Date:

Share:

Berbagi Tanpa Batas, Pesan Ayahman Luqmanulhakim untuk Siswa Kelas Akhir KMI 2026

Related Articles

Sesi ke-14 Pembekalan Intensif Siswa Kelas Akhir Kuliyatul Mualimin Al-Islamiyah (KMI) 2026 berlangsung pada Ahad Malam (22/2). Bertempat di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Pada kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Al-Ustadz H. Luqmanulhakim. S.E.I, M.A,.

Perjalanan beliau dimulai pada tahun 2012, setelah kepulangannya dari Malaysia. Dalam kisahnya beliau menjelaskan bahwasanya pada awal beliau merintis hidupnya, beliau hanya bermodalkan Rp.75.000,00. Prinsip keras untuk selalu memberi dan memberi tanpa takut untuk menjadi kurang, menjadikanya tegar selalu menghadapi kehidupan.

Al-Ustadz Luqmanulhakim mengingatkan bahwasanya orang tidak akan pernah melihat bagaimana proses kita. Jika kita salah maka orang akan memandang kita salah kecuali bagaimana perlakuan kita setelahnya. “Orang tidak akan pernah melihat kita masa lalu dan dimasa kini akan tetapi tentang bagaimana kita berbuat baik setelah berbuat salah” Ujarnya.

Berpuluh-puluh kali beliau jatuh hingga pada tahun 2022 titik puncak kebehasilan cita-cita beliau untuk bisa berbagi ke seluruh indonesia dan menjadi konstributor dana donatur untuk orang yang lebih membutuhkan. Komunitas Kapal Munzalan adalah salah satu komunitas yang beliau gerakkan. Lebih dari 1000 orang anak yatim, piatu dan dhuafa beliau kumpulkan untuk disedehkan. Lebih dari 10 Miliar setiap bulan beliau kumpulkan guna didonaturkan kepada yang berhak.

Tidak hanya kisah perjalan yang inspiratif saja yang beliau paparkan, bagaimana cara kita untuk mencari ilmu pun menjadi materi penting. Masa studinya di KMI mengajarinya bahwa keberkahan dan keridhoan kyai lebih penting dari ilmu itu sendiri. “Ilmu itu tidak hanya sekedar hafal tapi yang lebih penting itu keberkahan dari ilmu itu sendiri” ujarnya. 2 hal yang harus di gapai seorang santri katanya : yaitu Ridho orang tua dan ridhonya para kyai.

Kehadiran Al-Ustadz Luqmanulhakim memberikan motivasi agar para santri selalu berbagi tanpa takut untuk merasa kekurangan. Bahwasanya Allah selalu ada di antara kita.

Kontributor: Faza, Fayadh, Omar, Edsel Editor: Winka, AlifGhazi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles