Date:

Share:

Gontor Menempa Mental Calon Pemimpin Lewat Public Speaking Contest

Related Articles

Pondok Modern Darussalam Gontor sejak lama memegang peran penting dalam mencetak kader pemimpin umat. Salah satu bekal utama seorang pemimpin adalah keberanian berbicara di depan umum dengan gagasan yang matang. Karena itu, Gontor menghadirkan Public Speaking Contest sebagai wadah pendidikan mental, bahasa, sekaligus arena pembuktian diri santri. Perlombaan ini selain mengasah kefasihan santri, juga menanamkan mental berani berdiri tegak di hadapan ribuan pasang mata.

Perlombaan ini hadir dalam tiga bahasa, Indonesia, Arab, dan Inggris. Dalam Public Speaking Contest, para penonton pun ikut terdidik. Mereka terdorong untuk memperdalam kemampuan bahasa setelah menyaksikan teman mereka menyampaikan ide dengan lantang dan penuh keyakinan. Dengan demikian, bukan hanya peserta yang terasah kemampuannya, tetapi seluruh hadirin turut terdidik untuk mendengarkan dengan seksama.

Seleksi peserta dimulai sejak semester pertama. Prosesnya panjang dan melelahkan, namun sarat akan nilai pendidikan. Para finalis ditempa melalui berbagai tahap, hingga berdiri sebagai wakil terbaik dari seluruh santri PMDG. Perjalanan itu melahirkan ketangguhan mental yang tak terbentuk dalam ruang kelas. Dan tak jarang, semangat mereka menjadi inspirasi diam-diam bagi santri lain yang menyaksikan dari kejauhan.

Tahun ini, babak final terasa berbeda. Biasanya berlangsung di aula atau gedung olahraga, kini panggung megah itu dipindahkan ke lapangan Gedung Aligarh. Ribuan santri memenuhi lapangan, menjadikan malam itu terasa hangat dengan sorak sorai dukungan kepada kawan seperjuangannya. Sorotan lampu, udara malam, dan gemuruh tepuk tangan menciptakan atmosfer yang menggigilkan nyali para peserta. Namun di situlah keberanian diuji: siapa yang tetap kokoh ketika suaranya mulai bergetar.

Menariknya, terdapat perubahan format peserta. Biasanya kelas 5 mengikuti kompetisi terpisah. Namun kali ini, mereka disatukan dengan adik-adik kelas mereka. Tujuannya agar mental santri junior ikut terasah ketika berhadapan langsung dengan yang lebih senior.

Pada akhirnya, Public Speaking Contest lebih dari sekadar lomba pidato. Ia menghadirkan medan latihan keberanian, kesanggupan menghadapi keraguan, dan kesiapan berkata benar meski disaksikan banyak orang. Perlombaan ini juga mendorong santri untuk lebih bersungguh-sungguh dalam latihan pidato wajib yang diadakan tiga kali sepekan.

Daftar Pemenang Public Speaking Contest:

Bahasa Arab

PrestasiNamaKelas
Juara 1Habib Fuad Hidayat5-J
Juara 2Abdul Aziz Jaelani3 Int D
Juara 3Muhammad Hakim5-D
Juara Harapan 1Nurwira Wahyu Dwi Arrahman5-K
Juara Harapan 2Firas Saifullah Rahman4-F

Bahasa Inggris

PrestasiNamaKelas
Juara 1Muhammad Rendy Hamzano4-B
Juara 2Muhammad Jalaludin Abdurahman5-R
Juara 3Mohandist Rifal Radani3-C
Juara Harapan 1Muh Aidil A Lamakkulawuzar4-I

Bahasa Indonesia

PrestasiNamaKelas
Juara 1Fadhli Dzil Ikram As Syafii2-B
Juara 2Muhammad Akhdan Al Adibi3-B

(Berita: Alif, Naufal | Foto: Azhar, Ataya, Kevin | Review: Winka)

Related Articles:

Awali Pembentukan Mental dan Karakter Pendidik dalam Pengarahan Pengajar dan Pembimbing Latihan Pidato

Perlombaan Pidato Akbar Kelas 5; Membuktikan Keberanian dan Kemahiran Kelas 5 dalam hal kecakapan

Gontor Tingkatkan Kualitas Pidato Santriyah melalui Speech Camp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles