Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menggelar kuliah umum dalam rangkaian kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy pada Ahad (26/4)-Senin (27/4). Kegiatan ini bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), diikuti oleh seluruh keluarga besar PMDG.
Ini merupakan agenda inti dalam Pekan Perkenalan yang bertujuan memberikan pemahaman tentang pendidikan yang diterapkan di Gontor.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan PMDG, direktur KMI, rektor UNIDA dan anggota badan wakaf menyampaikan berbagai pesan penting, mulai pesan untuk menuntut ilmu, kedisiplinan, hingga pembentukan karakter sebagai bekal kehidupan.
Dalam nasehatnya Pimpinan PMDG, KH.Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan bahwa Gontor dari tahun 1926 sudah berdiri dengan nilai-nilai yang tetap, berkembang menuju perbaikan. Nilai-nilai ini kita jaga bersama, walaupun diwakafkan akan tetapi harus sesuai dengan piagam wakaf pondok modern. Dibuatnya piagam wakaf ini bertujuan agar nilai-nilai yang telah ada tidak berubah selalu pada rel-rel kemodernan, keislaman.

“Mari kita kembali kepada prinsip-prinsip yang tidak boleh ditinggalkan, tidak boleh siapa pun seorang pun meninggalkan prinsip-prinsip ini. Kita akan mengupas, mengulas satu persatu isi dari piagam wakaf sehingga kita tidak berpikiran untuk mengubah, menggeser dan lainya.” Ujar beliau.
Di kesempatan lain al-ustadz Prof. Dr. MUhammad Sirajudin Syamsudin, M.A menyampaikan satu kata mutiara yang menjelaskan bahwasanya orang yang terbaik bisa menjadi lebih baik lagi. “To be good is not good enough, why not the best, be the best”.

Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, diharapkan seluruh santri mampu memahami arah perjuangan mereka, serta menjadikan nilai-nilai Gontor sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik selama di pondok maupun di masa yang akan datang.
Kontributor :Faza, Atalla, Dejuan
Editor : Johansyah