Home Blog Page 263

GEMA NADA DARUSSALAM DALAM LOMBA LIVE MUSIC

0

Karangbanyu, alunan musik gitar yang terdengar merdu mengiringi berjalannya acara lomba live music atau biasa dikenal dengan festival musik, kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 9 Juli 2019/ 6 Dzulqo`dah 1440 yang bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 3.

Acara ini merupakan salah satu media dalam menyalurkan minat dan bakat santriwati dalam bidang musik. Adapun alat musik yang dimainkan santriwati diantara lain keyboard, gitar listrik, cajon, pianika, recorder. Dengan ini, diharapkan santriwati tidak hanya mendapatkan hiburan, namun juga membangun kepribadian yang kreatif dan juga luwes dalam mengeluarkan ekpresi perasaan. Dan Juara pertama  festival musik antar individu ini diraih oleh Fathia Izzatul Kelas 1 INT dan untuk juara keduanya diraih oleh Rizka Kelas 4.

Adanya acara ini dapat mengasah bakat-bakat terpendam santriwati dalam bidang musik khususnya dalam memainkan alat musik.

Pembukaan Latihan Baris – Berbaris Antar Konsulat – Menciptakan generasi anti berkoloni

0

Lapangan hijau – adalah saksi bisu dari acara pembukaan baris – berbaris antar konsulat kala itu, tak  luput dihadiri oleh segenap asatidz, ustadzat, dan juga seluruh santriwati. Acara ini pun dibuka secara resmi oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.

Selasa, 9/7/19 – Tepatnya pada hari itu, rutinitas baris – berbaris tahunan antar konsulat dimulai. Mengingat bahwa acara ini adalah salah satu rentetan dari acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy ( PKA ), acara perpelocoan terkhusus santriwati baru, agar lebih memahami metamorfosa dan nilai – nilai gontory.

Dengan diadakannya acara baris – berbaris antar konsulat, diharap kepada seluruh santriwati agar tetap menjalin ukhuwah yang baik antar sesama konsulat, menghindari diri dari sifat pragmatis, juga sadar bahwa dengan diadakannya acara antar konsulat mereka paham, bahwa mereka mempunyai sandaran juga keluarga baru di pondok.

Dari sini jugalah kekompakkan antar konsulat dinilai, jiwa saing adalah salah satu motivasi terbesar, untuk menunjukkan keunggulan dari suatu konsulat. Kekompakkan, irama hentakkan kaki, dan rapihnya suatu barisan pun menjadi salah satu point nilai kejuaraan, dari acara baris – berbaris antar konsulat.

Dan bagi anak – anak baru pun akan mendapatkan bimbingan khusus dari kakak – kakak kelas 5 ( pembimbing dari masing – masing konsulat ), dalam menjalani rutinitas tahunan ini. Terik matahari, bukanlah suatu alasan, untuk mensukseskan dan mengharumkan nama konsulat mereka masing – masing.

Baris – berbaris antar konsulat terdiri dari berbagai macam konsulat, diantaranya ; Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra, dan Indonesia Timur. Dan diikuti oleh santriwati kelas 1 – 6. WANDA

Pembacaan Hasil Musyawarah Kerja OPPM

0

GONTOR—Suasana di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selalu terkesan dinamis, karena berbagai kegiatan yang memang tidak pernah berhenti. Pagi ini (8/7) Seluruh santri berkumpul di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) untuk mendengarkan Pembacaan Ketetapan Hasil Musyawarah Kerja Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan, beserta Direktur KMI, dan ketua-ketua lembaga PMDG. “Keputusan-keputusan di Pondok ini adalah hasil dari musyawarah, apa yang sering saya sampaikan ini juga hasil musyawarah, salah satu tanda kemodernan adalah berorganisasi” Pesan Kiai Hasan sebelum pembacaan ketetapan hasil Musyawarah Kerja.

Ketetapan Hasil Musyawarah Kerja disampaikan oleh beberapa ketua bagian OPPM dari siswa kelas 6, mulai dariKetua, Sekretaris, Bendahara, Keamanan, hingga Bagian Koperasi Pelajar, Koperasi dapur, dan lain-lain. Malam harinya, akan dilanjutkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari seluruh Bagian OPPM. Dinamika di Pondok ini memang tidak ada hentinya, para santri tidak penah kosong dari berbagai kegiatan yang mendidik dan bermanfaat. Faruq

Pemilihan Ketua Dewan Mahasiswa Kampus Rabithah

0

GONTOR–Seluruh Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Kampus Rabithah Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali memilih ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) kampus Rabithah.

Acara yang bertempat di Aula Rabithah (2/7) ini, dihadiri oleh segenap Mahasiswa UNIDA kampus Rabithah. Selain itu, yang bertugas menjadi Panitia Pergantian Pemilihan ketua Dewan Mahasiswa (P3DEMA) adalah semester 3 yang berjumlah sekitar 60 orang. Adapun kandidat ketua DEMA kampus Rabithah tahun ini adalah:

1. Ahmad Nawirul Huda.

2. Muhammad Miftahul Falah.

3. Muhammad Yusril Mustaqim

4. Falihuddin Hasan

5. Tegar Cahyo Wibowo

Mereka berlima adalah mahasiswa UNIDA Gontor semester 7.

Para mahasiswa yang hadir, memiliki hak penuh untuk menentukan pilihannya dengan mencoblos foto kandidat di kertas pemilu yang telah disediakan oleh panitia, dan setiap pemilih hanya boleh mencoblos 2 foto kandidat saja, dan memilih kandidatnya secara bergantian di tempat yang telah disediakan oleh panitia.

Terpilih dari lima nama tersebut adalah Ahmad Nawirul Huda dan Muhammad Miftahul Falah, mereka berdua menggantikan posisi ketua sebelumnya, yaitu Karya Nata Buana dan M. Aminuddin.

DEMA adalah organisasi yang mengurus semua kegiatan mahasiswa, baik yang akademis, maupun non akademis. Pergantian pengurus DEMA dilaksanakan

Begitulah organisasi di Pondok Modern Darussalam Gontor, selalu mengestafetkan nilai kepada generasi selanjutnya, sehingga dinamika pondok tetap berjalan dengan dinamis dan lancar. Solihin

Laporan Pertanggungjawaban Panitia Bulan Syawal Berjalan Khidmat

0

Gontor–Setelah berakhirnya pembacaan hasil musyawarah kerja Organisasi Pelajar Pondok Modern Darussalam Gontor (OPPM) pada Senin pagi (10/7), acara dilanjutkan dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Panitia Bulan Syawal (PBS) pada malam harinya. Laporan ini diawali dengan sambutan Bapak Pimpinan dan dilanjutkan dengan Laporan Umum dari Ketua PBS. Dalam pidatonya beliau mengingatkan bahwa dalam berorganisasi, Gontor memiliki semboyan how to teach, how to manage, and how to lead. Tidak hanya pintar menjadi guru saja, tetapi harus bisa memimpin organisasi serta mengetahui bagaimana cara mengelola organisasi tersebut.

LPJ ini merupakan bentuk laporan nyata Panitia kepada Pimpinan Pondok dan seluruh penduduk Darussalam. Organisasi itu bukan jabatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dan dilaporkan. Acara yang diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) selama 2 hari ini, Senin dan Selasa dapat berjalan dengan khidmat hinga usai. Dihadiri oleh Pimpinan Pondok, Direktur KMI, Guru-Guru, serta seluruh santri PM. Gontor.AbuFariz

Guru Tahun ke-5 Juarai Lomba Pra Dema Cup 2019

0

GONTOR— “Ar-raahatu Fii Tabaduli-L-A’maal Di saat para santri disibukkan dengan acara laporan pertanggungjawaban pengurus OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka, Dewan Mahasiswa (Dema) Wilayah Gontor Pusat mengadakan pertandingan antarangkatan guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) bertajuk Pra Dema Cup 1441. Acara ini digelar selama tiga hari, Sabtu sore (6/7) hingga Selasa (9/7) sore.

