Home Blog Page 274

Guardian Generation Hadapi Ujian Tulis Gelombang Kedua

0

Al Imtihaanu Yukramu-l-Mar u au Yuhaanu- Ujian akhir adalah rangkaian ujian berbasis lisan dan tulis yang di adakan khusus untuk seluruh Siswi Akhir KMI. Dan menjadi salah satu tolak ukur kelulusan bagi Siswi Akhir KMI di Pondok Modern Darussalam Gontor. Seusainya menghadapi Ujian Lisan pada 16-28 Februari lalu, kini Guardian Generation di hadapkan dengan ujian yang tidak kalah beratnya yakni, Ujian Tulis Gelombang Kedua. Dengan materi yang di ujikan meliputi materi dari kelas 1 hingga kelas 6. Para calon khirijah 2019 itupun, rela lembur bahkan tidak tidur untuk menguasai materi pelajaran yang akan di ujikan esok hari. Hal ini di lakukan agar mereka mampu menyelesaikan soal-soal dalam ujian tulis gelombang kedua.

Ujian Tulis yang dilaksanakan pada, Ahad 26 Jumadal Akhir 1440H/ 3 Maret 2019 sampai dengan Ahad 17 Rajab 1440H/ 24 Maret 2019 ini diadakan di dua tempat yaitu, Mini Hall dan Aula Gedung Baru. Ujian ini dilaksanakan kurang lebih selama 15 hari dan diikuti oleh 251 calon khirijah 2019. Segenap asatidz dan guru senior serta beberapa guru tahun keempat dikerahkan untuk mengawasi ujian tulis akhir tersebut.

Usai ujian tulis, Siswi Akhir KMI akan dihadapkan dengan rentetan ujian selanjutnya yang merupakan ujian non akademis yakni ujian mental. Dimana para Siswi Akhir KMI akan menjadi penguji ujian lisan bagi siswi kelas 1 hingga kelas 5 KMI. Selain menguji mereka akan menjadi pengawas ujian tulis akhir tahun. Rentetan kegiatan tersebut akan berlanjut dengan Rihlah Al-Iqtishodiyah yang dilaksanakan di beberapa kota dan pembekalan sebelum menjadi khirijah selama kurang lebih satu minggu. Hingga akhirnya, mereka akan menjalani Resepsi Khataman dan Yudisium Siswi Akhir KMI yang dilaksanakan di Gontor Putri Kampus 1.hasnab

GMT ( GONTOR MUSIC TALENT )

0

GONTOR PUTRI– Gontor Music Talent yang dilaksanakan Jumat (1/3) lalu, berlangsung dengan semarak. Ajang pembuktian diri tiap angkatan dalam dunia musik ini untuk pertama kalinya digelar di Aula pertemuan Gontor Putri Kmpus 2. Acara dihadiri oleh  wakil pengasuh dan asatidz dan seluruh santriwati Gontor Putri kampus 2. Dengan penanggungjawab acara ini adalah pembimbing bagian kesenian dan dibantu kelas 5 untuk menghias acara malam itu, dekorasi yang bertemakan music menambah suansa lebih ceria dan energic.

Gontor Music Talent  ini menampilkan 7 grup musik yang terdiri dari angkatan kelas satu  hingga angkatan kelas 5. Adapun Lagu-lagu yang ditampilkan dalam GMT ini merupakan lagu-lagu islami . Dan tidak sama sekali menampilkan lagu yang tidak sesuai dengan alam pendidikan Gontor. Tampil sebagai juara dalam GMT ini; Juara 1; Angkatan  kelas 1 intensif, Juara 2; Angkatan kelas 5, dan Juara 3; Angkatan kelas 3, juara 4;angkatan kelas 1, juara 5; angkatan kelas 3 intensif, juara 6;angkatan kelas 2, juara 7; angkatan kelas 4.

Dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi. Tetapi, untuk membangun nilai-nilai kebersamaan dalam mengembangkan seni musik di PMDG Putri Kampus 2. Dan akan terus berlanjut untuk tahun-tahun yang akan mendatang. fani

penampilan kelas 1 intensif dalam gontor Music Talent
penampilan kelas 1 intensif dalam gontor Music Talent
penampilan kelas 3 dalam Gontor Music Talent
penampilan kelas 3 dalam Gontor Music Talent
penampilan kelas 4 dalam Gontor Music Talent
penampilan kelas 4 dalam Gontor Music Talent

286 Siap Mewarnai Sine

0
Dosen Pembimbing Lapangan sedang menjelaskan materi pokok KKN

UNIDA Divisi Mantingan – Menjelang pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata mahasiswi semester 6 membekali 13 materi ekslusif yang hanya ditemukan di 6 bulan sebelum KKN. Pembekalan dilakukan secara intensif sebanyak dua kali, pembekalan pertama yang dilaksanakan pada awal bulan Januari (13-18/1) sebanyak 12 materi yang disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan Kampus UNIDA Putri, dan pembekalan kedua (15/3) sebanyak 1 materi khusus mengenai pembelajaran Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) bersama Bapak Wuntat Wawan Sembodo, S.Ag. Kegiatan Pembekalan ini dilakukan di Kulliyatu-l-Banaat Meeting Hall di Gontor Putri Kampus 1.

Dalam pembekalan ini di jelaskan mengenai pokok pokok materi kemasyarakatan, visi misi KKN beserta tujuannya, selain itu juga dibahas tentang berita gambaran apa dan bagaiamana yang harus dilakukan mahasiswi selama mengikuti kegiatan KKN yang InsyaAllah akan diselenggarakan di bulan Ramadhan mendatang. Berkisar 286 mahasiswi siap menjalankan tugas emas di 3 desa sekitar Ngawi, yaitu desa Jagir, Tulakan dan Sumbersari, Kecamatan Sine. Mahasiswi tersebut adalah gabungan dari 4 Kampus UNIDA Putri yang mencakup dari Fakultas Tarbiyah, Ushuluddin, Ekonomi Islam, Syari’ah, Farmasi, Gizi dan Humaniora.

Mahasiswi sedang melakukan simulasi pemetaan permasalahan, yang menjadi salah satu materi pokok pembekalan KKN

Kegiatan KKN bukan untuk menggugurkan kewajiban matakuliah KKN, melainkan sebagai bentuk partisipasi mahasiswi dalam pengabdian kepada masyarakat, yang diharapkan adalah proses pembangunan mental masyarakat desa dapat berjalan dengan efektif sehingga menghasilkan perubahan yang signifikan. Perubahan yang diharapkan adalah perubahan cara berfikir, bersikap, dan tingkah laku sehingga dapat bertahan eksis dalam kehidupan yang serba modern ini.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswi UNIDA merupakan kegiatan yang sangat urgensi sebagai media pemberdayaan masyarakat, perekat umat dan juga menjadi sarana dakwah syiar Islam . Audita_90

KKN kita bukan sekedar mengerjakan tugas sebagai Mahasiswi di masyarakat, tetapi KKN UNIDA mempunyai banyak tujuan, yaitu: cenderung lebih banyak mengenal masyarakat, karna kita akan kembali ke masyarakat, dengan tujuan syiar atau Dakwah. Maka, dalam KKN sebagai peserta harus benar-benar menjadi duta pondok atau perwakilan Pondok.”

________Ujar Al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd.I selaku wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 1

Ujian Lisan Siswi Akhir KMI 2019 Guardian Generation

0

Setelah menghadapi Tarbiyah Amaliyah (Praktek Mengajar) yang cukup menguras tenaga, hati dan juga fikiran, kini Siswi Akhir KMI 2019 di hadapkan dengan Ujian Lisan yang akan di laksanakan selama 12 hari di mulai pada Sabtu, 11 Jumadal Akhir 1440 sampai dengan Kamis, 23 Jumadal Akhir 1440.

            Teknik pelaksanaan ujian lisan Siswi Akhir KMI sedikit berbeda dengan adik-adik kelasnya, jumlah materi yang di ujikanpun jauh berbeda. Siswi kelas 1-5 memasuki ruang ujian satu persatu. Berbeda dengan Siswi Akhir KMI yang memasuki ruang ujian berpasangan. Hal ini menghadirkan persaingan yang ketat di dalam ruang ujian untuk berkompetisi menjawab soal ujian yang di berikan oleh penguji. Meski begitu, persaingan berjalan secara profesional.

            Materi pelajaran yang di ujikan merupakan materi dari kelas 1 hingga kelas 6, yakni :

  1. Bahasa Arab I             : Al-Muhadatsah, Al-Muthola’ah, Nahwu, Shorf
  2. Bahasa Arab II            : Balaghah, Tarikh Adab, Mahfudzot
  3. Tauhid                         : Tauhid, Adyan
  4. Fiqh                             : Bidayatul Mujtahid, Al-Masai’il Al-Fiqhiyyah, Ibadah Amaliyah, Ibadah Qouliyah
  5. Tarbiyah                      : Ushulu al Tarbiyah, Tarbiyah Amaliyah, Psikologi Umum, Psikologi Pendidikan
  6. Al-Qur’an                    : Tilawatu Al Qur’an, Tajwid, Hifdzu Juz Amma
  7. Bahasa Inggris            : Conversation, Reading, Grammar

Ujian Siswi Akhir KMI adalah ujian yang berat. Karena, menjadi salah satu tolak ukur kelulusan bagi siswi Pondok Modern Darussalam Gontor. Oleh karena itu, bimbingan, pengawasan dan pengarahan selalu dikerahkan oleh para pembimbing Guardian Generation.hasnab

Seminar Ruqyah : Membentengi Diri Dalam Menghadapi Kehidupan Yang Hedonis

0

Seminar yang diadakan pada hari Rabu(13-03-19), dibawakan oleh Al-Ustadz Sumito Anas, S.Ag. Dengan menyampaikan perihal mengenai “Keajaiban terapi Al-Qur’an untuk penyembuhan pesakit fisik dan psikis.” Dan dihadiri oleh segenap Asatidz dan Ustadzat tepat di Aula Beirut.

Kian panasnya terik kala siang tak terasa dan terlampaui secara perlahan, hiruk pikuk kala itu pun tak memutuskan semangat para ustadzah dalam menyimak kalimat per kalimat yang dibawakan oleh Al-Ustadz Sumito Anas, S.Ag. Antusias para hadirin kala itu pun tak kalah meriahnya dengan lantunan hafalan para santriwati yang sedang melakukan rutinitas belajar siang kala itu.

Al-Qur’an yang kita kenal sebagai penyejuk hati, baik dari ayat yang terucap maupun lafadz yang kita simak. Namun, realitanya dapat juga dijadikan sebagai obat mujarab yang tidak menimbulkan efek samping, karenanya dapat dinyatakan pula sebagai terapi untuk penyembuhan pesakit fisik dan psikis.

Penyampaian yang dibawakan dengan genre humoris dan sersan, tak luput dari alur cerita kisah seminar ketika itu. Materi yang beliau sampaikan pun dapat di telaah secara perlahan, berat memang. “Percayalah Terhadap Apa-Apa Yang Telah Ditetapkan Oleh-Nya, Jangan Pernah Meragukan Kekuasaan-Nya” itulah kutipan yang beliau lontarkan. Namun, kendatipun seperti itu, dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan juga dapat direalisasikan kepada pihak yang berkait. Karena dari materi itu, dapat terjawab sudah segala macam pertanyaan mengenai hal yang bersangkutan. Pelajaran dan pengetahuan baru nan bermanfaat pun sudah didapatkan hanya dalam jangka waktu kurang lebih satu setengah jam.

WANDA

Penutupan Kegiatan Pramuka Menjelang Ujian Akhir Tahun

0

Al-Ma’hadu laa Yanaamu Abadan– Seiring dengan semakin mendekatnya ujian awal tahun di Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, maka seluruh kegiatan ekstrakulikuler termasuk kegiatan kepramukaan resmi ditutup sementara untuk meningkatkan kegiatan belajar yang efektif.

Tepat pada Kamis, 7 Maret 2019 seluruh anggota muda pramuka Darussalam mengikuti ujian tulis yang di adakan oleh pengurus Koordinator Gerakan Pramuka Gontor Putri Kampus 2, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keaktifan dan keseriusan santriwati dalam mengikuti kegiatan mingguan ini.

Di penghujung acara penutupan, pengurus Koordinator Gerakan Pramuka Gontor Putri Kampus 2 membagikan hadiah bagi Gugus depan dengan pioneering indah, gate terbaik, dan andika serta pembina tergiat dalam kegiatan pramuka selama setengah tahun terakhir ini. hasnab

KRONOLOGI WAFATNYA DRS K.H KAFRAWI RIDWAN, M.A

0
Photo Personal Drs. K.H Kafrawi Ridwan, M.A

DARUL QIYAM – KH Drs Kafrawi Ridwan MA (almarhum) dalam beberapa tahun terakhir mengalami sakit stroke serta jantung. Selama beberapa bulan terakhir kondisi kesehatan beliau tidak stabil sehingga mengharuskan beliau dirawat beberapa kali di pelbagai rumah sakit di Jakarta.

Kondisi kesehatan beliau menurun drastis sejak 28 Januari 2019. Saat itu beliau diharuskan menjalani perawatan intensif di RS Setia Mitra Jakarta Selatan dikarenakan mendapat serangan stroke, bahkan mengalami kondisi kritis bebrapa kali.

Selanjutnya guna mendapat penanganan lebih intensif dengan peralatan medis khusus, beliau dirujuk ke RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan pada 8 Februari 2019. Alhamdulillah, hingga pekan awal Maret 2019 kondisi beliau stabil.

Terakhir, pada 12 Maret 2019 beliau kembali mengalami kondisi kritis hingga pada 13 Maret 2019, pukul 15.40 WIB beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

Setelah adanya mufakat antara keluarga, Beliau akan dimakamkan di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 6 Darul Qiyam. Rencana Jenazah akan dibawa melalui jalur darat. Tepat pada pukul 09.00 14 Maret 2019 ambulan yang membawa jenazah beliau tiba di PMDG Kampus 6.

Setibanya di PMDG Kampus 6, Jenazah langsung disholatkan oleh pihak keluarga di Rumah barat PMDG Kampus 6, dan juga disholatkan oleh para guru dan santri di masjid jami’. Setelah itu jenazah K.H Kafrawi dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada tidak jauh dari PMDG Kampus 6 Darul Qiyam.

INNAA LILLAAHI WAINNAA ILAIHI ROOJI’UUN.

SUMBER : TIM PERAWAT ALMARHUM KH. DRS. KAFRAWI RIDWAN, MA. DAN STAFF SEKRETARIS PMDG KAMPUS 6

Hifdzu Nushush Isn’t about Ordinary Competition

0

Demi meningkatkan kualitas akademis santriwati, Gontor putri 1 tidak pernah berhenti dalam segala kegiatan. Setelah melewati ulangan umum, berbagai perlombaan diadakan untuk menambah kesemangatan santriwati dalam meningkatkan kualitas belajar mereka, salah satunya adalah Hifdzu Nushush.

Hifdzu Nushush adalah perlombaan yang diadakan setiap semesternya setelah ulangan umum, yang mana diharapkan dengan adanya perlombaan ini, bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi terlebih untuk meningkatkan jiwa kompetisi dan semangat belajar, khusunya dalam pelajaran hafalan, selain itu, juga sebagai pendalaman materi yang berhubungan dengan Al-Qur’an dan Hadist, seperti shorf, mahfudzot, tafsir dan hadist.

Perlombaan diadakan dalam dua babak; babak pertama (8/2) diadakan penyeleksian di setiap kelas yang diambil 3 orang sebagai perwakilan dalam setiap kelasnya. Sedangkan pada babak kedua atau final (14/2), di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh panitia, dalam babak final ini hanya diikuti oleh para perwakilan dari setiap kelas yang dilombakan dalam setiap angkatan, diikuti oleh kelas 1 samai kelas 5. Setiap angkatan dibagi menjadi dua kelompok dan masing-masing kelompok memiliki juara.

Acara ini berlangsung dengan penuh antusias, baik peserta, penonton maupun para guru. Para peserta dapat menjawab dengan baik dan penuh semangat, pertanyaan yang dibacakan oleh dewan juri, meskipun ada beberapa kesulitan yang dihadapi oleh para peserta. Para penonton juga sangat antusias dan semangat dalam memberikan semangat kepada perwakilan kelasnya. Finkar

DEMA UNIDA Kampus 5 Kandangan Gelar Seminar Bertajuk “Tantangan Generasi Milenial”

0

KANDANGAN, KEDIRI – Peduli akan tantangan generasi milenial di masa mendatang, Dewan Mahasiswa (DEMA) Universitas Darussalam (UNIDA) Kampus 5, Kandangan, menggelar seminar bertajuk “Tantangan Generasi Milenial (Dari Pemikiran Hingga Gerakan)”, Selasa (12/3) siang, di Gedung Auditorium Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 5, Kandangan, Kediri. Pada seminar ini hadir Wakil Rektor 1 UNIDA, Al-Ustadz Dr. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., Ph.D menjadi pembicara kunci.

Kesyukuran keluarga besar UNIDA Kampus 5 kepada Allah SWT tidak pernah berhenti. Pasalnya, pada periode ini, DEMA Kampus Kandangan berkesempatan untuk mengundang beberapa cendekiawan Muslim Indonesia, diantaranya Dr. Henry Shalahuddin — Direktur INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization) beserta istri, Elizabeth Diana Dewi, B.H.Sc., M.I.R. — Pejabat Dinas Luar Negeri di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, pada 28 Desember 2018. Kemudian, disusul dengan kehadiran Dr. Syamsuddin Arif — Direktur INSISTS, pada 5 Januari 2019. Selanjutnya, kali ini kampus kedatangan Al-Ustadz Dr. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., Ph.D — yang merupakan Wakil Rektor 1 UNIDA, Direktur Program Pascasarjana UNIDA, Ketua Program Kaderisasi Ulama (PKU) UNIDA, Direktur INSISTS, Ketua Pimpinan Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), dan Pimpinan Redaksi Jurnal Islamia.

“Ustadz Hamid Mengisi Seminar Tentang Tantangan Generasi Milineal di Gdung Auditorium PMDG Putri Kampus 5, Selasa (12/3)”

“Problem yang dihadapi oleh generasi milenial sebenarnya sama dengan generasi-generasi sebelumnya. Masalahnya terletak pada generasi yang menghadapi, dan masalah yang dihadapi oleh generasi ini adalah masalah diri sendiri (individual problem)”, ujar Ustadz Hamid, begitulah beliau akrab disapa oleh mahasiswa dan guru lainnya, sebagai muqaddimah pemaparan beliau pada seminar kali ini.

Seminar yang diadakan oleh DEMA Kampus Kandangan ini diikuti oleh seluruh mahasiswi UNIDA Kampus 5 dan beberapa perwakilan mahasiswi dari Perguruan Tinggi sekitar daerah Pare, seperti Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pare, Egypt Boarding School Pare, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, dan Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Faqih Asy’ari (STISFA) Pare, yang juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin UNIDA, Al-Ustadz H. Syamsul Hadi Untung, M.A., M.L.S., Kaprodi Studi Agama-Agama (SAA) UNIDA, Al-Ustadz Asep Awaluddin, M.A., dan banyak lagi lainnya dari Dosen Fungsionaris Fakultas Ushuluddin UNIDA.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ushuluddin, Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A., M.L.S., turut berantusias dalam penyelenggaraan seminar ini. “Alhamdulillah, setelah satu setengah bulan, kita bisa menghadirkan Bapak Wakil Rektor 1 di UNIDA Kampus 5, Kandangan. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga”, ujar Ustadz Syamsul. Selanjutnya, Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 5, Al-Ustadz Drs. H. Hamim Syuhada’, M.Ud., juga turut berterima kasih kepada Ustadz Hamid, seluruh dosen, dan panitia acara yang sudah berjuang untuk mengadakan acara ini.   

Seminar yang bertajuk tentang ‘Generasi Milenial’ ini memang menjadi trending topic dalam wacana intelektual. Pasalnya, generasi yang hidup di dunia nyata dan dunia maya ini, hidup dalam segala kemudahan yang ada, dan tak jarang dari mereka yang terlena dan terlalu sibuk dengan dunia mayanya. Sehingga mereka melupakan nilai moral, nilai kemanusiaan, dan bahkan naluri manusia itu sendiri. Maka, perlu dikaji langkah-langkah yang harus dilakukan oleh generasi milenial ini dalam kontribusinya kepada Agama, Nusa dan Bangsa.

“Banyak tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh generasi ini, diantaranya tantangan ekonomi bangsa, tantangan sosial budaya, tantangan pendidikan, tantangan perguruan tinggi, dan tantangan pemikiran dan ideologi. Tantangan terberatnya terletak pada tantangan pemikiran dan ideologi. Banyak paham yang melenceng dari Agama, dan sudah menjadi suatu gerakan massal, seperti praktek LGBT. Maka, dibutuhkan mahasiswa-mahasiswi milenial yang sholeh, adil dan bijak.”, tegas Ustadz Hamid.

Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat membangkitkan semangat mahasiswi untuk terus berkarya dan berjuang di jalan Allah SWT, karena orang yang mampu menyelesaikan masalah generasi milenial dan menyebarkan virus kebaikan kepadanya, tak lain dan tak bukan, adalah generasi milenial itu sendiri. Amiin. (Sek. DEMA Kampus 5)

Perfotoan Angkatan Siswi Ahir KMI Guardian Generation Gontor Putri Kampus 2

0

Suasana pagi di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 kala itu berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya. Faktanya, Jum’at, 24 Jumadal Akhir 1440H / 3 Maret 2019 pelataran Rayon Bosnia telah di penuhi barisan generasi pengawal nilai-nilai Gontori dengan seragam birunya yang sudah siap dengan segala pernak-perniknya guna berapresiasi dalam Perfotoan Angkatan Siswi Akhir KMI 2019.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang di adakan di seluruh Pondok Modern Darussalam Gontor guna pendokumentasian angkatan setiap tahunnya. Dengan tidak meninggalkan pendidikan penting bagi santriwati yakni pelatihan berorganisasi dalam mengatur angkatanya serta mempersiapkan segala sesuatu yang di butuhkan untuk acara besar.

Perfotoan Siswi Akhir Tahun KMI kali berbeda dengan perfotoan-perfotoan sebelumnya. Biasanya perfotoan di adakan bersama sama dengan Gontor Putri Kampus 1 di depan Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Namun, perfotoan kali ini di adakan terpisah di karenakan jumlah Siswi Akhir KMI yang bertambah banyak dengan penempatan Gontor Putri Kampus 1 di depan Auditorium dan Gontor Putri Kampus 2 di depan Rayon Bosnia. Setelah perfotoan bersama Bapak Pimpinan usai di lanjutkan dengan perfotoan angkatan di Gontor Putri Kampus 2 yang bertempat di antara Gedung Andalusia dan Gedung Alighart serta di depan Gedung Kairo untuk perfotoan antar kelas.

Inovasi baru pun terlihat dari segala sesuatu yang telah di siapkan oleh angkatan ini. Seperti perfotoan dengan membentuk kata Guardian, A-l-jiil A-l-Haamii, GP 2, 606, 693 dan yang terakhir El-Nihaie. Keceriaan dan kesemangatanpun terlihat dari angkatan ini, betapa tidak pefotoan yang telah di nantikan selama 6 tahun kini benar-benar dapat terealisasikan. Ditemani dengan drone yang mengupas tuntas pendokumentasian tersebut, kini merekan resmi terdokukmentasikan sebagai Siswi Akhir KMI 2019 sebagai Guardian Generation yang siap mengawal sistem dan nilai pesantren bagi kejayaan umat dan bangsa.hasnab