RIMBO PANJANG – Depot La-Tansa Putri (DLP) resmi dibuka pada hari Jum’at (10/9/21) oleh Wakil Pengasuh PM Gontor Putri 7, Al-Ustadz Drs. Muhammad Ma’ruf Ch. DLP diresmikan dalam rangka melayani para guru dan siswi baru agar tercipta suasana yang efektif dalam mendidik khususnya bagi siswi baru, baik dalam berbahasa atau pun dalam segi lainnya yang mendidik.
Dalam sambutan Al-Ustadz Drs. Muhammad Ma’ruf Ch menyampaikan, tujuan lain diresmikannya DLP adalah untuk menjaga marwah ustadzah. DLP tidak hanya sekedar mencari komersil, tetapi mencari barokah. Juga bukan sekedar berjualan, tetapi mendidik staf dan pembelinya. Semua yang tersedia harus handmade sebagai bentuk pendidikan dan peningkatan keterampilan. Tegar
RIMBO PANJANG – Kedatangan Dr. Ahmad Muhammad Attukhi ke PM Gontor Putri 7, Jum’at (3/9/21), merupakan kunjungan yang spesial bagi keluarga besar PM Gontor Putri 7, layaknya anak yang merindukan kampung halamannya. Kunjungan ini berlangsung dari hari Jum’at- Kamis (3/9/21-9/9/21). Di antara hari tersebut, Dr. Attukhi menyempatkan untuk berbagi ilmu tentang keindahan dan kemulian bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an.
Kuliah umum ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama untuk Siswi Akhir KMI di sahah ta’asy tentang keutamaan belajar bahasa Arab, Sabtu (4/9/21). Sesi kedua, teruntuk dewan guru di Aula Gedung Yordania.
Khusus untuk kuliah umum bersama seluruh dewan guru terbagi menjadi tiga babak; pertama, tentang Dasar-Dasar Bahasa Arab, Senin (6/9/21). Kedua, pembahasan Asal-Usul Penamaan Surat an-Naml, Rabu (8/9/21). Dan ketiga, bertajuk Pentingnya I’rab dan Ilmu Nahwu, Kamis (9/9/21). Tegar
RIMBO PANJANG – Pengarahan ijazah Siswa/i Akhir KMI PM Gontor di seluruh Indonesia diadakan melalui zoom meeting, Selasa (7/9/21). Acara tersebut disampaikan secara langsung oleh Direktur KMI Al Ustadz K.H Masyhudi Subari, MA dan penanggung jawab ijazah, Al Ustadz Raka Fadel Devarsa P, S.Ag.
Pengarahan ijazah di awal tahun ajaran ini, bertujuan untuk mempermudah penanggung jawab ijazah KMI dalam menyiapkan pendataan dan persyaratan berupa akte, pas foto, atau pun persyaratan lainnya yang mendukung. Dengan harapan, dapat meminimalisir kesalahan ijazah KMI yang berdampak pada penghambatan tugas-tugas pondok lainnya di bulan Ramadhan. Tegar
MANTINGAN-Pihak imigrasi melakukan kunjungan rutin ke Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 pada (16/9/21). Kunjungan ini bertujuan untuk memeriksa validitas data dan administrasi santriwati luar negeri yang berada di Gontor Putri Kampus 1, sekaligus menyambung tali silaturrahim. Pertemuan diadakan di Guest House Badan Wakaf Gontor Putri kampus 1, pada pukul 09.30 WIB.
Ikut serta dalam kunjungan perwakilan dari TNI, Polri, Kasbangpol, Kemenag, Camat Mantingan, serta beberapa staf terkait, dan disambut oleh Dr. Al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad, M.A. dan Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd. selaku kepala pembimbing luar negeri Gontor Putri Kampus 1, serta beberapa ustadzah pembimbing santriwati luar negeri.
Al-Ustadz Fairuz sedang berbincang dengan Petugas Imigrasi
Terkait jumlah santriwati yang berasal dari luar negeri, Gontor Putri Kampus 1 merupakan pondok dengan jumlah terbanyak, yakni sebanyak 69 santriwati yang mana berasal dari Malaysia, Swedia, Thailand, Australia, Amerika, Jepang, dan Saudi. Ditambah dengan 5 ustadzah berasal dari Malaysia dan Thailand.
Santriwati yang kini telah aktif mengikuti kegiatan belajar-mengajar di pondok berjumlah 9 sedang sisanya tetap mengikuti kegiatan belajar-mengajar secara daring. Selain itu, mereka juga dikontrol oleh Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM), yang berada di luar negeri.
Ustadzah Pembimbing Santriwati Luar Negeri sedang berbincang dengan Petugas Imigrasi
Dalam kunjungan ini, pihak imigrasi mengajak sharing pihak Gontor Putri Kampus 1 mengenai keluhan apa saja yang dirasakan baik dari santriwati maupun ustadzah pembimbing luar negeri saat mengurusi perihal terkait perizinan tinggal santriwati yang berasal dari luar negeri. Selain itu, mereka juga dijelaskan mengenai peraturan baru dalam mengurus perizinan tersebut.Aya
KARANGBANYU – Ujian adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan. Tidak ada cara untuk menilai kualitas sesuatu hal, kecuali dengan ujian. Demikian pula Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Untuk mengetahui kualitas pembelajaran dan akademis santri-santrinya, PMDG mengadakan ujian.
PMDG Putri Kampus 3 mengadakan ujian lisan selama 10 hari. Terhitung sejak Kamis (16/9) hingga Senin (27/9). Panitia Ujian mengerahkan 169 Ustadzah dan 282 Siswi Akhir untuk menguji ujian lisan. Agar banyak Siswi Akhir yang mendapatkan pengalaman menguji, panitia membagi jumlah tersebut menjadi dua gelombang. Sehingga Siswi Akhir yang terlibat menguji tiap gelombangnya adalah 141 orang.
suasana ujian lisan materi Al-Qur’an
Jumlah ruang kelas yang masih kurang, mengharuskan panitia untuk menggunakan 3 ruang kelas darurat dan 3 koridor gedung. Tiga koridor tersebut adalah koridor Gedung Makkah lantai 2, gedung Madinah lantai 2 dan lantai 3.
Agar tak terlepas dari unsur dasar pelaksanaan ujian yaitu pendidikan, Selasa (14/9), para penguji dan petugas di masa ujian lisan seluruh kampus PMDG mendapatkan pengarahan langsung dari Pimpinan Pondok yang dilaksanakan secara daring. Agar ujian dapat dilaksanakan maksimal, Rabu (15/9), seluruh penguji memeriksakan persiapan mengujinya di hadapan guru senior. Farouq_PanitiaUjian
suasana pengoreksian i’dad penguji ujian lisan awal tahun 2021
Mantingan– Semester pertama tahun ajaran 1442 -1443 H sudah berakhir, yang menandakan bahwa ujian akan segera terselenggara. Ujian terbagi menjadi dua yakni ujian lisan dan ujian tulis. Dan pada Kamis, 16 September 2021, ujian lisan hari pertama dilaksanakan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.
Ujian lisan dilaksanakan selama 9 hari yang terdiri dari 3 pelajaran yakni Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Al-Qur’an. Ujian lisan diselenggarakan untuk santriwati kelas 1 sampai kelas 5 dan para Asatidz dan Ustadzah serta kelas 6 menjadi para penguji ujian lisan ini.
Santriwati sangat antusias pada hari-hari ujian lisan dengan semangat mereka yang membara saat belajar pagi maupun malam hari. Ujian lisanpun terselenggara di berbagai tempat, ada yang bertempat di dalam kelas dan ada juga yang bertempat diluar kelas seperti di serambi Masjid, Mini Hall, Teras Syanggit dan Bapenta.
Mental santriwati sangat diuji saat ujian lisan ini, karena inti dari ujian lisan adalah menciptakan mental santriwati yang tangguh dan bermental kuat khususnya dalam mendapatkan pendidikan dan belajar di pondok ini. Sofia
RIMBO PANJANG – Siswi Akhir KMI PMDG Putri Kampus 7 diwajibkan untuk mengikuti kelas pelatihan Microsoft Word yang diselenggarakan oleh staf Darussalam Computer Center (DCC). Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at (2/9/21) dengan pembacaan jadwal dan disiplin selama pelatihan berlangsung. Pelatihan ini dibimbing langsung oleh staf DCC di ruang Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) selama 3 minggu, dari hari Sabtu-Kamis (4-23/9/21).
Pelatihan ini juga diadakan untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan komputer Siswi Akhir KMI. Cakupannya meliputi materi dasar seputar Microsoft Word seperti; mengetik bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab; pengenalan tools editing; dan editor tulisan. Materi-materi ini kemudian dipraktikan agar dapat digunakan sebagai penunjang penulisan karya tulis ilmiah untuk munaqosyah dan perkuliahan. Tegar
KARANGBANYU – Gedung Aligarh telah selesai dibongkar hingga fondasinya. Pembangunannya pun segera dimulai, mengingat arahan Pimpinan Pondok bahwa Syawal mendatang, gedung ini sudah bisa dimanfaatkan untuk asrama santriwati.
Sebagai penanda awal pembangunannya, tim pembangunan Gedung Aligarh mengadakan acara Peletakan Batu Pertama. Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu (11/9). Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., Ketua Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM) mewakili Pimpinan Pondok, berkenan hadir dalam acara tersebut.
Dalam nasihatnya, Al-Ustadz Ismail mengingatkan para tim pembangunan untuk meluruskan niat, yaitu niat beribadah kepada Allah. Karena nantinya, gedung ini akan digunakan para santriwati untuk menimba ilmu-ilmu Allah. Sehingga tiap keringat yang menetes akan bernilai amal jariyah.
Acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu fondasi pertama oleh Ketua YPPWPM. Dengan bersambut pekik takbir, Al-Ustadz Ismail menata batu-batu tersebut dengan adukan semen cor beton yang telah disiapkan panitia. Farouq_pembangunan
KARANGBANYU – Terampil menulis merupakan kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswi guru. Sebagai bentuk usaha peningkatan keterampilan menulis mahasiswi guru, Dewan Mahasiswi (Dema) divisi Karangbanyu menginisiasi lokakarya tulis menulis.
Jum’at (10/09), sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh mahasiswi UNIDA berkumpul di Aula Mini Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3. Dengan mengusung tema; “Menulis, Mengolah Pemikiran, Membangun Peradaban”, Dema mengundang dua orang dosen aktif di UNIDA yang ahli di bidang penulisan. Beliau berdua adalah Al-Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud. dan Al-Ustadzah Firda Inayah, M.Ag.
“Setiap dari kita memiliki potensi untuk menulis, besarnya potensi tersebut bergantung pada apa yang kita serap dan kita tuangkan menjadi untaian karya tulis”, ujar Al-Ustadz Khasib saat memotivasi peserta untuk giat menulis. Beliau juga menyebutkan bahwa, “Orang yang membaca, tetapi tidak melahirkan tulisan, berarti dia gila!” Maksud dari statement tersebut adalah orang itu seperti hidup karena setelah ia membaca yang menambah wawasannya, tetapi karena tidak dituangkan dalam bentuk tulisan maka apa yang ia baca menjadi tidak berguna atau bisa jadi ia tidak paham dengan bacannya. Orang seperti itulah dikatakan seperti orang gila. Terlebih lagi jika ada orang yang menulis namun tidak membaca, sama dengan orang gila kuadrat. Karena ia menulis tanpa memiliki pandangan serta rujukan yang kuat. Sehingga bisa jadi tulisannya tidak berkualitas dan jauh dari kebenaran
Disambung dengan materi kedua yang merupakan pelengkap dari materi sebelumnya, pemateri mengatakan bahwa, “Ada tiga hal yang menjadi kunci seseorang saat menulis yaitu, fokus, sabar, dan tulus”. Beliau secara rinci menjelaskan tahap-tahap apa yang harus dilalui seorang penulis, lebih tepatnya jika kita ingin menulis sebuah karya ilmiah sebagaimana yang dilakukan mahasiswi pada umumnya.
Harapan dari diadakannya lokakarya ini adalah agar seluruh Mahasiswi UNIDA khususnya para mahasiswi guru dapat memberdayakan potensi tulis menulis yang dimiliki. Sehingga kelak mereka dapat melahirkan beragam karya tulis yang bermanfaat untuk umat. AisyahIz
KARANGBANYU – Salah satu sunah pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) jelang masa ujian adalah kegiatan belajar malam keliling. Berbeda dengan suasana belajar malam di masa aktif belajar. Kini, para santri & santriwati dibebaskan memilih tempat belajar yang mereka suka. Selama berada di kawasan yang telah ditentukan oleh Bagian KMI dan Panitia Ujian.
Hal ini dilakukan sebagai stimulus untuk membangkitkan daya mandiri yang dimiliki para santri. Tidak dilepas begitu saja, para guru tetap memberikan bimbingan dan pengawalan terhadap mereka.
Sebagai tanda dimulainya kegiatan belajar keliling, Jum’at (10/9), para guru PMDG Putri Kampus 3 berkumpul di depan auditorium guna menyimak arahan Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur KMI tentang tata cara mengawal santriwati saat belajar malam keliling.
Dengan menyitir ungkapan Pak Zar, “Tempalah Besi Saat Sedang Panas-panasnnya”, Al-Ustadz Yudi Afifudin, M.E., Wakil Direktur KMI PMDG Putri Kampus 3 mengingatkan para guru bahwa saat ini adalah saat yang tepat untuk menempa semangat belajar para santriwati. Farouq_panitiaujian