Home Blog Page 366

Galeri Upacara Kemerdekaan RI ke-72

0

Gontor – Upacara Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 di Pondok Modern Darussalam Gontor, Kamis, 24 Dzulqo’dah 1438/17 Agusttus 2017.

Mensyukuri Kemerdekaan Republik Indonesia Ala Gontor

0

Gontor – 72 Tahun merupakan umur yang tidak muda lagi, umur yang sebenarnya sudah cukup untuk bersantai untuk menikmati buah perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Bangsa Indonesia tidak mendapatkan kata merdeka begitu saja. Sejarah yang panjang mewarnai proses kemerdekaan bangsa Indonesia hingga diproklamirkan dengan perebutan kekuasaan yang berdarah-darah melawan penjajah, maka penghargaan kepada para pahlawan-pahlawan harus kita junjung setinggi mungkin.

Pesantren merupakan benteng utama bangsa ini, pesantren menjadi pasukan terdepan dalam menentang penjajahan dan segala bentuk penindasan para penjajah, dan itu tidak dapat di nafikan dalam goresan tinta sejarah bangsa Indonesia.

Kamis, 17 Agustus 2017, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo turut mengadakan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk memaknai arti kemerdekaan. Acara apel tersebut dilaksanakan di lapangan sepakbola PMDG yang berada disebelah utara gedung Indonesia. Adapun peserta upacara kamis (17/8), seluruh santri kelas 1 hingga 6, dan seluruh guru-guru Pondok Modern Darussalam Gontor, turut hadir pula Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal dan KH. Syamsul Hadi Abdan di panggung kehormatan, sementara itu KH. Hasan Abdullah Sahal menjadi Inspektur Upacara dalam apel tersebut, dan dalam pidatonya, beliau memaparkan tentang makna kemerdekaan, “Kemerdekaan adalah sesuatu yang sangat berharga di dalam hati dan kehidupan manusia lahir bathin. Paling menyengsaraan manusia adalah pada saat manusia sedang di jajah, kesengsaraan tertinggi adalah saat dijajah, kaya dijajah tidak enak apalagi miskin juga tetap terjajah, sehat tidak enak dijajah apalagi sakit dijajah, maka KEMERDEKAAN adalah benar-benar hadiah dari Allah SWT, sakit semua orang apabila dijajah, maka kita semua harus mensyukuri nikmat kemerdekaan ini yang telah dibayar oleh para pendahulu (pahlawan) kita”.

Begitulah cara Gontor dalam mensyukuri kemerdekaan, dengan tetap berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan ummat serta bersatu membina bangsa.

 

Tulisan terkait:

Galeri Upacara Kemerdekaan RI ke-74 di PMDG

Puisi Kemerdekaan Karya Santri Gontor: Merah Putih Suci

Puisi Kemerdekaan: Di bawah Kibaran Merah Putih

Apel Tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor 3, Kediri

0

KEDIRI – Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PKA) Gontor 3 Kediri Darul Ma’rifat berlangsung meriah. Rabu pagi (9/8) Apel tahunan yang dilaksanakan di lapangan ini berjalan dengan lancar dan khidmat, ditambah dengan parade barisan dan tarian-tarian budaya indonesia, tarian yang ditampilkan tidak hanya tarian budaya dalam negri, melainkan tarian negeri tetangga, seperti tarian dari Negeri Gajah Putih Thailand.

PKA pada kali ini diapit oleh dua background raksasa dan didirikan di salahsatu sisinya panggung kehormatan membuat apel ini layaknya upacara kerajaan. Penampilan-penampilan karya anak bangsa  yang menghiasi apel menambah nilai keindahan PKA ini. Semua parade barisan rapi menunggu giliran, semua ikut andil dalam parade ini, dari santri-santri sampai guru dan mahasiswapun mengikuti acara ini, begitupula dengan aset aset pondok yang dihiasi dan disertakan dalam parade, dari mobil-mobil, motor, sepeda ontel sampai hewan ternakpun ikut meramikan parade ini.

Mereka dilatih sekitar dua minggu untuk tampil pada apel ini. Tidak ada yang boleh absen, karena semua yang bersangkutan dengan santri dan pondok modern  wajib mengikuti parade. Ini semua diadakan agar santri dan yang ada di PMDG tahu dan lebih mengenal apa itu pondok modern.

Setiap Gontor memiliki kelebihan mK.H. Hidayatullah Zaksyihasing-masing, seperti PMDG Kampus 3 Kediri ini, yang mashur dengan kelezatan susu sapi aslinya, yang di kelola oleh Asatid gontor 3 sendiri, “Sangat beruntung bisa menjadi santri Gontor 3.” Ujar Dr.H. Hidayatullah Zarkasyih, M.A. yang mewakili pimpinan PMDG dalam acara PKA ini. Beliau menyampaikan bahwa jumlah santri gontor 3 yang kurang lebih 1500 santri adalah jumlah yang ideal, tidak terlalu banyak, dan tidak terlalu sedikit. Rasa senag dan bangga menyelimuti hati, melihat santri-satri gontor 3 Darul Ma’rifat yang penuh dengan semangat mengikuti acara PKA tahun ini, ditambah dengan santri-santri yang berasal dari luar negri yang menjadi barisan terbaik dalam parade barisan, yang mana tahun-tahun sebeluamnya selalu menjadi barisan terburuk.Muis

Kapolda Jatim Kunjungi Gontor

0

GONTOR – Hari Kamis (3/8) Kapolda Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H. beserta rombongan berkunjung ke Gontor. Kunjungan yang bertujuan untuk menyambung silaturahim dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) ini dilaksanakan bertepatan dengan adanya kunjungan kerja Kapolda ke wilayah Madiun dan sekitarnya. Pertemuan diadakan di kantor pimpinan PMDG pada pukul 15.30 WIB. Rombongan yang berjumlah 7 orang dari Polda Jatim disambut oleh Pimpinan PMDG beserta ketua lembaga tinggi Gontor.

            Dalam pertemuan ini, Kapolda aatim menyampaikan apresiasinya kepada Gontor yang telah membina generasi muda dalam ilmu maupun akhlak. Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia telah berada pada darurat narkoba, maka peran lembaga pendidikan sangatlah penting dalam ikut menanggulangi permasalahan bangsa tersebut. Di akhir, Kapolda memohon doa kepada Bapak Pimpinan agar senantiasa diberi kekuatan dan kelancaran dalam mengemban amanatnya sebagai pengaman dan penegak hukum di masyarakat.

Kiai Hasan Abdullah Sahal Sedang Memanjatkan Doa
Kiai Hasan Abdullah Sahal Sedang Memanjatkan Doa

Semoga dengan terjalinnya silaturahim antara aparat negara dengan lembaga-lembaga pendidikan, khususnya pesantren, tidak ada lagi stigma negatif terhadap pendidikan islam berbasis asrama (pesantren), yang telah ada semenjak berabad-abad yang lalu dan turut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.brada

Persiapan Panggung Drama Arena 592

0

Gontor – Pagi ini Gontor terlihat cerah sebagaimana beberapa hari sebelumnya, aktifitas belajar mengajar tetap terlihat santri, guru juga terlihat berlalu lalang di depan Balai Pertemuan Pondok Moder (BPPM) maupun disekitar gedung Saudi 6.

Pemandangan memang sedikit berbeda di depan bagian timur (BPPM), dimana disana terlihat sebuah panggung besar dengan tinggi sekitar 15 meter dan lebar sekitar 23 meter dan terlihat Guru pembimbing Drama Arena (DA) Kelas 5 sekitar 10 orang dan terlihat pula santri kelas 5 sebanyak 100 orang yg di izinkan untuk bekerja menata panggung, Sound System, panggung operator dan juri, lighting dan lain sebagainya.

Salah satu Staf pengasuhan ust. Hammas menuturkan, “ada sekitar 10 orang pembimbing Drama Arena dan Panggung Gembira yang di izinkan untuk tidak mengajar dan juga ada sekitar 100 orang santri kelas 5 yang juga di izinkan untuk tidak masuk kelas guna menyukseskan acara DA tersebut”.

Drama Arena dan Panggung Gembira merupakan even tahunan yang selalu di selenggarakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor dan merupakan rangkaian dari pekan perkenalan Khutbatul Arsy untuk santri baru, agar mereka semua mengenal dan memahami bahwasannya banyak ditemukan pelajaran kurikuler dan ekstra kurikuler di Pondok yang dapat di ikuti.

Apel Tahunan Perdana di UNIDA Gontor

0

Siman – Selasa (15/8) Untuk pertama kalinya, Universitas Darussalam (UNIDA) menggelar Apel Tahunan Khutbatul Arsy’ di Kampus Siman Ponorogo, acara ini merupakan acara perdana bagi seluruh mahasiswa dan para dosen UNIDA.

Keadaan yang baru, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini para mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, namun menjadi penyelenggara yang sekaligus berperan aktif dalam mensukseskan acara Apel tahunan ini.

Ketua Badan Wakaf Drs. KH Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed, Rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., ketua-ketua lembaga, para Dekan, dan para dosen baik luar maupun dalam ikut hadir dalam acara Apel Tahunan ini.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal berkesempatan menjadi Inspektur upacara dalam PKA UNIDA (15/8). Bermottokan, “Gontor mencerdaskan kehidupan umat, bersatu membina bangsa” apel tahunan UNIDA berjalan penuh khidmat. Seluruh peserta apel menyimak pidato pimpinan dengan penuh seksama.

