Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), resmi mengoperasikan Markaz Al Qurโan, sebagai pusat penguatan tahfidz, tafsir, dan tahsin, Selasa (16/6). Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan mutu pembelajaran dan membangun ekosistem akademik Qurโani. Markaz Qurโan ini diresmikan langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG.
Di kesempatan berharga tersebut beliau menjelaskan bahwasanya tidak ada kegiatan di pondok ini jika tidak untuk mendidik, tidak ada uang sesen pun yang dikeluarkan untuk membangun, jika tidak untuk mendidik. “Gontor ini, tidak ada waktu yang tidak untuk pendidikan. Tidak ada uang sesen pun tidak untuk pendidikan. ” ujarnya.

Pusat studi ini mengintegrasikan program harian hingga tahunan. Pada program tahsin harian, seluruh santri wajib mengikuti Talqin Qiraโah selama 20 menit pasca-Shubuh di rayon masing-masing menggunakan judul materi yang diambil dari staf Markaz pada malam sebelumnya. Selain itu, terdapat kelas bergilir saat muwajjah di ruang Sholatul Qurroโ untuk mendalami makhraj berbasis multimedia.

Sementara itu, program tahfizh harian dikhususkan bagi santri dengan hafalan minimal 3 juz,dengan bimbingan pengurus Jamโiyyatul Huffazh kelas 6. Kegiatannya dibagi dalam empat waktu: murojaah saat Shubuh dan sebelum Maghrib, serta setoran hafalan saat Ashar dan setelah Maghrib. Targetnya, hafalan terulang hingga tiga kali dengan total murojaah 5 halaman per hari.

Sebagai pengendali mutu, evaluasi dilakukan secara berjenjang melalui Tasmiโ Usbuโiy (mingguan), Imtihan Syahriy (bulanan) berupa sambung ayat, hingga Imtihan Tahfizh Semesteri dengan sistem karantina. Guna menjaga profesionalitas pengajaran, pembimbing senior memberikan pembekalan bagi guru setiap Kamis pada hissoh 1 dan 2.
Kontributor : Tim Media PMDG, Tim Humas PMDG
Editor : Johansyah