GONTOR – Ujian Semester Pertama Tahun Ajaran 1446-1447/2025-2026 menjadi bukti konsistensi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam menegakkan filosofi pendidikannya. “Bukan belajar untuk ujian, tapi ujian untuk belajar,” kata Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), KH. Masyhudi Subari, M.A., dalam sambutannya saat tasyakuran pasca ujian. Menurut beliau, ujian bukan sekadar ajang penilaian akademik, tetapi juga sarana untuk meningkatkan ilmu, pengalaman, keterampilan, sekaligus pembentukan karakter.

Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal, menambahkan bahwa esensi sebuah pendidikan tidak hanya dilihat dari hasil ujian, melainkan juga dari daya, dana, dan doa yang menyertainya. Beliau menekankan pentingnya tadabbur dan tasyakkur dalam setiap proses belajar-mengajar agar para santri mampu bermuhasabah diri. “Jarang didapat, sukar dicari, mahal harganya,” kata Kiai Hasan menegaskan betapa bernilainya kesempatan menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Ujian semester pertama kali ini diikuti oleh santri dari kelas 1 hingga 5 KMI, sedangkan para siswa kelas 6 diamanahi tugas membantu mensukseskan jalannya ujian adik-adik kelas mereka sebelum menghadapi ujian akhir gelombang pertama yang akan diselenggarakan pada September mendatang. Sebanyak 690 orang guru terlibat dalam kegiatan ini sebagai penguji ujian lisan, pengawas ujian tulis, ataupun piket kamar dan unit usaha pondok dengan dibantu oleh para siswa akhir.

Sejalan dengan filosofi pondok, ujian bukan hanya untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi turut membina jiwa kejujuran, kedisiplinan, dan kesungguhan para santri. “Kejujuran adalah jiwa dari pendidikan, kesungguhan adalah jalan menuju kesuksesan, dan kedisiplinan adalah kunci dari kesuksesan,” pesan Al-Ustadz Masyhudi. Dengan semangat itu, PMDG berharap santri mampu mengintegrasikan ilmu dengan adab, membangun kecerdasan intelektual sekaligus keluhuran buda, serta menjadi ulama intelek yang membawa manfaat bagi umat.

(Berita : Ghazi, Foto : Staf Hubungan Masyarakat PMDG, Reviewer : Winka, Alif)
Related Articles :
PMDG Adakan Pengarahan Ujian Lisan, Bentuk Totalitas Pengawalan dan Pendidikan