Home Blog Page 225

UNIDA Gontor Selenggarakan Festival Bahasa Arab Santri

0

GONTOR—Jum’at pagi (20/12), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor mengadakan Festival Bahasa Arab bertajuk Musabaqoh Ihya’ Al-Lughoh Al-‘Arabiyyah (MILA) antarkampus Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang berada di dalam Jawa. Para mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab menjadi panitia penyelenggara pada kegiatan ini.

Diikuti oleh utusan dari 5 kampus PMDG, yakni; Kampus Pusat Ponorogo, Kampus 2 Ponorogo, Kampus 3 Kediri, Kampus 5 Banyuwangi, dan Kampus 6 Magelang, festival ini dipusatkan di PMDG Pusat. Acara ini merupakan kompetisi bagi para santri PMDG dalam rangka memperingati Hari Bahasa arab Dunia.

Beberapa keterampilan bahasa Arab yang dilombakan adalah; debat bahasa Arab, pidato, cerdas cermat, dll. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kadar kemampuan santri Gontor dalam berbahasa Arab, serta untuk memberikan motivasi kepada mereka agar senantiasa meningkatkan  kemampuan berbahasa Arab. #brada

DAFTAR JUARA FESTIVAL BAHASA ARAB (MILA) 2019

Cabang Lomba : Ta’limul Mufradat

Kampus
Juara 1 : Muhammad Hussain Abdillah

5

Juara 2 : Jayyid Muhammad Jiddan

1

Juara 3 : Thorico Syifa

3

   
Cabang Lomba : Tasji’ Lughoh  
Juara 1 : Krisna Jawara Nur Maulana

6

Juara 2 : Muhammad Hussain Abdillah

5

Juara 3 : Hilmy Rosyad Siregar

3

   
Cabang Lomba : Presentasi Proker  
Juara 1 : Hamdan Fauzan Al -Ansori

2

Juara 2 : Nurhadi Muhammad Mukhlis

3

Juara 3 : M. Fikri Prasetyo

1

   
Cabang Lomba : Estafet Essay  
Juara 1 : Gontor 2  
Juara 2 : Gontor 1  
Juara 3 : Gontor 3  
   
Cabang Lomba : Debat Bahasa Arab  
Juara 1 : Gontor 1  
Juara 2 : Gontor 2  
Juara 3 : Gontor 6  
   
Cabang Lomba : Syarhul Masmu’  
Juara 1 : M. Alimul Hakim

1

Juara 2 : Hilmy Rosyad Siregar

3

Juara 3 : Miqdad Hendriansyah

6

   
Cabang Lomba : Presentasi Proker  
Juara 1 : Hamdan Fauzan Al -Ansori

2

Juara 2 : Nurhadi Muhammad Mukhlis

3

Juara 3 : M. Fikri Prasetyo

1

   
Cabang Lomba : Estafet Essay  
Juara 1 : Gontor 2  
Juara 2 : Gontor 1  
Juara 3 : Gontor 3  

Kiai Hasan Menghadiri Pembukaan KTT KL Summit di Malaysia

0

 

Kiai Hasan Menghadiri Pembukaan KTT KL Summit di Malaysia

Kuala Lumpur–Kamis (19/12), Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kuala Lumpur (KL Summit) 2019 yang digelar di Plenary Hall Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) dihadiri oleh 450 delegasi dari 56 negara Muslim di dunia. Acara ini berlangsung selama 3 hari, 19-21 Desember 2019.

Rabu malam (18/12), K.H. Hasan Abdullah Sahal turut hadir memenuhi undangan KKT Kl Summit sebagai tamu undangan. Terlihat sejumlah kepala negara ikut menghadiri makan malam bersama, diantaranya Presiden Republik Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani, dan Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad al-Thani. KTT ini bertujuan mengatasi sebagian isu paling sulit di dunia Islam yang diperkirakan akan membahas isu-isu seperti penderitaan Muslim Uighur di Xinjiang, provinsi terpencil di China, di mana jutaan orang ditahan di tempat yang oleh para pengecam disebut sebagai kamp interniran.

Pada November 2014, KTT pertama diadakan di Kuala Lumpur dengan mendudukkan tokoh-tokoh Muslim terkenal dari berbagai negara.

KL Summit, yang mengambil tema “Peranan Pembangunan dalam Akses Kedaulatan Negara” tersebut dibuka oleh Raja Malaysia atau Yang Dipertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah di Plenary Hall KLCC pada hari Kamis. Pembukaan KL Summit juga diisi dengan sambutan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr. Ma Khathir Mohamad selaku Ketua KTT KL.

KTT Kuala Lumpur merupakan platform internasional bagi para pemimpin, intelektual, dan cendekiawan Muslim seluruh dunia untuk berdiskusi dan bertukar gagasan tentang isu-isu yang dihadapi dunia Muslim. Ghazna

 

 

 

 

 

Vocal Group Antarrayon, Mendidik Kesungguhan Santri

0

DARUSSALAM– Kegiatan lomba Vocal Group antarrayon yang melibatkan seluruh santri di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali diadakan pada hari Jum’at (20/12) lalu. Acara yang diadakan di Balai Pendidikan Pondok Modern (BPPM) ini menampilkan kebolehan para santri dalam memadukan suara antara satu dengan lainnya, menari, hingga bermain musik, yang dikemas dalam penampilan atraktif. Perlombaan ini sekaligus menguji kekompakan para santri dengan teman-teman rayonnya, sebab di akhir acara diadakan pembagian hadiah bagi penampil yang terbaik dan mendapat nilai tinggi dari para dewan juri.

“Acara di hari ini (vocal group) merupakan sarana pendidikan dalam 3 hal sekaligus; yaitu pendidikan akal, pendidikan fisik, dan pendidikan akhlak,” tutur Al-Ustadz Bambang Setyo Utomo, M.I.Kom., selaku salah satu guru senior PMDG yang mewakili Bapak Pimpinan PMDG dalam menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut secara resmi.

Ustadz Bambang juga menyampaikan bahwa Perlombaan yang terdiri dari 21 rayon se-Darussalam ini, merupakan sarana pendidikan bagi para penampil, acara ini juga mendidik para panitia serta asatidz pembimbing tentang pendidikan keikhlasan, di mana mereka tidak menerima bayaran sepeser pun untuk mempersiapkan acara, semuanya berusaha tampil dengan maksimal, sehingga acara tersebut seakan menjadi ajang bagi para santri untuk bersungguh-sungguh dan menampilkan yang terbaik.

Setiap rayon diberikan waktu selama 11 menit untuk penampilan mereka di atas panggung. Sehingga dengan jumlah 21 rayon, acara yang dimulai pada pukul 08.15 tersebut menampilkan sebanyak 14 rayon hingga sebelum waktu Shalat Jum’at, kemudian setelah menunaikan Shalat Jum’at sekaligus makan siang, acara kembali dilanjutkan dengan sisa penampilan 7 rayon hingga tiba waktu Ashar. Dan di akhir acara, para santri disuguhkan dengan penampilan Masquerade dari panitia kelas 3 intensif dan kelas 4 sebelum akhirnya dibacakan para juara oleh dewan juri sekaligus pembagian hadiah.

 

Dari hasil perolehan nilai masing-masing rayon, juara-juara rayon Sighor dimenangkan oleh rayon Indonesia 3 pada posisi ketiga, kemudian Saudi 3 lantai 1 pada posisi kedua, dan rayon Gedung Baru Sighor (GBS) sebagai juara pertama. Adapun untuk kategori rayon Kibar, rayon Yaman pada juara ketiga, kemudian pada juara kedua adalah Gedung Baru Kibar (GBK), dan sebagai juara pertama adalah rayon Saudi 1 lantai 3. Dan Juara Umum pada perlombaan tersebut adalah rayon Saudi 1 lantai 3, sedangkan Juara Favorit diraih oleh rayon GBK.

By: Akmal Mahrus
Ed: Raka Fadel

Laporan Pertanggungjawaban PPAT, Nilai Santriwati dalam Lapangan Pendidikan yang Dinamis.

0

MANTINGAN-Jumat (13/12) telah dilaksanakan Laporan Pertanggungjawaban Panitia Perpulangan Awal Tahun di Darussalam Gontor Putri 1. Acara ini berlangsung lancar dan khidmat. Seluruh santriwati diwajibkan untuk mengikuti acara dengan seksama agar mengetahui seberapa jauh proses dan hasil usaha yang dijalankan oleh segenap panitia.

Perpulangan bersama konsulat memang telah menjadi agenda Gontor sejak lama. Hal ini dimaksudkan agar santriwati dapat pulang dengan aman juga mempererat hubungan antar anggota konsulat. Atas dasar hal ini, panitia perpulangan dibentuk untuk mengkoordinir santriwati ketika perpulangan berlangsung dan mengerjakan keperluan administratif dalam konsulat. Panitia ini tidak berdiri sendiri, melainkan bekerja dengan bimbingan ustadzah dalam seluruh langkah dan tindakan yang diambilnya.

Adapun Panitia Perpulangan Awal Tahun (PPAT) merupakan seluruh santriwati kelas lima KMI atau anggota konsulat paling besar yang ikut serta dalam perpulangan. PPAT tidak berhenti ketika perpulangan telah dilaksanakan. Melainkan, mereka harus melaporkan semua hasil usaha serta evaluasi dalam kepanitiaan mereka agar menjadi pembelajaran untuk kepanitiaan setelahnya.

Laporan Pertanggungjawaban ini diadakan untuk pertama kalinya sebagai langkah awal dalam menerapkan sistem administratif yang rapi dan detail. Gerak maupun langkah kepanitiaan dapat diketahui. Keuangan yang terdapat dalam kepanitiaan akan jelas dipakai untuk apa saja. Hingga tak akan ada kesalahfahaman dari sisi manapun, karena semua santriwati mengetahui isi laporan yang ada tanpa terkecuali.

Seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 berjumlah 3789 santriwati dengan jumlah konsulat sebanyak 40 konsulat. Setiap konsulat memiliki jumlah anggota dan panitia yang berbeda–beda. Meski begitu, kepanitiaan dalam setiap konsulat tetap diwajibkan untuk bekerja secara optimal dan maksimal.

Laporan pertanggungjawaban selalu menjadi nilai dan rapot dalam setiap kepanitiaan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Semua hal yang diurus dalam kepanitiaan harus dipertanggungjawabkan hingga yang terkecil sekalipun, agar tidak menyimpang dari nilai – nilai Pondok Modern Darussalam Gontor. Intan

Belajar Kitab Kuning dengan Kegiatan Fathu Kutub Turast Al-Islami

0

GONTOR–Sabtu (11/12), Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) PM. Gontor menyelenggarakan Pembukaan Kegiatan Fathu Kutub Turats Al-Islami bagi siswa kelas 5 di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara ini diadakan selama 5 hari, dibuka pada hari Sabtu-Rabu, 14-18 Desember 2019. Diikuti oleh 708 siswa dan 80 guru pembimbing, yang terbagi menjadi 44 kelompok.

Rabu pagi (11/12), Siswa Kelas 5 KMI terlebih dahulu diberikan pengarahan materi Fathul Kutub, yaitu Materi Aqidah, Hadits, Fiqh, dan Tafsir, sebagai bekal mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut. Setelah pengarahan, barulah siswa mulai melakukan pembahasan kitab dan diskusi dari permasalahan-permasalahan pada tiap materi. Adapun Pembahasan kitab dan diskusi dilaksanakan dalam 7 sesi.

Pada Fathul Kutub ini, Direktur KMI, Al-Ustadz K.H. Masyhudi Subari, M.A. berharap siswa kelas 5 sudah dapat membuka, membaca, dan memahami kitab-kitab kuning dengan mandiri. “Gontor sudah memberikan kunci-kunci untuk membuka kitab turats (kuning), yaitu Bahasa (Bahasa Arab), dan sekarang saatnya kalian untuk menggunakan kunci tersebut. Gunakan waktu yang berharga ini dengan baik”, tutur K.H. Masyhudi Subari, M.A. di sela-sela sambutan pada Pembukaan acara.

Kegiatan ini ditutup dengan pembacaan kesan dan pesan siswa kelas 5 selama mengikuti kegiatan Fathul Kutub. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa-siswa terbaik dan teraktif. Diakhiri dengan perfotoan bersama Direktur KMI, guru pembimbing, dan seluruh siswa kelas 5 KMI. rukh

Lahirkan Kader Pendakwah dalam Pidato Akbar, Haflatu Tilawati-l-Qur’an dan Haflatu Hifdzi-l-Qur’an

0

MANTINGAN – Pidato Akbar, Haflatu Tilawati-l-Qur’an dan Haflatu Hifdzi-l-Qur’an (PA, HTQ, dan HHQ) merupakan ajang lomba berpidato juga haflah qur’an yang diselenggarakan setiap tahunnya di Gontor Putri Kampus 1. Kata “haflah” berarti “pesta”. Sedangkan yang dimaksudkan adalah agar santriwati dapat menikmati dan merasa senang dalam menilawahkan dan menghafal Al-Qur’an.

Pidato Akbar terdiri dari dua kategori yaitu shigor yang diikuti oleh kelas 1,2,dan 1 Intensif, juga kategori kibar yang diikuti oleh kelas 3, 4 dan 3 Intensif. Haflatu Tilawati-l-Qur’an terdiri dari kategori mujawwad dan murottal. Sedangkan Haflatu Hifdzi-l-Qur’an terdiri dari kategori 1, 3, 5, dan 10 juz.

Puncak acaranya adalah pada hari Selasa dan Rabu, 3 dan 4 Desember 2019, bertempatkan di Auditorium Gontor Putri Kampus 1, yang menampilkan para finalis dari Pidato Akbar, Haflatu Tilawati-l-Qur’an dan Haflatu Hifdzi-l-Qur’an. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan choir dan tari saman.

Berikut nama finalis PA, HHQ, dan HTQ 2019 :

Pidato Akbar kategori kibar :

Bahasa Arab Zidna Majidah  4C
Bahasa Inggris   Ailsa Shafa    3 int H
Bahasa Indonesia Uswatul Khasanah 3 int D

Pidato Akbar kategori shigor :

Bahasa Arab  Suhaila   1 int Khos
Bahasa Inggris   Iffah Hanifa    2B
Bahasa Indonesia Dita Dewi 1O

Haflatu Tilawati-l-Qur’an :

MujawwadSella Febionis1 INT I
Murottal Nadia Amalia4C

Haflatu Hifdzi-l-Qur’an :

1 JuzAulia Amanda4I
3 JuzMuthi’ah Khansa4B
5 JuzAsyfa Husnun3 int B
10 JuzPutri Hana1 int H

Dalam  sambutannya, Bapak Wakil Pengasuh KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I menyampaikan banyaknya tujuan serta manfaat berpidato, diantaranya, dapat memperluas wawasan dan pengetahuan melalui berbagai referensi yang didapatnya, juga pidato yang didengarnya, kemudian melatih pola pikir sistematis melalui penulisan teks pidato, membaca, serta menghafalnya. Dengan demikian, akan melatih pola pikir menjadi sistematis, sehingga logis dan mudah dipahami, dan juga melatih keberanian, dengan terbiasa berbicara di depan orang banyak, akan menumbuhkan rasa percaya diri.

Acara ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas santriwati khususnya dalam berpidato, juga agar santriwati dapat lebih memahami kegiatan berpidato sehingga dapat menikmati kegiatan tersebut. Acara ini juga bertujuan untuk mencetak generasi Qur’ani yang mampu berdakwah dan tetap mempertahankan nilai-nilai Al-Qur’an ditengah masyarakat. ShabriyaB

Seminar Pertamanan; Tumbuhkan Rasa Cinta Santriwati Terhadap Lingkungan

0

MANTINGAN– ‘Nuansa surgawi’ merupakan nuansa yang selalu ingin diciptakan Gontor. Melalui keikhlasan, keberkahan, kedisipinan, serta berbagai aspek lainnya. Tak ketinggalan mengenai estetika lingkungannya.

Seminar Pertamanan, diadakan pada tanggal 10 Desember 2019 dan bertempatkan di Aula Kulliyatu-l-Banaat Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Seminar ini, dibagi menjadi dua sesi, yakni materi disiang hari dan praktek dimalam hari.

Dalam seminar yang dihadiri oleh sekitar 400 orang santriwati ini, Dosen Agroteknologi Universitas Darussalam, Al-Ustadz Hari Setianingrum dan Al-Ustadz Use Etika selaku pembicara, menjelaskan cara perkembangbiakan tanaman dengan berbagai variasi menanam.

Dalam prakteknya, santriwati diajak membuat beberapa brand bercocok tanam yang dikenal dengan sebutan ‘boneka horta’ juga ‘boneka potty’. Boneka horta dan boneka potty merupakan boneka yang terbuat dari serbuk kayu dan perpaduan bahan-bahan hidroponik yang dirangkai sedemikian rupa dan disematkan bibit tanaman di dalamnya sehingga berfungsi sebagai media tumbuh tanaman disamping, sebagai boneka pajangan. Bedanya, boneka horta digunakan hanya satu kali, sedangkan boneka potty dapat digunakan berulang, karena berfungsi sebagai media pot tempat menyemai aneka benih di atasnya.

Tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada santriwati tentang variasi bercocok tanam. Serta menumbuhkan rasa cinta santriwati terhadap lingkungan, terlebih mengenai tanaman. ShabriyaB

Gontor Olympiad, Ajang Tahdziibun Nufus Santri

0

Gontor Olympiad, Ajang Tahdziibun Nufus Santri

 

DARUSSALAM – Dalam rangka meningkatkan sportivitas para santri sekaligus mendidik karakter santri, Gontor kembali mengadakan kegiatan yang rutin diadakan setiap tahunnya yaitu Gontor Olympiad (GO). GO merupakan sebuah ajang perlombaan para santri yang terbagi menjadi berbagai divisi; yaitu divisi olahraga, keilmuan, kesenian, bahasa, bahkan kepramukaan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mewujudkan raga yang sehat saja bagi santri, namun juga akal yang sehat serta hati yang sehat.

 

“Kegiatan ini merupakan ajang perlombaan sekaligus riyadhah badaniyyah. Dan riyadhah badaniyyah merupakan salah satu aktivitas yang mampu mendatangkan manfaat bagi raga, akal, bahkan hati kita,” begitulah poin dari nasehat yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr.H. Mulyono Jamal, M.A. selaku salah satu guru senior di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang mewakili Bapak Pimpinan PMDG ketika upacara pembukaan GO yang dilaksanakan di lapangan hijau PMDG pada hari Jum’at (6/12) lalu. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa tujuan akhir dari semua hasil manfaat tersebut tidak lain adalah untuk membuat kita tetap kuat bahkan istiqamah dalam menjalankan ibadah lillaahi ta’aalaa di dunia ini.

 

Kegiatan yang berlangsung selama seminggu dimulai sejak setelah upacara pembukaan tersebut berakhir pada hari Kamis (12/12). Setelah itu, kegiatan dilanjut dengan penutupan resmi GO yang diadakan pada hari Jum’at (13/12) pagi. Acara yang diadakan di depan Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal, Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) KH. Masyhudi Subari, MA., Wakil Direktur KMI Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. dan Al-Ustadz H. Sutrisno Ahmad, Dipl.A., Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Al-Ustadz H. Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag., dan beberapa guru KMI beserta seluruh santri PMDG.

 

Penutupan GO ini diawali dengan sambutan dari Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal. Beliau Menyampaikan tentang pentingnya usaha dalam melakukan segala sesuatu.

وأن ليس للإنسان إلا ما سعى # وأن سعيه سوف يرى (سورة النجم : 39-40

“Yang penting dalam pertandingan itu harus ada yang namanya usaha, upaya dan kerja keras, dan bukan untuk mencari kemenangannya. Karena semua hasilnya ada di tangan Allah SWT.” Ujar beliau dalam memberikan sambutannya.

 

Setelah Bapak Pimpinan memberikan sambutan dan membacakan doa sekaligus menutup pekan GO tahun 2019, acara dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama pemenang dan pembagian hadiah berupa piala yang akan dibagikan kepada seluruh peserta yang telah menjuarai perlombaan-perlombaannya.

Daftar Pemenang Dalam Ajang Gontor Olympiad :

 

A. Kategori Olahraga Antar Klub

  1. Divisi Sepak Bola A
    1. Juara 1 Nepura A
    2. Juara 2 Darma Jaya A
  2. Divisi Sepak Bola B
    1. Juara 1 Nepura B
    2. Juara 2 Meteor B
  3. Divisi Futsal
    1. Juara 1 Atomic B
    2. Juara 2 Varius B
  4. Divisi Basket
    1. Juara 1 Rajawali
    2. Juara 2 Hartop
  5. Divisi Voli
    1. Juara 1 Safari

 

B. Kategori Perlombaan Antar Rayon

  1. Divisi Futsal
    1. Juara 1 Kibar Saudi 3 lt 2
    2. Juara 1 Sighor Indonesia 4
  2. Divisi Voli
    1. Juara 1 Kibar Palestina
    2. Juara 2 Sighor Syiria 3
  3. Divisi Keilmuwan
    1. Antar Rayon Syiria 2
    2. Antar Instansi Darussalam Pos
  4. Divisi Bahasa
    1. Antar Rayon GBK
    2. Antar Instansi Itqon
  1. Divisi Kesenian

Juara 1  Yaman

  1. Divisi Kepramukaan
    1. Juara 1 Kibar Palestina
    2. Juara 1 Sighor Indonesia 2

 

Juara Umum Kepramukaan Gugus Depan 15-089 : Gudep 15-089-01

Juara Favorit Kepramukaan Rayon   : GBK

Nonton Bareng Pertandingan Final Sepakbola Sea-Games 2019 Di Gontor

0

Nonton Bareng Pertandingan Final Sepakbola Sea-Games 2019 Di Gontor

 

Dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme para santri, Gontor menyelenggarakan acara nonton bareng Tim Nasional Indonesia melawan Vietnam pada Selasa (10/12) malam. Acara yang diadakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dihadiri oleh seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan beberapa guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI). Acara ini dimulai setelah santri selesai menunaikan ibadah shalat Isya’ berjama’ah.

 

“Acara ini diselenggarakan guna meningkatkan rasa cinta para santri terhadap tanah air, dan juga sebagai sarana hiburan bagi mereka disela-sela kesibukan dalam menjalani aktivitas pondok yang begitu padat,” Begitulah yang diutarakan oleh Al-Ustadz Muhammad Firdaus Bin Azmi, sebagai salah seorang staf Pengasuhan Santri ketika ditanya tentang tujuan penyelenggaraan acara tersebut.

 

Kegiatan yang berlangsung selepas shalat Isya’ ini menjadi pengganti kegiatan wajib mereka yaitu belajar malam terbimbing bersama wali kelas. Meskipun pada kali ini, Timnas Indonesia belum bisa meraih kemenangan, tetapi mereka tetap bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

“Tentunya saya sangat senang sekali dengan diadakannya nobar (Nonton Bareng) ini. Dikarenakan acara ini saya jadikan sebagai hiburan ditengah-tengah kesibukan saya sebagai santri kelas 6 dalam mempersiapkan ujian akhir KMI, dimana kita harus menghafal puluhan pelajaran yang telah ditentukan. Dan alhamdulillah pada saat ini saya sangat terhibur, meskipun timnas pada kali ini tidak bisa mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang saya inginkan.” ujar Marogi Abdul Musthofa, salah satu santri kelas 6-B KMI ketika dimintai kesan tentang kegiatan tersebut.Mahrus

Gontor Kembali Tingkatkan Kualitas Wasit Dan Pelatih Olahraga Santri

0

 

DARUSSALAM – Dalam rangka meningkatkan kemampuan santri untuk menjadi wasit dan pelatih olahraga, Gontor kembali mengadakan acara pelatihan yang diadakan pada Sabtu (31/11) sampai Selasa (3/12) malam. Pelatihan ini diadakan untuk beberapa cabang olahraga yang ada pada kegiatan ekstrakurikuler di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yaitu: sepak bola, futsal, voli, basket, dan bela diri. Tak hanya kalangan santri, beberapa guru pun ikut serta dalam mengikuti pelatihan ini.

 

“Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan santri dalam menjadi wasit ataupun pelatih, sehingga Pondok ini tidak hanya mencetak ulama-ulama yang cendekiawan saja tetapi juga mencetak para atlit-atlit yang islami dan faham agama,” Begitulah ujar Al-Ustadz Falihuddin Hasan, selaku salah satu guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) sekaligus pelatih cabang olahraga futsal pada pelatihan kali ini.

 

Untuk pelatihan yang diadakan pada tahun ini, Gontor mendatangkan beberapa pelatih dan wasit yang telah berpengalaman dalam memimpin pertandingan nasional, salah satunya adalah Coach Handana yang telah mendapat lisensi level 1 AFC.

 

“Saya merasa senang ketika saya diundang untuk mengisi pelatihan di PMDG. Banyak hal yang unik di Pondok ini, salah satunya adalah kemampuan santri yang bukan hanya bisa berolahraga saja, tetapi mereka juga pandai dalam agama. Selain itu, fasilitas di Pondok ini sangatlah memadai, contohnya adalah kualitas stadion yang sangat bagus, bahkan stadion tersebut layak dipakai untuk kompetisi Liga 2 Indonesia” ujar Coach Joko santoso, selaku salah satu pelatih Persatuan Sepak bola Cilacap dan Sekitarnya (PSCS) ketika menyampaikan kesannya tentang pelatihan di PMDG.Mahrus