GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menggelar pagelaran seni Darussalam All Star Show (DASS) sebagai salah satu rangkaian Peringatan 100 Tahun Gontor, Sabtu (27/6) malam, di Lapangan Sepak Bola. Pagelaran seni yang hanya diselenggarakan setiap satu dekade ini menampilkan kolaborasi ribuan santri dan guru dalam sebuah pertunjukan yang memadukan seni, budaya, teknologi, dan nilai-nilai pendidikan.

Acara diawali dengan penampilan band, visual pembuka, lantunan shalawat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan Ketua DASS sebelum secara resmi dibuka oleh Pimpinan PMDG. Selanjutnya, penonton disuguhkan drama pembuka bertajuk “Untung Ada Pesantren” yang menggambarkan peran pesantren dalam membangun karakter umat.
Selama lima jam lebih, panggung DASS menghadirkan beragam pementasan, mulai dari tari Zapin, Riak Jagat Pasundan, tari Timur, tari Arab, tari Jepang, tari India, konser musik, paduan suara, hingga drama “Pelita Madani”, “Kehidupan Mengajariku”, “Keikhlasan”, “Khidmah”, dan “Ini Abadi”. Seluruh pertunjukan dikemas dengan tata cahaya, multimedia, dan visual yang menggambarkan perjalanan serratus tahun PMDG.

Ketua panitia pelakasana DASS, Al-Ustadz Hasan Mutaqin, mengatakan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk rasa syukur atas usia 100 tahun Gontor sekaligus wujud pendidikan holistik yang diterapkan di pondok.
“Acara ini bertujuan untuk mensyukuri usia Gontor sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa santri tidak hanya mengaji, tetapi juga mampu berkarya, berkreasi, dan berkembang. Inilah wujud pendidikan Gontor yang holistik,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal, menegaskan bahwa hampir seluruh penyelenggaraan DASS berasal dari hasil karya warga pondok.

“Penyelenggaraannya, penampilannya, hingga fasilitasnya hampir seluruhnya berasal dari dalam pondok. Ini bukan untuk takabur, tetapi sebagai bentuk tasyakur,” ungkapnya.
DASS menjadi bukti bahwa sistem pendidikan Gontor tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kepemimpinan, kerja sama, dan pengabdian. Melalui pagelaran ini, Gontor kembali menegaskan komitmennya mencetak kader umat dan pemimpin bangsa yang siap mengabdi pada abad kedua perjalanan pondok.

kontributor : Ghazi, Tim Media PMDG
Editor : Johansyah