Diawali dengan lomba tarik tambang sebagai pembuka pesta sepekan tersebut pada hari Sabtu, 23 Februari 2013. Kemudian dilanjutkan dengan lomba-lomba lainnya seperti pecah air, beautiful monkey, Abu Nawas poem, nasyid, estafet kelereng, sumpit pilus, snow white, to be millioner, Miss Gorda, Pidato internasional, hadrah, balap sarung, pop singer, dan lainnya yang dilombakan pada hari-hari setelahnya.
Pimpinan Pondok Kunjungi Acara Silaturrahim Ulama di Banten
BANTEN–Pondok Pesantren La-Tansa, Lebak, Banten mengadakan acara Silaturrahim Ulama se-Banten. Pondok pesantren yang merupakan salah satu Pondok Alumni Gontor ini pun mengundang Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor untuk menghadiri acara sekaligus memberikan sambutan pada acara ini.
Acara yang digelar pada hari Ahad (17/3) ini juga mengundang Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec., selaku pembicara pada materi “Peran Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Ekonomi Syariah di Banten”.
Acara yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok se-Kota Banten ini diawali dengan sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantren La-Tansa, K.H. Adrian Mafatihullah Karim, M.A. kemudian dilanjutkan dengan sambutan tentang kepesantrenan dari K.H. Hasan Abdullah Sahal, selaku Pimpinan PMDG.
Adapun dalam sambutannya, beliau menekankan kepada nilai-nilai Islami yang harus ditanamkan kepada semua Pesantren. “Pesantren merupakan Lembaga pendidikan kehidupan yang Islami, sesuai dengan ijtihad Kyai-nya masing-masing,” tutur K.H. Hasan Abdullah Sahal. Beliau juga menjelaskan tentang tipologi kyai dan tipologi pesantren. fei
Alumni ’93 Gelar Reuni Akbar
GONTOR – Guna mempererat tali silaturahim antara para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), khususnya tahun 1993, maka beberapa alumni angkatan tersebut di luar dan di dalam PMDG menggelar Acara Reuni Alumni tahun 1993. Reuni yang diikuti oleh separuh angkatan tahun 1993 yang berjumlah sekitar 425 ini dilaksanakan pada Senin-Selasa (11-12/13) lalu.
Acara ini diawali dengan Seminar Tentang Kebudayaan yang diisi oleh Emha Ainun Najib di Hotel Lor-In, Solo. Usai seminar tersebut, dilanjutkan dengan Silaturahim dengan Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal di Aula Wisma Darussalam pada Senin (11/3) malam.
Selain itu, reuni yang dihadiri 217 peserta ini juga mengagendakan berbagai macam acara lain, diantaranya adalah pertandingan sepakbola, pembersihan pondok dan makan pagi bersama di Dapur Umum. binhadjid
Semesta Malaysia Kunjungi PMDG
GONTOR – Untuk kesekian kalinya, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kedatangan tamu-tamu dari luar negeri. Kali ini adalah Sekolah Menengah Sains Tengku Abdullah (SEMESTA), Raub, Pahang, Malaysia yang mengunjungi PMDG. Kunjungan yang dilaksanakan selama 5 hari (20-25/3) ini diikuti oleh 6 pelajar putri, 3 pelajar putra serta seorang guru.
Selain itu, kunjungan singkat ini merupakan bentuk penghargaan dari SEMESTA kepada PMDG akan pergerakannya dalam peningkatan bahasa arab di tingkat nasional maupun internasional. Kunjungan diawali di PMDG 1, Ponorogo selama 3 hari dan dilanjutkan di PMDG Putri 1, Mantingan untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta guna mempelajari kebudayaan Islam di tempat tersebut.
SEMESTA yang didirikan semenjak tahun 1982 ini sudah berkembang pesat seiring kemajuan zaman. Memiliki fasilitas gedung, laboraturium dan fasilitas-fasilitas lain yang menunjang pendidikan di sekolah tersebut.binhadjid
Exact Club Gelar ‘Laboratory Science Expo’
GONTOR – Guna memperkenalkan lebih dalam tentang dunianya, Exact Club mengadakan Expo yang berlangsung pada Jum’at (15/3). Sebenarnya, acara ini adalah acara tahunan, namun untuk tahun ini nampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena dilaksanakan dengan skala besar dan melibatkan lebih banyak santri.
Acara ini ditujukan sebagai show tentang kegiatan, peralatan dan eksperimen para anggota Exact Club yang selama ini terkesan tertutup. Expo ini terbagi menjadi 6 stan. Di setiap stan memiliki aplikasi yang berbeda, seperti stan Fisika, Kimia, Elektro, Biologi, komputer dan juga Handycraft. Tiap-tiap stan mengadakan perlombaan yang berbeda, seperti halnya lomba Sains, mengetik, dan lomba Matematika setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), untuk kelas 1 sampai kelas 3.
Selain itu, stan-stan yang ramai dikunjungi para santri ini juga mengadakan praktek penemuan terbaru dan kreasi tangan para santri. Dari staf Laboratorium sendiri mengadakan pengundian untuk para pengunjung disetiap jam, bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah.
Adapun panitia pada kegiatan ini adalah anggota Exact klub itu sendiri, dari kelas 1 samapai kelas 3. Namun karena acara ini menggunakan tempat yang cukup besar, maka melibatkan seluruh anggota hingga siswa kelas 6 sekalipun.binhadjid
Gontor Peringati Persemar 1967
GONTOR – Tepat pada tanggal 19 Maret 1967, 46 tahun yang lalu, telah terjadi peristiwa yang sangat memalukan bagi umat Islam. Kejadian memilukan yang merusak keikhlasan Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Peristiwa itu dikenal dengan Peristiwa Sembilan Belas Maret (Persemar) 1967. Peristiwa dalam bentuk protes dan demonstrasi, yang dilakukan sekelompok ustad dan santri terhadap kyai mereka tersebut, bertujuan mengkudeta Trimurti dari kedudukannya atau menghancurkan PMDG. Tindakan hina dan tercela ini berujung pengusiran terhadap sejumlah ustad yang mendalanginya dan seluruh santri yang ada pada saat itu, yang jumlahnya telah mencapai 1500 santri.
Fokus Peningkatan Disiplin, Mabikori Gelar Saka Bhayangkara
GONTOR – Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selenggarakan Kursus Pramuka Saka Bhayangkara Polres Ponorogo, Sabtu-Selasa (16-19/3). Acara ini diikuti oleh 390 santri, yang berusia antara 14 hingga 19 tahun.
Salah satu panitia pelaksana, Rizal Akmal Syarif mengatakan, kursus ini akan dilaksanakan selama empat hari. Pada dua hari pertama akan diisi dengan pemaparan teori dan dua hari berikutnya adalah sesi praktek yang akan dilaksanakan di sekeliling Kampus Gontor 1. Acara pembukaan Kursus Pramuka Saka Bhayangkara tahun 2013 ini dihadiri oleh K.H. Syamsul Hadi Abdan, Pimpinan PMDG.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwasanya pramuka sebagai organisasi non formal merupakan wadah pembinaan kawula muda untuk mengasah kecakapan dan ketrampilan. Sehingga nantinya mereka dapat berpartisipasi dan produktif dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kursus ini, dipaparkan skill atau kecakapan dalam kegiatan keamanan dan ketertiban di masyarakat serta lalu lintas. Selain itu juga membahas tentang pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kecelakaan. Kapolres berharap, meskipun kursus ini singkat, namun jika diikuti dengan seksama, serius, dan sungguh-sungguh, maka akan mendapatkan hasil yang maksimal.
Diharapkan setelah kegiatan ini, para peserta nantinya dapat memiliki watak dan kepribadian serta budi pekerti yang baik. Sehingga mereka memiliki life skill, dan mampu mengaplikasikannya di dalam masyarakat kelak. sazza
Darussalam Pos Gelar Seminar Sehari dan KPJ
GONTOR – Untuk kesekian kalinya, Warta Mingguan Darussalam Pos sebagai garda terdepan Pondok Modern Darussalam Gontor dalam urusan media cetak berbentuk majalah dinding, Jumat-Ahad (15-17/3) lalu menyelenggarakan Seminar Sehari serta Kursus Pers dan Jurnalistik (KPJ). Acara yang dibuka oleh al-Ustadz Sujiat Zubaidi Saleh mewakili Pimpinan PMDG ini berlangsung dalam 4 sesi, dimulai pada Jumat pagi dan siang, dilanjutkan pada Sabtu dan Ahad malam.
“Acara ini begitu penting. Karena dunia hari ini membutuhkan akan hal ini, yakni ilmu tentang tulis menulis,” tutur al-Ustadz Sujiat Zubaidi Saleh di sela-sela sambutan pada acara tersebut.
Selain itu, acara seminar sehari yang dilangsungkan pada Jumat pagi, kali ini diisi oleh Boim Lebon yang merupakan penulis skenario, produser acara-acara stasiun televisi dan penulis cerpen-cerpen komedi yang salah satunya sukses diangkat ke layar kaca, yakni cerita lupus. Acara dilanjutkan dengan kursus bersama Lukmanul Hakim Arifin (mantan wartawan Gatra), Anis Maftuhin (Qisthi Press), Iskandar Zulkarnain (Kompasiana), AN Ubaidillah dan Imam Ratrioso.
Ini semua ditujukan semata-mata untuk memberikan motivasi para santri tentang tulis menulis serta pengetahuan dalam dunia jurnalistik.binhadjid
Gontor Selenggarakan Rapat FKPM
GONTOR–Dalam rangka penyempurnaan formula PMA (Peraturan Menteri Agama) tentang Penyetaraan (Muadalah) jenjang pendidikan pondok pesantren Salafiyah (Salaf) dan Ashriyah (Modern), FKPM (Forum Komunikasi Pesantren Muadalah) mengadakan rapat koordinasi pada Kamis, (14/3). Pondok Modern Darussalam Gontor kembali menjadi tuan rumah untuk kesekian kalinya. Adapun peserta acara ini, adalah perwakilan pondok – pondok pesantren Salafiyah dan Ashriyah. Diantaranya:
- Drs. K.H. Ahmad Subchan Salim, M.Ag. (PP. Mathali’ul Falah, Kajen, Pati);
- K.H. Lukam Hakim (PP. Termas, Pacitan);
- Drs. K.H. Saifurrahman Nawawi (PP. Al Amien, Prenduan);
- Dr. K.H. M. Tata Taufiq, M.A. (PP. Al Ikhlas, Kuningan);
- Drs. K.H. Musthofa Hadi Chirzin (PP. Darunnajah, Jakarta);
- Al-Ustadz Imam Mustaqim (PP. Al Fitrah, Surabaya);
- Al Ustadz Toha Ma’sum (PP Miftahul Mubtadi’in, Nganjuk) dan;
- Al Ustadz Wazir Tamam (PP. Ta’mirul Islam, Solo).
K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. selaku ketua FKPM, berharap agar formula yang dibahas pada rapat kali ini bisa diperbaharui, sehingga menjadi bahan utama untuk di ajukan kembali ke (KEMENAG RI) Kementerian Agama RI dan DEPDIKNAS (Departemen Pendidikan Nasional) pada waktunya. Adapun pembahasan pada rapat FKPM terkait kurikulum Salafiyah dan Ashriyah, juga fungsi pesantren, status, jenis, syarat pendirian serta kelulusan dan ijazah. Harapan besar, pembaharuan tersebut bisa menyetarakan status pondok pesantren Salafiyah dan Ashriyah termasuk alumni-alumninya. elfah
Mabikori Gelar Perkajum Di Desa Wilangan
GONTOR – Jum’at (8/3) lalu Majelis Pembimbing Koordinator Gerakan Pramuka (Mabikori) dibantu dengan panitia dari siswa kelas 5 Kulliyyatu-l-Mu’allimina-l-Islamiyyah menyelenggarakan Perkemahan Kamis Jum’at (Perkajum). Acara ini ditujukan untuk mendidik kemandirian santri, menanamkan kedisiplinan waktu mereka, serta menumbuhkembangkan sikap empati, gotong-royong dan sikap kekompakan sesama mereka. Acara ini diselenggarakan di Desa Wilangan Kecamatan Sambit yang berjarak 10 km dari PMDG.
“Perkajum bukanlah acara hura-hura, tetapi, ia adalah salah satu upaya PMDG dalam mendidik santrinya dalam bidang kepramukaan, yaitu meliputi kebersamaan, sikap sosialisasi, dan kemandirian dalam hidup” tutur Al-Ustadz Taufiqurrahman di tengah-tengah sambutannya saat mewakili Pimpinan Pondok dalam Upacara Malam Unggun Gembira, Kamis (7/3) malam lalu.
Al-Ustadz Ramadhan Koso, selaku staf Mabikori mengatakan, ”Kegiatan yang sangat melelahkan dan menelan banyak dana ini tidaklah sia-sia, bahkan manfaatnya lebih besar dari itu semua. Bondo bahu pikir, lek perlu sak nyawane pisan.”Sazza