Kamis(8/8)- Pelataran rayon Gedung Damaskus dipenuhi oleh
santriwati kelas 5 dan seluruh ustadzah pembimbing rayon guna mengikuti Demo
Musyawarah Kerja Rayon. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan tata cara
musyawarah kerja rayon yang baik dan benar agar tidak adanya kesalahan ataupun
ketidakpahaman dari tiap-tiap anggota pengurus rayon dalam musyawarah kerja nantinya.
Dibimbing oleh Pengasuhan Santriwati,
demo ini dipraktekkan langsung oleh sebagian kelas 6. Dalam peragakannya,
mereka mencontohkan tata cara musyawarah kerja yang diawali dengan sidang
pleno, komisi dan yang terakhir adalah paripurna. Tidak hanya itu, tata cara
pengetukan pengesahan program kerja dan tata peletakan sidangpun dipraktekkan.hasnab
Pramuka
merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler yang ada di Pondok Modern
Darussalam Gontor sebagai wadah untuk membina para santriwati agar menjadi
disiplin dan mandiri. Selain itu, juga membentuk ketrampilan santriwati
sehingga menjadi santriwati yang kreatif dan bermanfaat. Kegiatan kepramukaan
di Gontor wajib diikuti oleh seluruh santriwati. Setiap anak di tuntut untuk
berkecimpung dalam kegiatan rutin yang di adakan tiap Kamis siang itu. Dengan
seragam coklat dan atribut kepramukaan lengkap serta yel-yel merupakan ciri
khas pramuka yang selalu terlihat riang dalam setiap aktivitasnya.
Setelah
selesainya rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy dengan pagelaran
seni Panggung Gembira sebagai puncaknya. Kamis (8/8)-Kegiatan kepramukaan di
Gontor Putri Kampus 2 kembali di buka dengan upacara pembukaan yang di adakan
di lapangan hijau. Kegiatan yang di ikuti oleh seluruh anggota Darussalam ini
di buka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz K.H Umar Said Wijaya, M.Pd
secara simbolis dengan pemotongan pita dan penyerahan tumpeng.hasnab
UNIDA Gontor – Tidak hanya mahasiswa saja yang
tampil, tenaga kependidikan, dosen, rektor, bahkan putra dosen senior juga ikut
tampil meramaikan acara Al-Hambra Night 3.0.
Penampilan Persidama
Pagelaran Seni Akbar Al-Hambra Night
Spectakuler Show lebih lengkapnya merupakan puncak dari rentetan acara
Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy. Untuk kali ketiga acara ini
dilaksanakan, Al-Hambra Night 2019 mendapat apreasiasi positif dari penonton
khususnya Rektor UNIDA Gontor, baik dari segi penampilan, panggung maupun
kepanitiaan. “Saya puas dengan acara pada malam hari ini, dikemas bagus tapi
tidak meninggalkan nilai pendidikan”, ungkap Prof. Amal.
Background Al-Hambra Night 3.0
“Berbeda dengan tahun sebelumnya nampak dari
background sudah terlihat, ini baru pentas seninya mahasiswa, apalagi ada buku
misykat saya disana. Dalam hal penampilan saya tidak bisa mengomentari banyak
karena seni itu tidak ada yang salah”, lugas Dr. Hamid setelah acara usai.
Penampilan Tari Nusantara (Tari Saman)
Acara yang di gelar pada Kamis malam, 8
Agustus 2018 di depan Gedung Terpadu UNIDA Gontor ini mengundang seluruh dosen,
tenaga kependidikan dan mahasiswa UNIDA Gontor tentunya. Selain itu, mahasiswi
kampus putri sekitar 200 mahasiswi juga turut hadir mengisi kursi penonton.
Penampilan Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A
Penampilan demi penampilan ditampilkan
begitu apik walaupun dengan persiapan latihan yang terbilang
singkat sekitar 1 minggu saja. Beberapa penampilan yang ada diantaranya Nasyid,
Band, Tari Nusantara, Modern Dance, Puisi, Taekowondo dan lain sebagainya. Tak
ketinggalan Prof. Amal juga ikut tampil menyanyikan sebuah lagu yang pernah
populer dimasanya berjudul “Yesterday” dari Nuansa
Blues.
Penampilan putra-putra dosen senior
Tidak hanya itu, beberapa tenaga kependidikan
juga menampilakan nasyid dan tari, kemudian dosen putra memebentuk grup band
dan menymbang 2 buah lagu, lalu putra dari beberapa dosen senior dengan
lincahnya tampil diatas panggung bak dancer cilik yang
professional. Itulah yang membuat Al-Hambra Night tahun ini sedikit
berbeda dari tahun sebelumya. UNIDA
MANTINGAN- Auditorium membludak dengan beribu pasang mata, menyaksikan warna-warni nusantara yang begitu memukau. Sering disebut sebagai Pelangi Antar Nusa (PAN). Ini adalah salah satu rangkaian acara Pekan Perkenalan, yaitu bagaimana pondok mengenalkan santri kepada kebudayaan nusantara. Setiap perwakilan daerah memperkenalkan dirinya, masyarakatnya dan kultur budayanya.
Inilah Indonesia dengan beraneka ragam ras, suku, dan bahasanya. dari Sabang sampai Merauke santri yang datang untuk menuntut ilmu, mereka bersama-sama menunjukkan kebolehannya. Tak kalah juga bagi santri dari mancanegara, mereka sangat berantusias menampilkan sesuatu yang jarang bahkan tidak pernah dikenal oleh teman-teman Indonesia mereka.
Acara yang dilaksanakan tepat pada hari Rabu malam, 3 Juli 2019, sangat menarik dan memukau para penonton. Sorakan supporter dari tiap daerah terdengar begitu jelas memecahkan kesunyian malam. Para peserta PAN tidak memandang kelas, semua perwakilan tiap angkatan disetiap konsulat ada untuk mengikuti acara ini dengan panitia dari kelas 5 dan bimbingan dari para pembimbing konsulat.
Persiapan untuk acara ini cukup melelahkan tetapi pendidikan yang didapat sangat berharga yaitu pendidikan kreatifitas dan kemandirian. Acara ini dinilai dari kekompakan, bahasa, drama, slide dan seni. Pelangi Antar Nusa tahun ini dimenangkan oleh konsulat Jawa Timur yang selanjutnya disusul oleh Sumatera, Indonesia Timur, Kalimantan dan Jawa Barat. Seperti inilah Gontor yang mana disetiap kegiatan yang dikonsumsi para santri mengandung pendidikan yang sangat berharga.
Penyerahan Piala kepada pengurus konsulat Jawa Timur atas penghargaan sebagai Juara 1 PAN
JAMBI-Selasa (6/8) K.H. Syamsul Hadi Abdan hadiri Apel Tahunan PMDG Kampus 12, Jambi. Selain beliau, Rombongan Gontor yang hadir adalah Al-Ustadz Mulyono Jamal, M.A, Al-Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc., M.Ag. dan Al-Ustadz Sugeng Hariyadi. Apel Tahunan dimulai pada pukul 07.15, walau dengan santri berjumlah 268 orang dan Dewan Guru 52 orang, Kampus 12 tetap bisa menjalankan Apel KA (Khutbatul ‘Arsy) dengan maksimal. Rentetan apel berjalan rapi dan tertib sampai parade mobil dan Lomba Baris-Berbaris.
Kiai Syamsul mengapresiasi jalannya Apel Tahunan ini, beliau menyaksikan dengan khidmat dan haru. Karena Anak-anak Jambi ini mampu berlatih dan menampilkan hampir semua penampilan yang ada di Gontor Ponorogo, di antaranya adalah: Tari Reog Ponorogo, Ondel-Ondel, Singa Deprok, Campur Sari, dll.
Setelah Apel, Gontor Kampus 12 mengadakan penanaman pohon sawit di sekeliling lapangan. Diawali oleh Pimpinan Pondok, Kiai Syamsul dan dilanjutkan berturut-turut oleh Ustadz Mulyono Jamal, Ustadz Hudaya dan Ustadz Sugeng. Gontor Jambi memang terkenal dengan sawitnya, di sana Gontor memiliki kurang lebih 700 Ha tanah yang sudah sebagian ditanami sawit.
Selain di Pondok Gontor 12, Kiai Syamsul juga mengecek kebun-kebun sawit milik Gontor di daerah Dendang dan Plabi. Reyzin
SOLOK–Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 11 menampilkan 2 penampilan
baru pada Apel Tahunan, yaitu Reog dan Marching Band. Kedua penampilan tersebut
dibilang baru, karena memang belum pernah ditampilkan pada acara-acara pondok
sebelumnya; hal ini dikarenakan usia Kampus 11 yang masih belia, yaitu 10
tahun; sejak berdirinya pada tahun 2009.
Apel Tahunan PMDG Kampus 11 digelar pada Kamis pagi (8/8/’19),
diikuti oleh total 97 orang santri dan 32 orang guru. Bertugas sebagai
Inspektur pada apel tersebut (mewakili Pimpinan PMDG), H. Ismail Abdullah Budi
Prasetyo, S.Ag., Ketua PP-IKPM.
Selain itu, terdapat 13 orang lagi utusan dari Kampus Pusat
dan Cabang dalam Jawa, mereka adalah: H. Heru Wahyudi, S.Ag. (Wakil Pengasuh
PMDG Kampus 3), H. Muhammad Syuja’i, S.Ag. (Wakil Pengasuh PMDG Kampus 5), H.
Rahmatullah Furqon, M.Pd. (Guru Senior Kampus Pusat), Dr. M. Kholid Muslih,
M.A. (Dosen Unida Gontor), H. Nasruddin, Lc. (Guru Senior Kampus 5) semuanya
hadir beserta istri; dan 2 orang staf Sekretariat Pimpinan.
Walaupun lokasinya jauh dari keramaian kota,
PMDG Kampus 11 mampu mengembangkan diri dengan baik, di antara perkembangan
yang menonjol pada tahun ini adalah selesainya pembangunan Masjid Jami’
Darussalam yang diresmikan langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan
PMDG) pada bulan Syawal lalu. sand88
Pekanbaru—Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal bertemu dengan Ustadz Abdul Somad (UAS) Senin malam, 5 Agustus 2019. Pertemuan yang tanpa diatur sebelumnya itu terjadi di ruang tunggu VIP Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau. Kiai Hasan ditemani oleh istri dan sekretarisnya yang baru mendarat sekitar pukul 22.00 WIB dari Bandar Lampung langsung disambut oleh rombongan PMDG Putri Kampus 7 beserta Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) cabang Pekanbaru dan diarahkan ke dalam ruang tamu, dimana UAS sudah menunggu.
Pertemuan
berjalan kurang lebih 1 jam. Kiai Hasan banyak menyampaikan pesan kepada UAS
terkait dakwah Islamiyyah yang harus terus berjalan. Beliau menaruh harapan
besar kepada para dai muda untuk senantiasa membina umat Islam dalam menjaga
identitasnya. Diselingi dengan candaan khas Kiai Hasan, obrolan mengalir begitu
saja.
Dalam
perbincangannya, UAS sempat menceritakan bahwa dulu ia sempat berkeinginan
untuk bersekolah di Pondok Modern Darussalam Gontor. Tetapi, karena sulitnya
informasi dan akses saat itu, keinginannya tak bisa terwujud. Meskipun begitu,
selama belajar di Mesir, UAS banyak berkawan dengan para alumni Gontor yang
menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.
UAS
sangat senang dapat bersilaturahim dengan Kiai Hasan, begitu pula sebaliknya.
Ini merupakan kali pertama UAS bisa bertemu secara langsung dengan
Beliau. Dalam pertemuan singkat itu, Kiai Hasan langsung mengundang UAS untuk
datang ke Gontor, bertemu para santri dan guru di Ponorogo. Rencananya di akhir
tahun 2019 ini, UAS akan menjadwalkan silaturahim ke
Gontor.
Sekitar
pukul 23.00 WIB, Kiai Hasan meninggalkan Bandara untuk menuju ke Hotel. Esok
harinya, Beliau beserta rombongan menempuh perjalanan ke Pondok Modern Nurul
Hidayah (PMNH) Bengkalis, menghadiri Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy PMNH 1440. #brada
BANTAN
– Salah satu Pimpinan Pondok Modern
Gontor (PMDG) K.H. Hasan Abdullah Sahal menjadi inspektur upacara pada Apel
Tahunan Pondok Modern Nurul Hidayah (PMNH), Desa Pasiran, Kecamatan Bantan,
Bengkalis.
Apel Tahunan yang dipadukan dengan kegiatan Khutbatul-Arsy (Pekan
Perkenalan) tahun pelajaran baru 1440-1441 H/2019-2020 M ini dipusatkan di
halaman utama kampus PMNH, jalan Rajimun Pasiran, Rabu, 7 Agustus 2019.
Selain Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang
Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan, kegiatan ini turut dihadiri istri
KH Hasan Abdullah Sahal yakni Hj Siti Abidah Mufarichah beserta para alumni
Pondok Modern Gontor di Bengkalis, Duri (Kecamatan Mandau), dan Kota Dumai.
Rombongan KH Hasan Abdullah Sahal dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan tiba dilokasi acara pukul 7.30 WIB, usai sarapan bersama di kediaman Pimpinan PMNH Ahmad Pamuji, rombongan bergerak menuju lapangan apel tahunan diiringi tabuhan kompang.
Terpantau, sejak pukul 7.15 ratusan santri dan santriwati sudah berbaris rapi menyambut sekaligus mengikuti Apel Tahunan yang dipimpin KH Hasan Abdullah Sahal.
Kepada santri dan santriwati PMNH KH Hasan Abdullah Sahal berpesan
agar menjaga diri dan harga diri.
“Kita harus bisa menjaga jati diri dan harga diri. Kita juga harus
tahu diri. Maka, kembangkanlah diri kita dan jagalah diri. Jangan sampai ada
yang menjual diri. Hingga pada akhirnya ia gantung diri. Na’udzu billahi min dzalik. Karena,
di luar kalian akan menemukan singa-singa kehidupan yang siap menerkam. anak
pondok tidak boleh diam saja. Bergeraklah dan lakukan apapun yang bisa anda
lakukan,”pesannya.
