Sesi terakhir Pembekalan Intensif Siswa Kelas Akhir Kuliyatul Mualimin Al-Islamiyah (KMI) 2026, The Brilliant Generation. Dilaksanakan di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Selasa malam (24/2). Sesi puncak ini diisi dengan pesan dan nasehat dari Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed.
Mengusung tema “Kepondokmodernan”, sesi ini menjadi momentum penting bagi Siswa Kelas Akhir KMI 2026 untuk memperdalam pemahaman mengenai hakikat dan nilai-nilai Pondok Modern. Materi yang disampaikan tidak hanya mengulas aspek historis.

Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., pada sesi kala itu menekankan pentingnya memahami secara mendalam motto dan Panca Jiwa PMDG. Menurut beliau, pembekalan ini merupakan salah satu bentuk “imunisasi” bagi Siswa Kelas Akhir 2026 sebelum terjun ke medan pengabdian. Zaman yang dihadapi merupakan zaman yang penuh tantangan dan kezaliman, di mana tidak sedikit orang menghalalkan segala cara demi kepentingan dan ego pribadi.
Beliau juga menegaskan bahwa segala aspek kehidupan harus senantiasa berjalan selaras dengan nilai-nilai agama, termasuk dalam bidang politik. Tanpa landasan agama, kehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat kehilangan arah.

“Setelah keluar dari Gontor, Panca Jiwa itu harus kamu hayati dan maknai dengan benar. Zaman sekarang adalah zaman yang zalim. Jika politik tidak dilandasi Islam dan nilai agama, maka ia akan berjalan tanpa arah dan tidak karuan,” ujar beliau.

Dalam kesempatan lain, K.H. Hasan Abdullah Sahal selalu mengingatkan pentingnya memahami identitas kita sebagai santri PMDG. Sebagai santri, kita harus mampu memahami dan membedakan batasan-batasan syariat Islam. Tidak hanya itu, kita juga dituntut untuk dapat menarik garis pemisah yang jelas antara kebaikan dan keburukan.
“Jangan lupa identitas kita sebagai santri PMDG dan kita harus pandai untuk menaruh garis dermakasi guna bisa membedakan antara hal yang baik dan buruk” ujarnya.
Kontributor: Faza, Fayadh, Omar, Edsel, Abhiraj
Editor: Winka, Alif, Ghazi