Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 melaksanakan sholat Ied bersama di Lapangan Hijau pada pukul 06.30 WIB, tepat pada hari Senin (12/09) yang diimami oleh Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Aris Helmi Hulaimi,S.Th.I dan khatib yang disampaikan oleh Al-Ustadz Sukamto,S.Ag.
Selepas sholat, Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Aris Helmi Hulaimi,S.Th.I menyampaikan kesyukuran yang luar biasa terhadap Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan kepada umat-Nya. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih di Gontor Putri Kampus 3 sejumlah 14 ekor sapi dan 24 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari Guru Senior, Mahasiswi, Santri dan juga Wali Santri.
Penyembelihan kali ini dilaksanakan seperti biasa, depan Auditorium Putri Kampus 3. Acara berjalan lancar, selain diramaikan oleh penyembelihan hewan kurban, Idul Adha Putri Kampus 3 bertambah semarak dengan adanya Gebyar Idul Adha yang berlangsung di dalam Auditorium dengan acara Vocal Group antar Marhalah dan Fashion Show antarrayon. Dengan ini para santri dapat menikmati Lebaran Hari Raya Idul Adha mereka di Pondok meskipun jauh dari keluarganya. Aisyah Almukaromah
Gontor Putri Kampus 3 Sembelih 38 Hewan Kurban
Gontor Didik Calon Singa-Singa Podium
Gontor-Setelah rentetan peringatan 90 tahun, Pondok Modern Darussalam Gontor tidak berhenti dari kegiatan-kegiatan tahunannya, pasca penyambutan Presiden RI di Gontor siswa kelas 3 Int dan Kelas 4 langsung bergerak mempersiapkan Public Speaking Contest atau lomba pidato. Acara ini bertujuan mendidik santri agar bisa menjadi orator-orator handal bagai singa podium. Kepanitiaan ini dibagi menjadi panitia umum dan panitia zone, panitia umum mengoordinir panitia zone yang berjumlah 10. Dan panitia zone yang menjadi tempat lomba pidato santri.
Peserta acara ini variatif, diambil dari kelas 1 sampai kelas 4, setiap zone diikuti oleh 6 sampai 7 santri. Lomba ini dibagi menjadi 2 tahap, yang pertama yaitu lomba pidato berbahasa Indonesia pada Kamis (15/09), dan tahap kedua lomba pidato berbahasa Arab dan Inggris pada Kamis (22/09). Lomba pidato ini di bawah pengawasan Bagian Pengajaran OPPM, sebagai tindak lanjut dari muhadhoroh mingguan untuk mencari bakat santri dalam berbicara di depan umum.
Untuk menyemangati panitia zone, pembimbing dari staf Pengasuhan Santri mengadakan penilaian zona-zona lomba tersebut, bagi yang memberikan kepanitiaan yang terbaik dijadikan the best zone. Akhirnya zone 9 yang keluar sebagai yang terbaik dengan mengambil tema Chinese, diketuai oleh Atsir Muhammad Salman dari Malang.
Setiap peserta dari zone akan diambil 1 pemenang untuk lanjut ke babak selanjutnya, yaitu lomba pidato umum di Balai Pertemuan. Seluruh santri baru akan melihat penampilan mereka dan di akhir acara akan ditentukan siapa yang terbaik dari yang terbaik. AaRum

Olimpiade Sains 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
GONTOR–Dalam memeriahkan kesyukuran 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, diadakanlah kegiatan-kegiatan yang melibatkan seluruh santri, guru, warga sekitar, bahkan santri pondok-pondok alumni se-Indonesia. Olympiade sains pun menjadi salah satu perlombaan bergengsi antar pondok untuk memupuk ukhuwah islamiyah, serta membuktikan bahwa santri tidak hanya ahli dalam bidang keagamaannya tapi juga ahli dalam bidang sains.
Olimpiade sains digelar pada Ahad sampai Kamis, 21- 25 Agustus 2016, diikuti oleh 19 kontingen dari pondok yang berbeda. Dengan hadirnya santri dengan karakteristik yang berbeda, mental juara santri pun menjadi bekal utama yang harus dipersiapkan dalam mengikuti kompetisi ini. Ketangkasan, kecerdasan, kecepatan, dan kreativitas para peserta akan turut diuji dalam mengikuti setiap perlombaan pada Olimpiade Sains ini.
