Date:

Share:

Peringatan Nuzulul Quran: Momentum Tadabbur Hikmah Al-Qur’an

Related Articles

GONTOR – Peringatan Malam Nuzulul Qur’an di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menjadi momentum refleksi tentang peran Al-Qur’an dalam mengubah peradaban dunia. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/3) malam, bertepatan dengan 17 Ramadhan, di Gedung Olahraga (GOR) PMDG tersebut diikuti oleh siswa kelas 5 Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) lintas kampus.

Dalam kegiatan tersebut, para guru PMDG menyampaikan pesan tentang makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Peringatan ini tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai pengingat bahwa Al-Qur’an memiliki peran besar dalam membentuk peradaban manusia.

Salah satu guru, Al-Ustadz Muhammad Wahyudi, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an secara bertahap mengandung berbagai hikmah yang mendalam. Menurut beliau, metode penurunan tersebut berfungsi untuk meneguhkan hati Rasulullah SAW, menyesuaikan dengan kebutuhan umat, memudahkan proses penghafalan dan pemahaman, serta menyempurnakan ajaran Islam. Ia menambahkan bahwa kegagalan umat Islam dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dapat menyebabkan hilangnya kemampuan membedakan kebenaran dan kebatilan dalam kehidupan.

“Turunnya Al-Qur’an telah mengubah peradaban dunia dan menjadi pembeda antara yang haq dan yang batil,” ujar beliau di hadapan para santri.

Selain itu, para santri juga diingatkan tentang tradisi Nabi Muhammad SAW dalam memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Dalam riwayat Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, disebutkan bahwa Rasulullah SAW melakukan tadarus Al-Qur’an bersama Malaikat Jibril pada setiap bulan Ramadhan.

“Ahli Al-Qur’an akan selalu mencintai Al-Qur’an hingga usia lanjut dan tidak melupakan hafalannya,” tambah Ustadz Wahyudi.

Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz Dr. H. Ahmad Suharto, M.Pd.I. juga mengingatkan para santri agar memperbanyak doa dan ibadah selama bulan yang penuh keberkahan tersebut. “Jangan malas berdoa. Kuncinya adalah tidak bosan menjalankan perintah Allah SWT,” ujar beliau.

Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, diharapkan para santri dapat memperingati peristiwa turunnya Al-Qur’an, serta mampu memahami perannya dalam membentuk peradaban serta menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Zulfahmi, Dejuan, Editor: Winka, Johansyah, Ghazi.

Related Articles:

Tegaskan Kualitas Hafalan Quran Santri, Gontor Adakan Haflatul Khotmil Qur’an

Menilik Mushaf Al-Quran Gontor: Ada Tiga Hal yang Istimewa

Alquran, Mutiara Termahal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles