KARANGBANYU – Tarbiyah Amaliyah Perdana menjadi langkah awal dalam membentuk calon pendidik yang terampil, percaya diri, dan berkarakter. Dari 429 Siswi Akhir KMI 2026 Brilliant Generation, terpilih empat siswi yang menjadi perwakilan dalam tarbiyah amaliyah perdana. Mereka ditugaskan sebagai guru amaliyah tadris di berbagai lokasi, yaitu:
Natasya Aulia / 6B – Auditorium / 2B
Ananda Nabila / 6C – Aula Mini / 2C
Nadzifatul Muthi’ah / 6F – Masjid / 2D
Rifdatus Syiban / 6D – Tempat Dekorasi / 2H
Sebelum melaksanakan tarbiyah amaliyah, para siswi terlebih dahulu menerima arahan dan bimbingan dari para ustadz dan ustadzah, mulai dari persiapan materi hingga langkah-langkah penyampaian yang dijelaskan secara rinci.

Pada Sabtu (22/11), tepat pada jam pelajaran kedua pukul 07.45 WIB, para siswi memasuki kelas masing-masing dan memulai praktik mengajar sesuai arahan yang telah diberikan. Selama kegiatan berlangsung, siswi lainnya bersama para guru hadir sebagai muntaqidah, mengelilingi ruangan untuk memperhatikan setiap gerak-gerik, metode penyampaian materi, dan suasana belajar.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Darsu Naqdi (evaluasi pengajar) di setiap zona. Evaluasi ini berlangsung selama dua hari, memberikan kesempatan bagi para siswi untuk memahami secara mendalam hasil catatan, kritik, dan perbaikan yang perlu diterapkan.
Tarbiyah Amaliyah Perdana ini menjadi proses pembuka yang memberikan gambaran nyata bagi seluruh siswi mengenai standar praktik mengajar yang akan diterapkan. Dengan teladan ini, diharapkan siswi lainnya lebih siap, matang, dan percaya diri saat melaksanakan tarbiyah amaliyah di kelas masing-masing.

(Kontributor: Alifa, Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3, Editor: Winka, Alif, Ghazi)
Related Articles:
Tarbiyah Amaliyah Perdana Asah Calon Pendidik Lewat Praktik Mengajar
Bersiap Menjadi Guru, Siswi Akhir KMI Hadapi Ujian Tarbiyah Amaliyah
Kawal Tarbiyah Amaliyah, Wakil Direktur KMI Pusat Lakukan Inspeksi