kemudian disatukan dalam buku yang berjudul ‘allamatniy-l-hayah (kehidupan mengajarkanku) jilid 1 dan 2.

Seminar ini dilaksanakan tepatnya pada Hari Rabu (3/1) yang dihadiri oleh seluruh mahasiswi dan wisudawati Gontor Putri Kampus 1 yang berjumlah 433 peserta, bertempat di Aula Kulliyatu-l-Banat Gontor Putri Kampus 1. Acara ini, khusus diadakan sebagai bentuk motivasi inspiratif bagi mahasiswi UNIDA Gontor dalam menyebarkan kebenaran atau mendidik dengan tulisan. Tema seminar ini bukan hanya sebuah harapan, namun telah terbukti bahwa sang narasumber telah banya menginspirasi dalam menyebarkan manfaat tidak hanya dengan berpidato tetapi juga dengan menulis. Salah satu orang yang telah terinspirasi oleh beliau adalah KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I. (Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 1), dalam sambutannya pada seminar tersebut mengatakan bahwa dari sembilan buku yang telah beliau tulis, semuanya terinspirasi oleh ungkapan-ungkapan beliau dalam berbagai munasabah yang kemudian dicatat dan dikembangkan menjadi buku.

Dalam seminar ini, beliau mengatakan bahwa yang paling penting untuk dikatahui dalam menulis adalah “what for?”, hendaklah menulis digunakan untuk berjuang. Karena tulisan terkadang lebih  tajam daripada pembicaraan karena bisa direnungkan dan bisa masuk ke hati yang membaca.

Semoga seminar ini, menambah semangat dan menginspirasi para mahasiswi UNIDA dalam berjuang menyebarkan manfaat, salah satunya dengan menulis. Pearl.

Palestina Raih Puncak Pertama

0

GORDA – Rayon Palestina berhasil merebut gelar juara umum dalam perlombaan Vocal Group antar rayon tahun ini. Parlombaan yang digelar pada hari Jum’at (5/1) kemarin berlangsung sangat meriah karena semua rayon diDarussalam telah menampilkan kemampuan terbaik mereka. Bahkan jika pialanya ada sembilan, semua rayon berhak mendapatkannya berkat penampilan impresif mereka pada perlombaan ini.

Meski terkendala waktu yang mepet dan terbentur dengan acara Pekan Kreatifitas Santri yang akan digelar dua hari berselang, para santri dan anggota rayon tetap semangat menjalaninya. Waktu latihan yang hanya seminggu, dimulai dari Sabtu (30/12) minggu lalu hingga Kamis (4/1) seakan lebih dari cukup untuk bisa tampil dengan performa maksimal.

Salah satu penampilan dari rayon Al Azhar lantai satu
Salah satu penampilan dari rayon Al Azhar lantai satu

Bernyanyi merupakan kegiatan yang asyik dan menyenangkan. Tapi dengan Vocal Group ini, tidak hanya mencari kesenangan belaka. Semua santri dipupuk rasa kebersamaan dan kekompakan dalam ikatan Ukhwah Islamiyah selama proses latihan berlangsung. Berkat kebersamaan dan kekompakan serta rasa solidaritas dan kemauan yang keras inilah, semua rayon berhasil menampilkan performa yang maksimal dan memuaskan.

Berikut daftar pemenang perlombaan Vocal Group antar rayon 1439 H :

‎JUARA UMUM

Rayon Palestina

JUARA FAVORIT

Rayon Al Azhar Lt. 2

Juara 1 = Rayon Palestina

‎Juara 2 = Rayon Al Azhar Lt. 2

‎Juara 3 = Rayon Al Azhar Lt. 1

‎Harapan 1 = Rayon Aligarh

‎Harapan 2 = Rayon Makkah

‎Harapan 3 = Rayon Syanggit Lt. 2

– Koreography Terbaik : Rayon Palestina

– ‎Musikus Terbaik : Rayon Palestina

– ‎Guitarist Terbaik : Rayon Makkah, Laode 4 E

– ‎Drummer Terbaik : Rayon Makkah, Fahlevi 4 C

– ‎Ketipung Terbaik : Rayon Al Azhar Lt. 2 Syahrur Ridho 1 int

– ‎Kostum Terbaik : Rayon Al Azhar Lt. 1

Mengingat pesan pak Kyai, sebagai santri bukanlah kemenangan yang dicari, melainkan proses pendidikan yang terjadi didalamnya. Hadiah dan piala hanyalah bentuk apresiasi dari proses yang berjalan tadi.EmhaDit