Para peserta kompetisi ini berasal dari Dewan Guru KMI yang mewakili angkatan masing-masing. Setiap angkatan mengirimkan tim terbaiknya untuk berlaga di perlombaan ini. Ada tujuh tim yang bertanding memperebutkan gelar juara pada Pra Dema Cup 1441 kali ini; dari guru tahun pertama hingga tahun ke-7 keatas. Dengan tujuan untuk mempererat silaturrahim dan menjaga kekompakan antarangkatan.

Pada acara kali ini, Dema Wilayah Gontor Pusat hanya menyelenggarakan satu cabang pertandingan, yaitu cabang sepak bola. Seluruh pertandingan diadakan di Darussalam Gontor Stadium (DGS).

Pertandingan diadakan dengan sistem gugur. Total ada 6 pertandingan hingga final berlangsung antara guru tahun ke-4 dan guru tahun ke-5 yang diadakan hari Selasa (9/7) sore. Dan pertandingan puncak tersebut dimenangkan oleh guru tahun ke-5 dengan skor 1:0.


Acara pun ditutup dengan pembagian hadiah oleh pengurus Dema Wilayah Gontor Pusat kepada para juara dan pemain terbaik di tiap posisinya. Reyzin

Pembagian Kelas : Simbol Keabsahan Menjadi Siswi Akhir KMI

0

RIMBO PANJANG – Aktifitas belajar dan mengajar di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 telah berjalan selama kurang lebih satu bulan. Begitu pula dengan siswi akhir Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI). Namun, mereka masih menempati kelas sementara. Penempatan kelas yang bersifat sementara ini sejatinya adalah ujian kesiapan mental dan kepribadian. Menjadi siswi akhir KMI adalah tugas berat dengan segudang amanat. Mereka yang mampu melewati bulan Syawal tanpa catatan buruk akan dinyatakan layak menjadi siswi akhir KMI dan mendapatkan kelas.

Pada Kamis (4/7) pagi, seluruh siswi akhir KMI berkumpul di mushala. Mereka dipanggil satu persatu menuju tempat yang sudah ditentukan. Siswi akhir KMI yang berjumlah 162 orang terbagi dalam tujuh 7 kelas.

Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi dalam kesempatan ini menasihati segenap siswi akhir KMI, bahwa suplemen dan nutrisi yang disiapkan Gontor untuk siswi akhir cukup padat dan komprehensif. Hal ini tidak lain adalah untuk mempersiapkan mereka menjadi sosok guru yang mampu menjadi teladan. Farouq

Organisasi Melatih Rasa Tanggung Jawab

0

Karangbanyu – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 sedang mengadakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban dan serah terima amanat dari PBS ke OPPM, dan acara ini telah diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 pada hari Ahad 7 Juli 2019 sampai Senin 8    Juli    2019. Acara    tersebut meliputi   pembacaan   hasil   usaha   dan   laporan keuangan selama kepengurusan di Bulan Syawwal. Laporan  pertanggungjawaban  tersebut adalah wujud tanggung jawab Panitia Bulan Syawwal sekaligus latihan berorganisasi santriwati dalam mengelola kegiatan-kegiatan di bulan syawwal. Seusai seluruh bagian kepanitian melaporkan bagiannya masing-masing, dilanjutkan sesi serah terima amanat dari kepanitiaan Bulan Syawwal ke OPPM.

            Seluruh warga Darussalam wajib mengikuti segala rangkaian kegiatan Laporan Pertanggungjawaban dan serah terima amanat dari PBS ke OPPM, karena dengan adanya kegiatan seperti ini, seluruh warga Darussalam akan mendapakan pendidikan, khususnya dalam latihan berorganisasi dan bertanggungjawab.Fikra17

JMQH Adakan Pendaftaran Anggota Baru

0

GontorJam’iyyatul Quro’ wal Huffadz (JMQH)mengadakan pendaftaran anggota baru bagi santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Al-Ustadz Indra Setiawan, salah satu pembimbing JMQH, mengatakan bahwa pendaftaran dibuka selama dua hari. Hal itu diakibatkan banyaknya antusias santri yang ingin mendaftar.

