Home Blog Page 224

GSD; Bungah, Meriah, Indah

0

RIMBO PANJANG – Ekplorasi bakat merupakan salah satu metode pendidikan yang Gontor terapkan. Tiap anak memiliki kelebihannya masing-masing yang jika dikembangkan dan dibina dengan baik, hal itu akan membentuk mental dan karakternya serta menjadi bekal di kehidupan dewasanya.

Pentas seni yang bertajuk Gebyar Seni Darussalam (GSD) merupakan salah satu media eksplorasi bakat yang ada di PM. Darussalam Gontor Putri Kampus 7. Berbagai bakat di bidang seni, tereksplor melalui agenda ini. Santriwati kelas 3 intensif dan 4 selaku panitia penyelenggara pentas seni ini melaksanakan tugasnya dengan cukup baik. Hal itu terlihat dari respon penonton yang terhibur dengan penampilan-penampilan yang disajikan di panggung GSD.

Sabtu (14/12) malam, GSD digelar. Gegap gempitanya sudah terasa sejak dua hari jelang pelaksanaan. Bertempat di lapangan basket, sebanyak 154 santriwati menampilkan 18 petunjukan seni.

Berkenan hadir dan memberi sambutan pada GSD, Bapak H. Ahmad Fuad, Wakil Kemenag Kampar. Beliau membei apresiasi yang mendalam terhadap pagelaran seni yang dihelat cukup apik dan menarik. Farouq

PSC Kelas 5, Asah Kemampuan Santri di atas Mimbar

0

DARUSSALAM—Pondok Modern Darussalam Gontor kembali mengadakan Public Speaking Contest (PSC) atau Perlombaan Pidato Bahasa Arab dan Inggris. Kali ini, perlombaan dikhususkan untuk siswa kelas 5 Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Acara yang rutin diadakan setiap tahun ini diselenggarakan pada hari Ahad, 25 Rabi’ul Akhir 1441/22 Desember 2019 di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Acara dimulai pada pukul 20.15 WIB, diikuti oleh seluruh siswa kelas 5 KMI dan para asatidz pembimbing. Diawali dengan beberapa Kata Pengantar oleh Pembawa Acara dan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, dan dilanjutkan dengan Sambutan dari Ketua Panitia dan Pimpinan PMDG yang diwakili oleh Al-Ustadz Hakam Arrosyada.

PSC merupakan suatu ajang bagi para santri, khususnya siswa kelas 5 KMI, untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbicara di depan umum/berpidato. Peserta berjumlah 6 orang, terdiri dari 3 orang peserta Lomba Pidato Bahasa Arab dan 3 orang lagi Bahasa Inggris. Untuk sampai ke tahap ini, mereka harus melewati seleksi di zona masing-masing, untuk selanjutnya dipilih oleh para pembimbing 6 peserta terbaik.

Setelah masing-masing peserta menyampaikan pidatonya selama kurang lebih 6 menit, dewan juripun menentukan para pemenang PSC kelas 5 tahun 2019-2020 sebagai berikut;

Lomba Pidato bahasa Arab:

Juara 1             : Jundi Robbani (5B)

Juara 2             : Ahmad Dwi Ghozali (5J)

Juara 3             : Romzi Mukhlis (5D)

Lomba Pidato bahasa Inggris:

Juara 1             : Rayza Fadilla (5N)

Juara 2             : Muhammad Aulia (5I)

Juara 3             : Ainurrafiq Al-Faruq (5R)

Semoga dengan diadakannya perlombaan ini, para santri khususnya siswa kelas 5 KMI dapat lebih bersemangat dan termotivasi untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dalam berbicara, serta dapat menjadi contoh yang baik bagi adik kelasnya, terlebih saat nanti mereka ditugaskan untuk menjadi pengawas latihan pidato siswa kelas 1-4 KMI. #brada

Kiai Akrim:“Pondok Pesantren sudah on the right track”

0

CIREBON–Pesantren sudah pada jalur yang benar, pelajaran apapun yang ada di pesantren sudah baik, semua santri yang menuntut ilmu bertujuan untuk lillahi taa’la, “bukan ilmu untuk ilmu tapi ilmu untuk ibadah” tutur KH. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam acara Silaturahim bersama seluruh santri dan guru di Pesantren Sains Salman Assalam, Cirebon (23/12).

K.H. Usep Saifuddin Zuhri mengatakan, ini merupakan kunjungan perdana Kiai Akrim ke Pesantren Sains Salman Assalam, Cirebon. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Ustadz kita, Guru kita, Ayahanda kita di Pondok Gontor ke Pesantren Assalam, ini adalah berkah dari Allah, Alhamdulillah”. Tambah Kiai Usep sambil mengusap tangis haru, mendapatkan keberkahan ini.

Kiai Akrim menyampaikan, Pesantren ini perlu didukung, dibantu, dan disyukuri dengan penuh kesyukuran, Pesantren Assalam memiliki persamaan dengan UNIDA Gontor, yaitu lahir pada tahun yang sama, tahun 2014. “Kalau sama, kita bisa bersatu, Kalau mau sama seperti Gontor, maka harus banyak persamaan. Selama kita mengatakan Allah itu satu, kita sama”. tambah Kiai Akrim.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kiai Akrim menyampaikan kesan pertamanya di hadapan seluruh santri “Tempat ini sangat menyenangkan, ini suatu keadaan yg perlu kita syukuri, sekarang jumlah santri ada 300 orang, insyaAllah akan tambah-tambah terus, kalau kurang tempat jangan bersedih, syukuri insyaAllah kalau berusaha memenuhi kebutuhan itu akan Allah berikan” tutur Kiai Akrim.Rakafadel

Art Show Sebagai Ajang Pengembangan Seni Rupa , Musik dan Tari

0

Derapan langkah santriwati Gontor Putri Kampus 2 menuju  pada satu tujuan, yaitu Mini Hall Gontor Putri Kampus 2. Antusiaste dan kegigihannya anak-anak guna menyaksikan acara yang tak asing lagi bagi warga Darussalam; Art Show dan SOPM Expo 2020. Acara ini digelar sebagai penutup Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Gontor (OPPM) 2020. Tepat pukul 08.00 WIB, Jum’at 20 Desember 2019 dibuka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd. “Art Show, Art is Beautiful, Innallaha jamiilun yuhibbu-l-jamal,“ begitulah tutur beliau pada pembukaan acara Art Show Prominent Generation. Acara ini mempersembahkan beberapa karya seni yang telah mereka persiapkan dari jauh hari, baik dalam hal seni music, seni tari, seni rupa, seni drama dan lain sebagainya. Dalam acara ini diketuai oleh Alfi Khilmi/6C, Mustika Evy/6D, dan Ghina Zahira/6C.

Selain persembahan acara yang berdurasi 3 jam, acara ini juga digelar diseluruh jalan di Makkah-Madinah-Riyadh (MMR) dengan dibukanya stand-stand disetiap departemen dan masing masing bagiannya dengan beberapa bazar makanan, pakaian, dan karya seni lainnya. Warga Darussalampun berbondong bondong menghampiri apa yang mereka cari, hingga penghujung acarapun datang pada pukul 12.30 WIB.

Acara yang dihadiri oleh seluruh anggota kelas dari kelas 1 s.d. kelas 5 ini, bertujuan untuk meningkatkan pendidikan santriwati Gontor karena setiap apa yang mereka lihat, apa yang mereka dengar dan disetiap gerakan di Pondok Modern Darussalam Gontor mengandung unsur pendidikan, selain itu pula melatih keterampilan seni bagi anggota Darussalam. Erwin

Scout Rendesvouz-Puncak Kegiatan Pramuka

0

Panasnya cuaca tak menghalau para pejuang tunas kelapa, bahkan membakar kesemangatan khususnya dalam kegiatan kepramukaan. “Scout Rendesvouz” merupakan puncak dari seluruh acara Koodinator Gerakan Pramuka setiap tahunnya. Berbagai macam perlombaan kepramukaan dapat kita temui disini, baik perlombaan antar individu maupun gugus depan. Kegiatan ini diadakan tidak lain untuk meningkatkan ketrampilan, ketangkasan, dan kebersamaan para santriwati.

            Seluruh Pembina dan Andika Darussalam tampak antusias untuk memeriahkan perlombaan Scout Rendesvouz Rabu (18/12). Perlombaan yang diadakan sore hari tersebut, meliputi Semaphore Dance, Miniatur Pioneering, Pioneering Indah, Orasi Pembina dan masih banyak lainnya. Setiap Pembina dan andika berusaha dan bersaing dalam mengikuti seluruh perlombaan yang ada untuk memajukan Gudep masing-masing.

Sambutan-Bapak-Wakil-Pengasuh

            Kamis(19/12)- Serambi Rayon Damaskus tampak semarak dengan nuansa coklat khas kepramukaan. Diirigi dengan berbagai penampilan, mulai dari Kontingen Dandelion, Semaphore Dance, Fashion Ketua Gugus Depan, Pop Singer dan diakhiri dengan pegumuman hasil kejuaraan.

            Adapun hasil kejuaraan Lomba Scout Rendesvouz adalah sebagai berikut:

  1. Juara 1             : Gugus Depan 09-142 dengan Ketua Gugus Depan Hazmia Nihaya
  2. Juara 2             : Gugus Depan 09-152 dengan Ketua Gugus Depan Salma Aulia
  3. Juara 3             : Gugus Depan 09-140 dengan Ketua Gugus Depan Nala Yuliarta
  4. Juara Favorit   : Gugus Depan 09-152 dengan Ketua Gugus Depan Salma Aulia
  5. Juara Umum    : Gugus Depan 09-142 dengan Ketua Gugus Depan Hazmia Nihaya. hasnab
Juara-Umum-dalam-Perlombaan-Scout-Rendesvouz

Mengembangkan Potensi Santriwati dalam Seminar Fotografi

0

Gontor Putri Kampus 1-Seperti yang diketahui, Gontor tidak pernah berhenti dalam memperluas wawasan santriwati di berbagai aspek pendidikan.  Karena salah satu tujuan pendirian pondok ini juga adalah mencetak generasi sholehah yang sitti-l-kull atau sayyidatu kulli syain (wanita yang serba bisa). Untuk sampai pada tujuan tersebut, tentu pondok terus berusaha untuk mengadakan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan potensi semua santriwati, tanpa terkecuali. Maka tidak jarang, pada satu waktu terdapat dua atau lebih kegiatan. Menurut Bapak Pengasuh PMDGP kampus 1, Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I., hal tersebut merupakan konsekuensi bagi pondok sehingga bukan masalah jika kegiatan padat bahkan dalam satu waktu terdapat dua acara atau lebih yang diadakan, asalkan pengadaannya tetap dengan koordinasi dan pengelolaan yang baik. Salah satu kegiatan dalam pengembangan potensi santriwati  adalah Seminar Fotografi.

Seminar Fotografi  merupakan rutinitas tahunan pondok, yang mana diadakan oleh Bagian Fotografi  Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).  Pembicara dalam seminar Fotografi kali ini memang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, terbukti ilmu yang mereka berikan ternyata disambut baik dengan antusiasme para peserta seminar pada tahun ini. Pembicaranya ialah Laila Fitriati, beliau alumni Gontor Putri Kampus 1 tahun 2015

Kegiatan ini bertempat di Aula Kulliyatu-l-Banat dibuka oleh Al-Ustadz Khoirul Azizi, S.Pd, dalam sambutanya beliau menekankan kembali akan pentingnya segala kegiatan di Pondok, karena segala kegiatan memiliki aspek pendidikan dalam memperluas wawasan santriwati.

Kegiatan ini bertepatan pada tanggal 14-15 Desember 2019, yang berlangsung selama 2 hari. Seminar kali ini tidak hanya memberikan materi-materi seputar fotografi, tetapi juga memberikan kesempatan pada setiap peserta untuk langsung mencoba mempraktekkan materi sehingga kemampuan yang selama ini mereka miliki bertambah. Untuk menambah antusias dan mengapresiasi karya peserta yang berjumlah lebih dari 200 orang, panitia mengumumkan 5  peserta dengan hasil foto terbaik (best capture).

Begitulah Gontor, tidak pernah berhenti dalam beraktivitas guna mengembangkan potensi santriwati. Andi Ghariza

Mengabadikan Seni di Bumi Darussalam lewat Seminar Khat

0

MANTINGAN– Seminar khot telah dilaksanakan di Gontor Putri 1 pada Jum’at (30/11). Seminar ini diisi oleh Al-Ustadz Muhammad Nur, LC. MH dan Al-Ustadz Kusna Wijaya, dan diikuti oleh para santriwati terpilih dalam bidang kesenian. Bertempat di Aula Kulliyatu-l-Banat, seminar khot berlangsung lancar dan sukses memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi para santriwatinya mengenai kesenian terkhusus dibidang khot.

Kegiatan seminar pada akhir tahun ajaran di Gontor Putri 1 memang tidak sedikit. Ini merupakan salah satu kesempatan yang diberikan Pondok kepada para santriwati untuk terus berkarya dan mengasah kemampuan yang dimilikinya.

Kali ini, santriwati diajarkan untuk membuat desain khot dengan background lukis via cat. Tidak seperti biasanya, dimana khot yang selalu didampingi dengan bingkai ornamen, kali ini khot dipadu dengan background dari bemacam warna yang indah. Meski demikian, seminar kali ini tetap menitikberatkan kaidah serta seni melukis khot yang baik dan benar untuk dipraktekkan.

Para santriwati tampak antusias selama mengikuti acara ini. Disamping memiliki nilai seni yang tinggi, melukis khat juga mengajari para santriwati untuk bersabar dan konsisten dalam mengerjakan seluruh tahapannya, hingga hasil yang dibuat terlihat begitu rapi dan mempesona.

Seminar khot ditutup dengan penyerahan hadiah kepada anggota seminar terbaik dalam penulisan khot dan penyerahan cenderamata. Acara ini secara konsisten diadakan tiap tahunnya, untuk mendukung pendidikan santriwati dibidang seni dan kaligrafi, juga tetap menghidupkan budaya kesenian di bumi Darussalam yang tak akan pernah padam. Intan

Latih Santri Berdemokrasi, Gontor Adakan Pemilihan Calon Ketua Organisasi

0

GONTOR–Sabtu(21/12), seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berkumpul di Masjid Jami’ untuk menyimak pengarahan yang disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, selaku pimpinan PMDG. Pengarahan yang disampaikan berkaitan dengan pemilihan utusan dari tiap-tiap konsulat dan Gugus Depan yang akan menjadi calon ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka.

Pemilihan utusan konsulat diadakan di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh Panitia Pergantian Pengurus OPPM setelah pengarahan Bapak Pimpinan PMDG di Masjid Jami’ dengan tepat. Sedangkan pemilihan utusan Gugus Depan diadakan pada siang hari, pukul  14.00 bertempat di zona yang sudah ditentukan oleh Panitia Pergantian Pengurus Koordinator. Setiap santri berhak memilih dua calon sebagai kandidat ketua OPPM dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka. Setelah terpilihnya utusan dari setiap konsulat dan Gugus Depan, para kandidat tersebut akan dipilih kembali, hingga tersisa 10 orang untuk utusan konsulat dan 12 orang untuk utusan Gugus Depan, yang nantinya akan dipilih langsung oleh Pimpinan PMDG sebagai formatir sekaligus ketua OPPM dan ketua Koordinator Gerakan Pramuka.

Tujuan diadakannya pergantian pengurus adalah untuk melanjutkan estafet kepengurusan organisasi dari siswa kelas 6 kepada siswa kelas 5 Kulliyatu-l Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) karena mereka akan menghadapi Ujian Akhir yang akan dilaksanakan selama 2 bulan. Selain itu, agenda ini juga membentuk karakter pemimpin masa depan bagi mereka yang akan berkiprah di masyarakat, serta melahirkan para mundzirul qoum yang cerdas, tegas, adil, dan bijaksana. Reyzin

Meningkatkan Bakat Mahasiswi Guru dengan UNIDA ENVOY 2020

0
Sambutan Bapak Wakil Pengasuh

Gontor Putri Kampus 2 – Empat bendera fakultas dengan alunan musiknya mengiringi langkah anggun para delegasi Unida Evoy 2020 menuju panggung kehormatan dengan warna ungu dan kuning yang mengkombinasi dekorasinya. Bak putri sehari para delegasi yang di ambil dari setiap prodi fakultas tersebut mengenakan gaun yang indah dan menawan. Dengan penuh rasa percaya diri dan keyakinan mengantarkan para delegasi melangkah menuju kompetensi di panggung Final Unida Envoy 2020 setelah melewati seleksi ketat di prodi masing-masing, dengan delegasi sebagai berikut :

  1. Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam diwakili oleh Al-Ustadzah Mega Melani
  2. Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Arab diwakili oleh Al-Ustadzah Alin Safaraz
  3. Fakultas Ushuluddin Prodi Aqidah Filsafat Islam diwakili oleh Al-Ustadzah Nisrina Shafi
  4. Fakultas Ushuluddin Prodi Study Agama-Agama diwakili oleh Al-Ustadzah Maulida Hasyah
  5. Fakultas Ushuluddin Prodi Ilmu Qur’an dan Tafsir diwakili oleh Al-Ustadzah Cava Billah
  6. Fakultas Syarih Prodi Hukum Ekonomi Syariah diwakili oleh Al-Ustadzah Rizqiyatul Amaliyatu Shobri
  7. Fakultas Syarih Prodi Perbandingan Madzhab dan Hukum diwakili oleh Al-Ustadzah Putri Masyitoh
  8. Fakultas Ekonomi dan Management Prodi Ekonomi Islam diwakili oleh Al-Ustadzah Nella Nur Afidah

            Perlombaan yang bertujuan untuk meningkatkan bakat mahasiswi guru ini terbagi menjadi 3 babak, yang diawali dengan pertanyaan wajib bagi setiap delegasi yang dilanjutkan dengan pertanyaan rebutan, dan di akhiri dengan showing talent sesuai dengan amplop yang telah mereka pilih. Tidak hanya perlombaan di atas panggung saja, namun para delegasi dari setiap prodi tersebut juga diuji dengan berbagai macam praktek seperti memasak, berolahraga, dan lainnya

            Usai babak akhir dengan showing talent masing-masing delegasi, sembari menunggu hasil musyawarah nilai oleh dewan juri, Maryam (Mahasiswi Pasca Sarjana yang berasal dari Afrika) menunjukkan kebolehannya dengan bernyanyi diiringi oleh Identity Band Harmony.

            Adapun hasil kejuaraan Unida Envoy 2020 adalah sebagai berikut :

  1. Juara 1 diraih oleh Al-Ustadzah Cava Billah (Ushuluddin/IQT)
  2. Juara 2 diraih oleh Al-Ustadzah Alin Safaraz (Tarbiyah/PBA)
  3. Juara 3 diraih oleh Al-Ustadzah Rizqiyatul Amalitaul Shobri (Syariah/HES). hasnab

Mengenal Kitab Klasik dalam Fathu-L-Kutub 52020

0

Fathu-L-Kutub At-Turost atau lebih dikenal sebagai Fathu-L-Kutub merupakan salah satu proses belajar yang wajib dilalui oleh santriwati kelas 5 dan 6 secara khusus. Tepat pada (7/12) Sabtu pagi, Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur secara resmi membuka Fathu-L-Kutub bagi kelas 5. Mengingat santriwati kelas 6 telah melalui kegiatan ini pada awal semester lalu, maka selama 5 hari kedepan inilah kesempatan bagi kelas 5 untuk menjalani agenda yang merupakan sunnah pondok ini. Fathu-L-Kutub ini dilaksanakan pagi, siang, dan malam dengan jam-jam tertentu dan bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 1.

Program ini merupakan ladang pengenalan dan latihan bagi santriwati kelas 5 dalam memahami kitab-kitab klasik. Bukan hanya terdapat pada pondok salaf, Gontor turut mendidik santriwatinya untuk mempelajari “kitab kuning” namun dengan metode yang berbeda. Berbeda dengan kebanyakan pondok salaf yang mengajarkan “kitab kuning” dengan menerjemahkan artinya, Gontor membimbing santriwatinya agar mampu memahami dan menyampaikan kembali pembahasan terhadap suatu masalah yang diberikan secara acak. Buku klasik yang diberikan dalam program ini berisi tentang ilmu aqidah dan akhlak, ilmu hadits, ilmu fiqh, dan ilmu tafsir dari berbagai penulis dan penerbit.

Selain itu, ada sasaran lain yang juga diperhatikan dalam kegiatan ini, yaitu agar santriwati mampu mempraktekkan dan meningkatkan kemampuan sastra dan berbahasa arab santriwati yang telah dipelajari selama menuntut ilmu di Gontor. Karena dalam penjelasan buku klasik ini, santriwati dituntut untuk menyampaikannya kembali menggunakan bahasa arab.

Diawali dengan sambutan dari Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz DR. KH. Fairuz Subakir Ahmad, MA dan Wakil Pengasuh Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I. Kemudian disambung dengan pembekalan yang disampaikan oleh para Asatidz yang ahli pada tiap bidangnya, diantaranya adalah Ilmu Hadits oleh Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I., Ilmu Tafsir oleh Al-Ustadz Asif Trisnani. Lc., Ilmu Fiqh oleh Al-Ustadz Wahyudi Bakri, LLM, MA., Ilmu Aqidah oleh Al-Ustadz DR. KH. Fairuz Subakir Ahmad, MA., begitu pula tatacara penulisan disampaikan oleh Al-Ustadz Muhib Huda Muhammady, MA.

Sebelum memulai acara inti diadakan pembekalan yang disampaikan oleh para Asatidz yang ahli pada bidang tersebut,  diantaranya Ilmu Fiqh oleh Al-Ustadz Wahyudi Bakri, LLM. MA., Ilmu Aqidah oleh Al-Ustadz DR. KH. Fairuz Subakir Ahmad, MA., Ilmu Hadits oleh Al-Ustadz Asif Trisnani, Lc. Dan tatacara penulisan disampaikan oleh Al-Ustadz Muhib Huda Muhammady, MA.

Pada sesi pembahasan, santriwati kelas 5 yang telah terbagi tiap regu dan kelompok akan diberikan materi secara acak sesuai dengan 4 materi yang telah disampaikan ketika pembekalan sebelumnya. setelah mendapat judul yang ditentukan, setiap regu wajib menemukannya di buku yang telah ditentukan. Kemudian merangkumnya dan mempresentasikannya di depan anggota regu lain. Sesi ini berlangsung selama tiga hari dilanjutkan dengan kesan pesan, munaqosyah ‘ammah dan penutupan.

-kamilaisl