Sebanyak 61 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengikuti Ekspedisi Literasi di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa–Rabu, 15–16 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan Komite Literasi, gabungan tiga instansi keilmuan PMDG: Darussalam Pos (jurnalistik), FP2WS atau Forum Pengembangan Potensi dan Wawasan Santri (diskusi ilmiah), dan ITQAN Group (sastra).
Rombongan berangkat dari pondok pada Selasa malam dan tiba di Surabaya dini hari. Setelah beristirahat dan menerima arahan (briefing), peserta mengunjungi tiga tempat: Kantor Redaksi Jawa Pos, Museum Sepuluh Nopember di kawasan Tugu Pahlawan, dan Monumen Kapal Selam (Monkasel). Dari Surabaya, rombongan kembali ke pondok pada Rabu malam.

Mengenal Dapur Redaksi
Di Jawa Pos, peserta mendapat pengenalan dunia jurnalistik dan profil perusahaan, serta mempelajari perkembangan media cetak ke digital. Mereka juga memperoleh materi tentang pentingnya ketelitian dalam memperoleh informasi, manajemen risiko, dan hak-hak wartawan. Materi disampaikan antara lain oleh Redaktur Sportainment Jawa Pos, Baskoro Yudho. Peserta juga berkesempatan mengajukan pertanyaan dalam sesi tanya jawab.

Dalam laporannya, panitia menyebut kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan memperbaiki cara pandang santri terhadap ilmu bahasa Indonesia dan jurnalistik. Selain itu juga agar dipandang menyenangkan dan dapat diterapkan dalam dakwah.

Belajar Sejarah dan Teknologi
Di Museum 10 November, peserta mengamati koleksi foto, senjata, artefak, diorama, dan media audiovisual tentang Pertempuran 10 November 1945. Museum ini dibangun di kawasan Tugu Pahlawan dan diresmikan pada 19 Februari 2000.

Peserta kemudian mengunjungi Monkasel, yang menyimpan KRI Pasopati 410, kapal selam kelas Whiskey buatan Uni Soviet tahun 1952. Di sana mereka masuk ke bagian dalam kapal, seperti ruang awak dan ruang kendali, dan mengenal sejarah kemaritiman. Di kedua museum, peserta mencatat informasi penting. Setelah seluruh kunjungan selesai, mereka menulis resume perjalanan.
Kontributor : Faza, Tim Media Komite Literasi
Editor : Johansyah, Faza