Musik bukan sekadar seni, melainkan juga bagian dari pendidikan manusia. Pandangan tersebut disampaikan oleh Al-Ustadz Husnan Bey Fananie, salah satu anggota Badan Wakaf, yang memaknai musik sebagai sarana untuk mendidik jiwa, mengasah rasa, dan mengembangkan kemampuan kognitif manusia.
Menurutnya, musik memiliki peran penting dalam melatih berbagai rasa yang telah ada dalam diri manusia. Melalui musik, seseorang tidak hanya belajar menikmati keindahan, tetapi juga mengembangkan kepekaan terhadap lingkungan dan sesama.
“Kita bisa merasakan suatu keindahan jika kita tahu hal tersebut,” tutur Ustaz Husnan.
Beliau menegaskan bahwa mencintai musik diperbolehkan, tetapi tidak boleh melebihi kecintaan kepada Tuhan dan nilai-nilai lainnya, sebab setiap nada adalah ciptaan Tuhan.
“Semua orang harus bisa seni, karena seni adalah komponen penting dalam mendidik manusia menjadi manusia itu sendiri,” tegas beliau.

Penampilan Piano Ustadz Husnan
Pada acara Teacher Music Festival (TMF) 2026, Ustazd Husnan Bey Fananie menyempatkan diri naik ke atas panggung dan bermain piano di hadapan para hadirin. Beliau membawakan irama piano yang memadukan dua lagu legendaris berbahasa Spanyol, yaitu Bésame Mucho karya komposer Meksiko, Consuelo Velázquez, yang ditulis pada 1940, dan Quizás karya komposer Kuba, Osvaldo Farrés, yang diciptakan pada 1947.
Penampilan tersebut dibawakan dengan piano upright tanpa persiapan sebelumnya, namun mengalir dan memikat para penonton. Kehadirannya di tengah para guru yang tampil dalam festival ini menjadi momen istimewa sekaligus penyemangat bagi seluruh peserta.
Kesan dan Pesan untuk TMF 2026
“Saya berharap tahun ini lebih baik dari pada tahun sebelumnya, karena ini acara tahunan. Di sini terlihat kualitas bermusik para guru lebih baik dari pada sebelumnya, dan itu suatu keharusan,” ujar beliau.
Sumber: Wawancara dengan beliau setelah selesai acara Teacher Music Festival 2026 di PMDG
Kontributor : Ashabrio, Tim Media PMDG
Editor : Johansyah, Faza