Home Blog Page 139

Apel Tahunan PKA; Keindahan Tulip, Jadi Maskot Siswi Akhir KMI

0

KARANGBANYU – Sejatinya, Apel Tahunan Pekan Perkelanan Khutbatu-l-‘Arsy (PKA) untuk Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kampus putri dilaksanakan pada semester pertama. Atas pertimbangan banyak hal, Pimpinan Pondok menjadwalkannya untuk diselenggarakan pada semester kedua. Ahad (14/10), secara serentak, seluruh PMDG Kampus Putri dalam dan luar Jawa menggelar Apel Tahunan PKA.

Gelaran Apel Tahunan PKA di PMDG Putri Kampus 3 dihadiri oleh salah seorang Pimpinan PMDG. Beliau adalah Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Dengan didampingi Direktur KMI, Al-Ustadz K.H. Masyhudi Subari, M.A., beliau berdua tiba di PMDG Putri Kampus 3 pada hari Sabtu (13/10) sore.

pesan dan nasehat oleh Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.

Hujan yang mengguyur tanah Widodaren sejak Sabtu sore, cukup menyita perhatian dan tenaga panitia. Ahad dini hari, setelah dipandang hujan mulai reda, panitia bersegera menyiapkan lapangan hijau yang akan digunakan untuk Apel Tahunan.

Secara umum, gelaran Apel Tahunan berjalan apik dan lancar. Hanya saja, terjadi beberapa kendala di tengah acara. Di antaranya, stavol genset mati yang menyebabkan peralatan tata suara pun ikut mati. Lalu, mobil yang membawa maskot Siswi Akhir KMI terjebak di tanah yang menjadi lumpur akibat tergilas bus-bus saat parade mobil. Namun, hal itu telah diantisipasi oleh panitia. Sehingga kendala tersebut tidak berlangsung lama karena segera teratasi.

Usai mengikuti gelaran Apel Tahunan, segenap warga PMDG Putri Kampus 3 lalu berkumpul di auditorium. Disana mereka bersiap untuk mendengarkan nasihat dan arahan Bapak Pimpinan tentang Kepondokmodernan. Dalam kesempatan itu, beliau berpesan bahwa Gontor selalu berusaha meningkatkan kualitas para santrinya, termasuk para guru yang dianggap Gontor sebagai santri senior. Santri junior dibina di KMI, sedangkan UNIDA berperan membina santri senior. Suasana totalitas dalam mendidik ini sangat perlu untuk disyukuri. Salah satu bentuk kesyukurannya adalah dengan belajar sungguh-sungguh di KMI dan UNIDA.

            Usai menyampaikan pesan dan nasihat, Kiai Amal mengumumkan pemenang lomba parade barisan antar konsulat. Para pemenang itu adalah:

  • Juara 1            : Konsulat Bojonegoro
  • Juara 2            : Konsulat Banustra 2
  • Juara 3            : Konsulat Pekalongan

            Acara perkumpulan di Auditorium ini ditutup dengan doa bersama yang juga dipimpin Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. shafazahra

Dema Olympiad- Menggali Potensi Para Mahasiswi Guru

0

Mantingan– Gontor tidak pernah luput dari kegiatan. Semua kegiatan yang ada di pondok ini semata-mata untuk pendidikan bagi para santriwati maupun para Asatidz dan Ustadzah. Seperti halnya Dema Olympiad 2021 bagi Mahasiswi Guru di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 2. Acara ini diselenggarakan selama satu minggu dimulai dari hari Ahad, 2 Rabi’ul Akhir 1443 – 9 Rabi’ul Akhir 1443.

Acara ini berada dibawah tanggung jawab Dewan Mahasiswa (DEMA) Gontor Putri 2, dibuka secara resmi oleh Al-Ustadz Moh Alwi Yusron, M.A yang diselenggarakan di Aula Saudi. Olimpiade ini terdiri dari Olah Rasa, Olah Raga dan Olah Fikir. Perlombaan dilaksanakan di berbagai tempat yang ada di pondok ini. Semua perlombaan diikuti dengan sangat antusias oleh para Mahasiswi Guru.

Setelah seminggu diadakan perlombaan, akhirnya acara ini ditutup dengan pembagian hadiah di Aula Saudi oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 2 dan Bapak Wakil Direktur KMI. Juara Umum Dema Olympiad diraih oleh Prominent Generation, guru tahun ke-2. Dengan diadakan berbagai perlombaan bagi para Mahasiswi Guru agar tetap mengasah kemampuan mereka disela kesibukan yang ada di pondok. Sofia

Optimalisasi Gelaran Apel Tahunan, Geladi Resik Dihelat

0

KARANGBANYU – Menjelang penyelenggaraan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PKA), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 menggelar geladi resik.

Pasukan Pengibar Bendera dalam Parade Barisan
Suasana gladi inspeksi barisan oleh Al-Ustadz Muhammad Badrun Syahir

Jum’at (12/11), kegiatan ini dilaksanakan. Gontor mendidik santriwatinya untuk sungguh-sungguh saat bertugas demi meraih hasil optimal. Salah satu bentuk kesungguhan itu adalah persiapan yang matang. Geladi resik merupakan metode optimalisasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Demi meminimalisir kemungkinan terjadinya kesalahan dan memonitor kekurangan yang perlu dilengkapi, geladi resik urgen untuk dilaksanakan. Pagi itu, gerimis turun. Namun tak menghambat jalannya geladi resik. Usai mengadakan inspeksi barisan, inspekstur upacara, Al-Ustadz Dr. H. M. Badrun Syahir, M.A. memberikan amanat serta evaluasi yang membangun. Diharapkan segala kerja keras dan persiapan yang matang dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Rihanurul

PSC; Latihan Berorasi di Kancah Internasional

0

KARANGBANYU – Piawai berbahasa asing merupakan harapan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terhadap santri-santrinya. Mereka diharapkan mampu berorasi di kancah internasional. Memberikan sumbangsih ide dan gagasan jitu demi perbaikan global.  

Banyak hal yang Gontor lakukan untuk mewujudkan harapan itu. Salah satunya adalah lomba pidato (Public Speaking Contest) untuk santri kelas lima. Gontor menganggap santri kelas lima telah memiliki cukup kecakapan dalam berbahasa asing (Arab dan Inggris). Selain untuk menilai capaian mereka, penyelenggaraan Public Speaking Contest (PSC) juga untuk memotivasi mereka agar senantiasa meningkatkan kemampuan, khususnya kemampuan berbahasa asing.

PMDG Putri Kampus 3 menggelar PSC pada hari Kamis malam (11/11). Acara ini digelar di auditoirium. Sebanyak 12 santriwati kelas lima pilihan, berkompetisi pada kontes ini. Mereka terbagi dalam tiga kategori, yaitu; kategori Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Ke-dua belas peserta itu adalah;

  • Bahasa Arab,
  • Adzkya Mizan            (5B)     Juara I
  • Miftahul Hidayah       (5D)
  • Syifa Syauqiyah         (5C)
  • Riya Yusnita               (5F)
  • Bahasa Inggris,
  • Taqiyya Naila             (5E)     Juara I
  • Dewi Listiani              (5C)
  • Siska Cholydia            (5B)
  • Kirei Zein                    (5K)
  • Bahasa Indonesia,
  • Chamidya Candra      (5E)     Juara I
  • Sayyidah Hanum       (5D)
  • Maharani Ika              (5D)
  • Zahrotul Hayati          (5J)

Kontes yang dihadiri oleh seluruh warga PMDG Putri Kampus 3 memacu semangat para peserta. Menimbang mereka juga pengurus di beberapa rayon, sehingga para anggota rayonnya tak henti-hentinya meneriakkan yel-yel penambah semangat. Gengsi kontes ini makin kentara, karena mereka terbilang santriwati senior. Sehingga harus memberikan contoh berpidato yang baik dan benar di hadapan audiens, khususnya santriwati kelas 1 hingga 4.

Di sela-sela acara, operator menampilkan video ucapan selamat dan sukses dari orang tua, wali kelas, teman-teman peserta, dan anggota rayonnya. Tak ayal antusias peserta dan audien kian menggebu. Di akhir acara, jelang pengumunan juara, JMK Club tak mau ketinggalan. Mereka juga menampilkan kepiawaian mereka dalam beorasi.

Dengan Ilmu Al-Qur’an dan Ilmu Sains, Santri Saintis Siap Membangun Peradaban Islam

0

Darussalam – Dalam meningkatkan kecerdasan santri dalam bidang ilmu pengetahuan, salah satu Sektor non-OPPM Pondok Modern Darussalam Gontor, Laboratorium KMI, mengadakan perlombaan sains antar rayon yang dinamakan Gontor Science Olympiad (GSO), acara ini merupakan yang pertama kalinya setelah sebelumnya pernah diadakan pada peringatan 90 tahun Gontor di Pondok Modern Darussalam Gontor yang  dilaksanakan dari mulai hari Jumat, 28 Rabiul Awwal 1443 H sampai hari Rabu, 4 Rabiul Akhir 1443 H.

 

Lomba ini ibarat menjadi angin segar bagi para santri dalam mengasah kemampuan berpikir kritis, ilmu pengetahuan, dan ilmu sains(eksak). Terdapat 7 perlombaan yang diselenggarakan diantaranya, Lomba Ketepatan Luncur Roket Air, Cerdas Cermat, Debat, Master of Science, Karya Tulis Ilmiah, Darussalam Math and Science, dan Hasta Karya, yang bertempat di gedung-gedung PMDG dan diikuti oleh 23 rayon.

 

Acara ini diakhiri dengan Laboratory Science Expo yang akan diadakan pada hari Jum’at, 6 Rabiul Akhir 1443 H, pameran tahunan laboratorium KMI ini mempertunjukkan hasil karya santri di bidang saints, dari mulai fisika, biologi, kimia, keterampilan tangan, robotik, komputer, elektro, serta budidaya hewan dan tumbuhan. Salah satu contohnya pembudidayaan tumbuhan menggunakan sistem aquaponik yang diambil dari kompos kotoran ikan koi hasil pembudidayaan ikan di laboratorium, selain itu kayu-kayu bekas yang tidak terpakai dibuat ukiran dengan menggunakan birografi, alat untuk mengukir kayu dengan jarum panas dari konsleting listrik,

 

Dilanjutkan dengan penutupan GSO sekaligus pembacaan pemenang lomba serta pembagian hadiah, harapannya acara ini dapat menjadi wadah untuk mengapresiasi kemampuan para santri dalam berbagai bidang keilmuan dan mensugesti santri lain dalam menguasai bidang tersebut, serta berupaya mewujudkan kader umat yang memiliki kualitas keimanan dan ketaqwaan, kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar menjadi pemimpin umat di masa depan.

 

Seperti yang diucapkan salah satu pendiri pondok TRIMURTI, K.H. Imam Zarkasyi ketika ditanya oleh Presiden Soeharto dalam kunjungannya ke PMDG, “Pak Kyai, di Gontor itu ilmu agama berapa persen? Dan ilmu umum berapa persen?”, lantas beliau menjawab, “Di sini itu ilmu agama 100% dan ilmu umum 100%”. Hal ini dimaksudkan agar generasi para ulama selanjutnya dapat memiliki pengetahuan luas (intelek) bukan sekedar orang intelek yang cuman sekedar paham agama.

 

Pendiri pondok selalu mengajarkan bagaimana caranya menyeselaraskan antara otak, hati, dan perbuatan (Head, Heart, & Hand), yaitu otak diasah dan dilatih untuk menjadi cerdas, disamping itu hati juga ditata dengan tatanan yang benar dan kuat aqidahnya, kemudian barulah akan muncul perbuatan yang baik-baik dari tangan kita yang didasari oleh keyakinan yang kuat dalam hati tadi dan juga pemikiran yang matang, cerdas, dan jitu.

 

Oleh: Muhammad Shidqi Masyail

Editor: Al-Ustadz Riza Ashari, M.Pd.

 

Related Articles:

Olimpiade Sains 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor

SANTRI SAINTIS, Coming Soon In Sya Allah

Exact Club Adakan LSE

PMDG Putri Kampus 3 Sukses Gelar HTQ & HHQ

0

KARANGBANYU – Sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an santriwati, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 menggelar HTQ (Haflah Tilawatil Qur’an) dan HHQ (Haflah Hifdzul Qur’an). Harapannya, para santriwati dapat senantiasa istiqamah untuk terus memperindah bacaan dan menjaga hafalan Qur’annya.

HTQ & HHQ diselenggarakan pada hari Senin (8/11). Bertempat di auditorium PMDG Putri Kampus 3. Pada malam itu, seluruh penghuni PMDG Putri Kampus 3 menyaksikan gelaran kontes ini.

Para peserta memasuki ruangan dengan membawa mahkota yang dipersembahkan bagi Wali Kelasnya yang berperan sebagai pengganti orang tua mereka

Dengan didampingi wali kelasnya, para peserta HTQ & HHQ memasuki aula dengan cukup anggun. Para peserta kemudian menghadiahi sebuah mahkota kepada wali kelasnya yang seolah menjadi orang tua mereka.

Lantunan shalawat “Sholatun bii Salami-l-Mubiin” yang dibawakan oleh grup rebana PMDG Putri Kampus 3 menambah khidmat gelaran HTQ & HHQ.

Persembahan Grup Rebana GP3 dalam Acara Lomba HHQ dan HTQ

Sebanyak lima orang peserta berpartisipasi di HTQ. Kontes HHQ terbagi menjadi tiga kategori, yaitu; kategori 5 juz, 10 juz, dan 15 juz. Tiap kategori terdiri dari dua orang peserta. Naila Nur Azizah, 2B, berhasil menjuarai kontes HTQ dengan menjadi juara I. Sedangkan juara II diraih oleh Ulinuha, 2G. Adapun  kontes HHQ, juaranya adalah Intan Khalida, 1B.

Perfotoan seluruh peserta bersama dewan juri

PSC 2022; Video Ucapan Selamat Dari Wali Santriwati Pacu Semangat Peserta

0

KARANGBANYU – Public Speaking Contest (PSC) merupakan media eksplorasi bakat santri, khususnya pada bakat berpidato di depan audiens. PSC di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 diadakan sebanyak dua kali. PSC kali pertama diperuntukkan bagi santriwati kelas 1 hingga kelas 4. Sedangkan PSC II, diselenggarakan untuk santriwati kelas 5.

Sabtu (7/11), PSC I digelar. Kategorinya dibagi menjadi tiga, yaitu kategori Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Indonesia. Karena kontes ini melibatkan banyak peserta, dengan demikian usaha eksplorasi bakat bisa optimal.

Berikut daftar nama perseta;

  • Bahasa Inggris
    • Aghnia Taqiyatus, 3 Int. C (Juara I)
    • Erina Arista, 2B (Juara II)
    • Dayu Zahra, 1B
    • Nisrina Rifa, 3 Int. B
  • Bahasa Arab
    • Najwa Lubanu, 4C (Juara I)
    • Tazkia Nur, 4B (Juara II)
    • Chelsea First, 4B
    • Putri Ramadhani 4E
  • Bahasa Indonesia
    • Via Erli, 4B (Juara I)
    • Aisya Rizki, 1 Int. B (Juara II)
    • Natasya Aulia, 2B
    • Mudrika, 3 Int. H
pemenang lomba pidato akbar (1st winner )

Para anggota JMK (Jum’iyyatul Khitabah) mengambil bagian pada acara ini untuk memeriahkan acara. Video ucapan selamat dan sukses dari teman-teman peserta, guru, Siswi Akhir KMI, dan orang tua peserta membuat suasana tambah meriah bercampur haru.

Juri Sematkan Mahkota Skill Envoy Kepada Arsyida Nattania (2B)

0

KARANGBANYU – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berharap anak-anak didiknya menjadi pribadi yang memiliki banyak keterampilan. Sehingga kehadiran mereka di tengah masyarakat dapat memberikan banyak manfaat. Menjadi pribadi yang sitti-l-kull, demikian slogan yang digaungkan, terutama di PMDG Kampus Putri.

Tiap anak memiliki “mukjizat”nya masing-masing. Tak ingin mukjizat itu tenggelam dan hilang, PMDG Putri Kampus 3 menggelar berbagai kegiatan kulikuler dan ekstrakulikuler. Dengan demikian, mukjizat itu bisa dieksplorasi dan dikembangkan. Di antara kegiatan itu adalah kontes Skill Envoy.

Skill Envoy merupakan acara kontes unjuk kebolehan santriwati antarangkatan. Tiap angkatan mengutus satu orang perwakilan. Karena acara ini berupa kontes bergengsi, tiap angkatan cukup selektif memilih utusannya. Pembimbing tiap angkatan menguji orang-orang pilihannya dengan berbagai materi, di antaranya; menyanyi, menari, tilawatul Qur’an, drama, pidato, memasak, membuat kerajinan tangan, berhias serta bermain alat musik.

TALENT SHOW ENDORSEMENT; ADE LAUHA, KANDIDAT KELAS 1 INT

Usai pelaksanaan uji seleksi, terpilihlah enam orang santriwati dari masing-masing angkatan. Mereka adalah Muzayyanah El-Karimah (1E), Arsyida Nattania (2B), Nayla Khairin Nida (3B), Ade Lauha (1 Int. B), Athiya Salsabila (4C), dan Vilvin Fiqrotul Inayah (3 Int. C).

SELURUH KANDIDAT SKILL ENVOY 2022 BERSAMA JURI

Sabtu (6/11), di auditorium, segenap penghuni PMDG Putri Kampus 3 berkumpul. Hal itu tidak lain adalah karena mereka ingin menyaksikan dimana mahkota skill envoy akan bertahta. Mereka yang telah terpilih harus bersaing di atas panggung untuk memperebutkan mahkota Skill Envoy 2022.

Tahapan yang harus mereka lalui adalah menjawab pertanyaan para juri dari amplop, dan soal rebutan. Lalu unjuk kebolehan pada babak show talent dan fashion show. Kandidat dengan skortertinggi berhak mendapatkan mahkota Skill Envoy. Akhirnya, setelah melalui proses panjang dan melelahkan, juri menyematkan mahkota Skill Envoy kepada Arsyida Nattania (2B). Syhaardani

Putri Sumatera Raih Mahkota Miss Khatulistiwa

0

KARANGBANYU – Santri Pondok Modern Darussalam Gontor berasal dari berbagai daerah. Fenomena ini merupakan media yang tepat untuk menanamkan rasa cinta tanah air. Indah keberagaman budaya Indonesia, PMDG tunjukkan dengan kegiatan-kegiatan. Dengan demikian, persatuan dan kesatuan putra-putri dapat terjalin erat.

Salah satu kegiatan pemersatu anak bangsa yang digelar di PMDG Putri Kampus 3 adalah Miss Khatulistiwa Contest. Panitia memilih delapan orang kandidat dari delapan konsulat besar, yaitu Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jatabek, Sulawesi, dan Banustra (Bali dan Nusa Tenggara). Wawasan para kandidat tentang budaya nusantara dan keterampilan menampilkan ciri budaya daerahnya diuji secara ketat pada kontes ini.

Tiap peserta memperkenalkan diri mereka dengan didampingi ketua konsulat besar

Jum’at pagi (05/11), bertempat di Auditorium PMDG Putri Kampus 3, kontes bergengsi ini dihelat. Secara bergilir, para kandidat menunjukkan bakat keterampilannya. Bakat tersebut seperti tarian daerah, puisi berantai, dan nyanyian lagu daerah. Keelokan baju adat daerah yang dikenakan para kandidat mempercantik penampilan mereka. Para pemain pendukung turut menambah kemeriahan acara ini.

Tari kecak, penampilan oleh Utusan Konsulat Banustra (Bali dan Nusa Tenggara)

Penghujung acara adalah waktu yang ditunggu-ditunggu. Momen itu adalah momen penyematan mahkota dari Miss Khatulistiwa 2021 kepada Miss Khatulistiwa 2022. Terpilihlah putri Sumatera, Falihah Nailatussyarofah sebagai juara satu. Dengan demikian ia berhak mengenakan mahkota Miss Khatulistiwa. Sedangkan Elma Dwi Azelia, konsulat Kalimantan meraih juara dua dan Ummi Fahmiyatul Ilmah, konsulat Jawa Timurdinobatkan sebagai Miss Favorit. AisyahIz

Perfotoan bersama panitia Miss Khatulistiwa usai acara

 

Sambut Semester Kedua, Siapkan Niat dan Semangat Baru

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor serentak melaksanakan pembukaan tahun ajaran baru semester kedua, Rabu, (27/10/21), setelah berakhirnya liburan semester pertama selama 10 hari di pondok masing-masing dengan berbagai kegiatan liburan yang mendidik, bermanfaat dan menghibur.

PM Gontor Putri Kampus 7 Riau melaksanakan pembukaan tahun ajaran baru semester kedua di Sahah Ta’asi yang diikuti oleh seluruh dewan guru dan santriwati dari kelas 1-6 yang berjumlah 1131 orang.

Wakil Direktur Al Ustadz Muhammad Jamaluddin, M.Pd.I menyampaikan pesan, bahwa semester kedua begitu singkat, hanya 3 bulan menuju ujian semester kedua. Maka, kembalilah ke rutinitas perjuangan tolabu-l-ilmi dengan diiringi niat dan semangat baru. “Yang akan datang sangatlah dekat; besok begitu dekat; bulan depanpun dekat; tahun depan juga begitu dekat. Maka perbaruilah niat dan semangat, hari ini harus lebih baik dari kemaren, hari esok juga harus lebih baik dari hari ini, begitupun semester kedua harus lebih baik dari semester pertama” ujar Al Ustadz Drs. Muhammad Ma’ruf Chumaidi dalam Pembukaan Tahun Ajaran Baru Semester Kedua. Tegar