Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 4 melaksanakan Upacara Peringatan HUT RI ke-81 pada Senin, (17/8/26). Upacara yang berlangsung pada pagi hari di Lapangan Utama Gontor Putri Kampus 4 tersebut dilaksanakan dalam suasana yang khidmat.
Upacara diikuti oleh seluruh santriwati PMDG Putri Kampus 4, para asatidz dan ustadzah, beserta keluarga besar PMDG Putri Kampus 4. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta ungkapan syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan Teks Proklamasi sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan momentum kemerdekaan bangsa Indonesia. Selanjutnya, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan sebagai pengingat akan dasar dan cita-cita bangsa Indonesia.

Kemerdekaan Bukanlah Akhir Dari Sebuah Perjuangan
Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Al-Ustadz H. Muhammad Fathan Aziz, Lc., M.A., Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 4. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari perjuangan baru. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan merupakan sebuah amanah yang harus diisi dengan perjuangan dan pengabdian.

Beliau mengingatkan bahwa rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan dengan mengibarkan bendera Merah Putih, mengikuti berbagai perlombaan, ataupun mengenakan pakaian bernuansa merah putih.
Syukur atas kemerdekaan harus diwujudkan dengan menjadi manusia Indonesia yang baik, berilmu, berakhlak, serta memberikan manfaat bagi orang lain.

Pentingnya Belajar Sebagi Bentuk Mengisi Kemerdekaan
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya belajar sebagai bentuk mengisi kemerdekaan. Para santriwati Gontor tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga bahasa, ilmu umum, organisasi, kepemimpinan, kedisiplinan, kehidupan bermasyarakat, serta kemandirian. Pendidikan tersebut menjadi bekal untuk mempersiapkan santriwati sebagai kader umat dan bangsa.
Lebih lanjut, semangat kemerdekaan juga dikaitkan dengan Panca Jiwa Pondok, yaitu Keikhlasan, Kesederhanaan, Berdikari, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan. Kemerdekaan tidak dimaknai sebagai kebebasan untuk melakukan segala sesuatu tanpa batas, tetapi sebagai kemampuan untuk mengendalikan diri dan tidak menjadi budak hawa nafsu, kemalasan, teknologi, media sosial, maupun kepentingan pribadi.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh santriwati bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan juga dimulai dari diri sendiri. Kemerdekaan bangsa harus diiringi dengan kemerdekaan pribadi dari berbagai bentuk penjajahan yang dapat melemahkan karakter, seperti rasa malas, iri hati, kesombongan, serta kecintaan yang berlebihan terhadap dunia.
Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Gontor Putri Kampus 4 menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur, nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat pengabdian dalam diri seluruh keluarga besar pondok.

Melalui peringatan kemerdekaan ini, seluruh santriwati diharapkan tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga mampu melanjutkan perjuangan tersebut melalui pendidikan, pengabdian, akhlak yang baik, kedisiplinan, dan kontribusi nyata bagi agama, pondok, masyarakat, serta bangsa Indonesia.

Kontributor : Marsya Maulida Yusra, Staff Sekertaris Wakil Pengasuh (Sekwapeng) PMDG Putri 4
Editor : Johansyah, Faza