Acara ini berlansung sejak pukul 07.00 hingga pukul 10.10 WIB, dimulai dengan upacara pengibaran bendera, Pidato Pimpinan PMDG, penampilan-penampilan, hingga parade barisan.

Para mahasiswa mampu menyuguhkan penampilan yang luar biasa dihadapan para tamu undangan yang hadir, tangisan haru menyelimuti sanubari para petinggi pondok, tak terkecuali Bapak rektor yang selalu meneteskan air mata, tanda bangga dan haru akan penampilan para mahasiswa dalam Apel Tahunan Khutbatul Arsy yang diselenggarakan oleh UNIDA ini.

“Jadi semboyan kita, bahwa kualitas oke, tapi kita tidak meninggalkan formalitas, itu selalu kita tekankan, akademis oke non akademis juga oke, buktinya terlihat penampilan hari ini adalah prima” Tutur Rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. rafa

 

Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Hadiri Apel Tahunan Gontor Kampus 9

0

Kalianda – Pada hari Senin, (31/7) lalu diadakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 9 Kalianda, Lampung. Acara ini dihadiri oleh Rektor UNIDA Gontor (Universitas Darussalam) Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dan Al-Ustadz Sunan Autad Sarjana, Lc. Beliau berdua sebagai utusan Pimpinan dalam rangka Apel Tahunan di PMDG Kampus 9.

Tahun ini, Gontor 9 mengangkat semboyan “Gontor Mencerdaskan Kehidupan Umat, Bersatu membangun Bangsa” sebagai tema PKA. Dengan santrinya yang berjumlah 585 orang, mereka berkolaborasi dalam memeriahkan Apel Tahunan tahun ini, dalam kesempatan ini, Gontor 9 unjuk gigi melalui penampilan-penampilan memukau para santri yang meliputi Alulan Bahana Gontor, Reog Ponorogo, Tari Malulo, Tari Bedana, Perbeda (Persatuan Bela Diri Darussalam), Persada (Persatuan Senam Darussalam), dan DBBG (Darussalam Body Building Gymnasium).

Acara yang dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak I yang disampaikan langsung oleh Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Beliau memaparkan sejelas-jelasnya segala hal terkait pondok agar para santri memahami totalitas pendidikan di Gontor dengan sebaik-baiknya.ahsypka g9

Kiai Hasan: Pondok Gontor Milik Umat Islam Sedunia

0

Gontor – Pada hari Senin (7/8) lalu, dalam lanjutan Kuliah Umum Babak IV, K.H. Hasan Abdullah menegaskan dalam pidatonya, “Pondok ini, pondoknya seluruh Umat Islam seluruh dunia, bukan pondoknya tokoh masyarakat, bukan pondoknya perusahaan, bukan pondoknya UNESCO.” pesan beliau kepada selukuliah umummiliki ide dan nilai, idenya adalah mendidik umat, nilai-nilainya adalah Panca Jiwa, tidak boleh diubah, tidak boleh diganti.” Lanjut beliau dalam pidatonya.

Acara yang berlangsung di BPPM (Balai Pertemuan Pondok Modern) ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Ketua Lembaga Tinggi, Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur KMI dari kampus-kampus Gontor, beserta seluruh santri dan guru PMDG.

Tujuan diadakannya Kuliah Umum ini adalah sebagai perpeloncoan bagi seluruh santri dan guru. Agar semua dapat mengerti dan paham apa Pondok Modern itu, siapa yang punya, apa isinya, dan apa tujuannya.ahsy

Kyai Hasan Hadiri Reuni Angkatan 1978

0
Suasana Hangat Kiai Hasan bersama Kiai Hidayat
Suasana Hangat Kiai Hasan bersama Kiai Hidayat

Pandaan- K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri reuni alumni angkatan 1978. Reuni ini diadakan di daerah Pandaan, tepatnya di hotel Tretes View Convention. Ini adalah reuni kedua yang mana reuni sebelumnya diadakan di Banten. Diantara alumni 1978 ini adalah K.H. Masyhudi Subari, M.A. Direktur KMI dan K.H. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR. Acara dimulai dari hari Selasa–Kamis (25-27/8) dan puncaknya adalah pertemuan dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada hari Kamis malam (27/8). Pertemuan dimulai pukul 20.30 WIB dengan sambutan ketua panitia reuni dan ketua angkatan.

Angkatan yang diberi nama Tovasa 78 (Thalabatu Faslu Sadis) ini mengangkat tema “Reuni Menuju Berkah”. Seluruhnya alumni Tovasa berjumlah 126 orang, dan sudah 14 orang dari mereka yang wafat. Angkatan ini adalah angkatan yang perdana memberikan nama angkatan juga menjadi Panitia Peringatan 50 Tahun Gontor. Dalam reuni ini mereka bernostalgia tentang masa-masa belajar di Gontor. Termasuk pahit-manisnya mondok di Gontor.

Dalam pertemuan ini Kiai Hasan memberikan nasehat dan arahan. Beliau berpesan agar selalu bersyukur dengan segala nikmat yang ada, menjaga ukhuwwah di antara alumni, mengedepankan pendidikan untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya diteruskan dengan dialog bersama Pak Hidayat tentang masalah-masalah terkini di Indonesia.  AaRum

PKA Tahun Ini Istimewa; “Buka mata, buka telinga, buka hati dan akal pikiran.”

0

Ahad 13 Agustus 2017 lalu,  telah diadakan upacara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 dan 2. PKA merupakan kegiatan yang hukumnya wajib di Gontor, maka dari itu setiap tahun acara ini dilaksanakan disetiap kampus Gontor pusat maupun cabang. Pekan Perkenalan ini dimeriahkan dengan rentetan acara-acara sebelum dan sesudahnya, seperti Pekan Olaharaga Darussalam (POD), haflah wuddiyah, LPG/TPi (Lomba Perkemahan Galang/Tegak Putri), Pelangi Antar Nusa (PAN), Drama Arena maupun Panggung Gembira. Meskipun PKA rutin diadakan setiap tahun, namun PKA bukan sekedar rutinitas. PKA mengandung arti dan manfaat yang luar biasa bagi segenap penduduk Pondok Modern Darussalam Gontor, karena PKA memahamkan segenap santri dan guru-guru tentang bagaimana Pondoknya, apa tujuannya, bagaimana dinamikanya, apa prinsipnya, siapa saja yang ada didalamnya, bahkan bagaimana sejarahnya.

Pengibaran Bendera Upara PKA
Pengibaran Bendera Upacara PKA

Apel tahunan PKA diadakan dilapangan depan audiatorium Pondok Modern Darussalam Gontor Putri kampus 1, diikuti oleh seluruh santriwati PMDG Putri kampus 1 dan 2 serta segenap guru dan tamu undangan. Acara berangsung dengan khidmat dengan dukungan cuaca yang cerah dan penampilan para petugas upacara yang optimal, tentunya setalah persiapan yang matang. Begitupun pada akhir-akhir acara ini lebih meriah lagi dengan penampilan atraksi-atraksi oleh para santri, mulai dari penampilan MBGND (Mercing Band Gema Nada Darussalam, atraksi pramuka (388 santriwati), senam kreasi (360 santriwati), dan yang terakhir yaitu tari masal (260 santriwati). Penampilan-penampilan tersebut disajikan dengan berbagai inovasi baru yang sarat akan kreativitas, mulai dari kostum, gerakan, musik hingga formasinya.

Khutbatu-l-‘Arsy tahun ini berbeda karena pada tahun ini kita semua menyongsong 1 abad Pondok Modern Darussalam Gontor. KH. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan agar momen ini dapat kita jadikan sebagai momen untuk memperdalam pemahaman kita terhadap pondok, meningkatkan perhatian kita terhadap dinamika pondok yang dahulu dan sekarang serta inovasi apa yang akan kita adakan untuk pondok dimasa akan datang. Dalam hal ini beliau mengatakan bahwa perjalan Gontor –meskipun telah mengalami dinamika yang panjang- sebenarnya masih sangat panjang; masih belum ada apa-apanya dengan yang dicita-citakan Trimurti pendiri Pondok.

Senam Kreasi Gontor Putri
Senam Kreasi Gontor Putri

Tahun ini semakin istimewa karena tahun ini merupakan tahun pertama dimana Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy diikuti oleh 6.100 peserta yang terdiri dari guru-guru, mahasiswa serta santri-santri dari Gontor Putri kampus 1 dan 2, begitulah yang dikatakan  oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Putri Kampus 1 KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam sambutannya pada Kuliah Umum Babak I (13/08) di auditorium Gontor Putri Kampus 1.

Sebagaimana yang beliau katakan, “Buka mata, buka telinga, buka hati dan akal pikiran”. KH. Hasan Abdullah Sahal menghimbau pada segenap peserta PKA baik guru-guru, mahasiswi, maupun santriwati untuk tetap fokus dalam mengikuti kuliah umum. Jangan sampai ada unsur istigna’ (merasa tidak butuh) apalagi istikhfaaf (menganggap remeh) terhadap Khutbatu-l-‘Arsy ini. Hal ini mengisyarakatkan betapa sakralnya acara tersebut.pearl.