Home Blog Page 193

Diskusi Umum Kelas 6 : “Hukum Shalat Jumat di Masjid Pada Masa Pandemi Covid-19”

0

Gontor Putri Kampus 3 – Setelah diadakannya diskusi umum bagi siswi kelas 5 KMI pada Ahad (23/8), selanjutnya diadakan pula diskusi umum bagi siswi kelas 6 KMI pada Rabu malam (26/8), di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Masalah yang mereka diskusikan adalah tentang Hukum Shalat Jumat di Masjid Pada Masa Pandemi Covid-19 yang saat ini menjadi pro kontra masyarakat Indonesia. Pada diskusi ini ada kelompok pro dan kontra yang masing-masing terdiri atas 3 orang siswi. setelah acara dibuka oleh pembawa acara, mulailah setiap kelompok memaparkan pendapatnya. kelompok pro mendukung atas diadakannya Shalat Jumat di Masjid Pada Masa Pandemi Covid-19, sedangkan kelompok kontra menolaknya.

Seluruh anggota diskusi sangat antusias menyimak pemaparan dari masing-masing kelompok, ini dikarenakan tema yang di ambil merupan masalah yang saat ini sedang banyak diperbincangkan. Selain itu, antusiasme para anggota diskusi juga dibuktikan dengan aktifnya mereka dalam memberikan pertanyaan kepada masing-masing kelompok.

Acara berakhir pukul 21.30 WIB. sebelum pembawa acara menutup acara, notulen membacakan intisari dari diskusi yang telah dibahas. diharapkan dengan adanya diskusi umum ini dapat menambah wawasan siswi, mengembangkan pengetahuan, daya pikir serta pengalaman mereka sehingga mampu menjadi manusia yang berpengetahuan luas, bermanfaat bagi Negara dan Agama. DzakiyahF

Ciptakan Pemimpin Bangsa Dari Gladian Pinsa Pinru

0

DARUSSALAM – Pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor tidak hanya diterapkan di dalam kelas semata, tapi juga diterapkan di luar kelas seperti ekstrakurikuler di pondok. Salah satunya terdapat pada kepramukaan, di mana di dalamnya kita diajarkan tentang kepemimpinan dan kepribadian yang mandiri. Untuk tujuan tersebut, diadakanlah acara Gladian Pimpinan Sangga dan Pimpinan Regu (Pinsa Pinru) pada hari Ahad (22/08) sampai hari Selasa (24/08).

“Peserta Gladian Pinsa Pinru diambil dari setiap ketua kelompok. Mereka diajari semua keterampilan berpramuka, agar bisa menjadi teladan bagi teman-temannya yang lain. Kita ajarkan masing-masing ketua kelompok yang notabene bukan dari anggota pasukan khusus, kita latih, kita didik secara intensif agar mampu mengimbangi,” ujar Al-Ustadz Caesardi Andhita Fari Kusuma, selaku salah satu staf Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI).

Acara Gladian Pinsa Pinru ini dibuka pada hari Ahad (22/08) di aula pertemuan gedung Rabithah, yang selanjutnya diisi oleh materi keterampilan berpramuka sampai pada hari Selasa (24/08). Setiap ketua kelompok diajarakan tentang tali temali,  retorika berupacara, Latihan Kerampilan Baris Berbaris (LKBB), serta teori Survival. Mereka diajarakan oleh beberapa asatidz dari Majelis Pembimbing Gugus Depan (MABIGUS) dan Majelis Pembimbing Asistent (MABITEN) dari Dewan Kerja Kordinator (DKK).

Waktu pelaksanaan sesi penyampaian materi berlangsung pada saat jam pelajaran sore di siang hari serta ketika sore hari, bertempat di aula gedung Rabithah dan lapangan windu dengan tujuan agar tidak menggangu kegiatan santri yang lain. Adapun setiap peserta diwajibkan membayar 20 ribu untuk biaya sertifikat, Co-card dan konsumsi ketika acara.

Panitia Acara Gladian Pinsa Pinru diamanatkan kepada siswa kelas 5 Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) yang berjumlah 40 orang, yang diketuai oleh Rifqi Faiz kelas 5-S, Alviano Yumna 5-L dan Bimo Wiramata 5-I serta ditambah dari staf Koordinator Gerakan Pramuka. Adapun pembimbing dari staf MABIKORI adalah Al-Ustadz Adiyaksa dan Al-Ustadz Caesardi Andhita Fari Kusuma. Dinulcahya

Kesemarakan Expo Muharram 1442 Hijriah

0

GONTOR- Kamis (20/8), perayaan tahun baru Islam di segala penjuru dunia mungkin berbeda-beda, begitu pula di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). PMDG mengadakan acara tahunan khusus untuk menyambut tahun baru Islam, yaitu Expo Darussalam.

Dalam penyelenggaraan acara tahunan yang dipusatkan di sekitar BPPM ini, para pengurus OPPM serta Koordinator Gerakan Pramuka mempertunjukkan serba-serbi yang terdapat di bagian mereka masing-masing. Selain itu, sebagian dari mereka juga ada yang mengadakan bazar, ada bagian yang menjual makanan, pakaian, perlengkapan sekolah, dan lain sebagainya. Melihat kemeriahan ini, K.H. Hasan Abdullah Sahal pun turut serta dan melihat-lihat setiap stand yang ada dalam acara tersebut.

Kesemarakan tersebut semakin bertambah dengan dilaksanakannya bermacam-macam lomba oleh masing-masing stan. Perlombaan diikuti oleh ratusan santri dari pagi hingga siang hari. Tidak hanya para santri yang merasakan kemeriahan gebyar Expo Muharram tahun ini, tetapi para guru juga ikut menyambut dan berpartisipasi dalam meramaikan acara tahunan ini.AbuFariz

 

Diskusi Umum Kelas 5 : Menerapkan Nilai Panca Jiwa Dalam Kepengurusan Rayon

0

Darul Ma’rifat – Gontor merupakan lembaga pendidikan yang mendidik kehidupan. Bukan sekedar menyelenggarakan pesantren, melainkan mendidik santri-santrinya dengan pendidikan kehidupan. Diskusi Umum kelas 5 adalah sebuah acara yang dapat membentuk karakter . Karena di acara ini membahas tentang kemudabbiran ( kepengurusan), menjadi kelas 5 yang baik dan memiliki uswatun hasanah .

(24/08/20) Santri kelas 5 Kulliyatu-l-Muallimin Al-Islamiyyah (KMI) berfungsi sebagai roda penggerak pondok dalam setiap kegiatannya. Mengatur anggota se-Darussalam yang tinggal di asrama yang berdisiplin ketat dan beraktifitas padat selama dua puluh empat jam. Tentu, santri kelas 5 harus menjadi suri tauladan dalam segala aspek kepengurusan. Maka, penerapan Panca Jiwa menjadi sangat urgen demi menjadi sosok suri tauladan tersebut. Menjadi seorang pengurus bukanlah suatu hal yang mudah, maka dari itu kita harus mengikuti garis-garis dan falsafah yang sudah ditanamkan oleh pondok. Dan kita dapat bermula dari penerapan Panca Jiwa didalam kepengurusan kita.

Pengurus harus mulai peduli dengan sekitarnya dan tidak boleh bosan menjadi orang baik. Orang baik dalam hal ini adalah dengan mengingatkan temannya yang lupa dan mengajarkan yang belum mengetahui. Karena saling mengingatkan dapat memupuk kebersamaan para pengurus di suatu rayon

Acara ini berlangsung dengan lancar tanpa ada kendala. Dan dihadiri oleh seluruh kelas 5 yang mengenakan baju putih , para pembimbing dan PUSDAC ( Public Speaking and Discussion Activities Council) . MC (Master of Ceremony) dibawakan oleh Al-ustadz El- Azizy Dandy Muhammad , moderator oleh Al-ustadz Muhammad Amiruddin, notulis oleh Al-ustadz Sovil Anam, pemakalah 1 oleh Al- ustadz Rizky Mabrury , pemakalah 2 oleh Al-ustadz Muhammad Robbani , dan adapun acara ini dibuka oleh Al-ustadz Hamim Fathoni S,Th.I

Pentingnya acara ini mengenalkan kepada kelas 5 cara berdikusi dan mencari solusi dari suatu masalah bukan lari dari masalah, pendidikan mental menjadi tujuan utama. Karena selayaknya seorang kelas 5 sudah harus memiliki mental yang kuat dan siap menghadapi masalah. Maka anggota yang baik dilihat dari pengurus yang baik dan hal tersebut dapat kita terapkan selama kita berada pada jalur pendidikan pondok dengan selalu didasari oleh nilai-nilai panca jiwa.Raihan Husfi

Unida Gontor Adakan Ujian Tengah Semester Ganjil 1441/2020

0

Gontor–Di masa pandemi ini rentetan kegiatan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berjalan dengan lancar, meskipun ada beberapa acara besar yang harus ditunda pelaksanaannya. Namun, kegiatan belajar mengajar di Kulliyatu-l-Muallimin Al-Islamiyah tetap berjalan seperti biasanya, begitu juga dengan kegiatan akademis di Universitas Darussalam (Unida) Gontor. Pada hari Sabtu-Rabu, 15-19 Agustus 2020 dilaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil bagi Mahasiswa Unida di seluruh kampus. 

Sabtu (15/8), Wakil Rektor II Unida Gontor, Dr. Setiawan bin Lahuri, Lc., M.A. secara resmi membuka UTS Ganjil yang diadakan di Aula Gedung Robitoh. Dalam pidatonya beliau menyampaikan bahwa kita harus bersyukur dapat melaksanakan perkuliahan secara normal karena banyak mahasiswa yang rindu masuk kelas. Selain itu, beliau menekankan kejujuran dalam pengerjaan soal UTS, karena ini sangat penting dan bersangkutan dengan akhlak mahasiswa, “Al Imtihaanu yukromul mar’u, au yuhaanu” ujian bisa membuat seseorang mulia karena dia bisa mengerjakannya dengan baik dan benar, juga dapat membuat seseorang hina karena tidak bisa mengerjakannya dengan baik.

Berkat izin Allah SWT, UTS tahun ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, semoga dengan adanya UTS ini para mahasiswa dapat mengetahui kadar kemampuan mereka khususnya dalam bidang akademis. rezza

MENINGKATKAN TOTALITAS BAHASA ARAB, DENGAN KOMPETISI DRAMA CONTEST ANTAR RAYON

0

Gontor Putri 3 – Tepat pada hari Kamis (20/8), Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 mengadakan sebuah perlombaan yang diadakan setiap tahunnya, yaitu Drama Contest. Pada awal tahun, perlombaan ini dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Arab, dan pada akhir tahun perlombaan ini dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Inggris. Acara ini dilaksanakan pada pagi hari pukul 08.00 WIB tepat, yang bertempatkan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, dan dibuka oleh sambutan dari bapak wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 3 yaitu Al-Ustadz H. Suwarno TM, S.Ag.

Drama Contest merupakan Perlombaan yang diadakan antar Rayon, setiap rayon harus menampilkan sebuah drama yang wajib menggunakan bahasa Arab. Perlombaan ini rutin diadakan setiap tahunnya, guna untuk meningkatkan kualitas bahasa santriwati dalam percakapan, maupun dalam pengembangan penambahan kosakata bahasa untuk para santriwati. Karena pondok selalu menekankan syi’ar bahasa nya yaitu :

اللغة تاج المعهد

Bahasa adalah mahkota pondok. Tidak hanya itu, dari perlombaan ini, para anggota rayon mampu saling bekerja sama dalam proses untuk menampilkan drama yang mereka persiapkan sebelumnya, dan melatih mental mereka untuk tampil berani didepan warga Darussalam. Perlombaan ini selesai pada pukul 11.30 WIB dan dimenangkan oleh Rayon Andalusia B, sebagai juara umum. Semoga dengan acara ini, santriwati mampu meningkatkan bahasa, khususnya bahasa Arab dalam percakapan sehariannya, dan mampu bereksistensi dalam segala hal dengan bahasa. Karena dengan bahasa, dunia ada ditangan kita. NabilaH

GONTOR 3 KUAT: MERAYAKAN HUT KEMERDEKAAN INDONESIA ALA SANTRI GONTOR

0

Darul Ma’rifat – Men sana in corporesano, al-Aqlu as-Saliimu fii al-Jismi al-Saliimi, akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat pula. Begitulah yang disampaikan al-Ustadz Witoto, S.Pd.I  saat membukn acara lomba Tujuhbelas-an HUT RI ke-75. Setiap akal yang sehat pasti disertai dengan tubuh yang sehat pula. Meskipun ditengah pandemi ini kita tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Maka perlu adanya pergerakan badan dan akal yang selalu sinergi supaya kita bisa menjadi muslim yang kaffah. Sebagai upaya kita menjaga kesehatan.

(21/08/20) Meski 17 Agustus sudah lewat 4 hari yang lalu, tidak memudarkan semangat para asatidz dalam mengikuti perlombaan ini. Acara yang diselenggarakan pada Jumat pagi ini sangat meriah. Bertempat di lapangan hijau depan gedung Madinah.

Ada 10 jenis lomba yang di acara pagi ini, diantaranya Joget Tomat, mencari karet di tepung, estafet tepung, balap karung, dan acara puncak yaitu tarik tambang. Di ikuti oleh seluruh asatidz Gontor 3 yang dibagi per-angkatan, sangat mbakar semangat mereka.

Dalam acara ini sangat ditonjolkan kekompakan, ukhuwah diantara para asatidz dan sportifitas dalam bermain. demikianlah perlombaan ala santri Gontor, tidak hanya sekedar lomba namun juga terdapat nilai-nilai ke-Islam-an didalamnya. Semua pekerjaan harus dikerjakan secara all-out atau secara total tidak boleh setengah-setengah, dari pada setengah-setengah lebih baik tidak dikerjakan.

Mudah-mudah jiwa dan raga kita semua sehat melalui kegiatan ini. kita harus selalu berdoa, mendoakan orang lain dan minta doa, itulah kunci kesuksesan. Awal hari dengan senyuman karena dari senyuman membuat kita sehat dan kuat.

“banyak orang yang sakit tapi jiwanya sehat, ada orang yang sehat tapi jiwanya sakit. Jadilah orang yang sehat badannya dan sehat jiwanya. Arramadhan Abad

EXPO MUHARRAM: LANGKAH AWAL GONTOR MENGHADAPI TAHUN BARU 1442 H

0

Darul Ma’rifat – (20/08/20) Derap langkap santri yang berbaris rapi menuju halaman depan aula pertemuan, semangat mereka untuk mengikuti pembukaan EXPO Muharram 1442. Gontor mengawali acara tahun baru Hijiah dengan mengadakan pameran bagian-bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Stand-stand didirikan disekitar aula Pertemuan sebagai tempat untuk memamerkan bagian-bagian OPPM. Adanya acara ini sebagai ranah pendidikan untuk para santri dan sebagai motivasi mereka untuk menata masa depan.
Ada yang lain dari expo tahun ini. tahun ini tidak hanya memamerkan bagian-bagian OPPM melainkan club olahraga dan kursus juga unjuk gigi di acara ini. jika stand OPPM berada di halaman sekitar aula maka stand untuk Club olahraga dan kursus berada di dalam aula.
Pukul 8 tepat pembukaan Expo Muharram 1442 dimulai, diawali dengan bacaan Al-Qur’an sebagai tanda kesyukuran atas datangnya tahun Baru Hijriah. Acara dibuka oleh al-Ustadz H. Heru Wahyudi, S.Ag, bapak Wakil Pengasuh Gontor 3. Dalam pidatonya beliau berpesan agar selalu bersyukur kepada Allah. Meskipun di tengah pandemi seperti ini kita wajib bersyukur, salah satu contoh kita bersyukur adalah menggunakan masker seperti yang kalian pakai saat ini sebagai salah satu upaya kita untuk menjaga kesehatan.
Allah sebagai pengatur alam sudah memastikan kemaslahatan bagi alam dan seisinya. Tidak ada satupun mahkluk ciptaannya yang tidak diurus oleh Nya. Allah itu Maha Luas dan Maha Mengetahui, jika ilmu Allah kita tulis maka air laut pun tidak akan cukup untuk menulisnya. Air laut itu akan habis sebelum ilmu Allah sempurna ditulis.
Maka kita sebagai manusia harus selalu belajar, karena manusia adalah ciptaan Allah yang paling sempurna. Orang yang tidak mengetahui ilmu adalah orang Jahil, orang yang mengetahui akan suatu ilmu namun tidak mengamalkannya dan bahkan mengingkarinya adalah orang jahil murakkab. Maka kalian mau menjadi bagian yang mana? Semoga kita dijauhkan dari orang-orang yang kufur akan nikmat dan orang-orang yang tidak mau tau akan sesuatu.
acara resmi dibuka dengan ditandai pemotongan pita di gapura masuk. Semoga ditahun baru 1442 Hijriah ini kita dipermudah dalam segala urusan. Takbir!. Arramadhan Abad

Bermuhasabah Diri di Malam Tahun Baru Hijriyah

0

GONTOR–Rabu Malam (19/8), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1442 di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara ini merupakan salah satu rutinitas pondok yang selalu diadakan setiap tahunnya, dengan bertujuan agar seluruh santri dapat memahami dan mengambil hikmah serta pelajaran dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya dari kota Makkah ke Madinah.

Acara ini berjalan dengan hikmat dan lancar, dihadiri oleh Pimpinan Pondok K.H. Hasan Abdullah Sahal beserta guru-guru dan santri PMDG. Pada kesempatan ini, Al-Ustadz M. Kurnia Rahman Abadi, MM. ditunjuk sebagai penceramah untuk menyampaikan pidato tentang tahun baru hijriyah. Beliau menyampaikan tentang sejarah awal penetapan penanggalan kalender hijriyah di masa hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Di akhir pidatonya beliau berpesan, “Dengan berakhirnya tahun 1441 hijriyah dan datangnya 1442 hijriyah suatu hal yang pasti bahwa usia kita bertambah, tapi di saat yang bersamaan jatah usia kita juga berkurang. Sudah selayaknya bagi kita menghisab diri kita sebelum kembali kepada Allah SWT”. Berikut pesan yang diharapkan agar kita dapat selalu bermuhasabah di setiap waktu dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik, sebagai persiapan diri sebelum kembali kepada Allah SWT. Sholih

Perayaan Tahun Baru Hijriyyah 1442 ala Gontor di Tengah Pandemi COVID -19

0

Darul Ma’rifat – Kuatnya hembusan angin pada malam ini tak begitu terasa ketika para warga pondok Gontor Kampus 3 terbakar oleh kobaran semangat tahun baru hijriyyah (1442) yang sering dilupakan oleh kebanyakan muslimin saat ini. Dengan diawali suara lantang dari Al Ustadz Zaini Hasan, sebagai penyampai pidato pada malam ini, tentang pentingnya kita harus bersyukur karena kita diberi kesempatan dalam menghadapi tahun baru ini. Seluruh santri dan guru duduk menyimak untaian hikmah dari pidato yang disampaikan  di masjid jami’ gontor 3 pada malam hari ini. Dengan suaranya yang lantang beliau menimpali, “cara kita menyambut kedatangan tahun baru hijriyyah ini tidaklah sama dengan yang lainnya, yang mana ini bukanlah sekedar kebudayaan adat saja, juga bukan waktu kita berhura-hura, tapi kita sambut dengan Intropeksi diri kita masing-masing.”

(19/08/20)Beliau juga tak lupa mengutarakan tentang sejarah pembentukan tahun hijriyyah ini yang mana ketika zaman pemerintahan amirul mu’minin, Umar ibn Khattab, Gubernur yang bertugas di Mesir di kala itu Amr ibn Al ‘Ash sekaligus sahabatnya merasa kesulitan dalam pengarsipan dokumen amiril mu’minin ketika itu karena mereka tidak mempunyai sistem penanggalan yang baku, hingga akhirnya Umar memanggil beberapa Sahabat untuk merundingkan pembuatan tanggal hijriyyah yang kita gunakan sekarang ini.

Dengan tenang dan khidmat para santri dan guru menyimak untaian kata yang disampaikan, sulitnya situasi dan kondisi di tengah pandemi ini tak menyurutkan semangat para santri dan guru untuk menyambut sekaligus merayakan Tahun Baru Hijriyyah ini, meskipun dengan protokol kesehatan yang mewajibkan social distancing antara satu dan yang lainnya.

Mendekati penghujung acara bapak wakil pengasuh, Al Ustadz H. Heru Wahyudi, S.Ag menambahkan wejangan, bahwasanya alasan kenapa amirul mu’minin Umar memilih hijrah sebagai penamaan kalender Islam, karena Hijrah sebagai suatu peristiwa yang besar yang mengubah kehidupan Umat Islam ketika itu, dan tak lupa juga kami diajarkan doa untuk kami panjatkan ketika memasuki Tahun baru Hijriyyah dan setelahnya,

اللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَنَا وأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَإِلَى الْخَيْرِ أَقْرِبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ أَبْعِدْنَا

“ Ya Allah Panjangkanlah Umur kami dan perbaikilah amal perbuatan kami, dan dekatkanlah kami kepada kebaikan dan jauhilah kami dari keburukan”

 

Gontor selalu mengajarkan kesederhanaan kepada kita, meskipun dalam menghadapi agenda yang besar kesederhanaan tetap menjadi kunci utamanya, seperti perayaan tahun baru hijriyyah ini mereka hadapi dengan cara intropeksi diri atau yang sering kita sebut Muhasabah diri kita masing-masing, Selamat Tahun Baru Hijriyyah 1442, semoga kita menjadi lebih baik pada tahun baru ini. Kamal