Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, Ahad pagi (26/04). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Anggota Badan wakaf PMDG, Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), serta seluruh keluarga besar PMDG.
Rangkaian acara dimulai pukul 07.00 WIB, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih. Dilanjut inspeksi barisan oleh inspektur upacara. Dilanjut dengan penyampaian amanat, serta penampilan atraktif seperti Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) dan berbagai macam tari daerah.

Dalam amanatnya, Pimpinan Pondok, KH. Hasan Abdullah Sahal menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegaitan yang wajib diselengarakan setiap tahunya. Banyak dari santri santriah, internal maupun external, hingga para alumni, belum paham akan nilai-nilai yang ada. Maka pekan perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy sangatlah penting. Sebagai sarana pengenalan bagi santri baru, juga mengingatkan kembali akan nilai-nilai yang telah ditetapkan para trimurti kepada seluruh keluarga besar PMDG.
Bapak Pimpinan juga berpesan, Pondok ini harus tetap berjalan, siapa pun pemimpinya, ibarat kereta api, siapa pun masinisnya kereta harus berjalan dan tetap pada rel-relnya. Gontor sejak berdiri pada 1926 sudah menjadi inspirator pesantren modern. Inspirator untuk mewakafkan tanah, mewakafkan nilai-nilai, mewakafkan prinsip-prinsip kepesantrenan dengan ikhlas kepada umat islam.

“PMDG berjalan dan tetap harus berjalan siapa pun pimpinanya, siapapun masinisnya, tetapi wajib tetap pada rel-rel kepondok pesantrenan dan kemoderenan. Inspirator pesantren modern sejak 1926, inspirator mewakafkan tanah, mewakafkan nilai-nilai, mewakafkan pinsip-prinsip Kepesantrenan kepada umat islam dengan ikhlas ” ujar beliau ketika menyampaikan pidato Khutbatu-l-‘Arsy.
Menambah kemeriahan, acara ditutup dengan parade mobil dari berbagai unit usaha pondok dan sektor kehidupan santri. Serta barisan konsulat yang menampilkan keberagaman asal daerah para santri, mencerminkan semangat persatuan dalam bingkai pendidikan Islam.

Editor : Tim Dokumentasi PMDG
Kontributor : Johansyah




















