Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 resmi membuka Gontor Olympiad 2026 di Lapangan Hijau, Jumat (25/9/26). Ajang ini mempertemukan ratusan santriwati dalam kompetisi lintas bidang yang memadukan unsur kompetisi, kreativitas, dan pengembangan diri.
Pembukaan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Sejak pagi, kawasan Lapangan Hijau sudah dipadati santriwati yang bersiap mengikuti rangkaian acara, lengkap dengan atribut dan yel-yel dukungan untuk kontingen masing-masing.

Gontor Olympiad tidak semata-mata terletak pada gelar juara
Dalam amanatnya, Al-Ustadz Farisma Jiatrahman, S.H.I., M.Pd. menekankan bahwa esensi Gontor Olympiad tidak semata-mata terletak pada gelar juara. “Ajang ini bukan untuk menjadi juara atau bagaimana pun hasil akhirnya. Sekali lagi, bukan itu tujuannya. Ajang ini diadakan untuk menambah pengalaman, sekaligus menjadi pembanding dari apa yang selama ini telah kita latih dan persiapkan bersama,” ujarnya di hadapan para santriwati.
Beliau menambahkan bahwa melalui kompetisi ini, para santriwati diharapkan dapat berproses secara maksimal dan mengembangkan potensi diri. Selain itu, mereka juga diharapkan memperoleh pengalaman berharga dari setiap bidang yang mereka ikuti. Menurutnya, proses selama persiapan dan pelaksanaan lomba jauh lebih bernilai dibandingkan sekadar hasil akhir yang diraih.

Semarak pembukaan semakin terasa melalui berbagai sajian kreatif yang ditampilkan di hadapan para santriwati. Pertunjukan drama, atraksi, hingga penampilan gymnastic menghadirkan suasana yang dinamis di acara tersebut. Rangkaian pertunjukan ini sekaligus menjadi penanda resmi dimulainya Gontor Olympiad 2026. Setiap penampilan disambut riuh tepuk tangan dan sorakan dari para santriwati yang memadati area lapangan.
Gontor Olympiad hadir melalui lima divisi utama
Pada tahun ini, Gontor Olympiad hadir melalui lima divisi utama, yaitu Bahasa, Olahraga, Kesenian, Kepramukaan, dan Keilmuan. Kelima divisi tersebut menjadi ruang bagi santriwati untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengeksplorasi potensi yang selama ini mereka kembangkan dalam kehidupan kepesantrenan sehari-hari. Setiap divisi akan mempertandingkan sejumlah cabang lomba yang dirancang untuk menguji kemampuan akademik, fisik, seni, hingga kedisiplinan santriwati.

Rangkaian Gontor Olympiad 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan berbagai babak penyisihan hingga final di masing-masing cabang lomba. Panitia menyiapkan sejumlah penyesuaian teknis dari tahun sebelumnya guna memastikan jalannya kompetisi berlangsung lebih tertib dan kompetitif.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Gontor Olympiad dinilai menjadi bagian penting dari proses pendidikan. Ajang ini memberikan pengalaman nyata bagi santriwati untuk tampil percaya diri dan bekerja sama dalam tim. Para santriwati juga dilatih untuk bertanggung jawab atas tugas yang diemban selama kegiatan berlangsung. Selain itu, mereka didorong untuk memberikan kemampuan terbaik dalam setiap kesempatan yang ada.
Dari Lapangan Hijau, semangat kompetisi Gontor Olympiad 2026 pun bergulir, membuka ruang bagi seluruh santriwati untuk menunjukkan potensi terbaiknya dan mengambil bagian dalam semarak perlombaan tahun ini.
Kontributor : Aisyah Hanin, Nisrina Rifa, Alifa Nur
Editor : Johansyah, Faza