Date:

Share:

Kang Abik Dalam PELITA 26: Kekuatan Cerita Membentuk Generasi

Related Articles

Novelis Habiburrahman El-Shirazy, yang akrab disapa Kang Abik, menegaskan bahwa cerita memiliki kekuatan besar dalam memengaruhi kehidupan manusia, termasuk membentuk karakter sebuah generasi. Hal itu disampaikannya dalam sesi seminar Pekan Literasi Santri (PELITA) ke-4 pada Selasa (13/10/2026).

Di hadapan para peserta, Kang Abik mengajak santri memandang hidup sebagai sebuah cerita yang sedang mereka tulis sendiri. “Kita semua sedang menulis cerita untuk diri kita sendiri,” ujarnya. Karena itu, ia mendorong peserta menulis kisah hidup yang bermakna agar terkenang sepanjang hayat. Menurutnya, di hari akhir kelak setiap manusia akan melihat kembali cerita hidupnya masing-masing.

Imajinasi sebagai Inti Kreativitas

Kang Abik menjelaskan bahwa cerita lahir dari imajinasi, dan tanpa imajinasi seseorang sulit menghasilkan sesuatu yang besar. Imajinasi, kata dia, merupakan inti dari kreativitas. Seorang ilmuwan dapat melahirkan penemuan karena memiliki imajinasi yang runtut dan sesuai dengan disiplin ilmunya. Ia mencontohkan Trimurti Gontor, yang mampu mendirikan pondok karena memiliki imajinasi kuat dalam menyusun dasar-dasar pendiriannya.

Jangan Meremehkan Cerita

Dalam kesempatan itu, Kang Abik juga menyinggung novelnya, Ayat-Ayat Cinta, yang dinilai menghadirkan tokoh yang terlalu sempurna. Menurutnya, penilaian tersebut muncul karena anak muda terbiasa disuguhi cerita yang tidak berkualitas.

Ia mengingatkan agar cerita tidak diremehkan, sebab cerita ibarat software yang memengaruhi cara berpikir anak muda. “Jika yang kalian baca adalah cerita orang kaya tanpa usaha atau cerita tidak berkualitas lainnya, itu berbahaya,” tegasnya.

Kontributor : Zulfahmi, Panitia PELITA 2026

Editor : Johansyah, Faza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Popular Articles