Date:

Share:

Pecah! Kreativitas Tanpa Batas Santri Gontor di Malam Darussalam All Star Show 100

Related Articles

Pondok Modern Darusslam Gonto (PMDG), mengelar Darussalam All Star Show dalam peringatan 100 tahun umurnya. Kesempatan berharga ini bertepatan pada Sabtu malam, (27/6) yang bertempat di Lapangan sepak bola PMDG.

DASS menjadi panggung kreatifitas para santri hingga guru yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Mulai pertunjukan dalam skala nasional maupun global dipertunjukan dalam panggung megah ini. Beberapa Pertunjukan seperti : Tari-tarian daerah, drama kehidupan, tari Jepang, tari India hingga konser musik. Yang berbeda dari Drama Arena dan Panggung Gembira, DASS merupakan pagelaran seni yang diikuti tidak hanya santri, guru pun turut berpartisi dalam pertunjukan ini. 

Pendidikan Holistik Gontor

Ketua DASS Al-Ustadz Hasan Mutaqin, menegaskan bahwasanya acara ini bertujuan untuk mensyukuri umur Gontor yang sudah mencapai umurnya yang ke-100. Ini merupakan salah satu wujud dari Pendidikan yang diajarkan Gontor kepada para santrinya.

“Acara ini bertujuan untuk mensyukuri dan menyiarkan kepada masyarakat bahwa santri tidak hanya mengaji akan tetapi santri bisa berkreasi hingga bisa berkembang. Ini merupakan wujud dari Pendidikan gontor yang holistik ”ujarnya.

Dibuka oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. Pada sambutanya K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan bahwasanya semua yang ditampilkan dalam DASS ini semuanya dari pondok dan untuk pondok, tidak ada yang dari luar, hal ini untuk kita syukuri bukan untuk kita kufuri.

“Dari penyelenggaraannya, penampilanya, dan fasilitas-fasilitasnya 95 sampai 99 persen semuanya dari dalam Pondok Modern Darussalam, semua alat-alat yang ada milik PMDG. Ini semua bukan untuk takabur tapi untuk tasyakur” ujar beliau dalam sambutanya dipembukaan DASS 100 tahun Gontor.

Dalam puncak peringatan 100 tahun PMDG, DASS hadir sebagai ruang ekspresi yang menampilkan perpaduan nilai-nilai pendidikan yang menjadi ruh Gontor. Melalui keterlibatan ribuan santri dan guru dalam proses persiapan hingga pementasan, DASS menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di Gontor tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama dalam bingkai nilai-nilai Islam.

Lebih dari sekadar sebuah pertunjukan, DASS 100 Tahun Gontor menjadi etalase perjalanan panjang pengabdian Gontor dalam mencetak kader umat dan pemimpin bangsa. Dengan ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat luas serta menegaskan posisi Gontor sebagai lembaga pendidikan yang konsisten menjaga nilai-nilai, siap menghadapi tantangan zaman menuju abad kedua pengabdiannya.

Kontributor : Tim Humas PMDG, Tim Media PMDG

Editor : Johansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles