RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor serentak melaksanakan pembukaan tahun ajaran baru semester kedua, Rabu, (27/10/21), setelah berakhirnya liburan semester pertama selama 10 hari di pondok masing-masing dengan berbagai kegiatan liburan yang mendidik, bermanfaat dan menghibur.
PM Gontor Putri Kampus 7 Riau melaksanakan pembukaan tahun ajaran baru semester kedua di Sahah Ta’asi yang diikuti oleh seluruh dewan guru dan santriwati dari kelas 1-6 yang berjumlah 1131 orang.
Wakil Direktur Al Ustadz Muhammad Jamaluddin, M.Pd.I menyampaikan pesan, bahwa semester kedua begitu singkat, hanya 3 bulan menuju ujian semester kedua. Maka, kembalilah ke rutinitas perjuangan tolabu-l-ilmi dengan diiringi niat dan semangat baru. “Yang akan datang sangatlah dekat; besok begitu dekat; bulan depanpun dekat; tahun depan juga begitu dekat. Maka perbaruilah niat dan semangat, hari ini harus lebih baik dari kemaren, hari esok juga harus lebih baik dari hari ini, begitupun semester kedua harus lebih baik dari semester pertama” ujar Al Ustadz Drs. Muhammad Ma’ruf Chumaidi dalam Pembukaan Tahun Ajaran Baru Semester Kedua. Tegar
KARANGBANYU – Sejak berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor, kepramukaan merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler yang harus diikuti oleh seluruh santri PMDG yang akan selalu berjalan walaupun diatas pandemi seperti saat ini, kegiatan ini digelar setiap hari Kamis Siang, semua santriwati mengikuti kegiatan kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kmpus 3 ini dengan penuh semangat dan suka ria.
Suasana Pembukaan Kegiatan Kepramukaan
Didalam kegiatan kepramukaan ini para santriwati mendapatkan nilai pendidikan yang sangat tingggi (Dasadharma, Trisatya, Dwisatya) yang mengajarkan kepada para santriwatinya nilai kemanusiaan baik didalam hubungan vertical kepada allah SWT dan horizontal kepada umat manusia maka dari itu kegiatan kepramukaan di PMDG selalu diperhatikan.
Tepat pada hari Kamis (4/11) siang (14.00 WIB) Bagian Majelis Pembimbing Koordinator (MABIKORI) beserta anggota Koordinator Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 menggelar acara pembukaan kegiatan kepramukaan. Siang itu para santriwati, Asatidz dan Ustadzat berkumpul di Lapangan Hijau untuk mendengar arahan dan nasihat dari Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3, Al- Ustadz Muhammad Badrun Syahir, M.A.
Arahan dan Nasehat oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri 3
Didalam nasihatnya “seluruh kegiatan di PMDG ini harus diikuti dengan sepenuh hati agar sampai ke hati dan dapat dinikmati, pasang niat baik baik, hidup sekali maka hidup dengan penuh arti. PRAMUKA tak kenal rintangan meski jalan penuh halangan ”. shafazahra
DARUSSALAM – Guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali torehkan prestasi di bidang seni kaligrafi arab Khat, tak hanya satu melainkan dua guru sekaligus yaitu, Al-Ustadz Muhammad Nur serta Al-Ustadz Naufal Ulinnuha telah berhasil menjuarai perlombaan kaligrafi tingkat Internasional khat Maghribi yang diadakan oleh salah satu pusat budaya Maroko, Centre Culturel Marocain, Dar Al maghrib yang berada di Montréal, Quebec, Kanada. Kompetisi yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan 1442 atau Mei 2021 lalu tersebut diadakan dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan 1442 H.
Khat Maghribi karya Al-Ustadz Muhammad Nur yang menjadi juara kedua.
Event berskala internasional tersebut baru digelar untuk pertama kalinya serta terbuka untuk umum sehingga banyak menarik minat kaligrafer dari berbagai negara di seluruh dunia untuk turut serta berpartisipasi. Seluruh peserta diwajibkan mengirim file karya beserta identitas diri sebelum mengirimkan karya asli kepada sekretariat panitia. Setelah melewati proses penjurian yang ketat, akhirnya pada Sabtu, 30 Oktober dini hari waktu Indonesia, hasil lomba tersebut diumumkan.
Dari 15 peserta yang berhasil masuk ke dalam tahap akhir penjurian, terpilih delapan juara dimana dua di antaranya merupakan guru PMDG. Selain dua orang dari Gontor, terdapat juga lima orang peserta asal Indonesia, serta seorang peserta dari Malaysia yang juga menjadi pemenang dalam event tersebut. Al-Ustadz Muhammad Nur mendapatkan posisi kedua, sementara Al-Ustadz Naufal Ulinnuha berada pada urutan ke-5 dan memperoleh juara harapan.
Khat Maghribi karya Al-Ustadz Naufal Ulinnuha yang menjadi juara kelima.
Pencapaian dalam bidang seni kaligrafi oleh para guru maupun santri PMDG tentunya tidak lepas dari dukungan serta dorongan dari banyak pihak, baik bapak pimpinan, bapak direktur serta para pembimbing khat yang ada di lingkungan Gontor. Demikian pula keberadaan markaz khat Gontor yang saat ini semakin terlihat perannya menjadikan seni kaligrafi semakin populer di kalangan guru, maupun santri.
Semoga prestasi pada lomba di Montreal kali ini menjadi motivasi bagi pecinta seni kaligrafi dan bisa diikuti dengan prestasi-prestasi lainnya pada lomba-lomba mendatang, amiin.
Oleh : Muhammad Nur
Editor : Alif Ahsanuddin dan Taufiq Affandi
KARANGBANYU – Sebagai lembaga pendidikan, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak kehabisan cara untuk mendidik para santri dan santriwati. Salah satu keterampilan yang Gontor ajarkan adalah keterampilan berbahasa asing (Arab dan Inggris). Banyak kegiatan yang sengaja Gontor rancang untuk meningkatkan keterampilan berbahasa. Salah satunya yang PMDG Putri Kampus 3 selenggarakan adalah Princess Language.
Sabtu (31/10) adalah malam puncak dari penyelenggaraan Princess Language. Setelah sebelumnya telah dilaksanakan proses pemilihan para kandidat. Tahap pemilihan meliputi beberapa kompetisi, yaitu, mengerjakan soal tulis, listening, dan English/Arabic debate. Pada malam puncak, para kandidat diberikan soal amplop kemudian soal rebutan. Saat penampilan terakhir, para kandidat menunjukkan talentanya yang materinya telah diundi sebelumnya. Diantaranya; tampil sebagai Host, VJ, Tourguide, Presenter, Poetry reading dan Telling story.
Suasana terlihat tegang ketika penentuan siapa yang akan menjadi The Next Princess Language. Oleh para juri, mahkota Princess Language tahun ini disematkan kepada Nayla Nur Azizah, 2B dengan show talent sebagai Tourguide. Juara kedua diraih oleh Adini Amalia Putri, 1 Int. B dan juara favorit diraih oleh Najla Nayla Hendrianti, 1 Int. F. dyah.wonggo
Disiplin merupakan salah satu di antara unsur penting yang dapat menjaga keberlangsungan hidup manusia. Tanpa berdisiplin, manusia akan mengalami ketidakseimbangan pada berbagai aspek dalam hidupnya. Ketika ketidakseimbangan tersebut tidak segera diluruskan, maka bisa mendatangkan masalah serta kesulitan baginya.
Sebagai contoh; manusia perlu memiliki jadwal makan yang teratur agar mampu melakukan aktivitasnya. Jika ia tidak berdisiplin dalam jadwal makannya, maka asupan nutrisinya pun menjadi tidak seimbang sehingga dapat mengakibatkan penyakit bahkan kematian. Namun ketika ia berdisiplin, maka setiap aktivitasnya pun dapat dijalankan dengan prima.
Dengan mematuhi disiplin, secara tidak langsung manusia telah mengikuti fitrahnya sebagai makhluk yang diciptakan dengan keteraturan. Keteraturan tersebutlah yang dapat menjaganya untuk terus hidup, sehingga dengan demikian ia telah menghargai dirinya serta hidupnya di dunia ini. Dari titik inilah, manusia kemudian memiliki harga diri. Harga diri ini pula yang nantinya menjadi nilainya di mata orang lain, sehingga mereka menghargainya karena harga diri yang ia jaga.
Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal di depan para santri pada salah satu kesempatan. “Ketika kamu berdisiplin, berarti kamu sudah menghargai dirimu sendiri. Barulah setelah itu orang lain akan menghargai kamu. Ketika kamu saja tidak bisa menghargai dirimu sendiri, jangan harap orang lain akan menghargaimu.” begitulah jelas beliau.
Marilah kita bersama-sama meningkatkan kedisiplinan pada segala aspek kehidupan kita, sehingga mengangkat harga diri kita. Jangan pernah meminta orang lain untuk menghargai kita, sebelum kita belajar untuk menghargai diri kita sendiri dengan disiplin-disiplin yang ada. Semoga dengan berdisiplin sebaik-baiknya dapat menjadikan diri kita sebagai pribadi yang lebih baik lagi. zahrulmuhsinin
Mantingan– Pada Sabtu, 30 Oktober 2021, belajar malam terbimbing para santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 resmi dibuka. Acara yang diselenggarakan pada malam hari yang bertempat di Sahatu Ta’asi, menandakan awal dari terciptanya waktu belajar malam yang kondusif.
Dibuka oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2, dengan segenap semangat dan niat yang baru. Santriwatipun dihimbau untuk bisa memanfaatkan waktu belajar malam terbimbing ini dengan sebaik-baiknya karena akhir tahun sangatlah singkat dengan segala kegiatannya yang akan mengambil waktu para santriwati.
Pembukaan ini dihadiri oleh seluruh Asatidz dan sebagian Ustadzah karena sedang izin dalam pengecekan lembar jawaban ujian kelas 6 gelombang pertama. Dan juga dihadiri oleh seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.
Dengan adanya pembukaan belajar malam terbimbing ini, agar seluruh santriwati dapat meningkatkan kualitas mereka dalam belajar dengan segala niat yang baru. Dan agar mereka tahu betapa pentingnya ilmu dan pendidikan di dalam hidup ini. Belajar! Belajar! Dan Belajar! Tidak mengenal lelah dalam menimba ilmu di pondok tercinta ini. Sofia
KARANGBANYU – Tahun ajaran semester akhir telah dimulai. Segala aktivitas pendidikan dan pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) otomatis berjalan seperti sedia kala. Termasuk kegiatan berbahasa resmi (Arab & Inggris).
Selain penggunaan bahasa asing di kelas-kelas, aktivitas santri dalam rangka peningkatan kemampuan mereka dalam berbahasa asing antara lain muhadatsah shobahiyah, drama contest, princess and queen language, watching, listening, islahu lughoh dan lain sebagainya.
Jum’at pagi (29/10) pembimbing penggerak bahasa dan staf penggerak bahasa OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern) menggelar acara pembukaan kegiatan bahasa. Pagi itu, santriwati berkumpul di depan auditorium untuk mendengar arahan dan nasihat dari Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3 dan Bapak Wakil Direktur KMI.
Dalam sambutannya, Al-Ustadz Yudi Afifudin, M.E., Wakil Direktur KMI menyampaikan bahwa bahasa Arab dan Inggris merupakan identitas Pondok Modern Gontor. Dua bahasa tersebut digunakan dalam penyampaian materi pelajaran di kelas. Sehingga, siapa yang tidak berdisiplin berbahasa resmi, maka ia telah kehilangan identitasnya sebagai santriwati Gontor.
Sambutan oleh Al-Ustadz Muhammad Badrun Syahir,M.A
Al-Ustadz Dr. H. M. Badrun Syahir, M.A., Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3 menyampaikan bahwa kemampuan berbahasa yang tertib dan teratur merupakan tanda orang berakal dan berilmu. Bahasa juga menunjukkan identitas sebuah bangsa.
Persembahan anggota CLID_Net
Usai menyimak nasihat dari beliau berdua, acara dilanjutkan dengan menyaksikan penampilan dari anggota CLID-Net. Dengan diselenggarakannya acara pembukaan kegiatan bahasa ini, maka disiplin tentang berbahasa telah berjalan seperti sedia kala. dyah.wonggo
KARANGBANYU – Demi memperluas wawasan santriwati di bidang olahraga, meningkatkan ketangkasan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 menyelenggarakan kegiatan Miss Sporto.
Miss Sporto merupakan kegiatan perlombaan di bidang olahraga. Tiap angkatan mengutus satu orang perwakilan sebagai kandidat Miss Sporto. Seleksinya dilaksanakan cukup ketat dalam kurun waktu enam hari, yaitu Jum’at – Rabu (22-27/10). Media seleksinya adalah ujian tulis dan praktik berbagai macam olahraga.
Talent Show Khalidazia Althaf Ameera
Dari seleksi itu, terpilihnya enam orang kandidat. Mereka adalah. Khalidazia Althaf Ameera 1C, Natasya Aulia Az-Zahra 2B, Naila Shofy 3C, A’yunin Nur Afifah 1 INT D, Salsabila 3 INT C, dan Auliyatul Rahma 4C. Para kandidat inilah yang akan tampil pada final kompetisi Miss Sporto, Jum’at (29.10).
Final kompetisi Miss Sporto sendiri terdiri dari 3 babak, yaitu babak soal pilihan, soal rebutan, dan babak talenta. Setelah melalui 3 babak, para juri menobatkan Salsabila, 3 Int. C sebagai juara satu. Sedangkan juara dua diraih oleh A’yunin Nur Afifah, 1 Int. D dan juara 3 sekaligus juara favorit diraih oleh Natasya Aulia Az-Zahra, 2B. Nuriyah.azh
Crowning Salsabila pemenang Miss Sporto 2022Para Kandidat Miss Sporto 2022
Mantingan– Awal tahun telah dilalui dengan segala kegiatannya yang Extraordinary. Dan akhir tahun datang dengan sekejap. Pembukaan Tahun Ajaran Semester Kedua 1443 H resmi dibuka dan menandakan bahwa liburan telah berakhir dan semua kegiatan di pondok ini berjalan seperti biasanya.
Bertempat di Sahatu Ta’asi Gontor Putri Kampus 2 dan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 Oktober 2021 dengan segenap Asatidz, Ustadzah serta santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Acara dilaksanakan pada pagi hari pukul 7.00 WIB dan dilaksanakan dengan segala khidmat.
Sambutan Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Moh Alwi Yusron, M.A memulai acara pembukaan ini lalu dilanjutkan oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, M.A untuk melanjutkan apa yang telah disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh serta dilanjutkan dengan do’a.
Dengan adanya Pembukaan Tahun Ajaran Semester Kedua ini, diharapkan bagi seluruh Asatidz, Ustadzah serta santriwati untuk bisa memperbarui niatnya khususnya pada semester kedua ini.
“Tahun ini adalah Tahun Kerja Keras” kata yang selalu disebutkan oleh Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, M.A. Dengan segala niat yang baru, hal baru, semangat baru yang bisa menciptakan ozon keberkahan yang luar biasa di Gontor Putri Kampus 2 ini. Sofia
KARANGBANYU – Sepuluh hari, para santri menghabiskan masa liburannya di pondok. Melalui momen liburannya ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengajarkan para santrinya cara mengisi liburan.
Salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh PMDG Putri Kampus 3 adalah Gontor Olympiade. Acara ini merupakan kegiatan perlombaan. Dipanitiai oleh beberapa guru dan dibantu oleh beberapa santriwati kelas 5. Gontor Olympiade diselenggarakan selama enam hari. Terhitung sejak Rabu (20/10) hingga Senin (25/10).
Rabu pagi, para santriwati dan guru berkumpul di lapangan utama guna melaksanakan acara pembukaan Gontor Olympiade. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Al-Ustadz Dr. H. M. Badrun Syahir, M.A., Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3. Dalam kesempatan tersebut, Al-Ustadz Badrun menyampaikan bahwa Olimpiade Gontor tidak diadakan empat tahun sekali, melainkan setahun sekali. Di dalamnya pun mencakup media olahraga, sains, dan islamic studies.
Perlombaan dalam Gontor Olympiade terbagi menjadi lima divisi, yaitu; kesenian, keilmuan, olahraga, kepramukaan, dan bahasa. Sedangkan pesertanya terbagi dalam empat kategori, yaitu; rayon, angkatan, gudep, dan konsulat. Farouq