Usai Apel Tahunan, KH Hasan Abdullah Sahal didampingi Staf Ahli
Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Haholongan dan Pimpinan PMNH
Ahmad Pamuji menekan tombol sirine tanda dimulainya Pekan Perkenalan tahun
pelajaran baru 1440-1441 H/2019-2020 M di PMNH.#DISKOMINFOTIK
TOKORONDO–Pada hari Rabu, (7/8) lalu
diadakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy di Pondok Modern
Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 13 dan PMDG Putri Kampus 6, Tokorondo, Poso.
Acara ini dihadiri oleh Direktur Kuliyyatul Mu‘allimin Al-Islamiyyah
(KMI) PMDG, K.H. Masyhudi Subari, M.A. sekalian bersama sejumlah guru senior PMDG
yang diutus oleh Pimpinan, Al-Ustadz Drs. Imam Muhtar, Al-Ustadz Dr. Abdul
Hafidz Zaid, M.A., dan Al-Ustadz Imam Kalimi.
Dengan kondisi geografis pondok yang
sangat berdekatan, Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l ‘Arsy di kampus ini
berbeda dengan kampus-kampus lainnya. Acara PKA diadakan secara bersamaan
antara PMDG Kampus Putra 13 dengan Kampus Putri 6. Kendati demikian, barisan
antara kedua pondok tetap dipisahkan, adapun penampilan tari-tarian seni daerah
ditampilkan oleh Santri PMDG Kampus 13, sedangkan Santriwati PMDG Putri 6
bertugas sebagai pasukan pengibar bendera.
Acara berjalan dengan lancar,
diawali dengan Apel Tahunan dan dilanjutkan dengan parade kendaraan-kendaraan
pondok serta parade barisan-barisan santri dan santriwati yang mewakili daerah
asalnya masing-masing, serta dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak Pertama
tentang Kepondokmodernan di Aula Pertemuan PMDG Kampus 13.
Selain mengikuti rentetan kegiatan PKA di Kampus 13 dan Putri 6, Poso, rombongan PMDG juga mengunjungi beberapa pondok alumni yang berada di Sulawesi, diantaranya; Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin di Gowa, Makassar, lalu Pondok Pesantren Al-Istiqamah, Ngatabaru, Kab. Sigi, Sulawesi Tengah. Selain itu disela-sela waktu yang ada, diadakan silaturahim bersama IKPM Sulsel-bar di Hotel Dalton, Makassar. Rakafadel
KALIANDA—Kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy
(PPKA) di seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) terus berjalan.
Kali ini, giliran PMDG Kampus 9 Kalianda, Lampung Selatan yang mengadakan Apel
Tahunan. Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal hadir langsung untuk
menjadi inspektur upacara pada tahun ajaran ini. Beliau hadir di Lampung
disertai oleh rombongan dari Gontor Pusat, yakni Al-Ustadz Dr. H. Sujiat
Zubaidi, M.A. sekalian, Al-Ustadz H. Muhammad Nur, Lc., M.A. sekalian, dan 8
istri almarhum kader PMDG.
Apel Tahunan PPKA diselenggarakan pada hari
Senin, 5 Agustus 2019 di lapangan sebelah timur PMDG Kampus 9 Kalianda. Dimulai
pada pukul 07.00 WIB, acara berjalan dengan khidmat dan lancar. Kiai Hasan
menyampaikan amanatnya selama 30 menit, menekankan kepada seluruh keluarga
besar PMDG Kampus 9 untuk senantiasa berpegang teguh kepada nilai-nilai dan
sunnah PMDG. Seusai amanat, acara dilanjutkan dengan penampilan beberapa
atraksi seni oleh para santri dan guru.
Seperti biasa, dalam Apel Tahunan di Gontor
selalu ditampilkan beragam tarian daerah Indonesia dikemas dalam acara Bhinneka
Tunggal Ika. Beberapa tarian yang ditampilkan adalah Tari Zapin asal Sumatera,
Malulo asal Kalimantan, dan tentunya Reog Ponorogo. Selain berbagai tarian, ada
sesuatu yang spesial pada tahun ini, yakni penampilan Band dari para guru yang
membawakan lagu 90 langkah di tengah acara. Kiai Hasanpun ikut bernyanyi
bersama para santri. Acara ditutup dengan parade barisan konsulat
Setelah Apel tahunan, seluruh santri dan guru
berkumpul di Aula PMDG Kampus 9 untuk mengikuti Kuliah Umum Babak I yang
disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal. Semoga dengan terselenggaranya
seluruh rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di PMDG Kampus 9 ini
dengan baik dan lancar, kemajuan demi kemajuan dapat terwujud di PMDG secara
umum, khususnya di PMDG Kampus 9, Kalianda, Lampung Selatan. #brada