Adapun perlombaan yang diadakan pada olympiade sains ini adalah sebagai berikut :
- Olimpiade Matematika
- Debat Bahasa Arab
- Debat Bahasa Inggris
- Karya Tulis Ilmiah Bahasa Arab
- Karya Tulis Ilmiah Bahasa Inggris
- Robotika Maze Solving
- Robotika Line Follower
- Roket Air Ketepatan Sasaran
- Roket Air Variasi
- Science Invention
- Master of Science
- Cerdas Cermat
Raut wajah para peserta yang menggambarkan tawa canda, sedih, riang gembira nampak menghiasi jalannya perlombaan, menandakan keseriusan para peserta dalam mengikuti perlombaan ini. Menang kalah itu biasa, yang terpenting adalah pengalaman yang didapatkan dari event yang berharga ini. Maka “Experience is the best teacher” yang menjadi filsafat gontor ini, adalah guru yang paling tepat untuk terus meningkatkan potensi pada diri tiap-tiap santri.
Pondok yang berhasil meraih Juara Umum pada Olimpiade Sains ini adalah Pondok Pesantren Modern Daar El-Qolam Gintung Banten dan yang keluar sebagai Juara Favorit adalah Pondok Pesantren La Tansa. rosikh
Mahadasa, Gali Potensi Mahasiswa
DARUSSALAM – Mahadasa Show 2016, sebagai salah satu rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang dilaksanakan pada hari Jum’at (05/8) lalu berlangsung meriah. Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) ini merupakan kegiatan tahunan PMDG yang ditujukan untuk menggali potensi diri para mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA).
Acara ini dihadiri oleh bapak Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan beberapa ketua Lembaga PMDG. Acara ini diikuti oleh Mahasiswa UNIDA yang menyajikan beberapa acara diantaranya; Asphocoustic, Ansyada, Soneta, KMI Team, Mahadasa Band, Dream Team, The Bankers, Revolution of Hindustan, Dimensi Band, Tron, GTA, Hikayat Pribumi dan Pertiwi, dan Magnetic Band.
Dengan bermotokan “Lestarikan Budaya Bangsa, Tegakkan Nilai Islami”, serta konsep background yang menarik, Mahadasa Show tahun ini, mampu mencuri hati para pemirsa dari kalangan mahasiswa, santri, tamu, dosen serta guru-guru senior yang hadir ketika acara berlangsung.sahir88
Bakti Sosial: Pengamalan Tridarma Universitas
SLAHUNG–Sebagai perwujudan salah satu Tridarma Universitas yaitu Kemasyarakatan dan di tengah padatnya kegiatan PMDG khususnya Peringatan 90 Tahun Gontor, Gontor tidak mengesampingkan kegiatan yang sudah menjadi rutinitas wajib setiap tahunnya, salah satu dari kegiatan tersebut adalah Bakti Sosial (BAKSOS) kepada masyarakat yang kali ini bertempat di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang dilaksanakan menjelang hari raya Idul Adha ini berpanitiakan mahasiswa guru khususnya semester 5 yang berjumlah 47 orang dan mahasiswa semester 1 sejumlah 125 orang sebagai pesertanya.
Dimulai dengan acara pelepasan peserta pada Sabtu Siang (10/9) oleh Pimpinan PMDG, kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan menuju lokasi Bakti Sosial hingga hari Senin (12/9). Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi sekian pos dengan jumlah masing-masing peserta tiap posnya 10-15 mahasiswa. Setiap kelompok yang mewakili suatu dusun di desa tersebut harus mampu mengadakan kegiatan sosial, bisa berupa penyuluhan, bantuan, ataupun pengajaran.
Menjelang akhir dari acara tersebut, diadakan suatu pentas sederhana dengan peserta masyarakat sekitar dari lokasi Bakti Sosial tersebut. Acara-acara yang dipentaskan berupa tarian, paduan musik, puisi dan beragam acara lainnya. Diharapkan rangkaian kegiatan Bakti Sosial ini mampu membangun mainset masyarakat dan menggairahkan mereka dalam hidup masing-masing, serta memperkuat silaturrahim antara pihak Gontor dan masyarakat Ponorogo. sand88
Gontor Sembelih 539 Ekor Hewan Qurban
DARUSSALAM-Senada dengan firman Allah SWT dalam kitab-Nya di Surat Al-Kautsar yang menjelaskan tentang perintah untuk menyembelih hewan qurban, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang berdiri di atas dan untuk semua golongan telah menyelenggarakannya pada Sabtu (4/10) tepat setelah mendirikan shalat Idul Adha secara berjama’ah pagi itu hingga tiga hari berikutnya. Suasana yang melibatkan seluruh guru senior dan dibantu oleh panitia dari siswa akhir dalam pelaksanaannya tersebut berfungsi untuk penanaman nilai dan jiwa Gontori yang harus dimiliki oleh seluruh komponen dari berbagai segi. Selain itu, pembudayaan sikap kebersamaan dan gotong royong dapat terlaksana dengan baik di dalamnya.
Tahun ini, Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat dan Cabang menyembelih sebanyak 539 hewan qurban dengan rincian sebagai berikut :
| DATA HEWAN QURBAN KAMPUS PUSAT DAN CABANG | |||
| NO | PONDOK | HEWAN KURBAN | |
| SAPI | KAMBING | ||
| 1 | PMDG Kampus Pusat | 21 | 37 |
| 2 | PMDG Kampus 2 | 26 | 16 |
| 3 | PMDG Kampus 3 | 21 | 25 |
| 4 | PMDG Kampus 5 | 10 | 13 |
| 5 | PMDG Kampus 6 | 15 | 25 |
| 6 | PMDG Kampus 7 | 10 | 1 |
| 7 | PMDG Kampus 8 | 1 | 11 |
| 8 | PMDG Kampus 9 | 11 | 12 |
| 9 | PMDG Kampus 10 | 9 | 4 |
| 10 | PMDG Kampus 11 | 2 | 1 |
| 11 | PMDG Kampus 12 | 4 | 10 |
| 12 | PMDG Kampus 13 | 3 | 4 |
| 13 | PMDG Kampus 14 | 3 | 6 |
| 14 | PMDG Putri Kampus 1 | 25 | 65 |
| 15 | PMDG Putri Kampus 2 | 8 | 18 |
| 16 | PMDG Putri Kampus 3 | 16 | 38 |
| 17 | PMDG Putri Kampus 4 | 7 | 4 |
| 18 | PMDG Putri Kampus 5 | 16 | 13 |
| 19 | PMDG Putri Kampus 6 | 4 | 5 |
| 20 | PMDG Putri Kampus 7 | 12 | 7 |
| JUMLAH KESELURUHAN | 224 | 315 | |
Adapun pendistribusian daging hewan kurban PMDG, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, mencangkup keluarga pondok, masyarakat sekitar, desa Baksos, daerah binaan Pimpinan PMDG, dsb, termasuk beberapa institusi yang mengajukan proposal ke PMDG. fahmi
Ulangan Umum Pertengahan Tahun Pasca Kesyukuran 90 Tahun PMDG
DARUSSALAM – Acara demi acara yang meramaikan kesyukuran 90 tahun PMDG akhirnya terlaksana sudah, Resepsi Kesyukuran 90 tahun yang diselenggarakan hari Senin (19/9) itu pun menjadi puncak dari rentetan kegiatan ini. Sudah tiba waktu dimana, santri harus kembali mengasah otak mereka dengan pelajaran-pelajaran di dalam kelas untuk menghadapi ulangan umum pada pertengahan tahun, yang sengaja diadakan tepat 5 hari setelah Rresepsi Kesyukuran 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
Sabtu (24/9) pagi, ulangan Umum pertengahan tahun dimulai, diikuti oleh seluruh santri Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah dari kelas 1 hingga kelas 6 juga para wali kelas dan asatidz, yang dengan keikhlasan hatinya menemani mereka di tiap-tiap ruangan ujian. Ini adalah salah satu upaya yang dilakukan Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah untuk menguji dan meningkatkan akademis belajar santri dalam pertengahan tahun ini.
Setelah para santri mengetahui hasil ulangan umum ini, mereka akan tahu sampai mana pemahaman mereka dalam menguasai pelajaran, dan para asatidz bisa dengan segera memperbaiki pelajaran yang hasilnya kurang memuaskan. Filsafat gontor mengatakan, ”Even the best can be improved”, meskipun hasil sudah membuktikan tapi semua itu masih dapat ditingkatkan. rosikh
Hari Raya Qurban, Momen Berbagi Kebahagiaan
KAMPUS 2 – Berlalu sudah hari idul adha 1437 H, hari yang jatuh pada Senin (12/9) lalu tentunya turut dirayakan oleh umat muslim diseluruh dunia. Tidak jauh berbeda dengan hari idul adha sebelumnya, seluruh penghuni Darussalam Gontor Kampus 2 pun turut merayakan hari raya idul adha dengan perasaan suka cita. Hari yang dimulai dengan sholat ied itu kemudian disusul oleh 2 agenda rutinitas pondok pada tiap tahunnya, yaitu Penyembelihan Hewan Qurban dan Vokal Grup antar kelas.

Hari Raya Qurban merupakan momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama umat muslim yang membutuhkan. Alhamdulillah untuk persiapan Ibadah Qurban, Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2 memperoleh hewan qurban sebanyak 26 Sapi dan 20 Kambing, sementara uang yang terkumpul pada tahun ini mencapai Rp. 570.327.700,00. Adapun hewan – hewan tersebut didapatkan dari qurban dan sedekah para santri melalui perantara panitia qurban yang telah dibentuk jauh hari guna mempersiapkan segala kebutuhan ketika hari raya Idul Adha.
“Adapun distribusi daging qurban, selain dimasak dipondok, ada juga yang dikirim ke dusun-dusun masyarakat sekitar pondok seperti dusun Majasem, Pandan Derek, Bantaran, Grenteng dan guru – guru senior yang berada di luar Kampus Gontor 2.” Ungkap Sarbani selaku panitia qurban 1437 H.
Menurutnya pula, sedikitnya ada 10.124 kepala keluarga yang menerima daging qurban dari Gontor 2. Dalam pendistribusian ini sudah dikoordinir sebelum datangnya hari Idul Adha melalui ketua – ketua RT yang ada disekitar pondok.
Berlalunya Hari Idul Adha mendatangkan banyak pelajaran bagi Guru dan Santri di Gontor 2, selain belajar untuk berqurban, mereka juga diajarkan secara langsung tentang bagaimana proses pelaksanaan penyembelihan hewan qurban dalam kepanitiaan yang mereka jalani. Hal ini merupakan bekal yang berarti ketika mereka berkiprah dimasyarakat nanti.amal
Bedah Buku Karya Alumni: Langkah Warisi Nilai-nilai Perjuangan
DARUSSALAM–(2/9) Merupakan salah satu cara untuk wujudkan motto Peringatan 90 Tahun Gontor, yaitu pewarisan nilai-nilai perjuangan, Gontor mengadakan acara Bedah Buku Karya Alumni yang merupakan bagian dari rentetan Peringatan 90 Tahun Gontor khususnya kegiatan IKPM. Acara yang dibuka langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal ini bertemakan “Menggali nilai-nilai Gontori”, bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern, serta dihadiri oleh sejumlah guru, alumni, dan sebagian santri Gontor.
Adapun narasumber yang didatangkan yaitu, H. Ahmad Suharto, M.Pd., dengan karyanya Senarai Kearifan Gontory, Ayat-ayat Perjuangan, dan Menggali Mutiara Perjuangan; M. Husein Sanusi, dkk dengan karyanya Trimurti: Menelusuri Jejak Sintesa dan Geneologi Berdirinya PMDG.; dan Dr. M. Ihsan Dacholfany dengan karyanya Pendidikan Karakter Belajar Ala Pesantren Gontor.
Diharapkan dengan acara tersebut, segenap santri dan alumni Gontor dapat menggali nilai-nilai perjuangan yang ada di pondok melalui media buku-buku yang ditulis oleh para alumni Gontor. Selain itu, kegiatan ini kerap menumbuhkan jiwa-jiwa yang cinta akan nilai-nilai Gontori. sand88
Sebelum Pentas, Cak Nun dan Kiai Kanjeng Gelar Workshop di Gontor
GONTOR–Sebelum menggelar pentas pada Rabu (31/8) malam, Emha Ainun Najib, yang lebih akrab disapa Cak Nun, beserta Kiai Kanjeng, menggelar Workshop kepada para santri di Pondok Modern Darussalam Gontor. Workshop yang digelar dua sesi tersebut diikuti oleh puluhan santri Gontor di Aula Rabithah Gontor pada Selasa (30/8) pagi.
Dalam pelatihan tersebut, Panitia membagi seluruh peserta sesuai minat dan bakat masing-masing santri. Yakni dibagi ke Workshop dalam bidang Kepemimpinan, Workshop dalam bidang Puisi, dan Workshop dalam bidang Musik Islami. Untuk Workshop Kepemimpinan yang di gelar di dalam aula Rabithah, Cak Nun sendiri yang menyampaikan kepada para peserta acara. Adapun mentor pada dua Workshop lainnya yang digelar di ruang kelas gedung Rabithah lantai 1, adalah Tim Kiai Kanjeng yang ahli dalam bidangnya masing-masing.
Workshop tersebut digelar dalam dua sesi, yaitu Selasa pagi dan siang. Dengan harapan, usai workshop tersebut, para santri mampu menggelar pagelaran puisi dan musik berkelas semacam pementasan Kiai Kanjenag di berbagai tempat. Selain itu juga agar para santri dapat belajar banyak dari Cak Nun yang juga pernah mengenyam pendidikan di Gontor dan kini menjadi budayawan dan tokoh nasional. binhadjid