Selasa (17/2), Siswa Kelas Akhir KMI 2026 The Brilliant Generation melanjutkan sesi pembekalan intensif. Sesi ketiga ini bertema “Kristologi dan Kristenisasi”. Menghadirkan K.H. Syamsul Arifin Nababan sebagai pemateri, dengan tujuan membekali calon alumni KMI 2026 agar siap menghadapi kehidupan bermasyarakat dengan segala dinamikanya.

Pembekalan ini merupakan agenda tahunan yang telah diselenggarakan sejak berdirinya KMI. Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 2.000 santri yang berasal dari berbagai latar belakang suku, karakter, dan daerah, mulai dari Gontor Kampus Pusat hingga Gontor Kampus 6 Riyadhotul Mujahidin. Keberagaman ini tidak menjadi penghalang untuk bersatu, justru mempererat ukhuwah serta menumbuhkan sikap saling memahami perbedaan.
Dalam pemaparannya, Al-Ustadz K.H. Syamsul Arifin Nababan menceritakan perjalanan hidupnya. Beliau menyampaikan bahwa dirinya bukanlah seorang Muslim sejak lahir, melainkan berasal dari keluarga Nasrani dengan ayah seorang pendeta. Melalui hidayah Allah SWT, beliau mempelajari Islam secara mendalam hingga akhirnya memeluk agama Islam pada tahun 1991.

K.H. Syamsul Arifin Nababan dikenal sebagai pendakwah sekaligus pembina mualaf di Indonesia. Pengalaman mualaf-nya menjadi landasan kuat dalam aktivitas dakwah yang beliau jalani. Setelah mendalami ilmu-ilmu keislaman, beliau aktif mengisi ceramah, tabligh akbar, serta kajian akidah dan sirah Nabawiyah. Selain itu, beliau juga mendirikan dan memimpin Pesantren An-Naba Center di Tangerang Selatan yang fokus pada pembinaan mualaf melalui penguatan akidah, ibadah, serta pendampingan sosial dan spiritual.
Materi yang disampaikan meliputi kajian pandangan dalam kitab-kitab Nasrani serta penjelasan yang menguatkan aqidah Islamiyah. Penyampaian materi dilakukan secara dialogis dan argumentatif, sehingga mendorong santri untuk tetap berpikir kritis. Hal ini terlihat dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan para santri, yang kemudian berkembang menjadi diskusi interaktif antara pemateri dan Siswa Kelas Akhir KMI 2026.
Kontributor: Faza, Kholis, Afghan Editor: Winka, Alif, Ghazi