Pendaftaran diselenggarakan di aula BPPM pada Jumat, 05 Juli 2019, dari pukul 8 pagi hingga menjelang sore hari. Selain pendaftaran, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan hadroh yang dibawakan oleh anggota JMQH bersama Seni Hadroh Darussalam (Senhada).

Ada 2 kelompok dalam JMQH, Pertama adalah atau Jam’iyyatul Quro’ (JMQ), yang khusus di bidang seni baca Al Quran seperti; tajwid, murattalah, hingga mujawwadah. Kedua adalah Jam’iyyatul Huffadz (JMH), yang memiliki konsentrasi di bidang hafalan Al Quran.

Berbeda dengan JMQ, JMH memiliki persyaratan khusus yaitu hafalan Quran minimal 3 juz. Hal ini dikarenakan JMH bukan merupakan kursus seperti JMQ, namun lebih dimanfaatkan untuk menjadi wadah bagi para santri yang menjaga atau menambah hafalan Al Qur’an.

“Kalau JMQ kan lebih ke kursus, jadi siapa saja boleh ikut. Kalau JMH kan bukan kursus, tapi lebih ke wadah bagi santri yang sudah hafal beberapa juz dalam Al Qur’an sehingga bisa menguatkan hafalannya lagi,” ujar Al Ustadz Muhammad Kautsar, salah satu pembimbing JMQH.

Sampai saat ini, santri yang sudah mendaftar berjumlah kurang lebih 200 orang. Jumlah tersebut bisa jadi bertambah sampai pendaftaran ditutup.

Semoga para santri Pondok Modern Darussalam Gontor dapat menjadi penjaga Al Quran dimanapun mereka berada. Sehingga, dapat menjadi mundzirul qoum yang sejati, sebagaimana dicita – cita oleh para kyai dan masyayikh PMDG. GhoziNafi.

Seluruh Santri Ikuti Latihan Himne Oh Pondokku

0

GONTOR—Hari-hari ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tengah disibukkan dengan rentetan acara pekan perkanalan Khutbatu-l-‘Arsy tahun 1440 H. Berbagai kegiatan diadakan untuk memperkenalkan kepada para santri baru tentang segala proses pendidikan yang ada di PMDG. Meskipun kegiatan non-akademis sangat padat, akan tetapi kegiatan belajar mengajar di dalam kelas sudah aktif sejak awal.

Salah satu kegiatan yang rutin diadakan menjelang Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy adalah latihan menyanyikan lagu “Himne Oh Pondokku”. Acara ini diselenggarakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) setelah shalat Shubuh dan wajib diikuti oleh seluruh santri dari kelas 1 sampai kelas 6. Selama 2 hari, dimulai pada Sabtu (6/7) sampai Ahad (7/7), para santri diajari kembali cara menyanyikan lagu wajib Pondok Modern ini dengan baik dan benar. Pada tahun ini, Al-Ustadz Syahreza Pahlevi dan Al-Ustadz Bramantya Dananjaya diminta oleh pengasuhan santri untuk memimpin jalannya latihan.

Himne Oh Pondokku merupakan lagu khas Pondok Modern yang dijadikan sebagai pembuka dalam setiap pertemuan di Gontor. Bahkan tak hanya di Gontor, tetapi di beberapa Pondok Modern lainnya, lagu ini digunakan untuk membuka acara, selain lagu Indonesia Raya. Hal ini menjadikannya sakral, sehingga dibutuhkan momen khusus untuk latihan menyanyikan lagu ini dengan benar. Selain nada dan irama lagu, diajarkan pula cara bersikap yang baik ketika menyanyikan lagu ini. #brada