Date:

Share:

Gontor Putri Kampus 3 Seleksi Calon Ketua OPPM, Lima Kandidat Lolos ke Dialog Interaktif

Related Articles

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan pemilihan 10 besar calon Ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 pada Ahad (11/10).

Pemilihan ini merupakan bagian dari rangkaian pergantian kepengurusan OPPM, organisasi yang dikelola langsung oleh para santriwati. Pergantian kepengurusan dilakukan secara berkala agar roda organisasi terus berjalan dan estafet kepemimpinan di kalangan santriwati tidak terputus. Pemilihan pada hari itu menjadi salah satu tahapan awal yang menentukan siapa saja kandidat yang berhak melangkah lebih jauh.

Kegiatan dibuka dengan arahan Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz Dr. Nurul Salis Alamin, M.Pd.I. Arahan tersebut menjadi pengantar bagi seluruh peserta sebelum memasuki proses pemungutan suara, sekaligus pengingat bahwa pemilihan ini dijalankan dengan tanggung jawab dan kesungguhan.

Pemungutan suara dilakukan berdasarkan konsulat besar, yakni kelompok santriwati yang menjadi wadah perwakilan di lingkungan pondok. Setiap konsulat besar menyalurkan suaranya untuk memilih kandidat yang dianggap layak memimpin OPPM. Setelah pemungutan suara selesai, suara dari tiap konsulat besar dihitung secara langsung dan terbuka. Penghitungan secara langsung ini dilakukan agar seluruh peserta dapat menyaksikan sendiri hasil perolehan suara sekaligus menjamin proses berjalan transparan.

Berdasarkan hasil penghitungan tersebut, lima kandidat dengan perolehan suara terbanyak berhak melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu dialog interaktif calon Ketua OPPM. Pada tahap ini, para kandidat akan diuji gagasan, kemampuan komunikasi, dan kesiapannya memikul amanah sebagai pemimpin organisasi.

Sarana Pendidikan Kepemimpinan Bagi Santriwati

Proses ini sekaligus menjadi sarana pendidikan kepemimpinan bagi santriwati. Mereka dilibatkan langsung dalam menentukan calon pemimpin organisasi, sehingga belajar tentang tanggung jawab, amanah, dan keberlanjutan kepemimpinan. Melalui pengalaman ini, santriwati tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga dilatih memahami bahwa kepemimpinan lahir dari kepercayaan bersama dan harus dijaga dengan keteguhan.

Dengan berakhirnya tahap ini, perhatian kini tertuju pada rangkaian seleksi berikutnya. Kelima kandidat yang lolos akan menjalani dialog interaktif sebelum ditetapkan siapa yang akan memimpin OPPM pada periode mendatang.

Kontributor : Aisyah Hanin

Editor : Johansyah, Faza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles