GONTOR–Menghadapi acara Fathul Kutub yang menurut rencana akan dilaksanakan pada awal Desember mendatang, KMI Pondok Modern Darussalam Gontor mempersiapkan siswa Kelas 6 dengan mengadakan acara Kasyful Mu‘jam. Bertempat di Gedung Yaqdzah, kegiatan yang melibatkan para wali Kelas 6 dan beberapa guru muda ini dilangsungkan selama tiga hari, Senin–Rabu, 19–21 Nopember 2012.
BATURADEN–Di sela-sela kesibukannya, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal menyempatkan diri untuk menghadiri reuni alumni Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) PMDG tahun 1980 atau yang lebih dikenal dengan Student of Sixth Year Class (SOSYC). Acara yang diselenggarakan di Baturaden, Purwokerto, tepatnya di kawasan kaki Gunung Slamet ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak Jum’at (16/11) hingga Ahad (18/11).
GONTOR–Setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, rombongan Jama‘ah Haji Pondok Modern Darussalam Gontor kembali ke Tanah Air bersama rombongan Jama‘ah Haji Ponorogo, Senin (19/11) lalu. Sebagai penghormatan terhadap tamu Allah yang telah kembali ke pondok, Gontor menggelar acara Penyambutan Rombongan Haji di depan Kantor Pimpinan pada Senin malamnya, setelah Maghrib tepat.
Bernostalgia mengenang perjalanan hidup seperempat abad silam bisa dikatakan langkah yang tepat untuk kembali memperbaiki niat dan tujuan hidup ini. Apalagi jika hal ini dilakukan bersama teman-teman seperjuangan dan sahabat seia sekata. Untuk itulah, alumni Gontor angkatan tahun 1987 sepakat bertatap muka kembali serta bertukar pikiran dan pengalaman dalam sebuah rangkaian acara bertajuk Reuni Seperempat Abad Khirrij ’87 KMI Gontor. Bertempat di Wisma Darussalam Pondok Modern Darussalam Gontor, acara yang diikuti 200 orang lebih ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, dimulai pada hari Kamis (15/11) hingga Ahad (18/11).
Pembacaan ayat suci Alqur’an saat pembukaan pelantikan pengurus koordinator gerakan pramuka
“Mau dipimpin dan siap memimpin” merupakan semboyan bagi seluruh santri Gontor tanpa terkecuali. Penanaman mental pemimpin telah dimulai sejak mereka mendaftarkan diri sebagai calon pelajar di Gontor yaitu belajar untuk memimpin diri sendiri tanpa campur tangan orang tua, memimpin anggota kelas, anggota kamar, dan kelompok-kelompok lainnya. Dengan pengalaman tersebut Pondok Modern Darussalam Gontor memberikan kepercayaan kepada mereka saat duduk dikelas 5 KMI (Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah) untuk bertanggungjawab dalam mengurus, membimbing, dan mengawasi seluruh kegiatan santri dari kelas 1 sampai dengan kelas 4 dirayon selama 24 jam. Selain bertanggungjawab pada kegiatan harian santri mereka juga bertanggungjawab dalam kegiatan
GONTOR—Dalam rangka merayakan dan menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434, Dewan Mahasiswa (Dema) Wilayah Gontor 1 berinisiatif menyelenggarakan kompetisi olahraga antar-marhalah bertajuk Muharram Cup 1434. Acara ini digelar selama dua hari, Kamis (15/11), yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1434, hingga Jum‘at (16/11) sore. Pertandingannya meliputi cabang olahraga sepakbola, tenis meja, futsal, dan bola basket.
“Saya menaruh perhatian kepada pondok ini, bukan karena banyaknya murid-muridnya, bukan karena keadaan gedung-gedungnya, bukan karena bahasa Arab–nya, tetapi karena pondok ini telah mempunyai filsafat hidup, yang akan menjamin kelangsungan hidupnya.” Demikianlah kata-kata Syeikh Ahmad Hasan Al-Baquri, Menteri Wakaf Mesir 1995, saat berkunjung ke Gontor puluhan tahun silam. Banyaknya tamu yang datang ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), tidak mengurangi santri-santri dan guru-guru untuk selalu meningkatkan etos kerja dalam melaksanakan tugas sehari-sehari di PMDG. Poin ketiga yang diucapkan oleh Syeikh Ahmad Hasan Al-Baquri adalah salah satu magnet yang mendatangkan tamu-tamu ke PMDG, baik dari dalam ataupun luar negeri, salah satunya adalah negara tetangga, Malaysia.
GONTOR—Pada Ahad (4/11) dan Kamis (8/11) malam minggu lalu, Bagian Pengajaran Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) mengadakan Lomba Pidato 3 Bahasa Antarzona untuk seluruh santri se-Darussalam. Acara ini merupakan tahap penyeleksian peserta yang berhak tampil di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pada akhir tahun nanti.
GONTOR—Selepas menghadiri acara workshop di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surabaya, Dr. Mustafa Dasuki, pakar Ekonomi Islam dari Mesir, meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor. Rasa rindu mendalam yang dirasakannya terhadap Gontor seakan menuntutnya untuk kembali menginjakkan kaki di pondok yang menghasilkan kader-kader pejuang dan pemimpin umat Islam ini.
GONTOR—Bagian Olah Raga (Bagor) Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) di bawah arahan staf Pengasuhan Santri mengadakan Comas Cup dengan mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni Sepakbola, Futsal, Bulu Tangkis dan Bola Basket. Turnamen yang hanya diselenggarakan dalam tempo satu hari ini, Jum‘at (9/11), merupakan program tahunan untuk menjaga semangat sportivitas serta persaingan sehat antarklub olahraga. Hal ini berhubungan dengan kekhawatiran para pengurus Bagor akan mengendurnya semangat para santri dalam berolahraga tanpa diadakannya even tahunan seperti ini. Selain alasan tersebut, diadakannya Comas Cup ini juga bermaksud memantau bibit-bibit unggul dalam berbagai cabang olahraga.