Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II, Arridel Mindra, di Kantor Pimpinan PMDG. Kedatangannya disambut langsung oleh Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. bersama anggota Badan Wakaf PMDG.
Pertemuan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara DJP dengan PMDG. Dalam diskusi, kedua belah pihak membahas sistem perpajakan di Indonesia. Pemmbicaraan yang hangat ini guna memperkuat pemahaman dan membangun sinergi antara pemerintah serta lembaga pendidikan.

Di sela pembicaraan, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menjelaskan bahwa Gontor menerapkan sistem ekonomi proteksi yang bertumpu pada kemandirian. Berbagai kebutuhan pondok, mulai dari air minum hingga beragam produk lainnya, diproduksi dan dikelola secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan internal pesantren.
Menurutnya, sistem tersebut merupakan bagian dari pendidikan kemandirian yang selama ini menjadi salah satu karakter utama PMDG. Melalui pengelolaan usaha secara mandiri, pesantren tidak hanya membangun ketahanan ekonomi, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab pada santri.
“Dengan adanya ekonomi proteksi ini kita mendidik santri supaya tidak terburu-buru untuk menggantungkan dirinya pada pihak lain,maka dari itu di Gontor, ada laudry, ada konfeksi yang semua itu anak-anak sendiri yang mengerjakannya”
Pada akhir perbincangan, DJP menyerahkan penghargaan kepada PMDG sebagai Pesantren Teladan Pajak. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen PMDG. PMDG dinilai telah mendukung peningkatan kesadaran dan kepatuhan perpajakan di lingkungan pesantren.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara DJP dan PMDG dalam membangun budaya taat pajak yang sejalan dengan nilai-nilai pendidikan, kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kontributor : Faza, Naufal, Atalla
Editor : Johansyah